wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Untitled Quiz

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Seorang apoteker pengendali mutu (QC) di industri farmasi akan menetapkan kadar suatu obat yang larut air menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Sebelum melakukan pengukuran absorbansi sampel, dilakukan pemindaian panjang gelombang maksimum. Apa tujuan utama dari penentuan λmaks\lambda_{\text{maks}} ?

a)

Meningkatkan sensitivitas pengukuran

b)

Menghasilkan warna lebih kuat

c)

Mempercepat waktu analisis

d)

Mengurangi gangguan serapan dari pelarut

e)

Menentukan kondisi pengukuran yang paling stabil

2.

Seorang apoteker di bagian QC melakukan identifikasi bahan baku obat menggunakan spektrofotometer IR. Setelah memperoleh spektrum, dilakukan analisis terhadap puncak-puncak serapan untuk menentukan gugus fungsi senyawa. Apa prinsip utama yang digunakan dalam analisis IR untuk mengenali gugus fungsi?

a)

Vibrasi ikatan pada molekul

b)

Penyerapan cahaya oleh elektron terdelokalisasi

c)

Perubahan energi rotasi molekul

d)

Emisi cahaya pada keadaan tereksitasi

e)

Penghamburan cahaya oleh partikel

3.

Seorang apoteker di bagian QC melakukan pengujian bahan baku obat untuk memastikan bahwa kadar cemaran logam berat berada di bawah batas yang ditetapkan Farmakope. Apakah jenis instrumen yang tepat untuk analisis tersebut?

a)

Spektrofotometer Serapan Atom

b)

Spektrofotometer IR

c)

Spektrofotometer UV-Vis

d)

NMR

e)

KCKT

4.

Seorang apoteker di industri obat bahan alam perlu mengidentifikasi senyawa volatil dalam minyak atsiri. Apakah teknik yang paling tepat digunakan berdasarkan prinsip instrumentasinya?

a)

Kromatografi Gas

b)

Spektrofotometri IR

c)

Spektrofotometri UV-Vis

d)

Potensiometri

e)

Spektrofotometri Serapan Atom

5.

Seorang apoteker industri membandingkan kromatogram sampel dengan senyawa standar. Untuk memastikan bahwa puncak yang muncul pada sampel berada pada posisi yang sama dengan standar. Apakah parameter yang dapat digunakan untuk mengenali identitas senyawa tersebut?

a)

Waktu retensi

b)

Noise baseline

c)

Faktor kapasitas

d)

AUC

e)

Rasio pelarut

6.

Sebuah batch parasetamol menunjukkan penurunan kadar setelah disimpan pada kelembaban tinggi. Hasil analisis HPLC menunjukkan munculnya puncak tambahan yang berhubungan dengan pemecahan struktur amida menjadi senyawa fenolik. Apakah jenis reaksi kimia yang kemungkinan besar terjadi?

a)

Hidrolisis

b)

Asetilasi

c)

Oksidasi

d)

Nitrasi

e)

Klorinasi

7.

Pada uji stabilitas suhu tinggi, analisis HPLC menunjukkan terbentuknya dua puncak baru dari suatu peptide drug yang sebelumnya stabil. Puncak‑puncak tersebut berasal dari perubahan pada residu asparagin yang menyebabkan terbentuknya dua isomer degradasi akibat adanya pemutusan gugus amida. Apakah jenis reaksi yang paling tepat sesuai dengan kasus tersebut?

a)

Deamidasi

b)

Hidrogenasi

c)

Oksidasi

d)

Hidrolisis

e)

Reduksi

8.

Seorang apoteker industri menyiapkan sampel sirup parasetamol untuk analisis HPLC. Diambil sebanyak 5 mL sampel dan memasukkannya ke dalam labu ukur 100 mL, lalu ditepatkan volumenya. Dari larutan ini, diambil sebanyak 2 mL dan mencukupkan lagi hingga 50 mL untuk analisis. Berapakah total faktor pengenceran yang dilakukan?

a)

500

b)

2500

c)

200

d)

400

e)

100

9.

Seorang apoteker QC akan menganalisis logam berat dalam sampel makanan berlemak menggunakan AAS. Agar semua logam berada dalam bentuk terlarut dan siap diatomisasi, sampel perlu diproses dengan metode preparasi yang sesuai. Apakah jenis metode preparasi yang paling tepat?

a)

Destruksi basah

b)

Destruksi kering

c)

Ekstraksi cair‑cair

d)

Filtrasi

e)

Pengenceran

10.

Seorang apoteker di BPOM melakukan pengujian pewarna sintetis dalam minuman ringan menggunakan TLC. Apa parameter yang digunakan untuk membandingkan pergerakan senyawa dan mengevaluasi pemisahan?

a)

Retention factor

b)

Waktu Retensi

c)

Polaritas fase gerak

d)

Konsentrasi sampel

e)

Kapilaritas

11.

Seorang apoteker di BPOM melakukan penentuan kadar Hg pada sampel kosmetik menggunakan AAS. Sampel memiliki matriks kompleks yang tidak dapat dipisahkan, dan konsentrasi sampel belum diketahui. Untuk menghindari pengaruh matriks, analis menambahkan sejumlah standar Hg langsung ke dalam bagian sampel yang sama, dengan matriks tetap identik. Apakah jenis metode kalibrasi yang tepat?

a)

Standar Adisi

b)

Standar eksternal

c)

Standar internal

d)

Working standard

e)

Kalibrasi satu titik

12.

Dalam validasi metode uji kadar asam askorbat pada produk suplemen, apoteker QC menambahkan standar asam askorbat ke dalam sampel (spiking) dan kemudian menghitung persentase perolehan kembali (recovery). Teknik ini bertujuan untuk menilai…

a)

Akurasi

b)

Presisi

c)

Spesifisitas

d)

Sensitivitas

e)

Robustness

13.

Saat pengujian kadar zat aktif tablet, semua hasil pengukuran apoteker berada sangat berdekatan satu sama lain, tetapi seluruhnya lebih rendah dari kadar sebenarnya berdasarkan nilai referensi. Hal ini menunjukkan bahwa metode memiliki…

a)

Presisi tinggi, akurasi rendah

b)

Akurasi tinggi, presisi rendah

c)

Presisi tinggi, spesifisitas rendah

d)

Akurasi tinggi, spesifisitas rendah

e)

Presisi tinggi, linearitas rendah

14.

Seorang apoteker di bagian R&D sedang mengembangkan aroma sintetis untuk flavoring pada produk farmasi cair. Direaksikan sejumlah asam asetat dengan etanol menggunakan katalis asam. Setelah reaksi berlangsung, muncul bau khas. Senyawa hasil reaksi tersebut mengandung gugus fungsi…

a)

Ester

b)

Alkohol

c)

Asam Karboksilat

d)

Aldehid

e)

Keton

15.

Suatu senyawa aromatik seperti asetanilida dapat diubah menjadi parasetamol melalui penambahan gugus –OH pada cincin aromatik oleh enzim CYP450. Jenis reaksi metabolisme yang terjadi adalah…

a)

Oksidasi

b)

Reduksi

c)

Hidrolisis

d)

Dealkilasi

e)

Asetilasi