wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pencegahan Terjadinya Flebitis

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Penyebab flebitis dapat dibagi menjadi tiga kategori utama. Manakah di bawah ini yang bukan termasuk penyebab flebitis?

a)

Mekanik (ukuran kateter tidak sesuai).

b)

Bakterial (infeksi).

c)

Kimiawi (iritasi cairan infus).

d)

Nutrisi (pemberian makanan melalui infus).

2.

Untuk mencegah flebitis mekanik, tindakan pencegahan yang paling tepat adalah:

a)

Menggunakan abocath (IV catheter) ukuran besar.

b)

Memilih ukuran abocath yang sesuai dengan kondisi vena pasien.

c)

Mengganti balutan setiap 3 hari.

d)

Memasang infus pada vena yang jarang digunakan

3.

Apa tindakan pertama yang harus dilakukan perawat jika pasien mengeluh nyeri dan melihat kemerahan pada area insersi infus?

a)

Mencatat keluhan dan melanjutkan infus.

b)

Mengompres dengan air hangat/ NaCl.

c)

Melepas kanula IV, mengompres area tersebut, melapor dokter dan memasang kembali jika diperlukan.

d)

Mengganti cairan infus dengan jenis lain dan melakukan edukasi.

4.

Berapa lama idealnya pergantian rutin kateter perifer (iv Cath) pada pasien rawat inap untuk mencegah flebitis?

a)

Setiap 24 jam.

b)

Setiap 48-72 jam.

c)

Setiap 5-7 hari.

d)

bila ada indikasi 2 dari 3 tanda yaitu nyeri, bengkak, kemerahan (Pivas 2)

5.

Pemantauan untuk mencegah terjadinya flebitis dilakukan sebanyak?

a)

Miminal 1 kali per shift

b)

1 Hari sekali

c)

2 hari sekali

d)

3 hari sekali

6.

Salah satu faktor penting dalam pencegahan flebitis kimiawi adalah memilih cairan infus yang sesuai. Manakah yang termasuk cairan yang dapat menyebabkan iritasi dan flebitis kimiawi?

a)

NaCl 0,9%

b)

Ringer Laktat

c)

Dextrose konsentrasi 10% atau lebih

d)

Tutosol

7.

Manakah dari tindakan berikut yang paling utama dilakukan perawat sebelum memulai prosedur pemasangan infus untuk mencegah flebitis?

a)

Memilih ukuran IV catheter yang paling kecil.

b)

Menggunakan metode closed system.

c)

Memperhatikan osmolalitas cairan infus.

d)

Melakukan cuci tangan.

8.

Dalam pemilihan lokasi pemasangan infus, area manakah yang sebaiknya dihindari untuk mengurangi risiko flebitis?

a)

Area persendian.

b)

Vena yang besar.

c)

Area lengan bagian atas.

d)

Area punggung tangan.

9.

Metode apakah yang direkomendasikan untuk mensterilkan area yang akan dipasang infus?

a)

Teknik steril biasa.

b)

Teknik antiseptik sentuh langsung.

c)

Teknik bersih tanpa sarung tangan.

d)

ANTT (Aseptic Non Touch-Technique).

10.

Perawatan rutin yang dapat dilakukan untuk menjaga patensi dan kebersihan vena catheter adalah dengan menggunakan metode...?

a)

Back-flushing.

b)

Open system.

c)

Flushing.

d)

Sterile dressing setiap jam.