wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Keperawatan Anak – Inkubator & Fototerapi

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Bayi prematur 32 minggu BB 1500 g, suhu aksila 36,0°C, akral dingin. Perawat menempatkan bayi dalam inkubator. Tujuan utama tindakan ini adalah…

a)

Mengurangi rangsangan lingkungan

b)

Menstabilkan termoregulasi bayi

c)

Mempercepat pematangan paru

d)

Menurunkan risiko ikterus

e)

Meningkatkan nafsu minum

2.

Seorang mahasiswa praktik akan menyiapkan inkubator sebelum bayi dimasukkan. Ia langsung menekan tombol power tanpa memastikan kondisi alat. Apa tindakan yang paling tepat dilakukan terlebih dahulu sesuai SOP?

a)

Atur suhu dengan temperatur selector

b)

Tekan tombol power

c)

Lakukan pengecekan alat sebelum dipakai

d)

Tempelkan kabel pengukur suhu pada bayi

e)

Masukkan kabel inkubator ke stop kontak

3.

Sebelum bayi dimasukkan ke inkubator, petugas perlu memastikan kondisi awal bayi. Tindakan yang benar adalah…

a)

Ukur suhu bayi dengan termometer biasa sebelum bayi dimasukkan

b)

Atur suhu maksimum bayi terlebih dulu

c)

Tekan memori SH

d)

Putar temperatur selector sampai 36°C tanpa mengukur bayi

4.

Bayi prematur dalam inkubator menunjukkan kulit kemerahan, rewel, nadi cepat. Suhu aksila 37,8°C. Masalah keperawatan yang paling tepat adalah…

a)

Hipotermia

b)

Hipertermia

c)

Hipoglikemia

d)

Ikterus patologis

e)

Gangguan perfusi serebral

5.

Bayi prematur dalam inkubator tampak kulit kemerahan, suhu 37,8°C. Tindakan awal yang tepat adalah…

a)

Menambah suhu inkubator agar stabil

b)

Mengukur ulang suhu, evaluasi setting, turunkan suhu inkubator bertahap

c)

Membuka pintu inkubator lama-lama agar cepat dingin

d)

Mengompres bayi dengan air es

e)

Menghentikan seluruh monitoring

6.

Saat perawatan, perawat sering menemukan saturasi turun karena posisi bayi fleksi. Tindakan terbaik adalah…

a)

Mengganjal kepala tinggi dengan bantal tebal

b)

Mempertahankan posisi fleksi untuk kenyamanan

c)

Reposisi ke posisi netral (airway paten) dan pantau SpO₂

d)

Tengkurapkan bayi tanpa pengawasan

e)

Mematikan alarm SpO₂ agar tidak bising

7.

Faktor utama yang membuat prematur mudah kehilangan panas adalah…

a)

Lemak subkutan tebal

b)

Kelenjar keringat aktif

c)

Refleks menggigil kuat

d)

Kulit tipis dan luas permukaan tubuh relatif besar

e)

Produksi panas tinggi

8.

Bayi dalam inkubator mendapatkan O₂ melalui hood. Tindakan keperawatan yang benar adalah…

a)

Menutup rapat seluruh ventilasi agar O₂ “tidak keluar”

b)

Memastikan humidifikasi dan monitor saturasi sesuai target

c)

Menurunkan pengawasan karena bayi “sudah di alat”

d)

Mengarahkan aliran O₂ langsung ke wajah tanpa pengaturan

e)

Meletakkan bahan mudah terbakar dekat inkubator

9.

Setelah inkubator dipakai, langkah yang tepat sebelum digunakan bayi lain adalah…

a)

Langsung dipakai bila terlihat bersih

b)

Cukup ganti sprei

c)

Pembersihan dan disinfeksi sesuai SOP + ganti perlengkapan

d)

Disemprot parfum antiseptik

e)

Dibiarkan terbuka semalaman saja

10.

Perawat menilai risiko gangguan integritas kulit meningkat pada bayi prematur di inkubator. Intervensi paling tepat adalah…

a)

Memijat kuat agar sirkulasi lancar

b)

Meminimalkan reposisi agar bayi tidak terganggu

c)

Mengkaji kulit berkala, reposisi terjadwal, jaga kelembapan kulit sesuai kebijakan

d)

Mengoles bedak tebal seluruh tubuh

e)

Menggunakan plester kuat pada area kulit tipis

11.

Bayi ikterus mulai fototerapi. Tindakan prioritas sebelum lampu dinyalakan adalah…

a)

Memakaikan baju tebal

b)

Menutup mata dengan pelindung mata

c)

Memberi ASI dihentikan sementara

d)

Memberikan sedatif agar tidur

e)

Mengurangi frekuensi ganti popok

12.

Agar fototerapi efektif, tindakan yang benar adalah…

a)

Menutup seluruh tubuh dengan selimut tipis

b)

Membiarkan bayi berpakaian lengkap

c)

Membuka pakaian agar area kulit terpapar luas, tetap pakai diapers sesuai SOP

d)

Menambah bedak agar tidak panas

e)

Mematikan lampu ruangan agar lebih terang

13.

Selama fototerapi, bayi lebih berisiko mengalami…

a)

Hipertensi

b)

Dehidrasi (kehilangan cairan meningkat)

c)

Edema generalisata

d)

Bradikardia karena cahaya

e)

Hipotermia pasti terjadi

14.

Saat mengganti popok pada bayi yang sedang fototerapi, tindakan yang tepat adalah…

a)

Membiarkan lampu tetap dekat

b)

Menjauhkan/mematikan lampu sementara saat tindakan lalu lanjutkan

c)

Membuka pelindung mata agar bayi tenang

d)

Menutup mata dengan kapas basah

e)

Menghentikan fototerapi sampai besok

15.

Setelah beberapa jam fototerapi, feses bayi tampak lebih sering dan kehijauan. Respons perawat yang tepat adalah…

a)

Ini efek yang bisa terjadi; pantau hidrasi dan kebersihan kulit

b)

Hentikan fototerapi segera

c)

Beri obat antidiare tanpa instruksi

d)

Puasakan bayi

e)

Jangan ganti popok agar tidak mengganggu

16.

Bayi fototerapi suhu 38,0°C. Tindakan awal perawat adalah…

a)

Menambah selimut tebal

b)

Mengukur ulang suhu, evaluasi jarak lampu/lingkungan, laporkan bila menetap

c)

Kompres es

d)

Melepaskan diapers

e)

Memberi minum air putih

17.

Evaluasi paling tepat untuk menilai keberhasilan fototerapi adalah…

a)

Frekuensi menangis menurun

b)

Kadar bilirubin menurun sesuai target dan ikterus berkurang

c)

Berat badan turun cepat

d)

Bayi tidur terus

e)

Feses tidak keluar

18.

Edukasi terbaik untuk orang tua terkait fototerapi adalah…

a)

“Bayi tidak boleh menyusu selama terapi.”

b)

“Pelindung mata tidak penting.”

c)

“Bayi perlu pemantauan suhu dan kecukupan cairan selama terapi.”

d)

“Tidak perlu ganti popok agar terapi maksimal.”

e)

“Lampu makin dekat makin bagus tanpa batas.”

19.

Bayi baru lahir usia 6 jam suhu 36,2°C. Rencana mandi yang paling tepat adalah…

a)

Mandikan sekarang agar bersih

b)

Tunda mandi, lakukan perawatan kebersihan terbatas (lap) dan hangatkan bayi

c)

Mandikan dengan air dingin

d)

Mandikan lebih lama agar hangat

e)

Mandikan di dekat jendela

20.

Urutan mandi yang benar untuk mencegah kontaminasi adalah…

a)

Bokong dulu, lalu wajah

b)

Wajah dulu, tubuh, bokong/genital terakhir

c)

Genital dulu agar cepat selesai

21.

Saat membersihkan area genital bayi perempuan, arah yang benar adalah…

a)

Dari belakang ke depan

b)

Dari depan ke belakang

c)

Memutar acak

d)

Dari tengah keluar tanpa arah

e)

Tidak perlu dibersihkan

22.

Tindakan paling efektif mencegah kehilangan panas saat mandi adalah…

a)

Menyiapkan semua alat dahulu dan mengeringkan/selimuti bayi segera setelah mandi

b)

Membiarkan bayi telanjang beberapa menit

c)

Memandikan dekat kipas angin

d)

Menggunakan air sangat panas

e)

Mengoles alkohol ke kulit bayi

23.

Tali pusat bayi belum puput. Prinsip perawatan saat mandi adalah…

a)

Menggosok kuat agar cepat lepas

b)

Menjaga tetap bersih dan kering; bila basah segera dikeringkan

c)

Menutup rapat dengan kain basah

d)

Mengoleskan bedak tebal

e)

Mengompres air hangat lama-lama

24.

Saat mandi, bayi tiba-tiba tampak menggigil dan kebiruan. Tindakan pertama perawat adalah…

a)

Lanjutkan mandi

b)

Hentikan mandi, keringkan, hangatkan, dan lakukan penilaian ABC

c)

Beri air gula

d)

Foto untuk dokumentasi

e)

Menunggu 10 menit

25.

Anak 2 tahun diare 2 hari, muntah, mukosa mulut kering, urin berkurang. Temuan paling mengarah ke dehidrasi adalah…

a)

Nafsu makan meningkat

b)

Turgor menurun dan CRT memanjang

c)

Kulit hangat dan lembap

d)

Nadi lambat

e)

Tidur nyenyak

26.

Anak datang dengan sesak. Urutan penilaian cepat yang benar adalah…

a)

E–D–C–B–A

b)

A–B–C–D–E

c)

D–C–B–A–E

d)

C–B–A–D–E

e)

B–A–C–D–E

27.

Anak 6 tahun nyeri, mampu menunjuk gambar wajah sesuai nyeri. Skala nyeri paling tepat adalah…

a)

Apgar

b)

Wong-Baker FACES

c)

GCS

28.

Anak asma: RR 42, retraksi, sulit bicara, SpO2 90%. Temuan paling mengkhawatirkan selanjutnya adalah…

a)

Wheezing jelas

b)

Anak bisa bicara kalimat penuh

c)

“Silent chest” (bunyi napas sangat berkurang) dengan kerja napas berat

d)

Batuk sesekali

e)

Nafsu makan baik

29.

Anak 8 tahun pucat, nadi cepat, CRT 4 detik, ekstremitas dingin. Interpretasi awal adalah…

a)

Perfusi baik

b)

Tanda hipoperfusi/renjatan kompensasi mungkin

c)

Kelebihan cairan

d)

Hipertensi emergensi

e)

Normal pada anak

30.

Bayi 3 bulan kontrol perkembangan. Data yang paling sesuai usia adalah…

a)

Bisa menulis

b)

Bisa mengangkat kepala saat tengkurap dan mengikuti objek dengan mata

c)

Bisa melompat satu kaki

d)

Bisa menyebutkan 3 warna

e)

Bisa memakai baju sendiri

31.

Anak 4 tahun demam 39C39^{\circ}\mathrm{C} , orang tua cemas. Data pengkajian tambahan paling penting untuk risiko komplikasi demam adalah…

a)

Warna rambut

b)

Riwayat kejang sebelumnya/riwayat keluarga dan lama demam

c)

Hobi anak

d)

Golongan darah

e)

Ukuran sepatu

32.

Anak 10 tahun berat badan turun 3 bulan, tampak sangat kurus. Pengkajian lanjutan paling tepat adalah…

a)

Hanya periksa suhu

b)

Riwayat asupan makan, pola makan, eliminasi, aktivitas, dan tanda defisiensi gizi

c)

Tanyakan film favorit

d)

Cek tekanan darah saja

e)

Fokus pada keluhan teman sekolah

33.

Balita 3 tahun diare, muntah, mukosa kering, turgor menurun, urin sedikit. Diagnosis SDKI paling tepat…

a)

Risiko infeksi

b)

Defisit volume cairan

c)

Gangguan integritas kulit

d)

Gangguan pola tidur

e)

Risiko jatuh

34.

Kasus soal 33. Luaran SLKI yang paling sesuai adalah…

a)

Status hidrasi membaik (mukosa lembap, urin adekuat, turgor membaik)

b)

Pengetahuan keluarga meningkat saja

c)

Citra tubuh meningkat

d)

Mobilitas meningkat

e)

Tidur 12 jam/hari

35.

Kasus soal 33. Intervensi SIKI prioritas adalah…

a)

Anjurkan puasa agar usus istirahat

b)

Monitor I/O, pantau tanda dehidrasi, kolaborasi rehidrasi sesuai program

c)

Batasi cairan total

d)

Latihan fisik intensif

e)

Kurangi pemantauan agar anak tidur

36.

Anak 7 tahun asma: RR 40, retraksi, wheezing, SpO2 90%. Diagnosis SDKI prioritas…

a)

Gangguan citra tubuh

b)

Bersihan jalan napas tidak efektif / pola napas tidak efektif

c)

Risiko konstipasi

d)

Defisit perawatan diri

e)

Gangguan memori

37.

Kasus asma soal 36. Luaran SLKI yang paling tepat…

a)

Ventilasi membaik (RR turun, retraksi berkurang, SpO2 naik sesuai target)

b)

Anak tidak rewel sama sekali

c)

Berat badan naik 2 kg/hari

d)

Warna rambut membaik

e)

Nafsu makan meningkat tanpa kaitan respirasi

38.

Kasus asma soal 36. Intervensi SIKI prioritas…

a)

Posisi semi-Fowler, monitor SpO2, ajarkan napas efektif sesuai usia, kolaborasi nebulisasi sesuai program

b)

Beri minum es sebanyak mungkin

c)

Tidurkan telentang tanpa bantal

d)

Batasi oksigen tanpa pemantauan

e)

Latihan lari agar paru kuat

39.

Neonatus dalam inkubator suhu 36,1C36{,}1^{\circ}\mathrm{C} , akral dingin. Diagnosis SDKI paling tepat…

a)

Hipertermia

b)

Hipotermia

c)

Nyeri akut

d)

Risiko aspirasi

e)

Gangguan eliminasi

40.

Kasus soal 39. Intervensi SIKI yang paling tepat adalah…

a)

Membuka pintu inkubator agar hangat keluar

b)

Atur suhu inkubator sesuai target, minimalkan buka-tutup, monitor suhu berkala

c)

Mandikan bayi agar hangat

d)

Beri kompres dingin

e)

Matikan alarm agar bayi tenang