WorksheetsPenentuan Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Total questions: 8
Worksheet time: 16mins
Name
Class
Date
1.
Pada percobaan kedua, siswa mereaksikan larutan Asam Klorida (HCl) dengan pita Magnesium (Mg). Hasil pengamatan menunjukkan terbentuknya gelembung gas dan dinding tabung reaksi terasa panas. Peristiwa ini menunjukkan terjadinya reaksi ....
a)
Eksoterm, karena sistem menyerap kalor dari lingkungan
b)
Eksoterm, karena sistem melepaskan kalor ke lingkungan
c)
Endoterm, karena sistem menyerap kalor dari lingkungan
d)
Endoterm, karena lingkungan melepaskan kalor ke sistem
2.
Perhatikan data percobaan ketiga saat melarutkan pupuk Urea ke dalam air. Siswa merasakan gelas kimia menjadi dingin setelah diaduk. Pernyataan yang benar mengenai nilai perubahan entalpi (ΔH) untuk reaksi tersebut adalah ....
a)
ΔH > 0 (Positif)
b)
ΔH < 0 (Negatif)
c)
ΔH = 0
d)
ΔH tidak dapat ditentukan hanya dengan menyentuh gelas
3.
Pada percobaan pertama (Air + Adem Sari) dan percobaan ketiga (Air + Urea), terjadi penurunan suhu pada sistem larutan. Berdasarkan arah aliran energinya, hal ini terjadi karena ....
a)
Kalor berpindah dari sistem (zat) ke lingkungan (gelas/air)
b)
Kalor berpindah dari lingkungan (gelas/air) masuk ke sistem (zat)
c)
Sistem melepaskan energi panas agar menjadi stabil
d)
Energi sistem bertambah karena melepaskan kalor
4.
Manakah di antara hasil percobaan berikut yang tergolong reaksi Eksoterm?
a)
Percobaan 1 (Air + Adem Sari)
b)
Percobaan 2 (Larutan HCl + Pita Magnesium)
c)
Percobaan 3 (Air + Urea)
d)
tidak ada reaksi eksoterm pada percobaan
5.
Dalam praktikum ini, zat-zat yang bereaksi (Urea, Mg, HCl, Adem Sari) disebut sebagai "Sistem". Sedangkan tabung reaksi, udara sekitar, dan tangan siswa yang memegang tabung disebut sebagai ....
a)
Kalor
b)
Entalpi
c)
Lingkungan
d)
Energi Dalam
6.
Persamaan termokimia yang paling tepat untuk menggambarkan reaksi pelarutan Urea (dimana suhu turun) adalah ....
a)
CO(NH2)2 (s) + H2O (l) --> Larutan Urea ; ΔH = - a kJ
b)
CO(NH2)2 (s) + H2O (l) --> Larutan Urea ; ΔH = + a kJ
c)
CO(NH2)2 (s) + H2O (l) --> Larutan Urea + kalor
d)
2HCl (aq) + Mg (s) --> MgCl2 (aq) + H2 (g) ; ΔH = + a kJ
7.
Sebuah reaksi kimia dikatakan mengalami reaksi Eksoterm apabila ....
a)
Kalor diserap oleh sistem dari lingkungan
b)
Terjadi penurunan suhu lingkungan di akhir reaksi
c)
Entalpi sistem bertambah (H akhir > H awal)
d)
Kalor dilepaskan dari sistem ke lingkungan menyebabkan suhu lingkungan naik
8.
Seorang siswa menyimpulkan: "Reaksi endoterm adalah reaksi yang membutuhkan energi (kalor) untuk berlangsung." Contoh nyata dari praktikum yang mendukung pernyataan siswa tersebut adalah ....
a)
Percobaan HCl dengan Pita Magnesium
b)
Percobaan Air dengan Kapur Tulis (CaCO3)
c)
Percobaan Air dengan Adem Sari
d)
Semua percobaan melepaskan kalor
100 %
