wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Perbaikan - Solida Gasal 2025/2026

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.
Diagram kompresibilitas dapat digunakan sebagai uji preformulasi sebagai berikut, kecuali:
a)
Seleksi dasar formulasi
b)
Menentukan gaya kompresi maksimum tanpa terjadi “capping”
c)
Uji lubrikasi
d)
Uji disolusi
e)
Uji pengaruh bahan pengikat
2.
Faktor-faktor yang tidak mempengaruhi tegangan dalam tablet adalah:
a)
Besarnya gaya kompresi
b)
Kecepatan kompresi
c)
Waktu kontak selama kompresi
d)
Deformasi massa tablet
e)
Aliran massa tablet
3.
Proses kerja yang tidak terjadi selama kompresi adalah:
a)
Gesekan antar partikel
b)
Gesekan partikel denngan dinding “DIE” (ruang cetak)
c)
Menimbulkan deformasi
d)
Kerja mekanik bagian mesin
e)
Pengaturan partikel dalam “DIE” (ruang cetak)
4.
Sifat fisik bahan yang mempengaruhi karakteristik kompaksi adalah sebagai berikut, kecuali:
a)
Ukuran partikel
b)
Bentuk patikel
c)
Kristalinitas partikel
d)
Kelarutan partikel
e)
Karakteristik deformasi
5.
Mekanisme pengikatan pada tablet secara granulasi kering adalah sebagai berikut, kecuali:
a)
Deformasi plastis
b)
Rekristalisasi bahan pengikat
c)
Kaitan mekanik
d)
Peleburan
e)
Gaya antar partikel (sintering)
6.
Kapsul adalah sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut. Berikut merupakan bahan penyusun cangkang kapsul, kecuali…
a)
Gelatin
b)
Plasticizer
c)
Sterilizing agent
d)
Glidant
e)
Preservatives
7.
Bahan penyusun cangkang kapsul yang berfungsi untuk melindungi bahan obat yang tidak stabil terhadap pH lambung serta mencegah bahan obat mengalami metabolisme di lambung adalah…
a)
Sterilizing agent
b)
Polimer enteric coating
c)
Preservatives
d)
Plasticizers
e)
Gelatin
8.
Berikut yang termasuk kategori critical defects (Major A) cacat kapsul pada cangkang kapsul keras adalah…
a)
Cacat pada logo/label yang tercetak
b)
Cacat yang dapat menimbulkan masalah pada mesin pengisi
c)
Cacat yang bersifat penampilan, tetapi berpengaruh pada pasien
d)
Cacat yang dapat menimbulkan masalah pada proses pengisian
e)
Cacat pada kemasan primer kapsul
9.
Tahapan proses pengisian serbuk/granul ke dalam kapsul cangkang keras pada mesin adalah…
a)
Supply -> Rectification -> Separation -> Filling -> Joining -> Discharge
b)
Separation -> Filling -> Joining -> Discharge -> Supply -> Rectrification
c)
Supply -> Separation -> Filling -> Rectification -> Discharge -> Joining
d)
Rectification -> Joining -> Filling -> Supply -> Discharge -> Separation
e)
Joining -> Discharge -> Filling -> Rectification -> Separation -> Supply
10.
Syarat kelarutan cangkang kapsul keras berdasarkan The American Federal Standard yaitu…
a)
Kapsul tidak larut dalam buffer sitrat pada suhu 25°C selama 15 menit, tetapi larut sempurna dalam buffer sitrat pada suhu 36-38°C dalam 15 menit
b)
Kapsul tidak larut dalam air pada suhu 55°C selama 15 menit, tetapi larut sempurna dalam larutan HCl 0,5% pada suhu 66-68°C dalam 15 menit
c)
Kapsul tidak larut dalam air pada suhu 25°C selama 15 menit, tetapi larut sempurna dalam larutan HCl 0,5% pada suhu 36-38°C dalam 15 menit
d)
Kapsul tidak larut dalam buffer fosfat pada suhu 35°C selama 15 menit tetapi larut sempurna dalam larutan H2SO4 pada suhu 30-35°C dalam 15 menit
e)
Kapsul tidak larut dalam HCl 0,5% pada suhu 25°C selama 15 menit tetapi larut sempurna dalam larutan aqua demineralisata pada suhu 36-38°C dalam 15 menit
11.
Berikut yang termasuk permasalahan formulasi bahan yang diisi ke dalam kapsul cangkang lunak adalah…
a)
Terjadinya migrasi bahan pengisi ke dalam cangkang kapsul untuk formula yang mengandung air >5%
b)
Terjadinya migrasi bahan pengisi ke dalam cangkang kapsul untuk formula yang mengandung pelarut organik BM rendah dan pelarut organik yang mudah menguap
c)
Cairan dengan pH ekstrim (terlalu asam atau basa) menyebabkan kerusakan pada cangkang
d)
Senyawa aldehid melalui proses crosslinking sehingga menyebabkan pengerasan cangkang dan menurunkan disolusi
e)
Semua pilihan jawaban benar
12.
Salah satu evaluasi cangkang kapsul keras yang mensyaratkan kapsul tidak boleh hancur apabila diberi tekanan (50 g beban dijatuhkan dari ketinggian 10 cm) pada bagian tengah kapsul adalah…
a)
Moisture content
b)
Kelarutan
c)
Ukuran
d)
Aroma
e)
Brittleness
13.
In process control yang harus dilakukan pada kapsul cangkang lunak adalah…
a)
a. Pengukuran ketebalan sealing softgel
b)
b. Friability
c)
c. Kelembaban bahan pengisi
d)
A dan B benar
e)
A dan C benar
14.
Suatu industri melakukan in process control terhadap cangkang kapsul keras, terdapat temuan goresan dan noda pada permukaan cangkang kapsul keras batch tersebut. Temuan cacat kapsul tersebut termasuk kategori…
a)
Critical defects (Major A)
b)
Major defects (Major B)
c)
Minor defects (Minor A)
d)
Printing defects
e)
Visual defects
15.
Metode pengisian serbuk/granul ke dalam kapsul secara volumetrik berdasarkan pada kecepatan alir serbuk/granul dan kecepatan putar tray (turntable) adalah…
a)
Vibration filling system
b)
Auger filling system
c)
Dosing tube
d)
Dosing disc
e)
Direct compression
16.
Pada tablet dengan jenis pelepasan sustained release, efektivitas sediaan berbeda dengan tablet konvensional. Batasan parameter pembeda antara tablet sustained release dengan tablet konvensional adalah
a)
Laju absorpsi sebagai tahap penentu pada sediaan sustained release
b)
Laju pelepasan sebagai tahap penentu pada sediaan sustained release
c)
Target area
d)
Kr
e)
Ka
17.
Pada sediaan controlled release untuk mencapai kadar puncak dalam darah maka diperlukan
a)
Dosis penjagaan
b)
Dosis awal
c)
Kadar Efektif Minimal
d)
Kadar Aman Maksimal
e)
Tidak ada jawaban yang benar
18.
Sediaan sustained release masuk ke dalam terminologi sediaan lepas lambat. Maka pernyataan di bawah ini yang benar mengenai tablet sustained release adalah
a)
Tablet sustained release tidak membutuhkan loading dose
b)
Tablet sustained release tidak membutuhkan maintenance dose
c)
Dosis dilepas secara cepat dan turun dengan cepat
d)
Tidak dirancang untuk dosis tunak atau steady state
e)
Tidak ada jawaban yang benar
19.
Tujuan melakukan formulasi pada bahan aktif sehingga terjadi floating tablet adalah…
a)
Mempertahankan sediaan tidak larut di lambung sehingga tetap di saluran cerna
b)
Mempertahankan sediaan agar tetap berada di lambung
c)
Mempertahankan sediaan agar terabsorbsi di lambung
d)
Meningkatkan difusi sediaan
e)
Meningkatan kelarutan sediaan
20.
Di bawah ini sifat bahan aktif yang dapat diformulasikan menjadi sediaan sustained release adalah
a)
a. Memiliki indeks terapi yang lebar
b)
b. Tidak mengalami first pass clearance yang bermakna
c)
c. Memiliki korelasi antara kadar dalam darah dengan efek farmakologis
d)
Jawaban a dan b benar
e)
Jawaban a,b,c benar
21.
Pada formulasi sediaan lepas lambat dengan cara modifikasi obat, di bawah ini adalah contoh pembentuk kompleks yang dapat digunakan, kecuali…
a)
Asam tannat
b)
Asam poligalaktourinat
c)
Bentonite
d)
Montmorilonit clays
e)
Arabogalakton sulfat
22.
Kompleks antara drug-adsorbat dapat ditemukan pada bahan aktif obat berupa…
a)
KI
b)
Ibuprofen
c)
Etericoxib
d)
Asam Mefenamat
e)
Iodium
23.
Kompleks obat-adsorbat pelepasan obat akan tergantung pada hal di bawah ini yaitu…
a)
a. Permukaan
b)
b. Kelarutan obat dalam media yang mengisi
c)
c. Difusi media yang mengisi saluran
d)
Jawaban a dan b benar
e)
Jawaban a,b dan c benar
24.
Adsorbat yang dapat digunakan untuk membentuk kompleks dengan obat pada metode evaporasi solvent adalah…
a)
MC
b)
Na CMC
c)
Silika
d)
ZnO
e)
Salisilic acid
25.
Pelepasan bahan aktif yang diformulasikan berbentuk matrik barrier adalah…
a)
Penembusan barrier
b)
Permease cairan ke dalam matriks
c)
Difusi bahan obat keluar matriks
d)
Erosi dari matriks
e)
Leaching
26.
Di bawah ini yang bukan merupakan tujuan melakukan coating tablet adalah…
a)
Menambah rasa sediaan
b)
Meningkatkan penampilan sediaan
c)
Meningkatkan stabilitas sediaan
d)
Melindungi sediaan dari suasana asam sediaan
e)
Pelepasan perlahan pada sediaan
27.
Salah satu keuntungan mekanik tablet coating pada tahapan produksi adalah…
a)
Tablet coating dapat dimodifikasi pelepasannya
b)
Memberikan perlindungan fisika dan kimia pada bahan aktif
c)
Mengurangi efek samping obat
d)
Mengurangi friksi dan meningkatkan kecepatan pengemasan
e)
Semua jawaban benar
28.
Salah satu proses coating dimana digunakan Shellac yang bertujuan untuk melindungi bahan aktif dari kelembaban adalah…
a)
Sealing
b)
Coating
c)
Subcoating
d)
Smoothing
e)
Colouring
29.
Proses dimana digunakan campuran sirup sukrosa dengan dyes atau pigmen berupa titanium ditemukan pada proses…
a)
Sealing
b)
Coating
c)
Subcoating
d)
Smoothing
e)
Colouring
30.
Berikut adalah eksipien yang benar untuk menyusun lapisan film forming, kecuali..
a)
Plasticizer dan pewarna
b)
Opacifier dan polymers
c)
Solven dan binder
d)
Polymers dan colorants
e)
Pvp dan coconut oil
31.
Di bawah ini yang berfungsi sebagai polimer pada proses non enteric coating adalah
a)
PEG
b)
Diethyl phthalate
c)
Coconut oil
d)
Air
e)
CAP
32.
Untuk meningkatkan cakupan lapisan pada proses coating digunakan campuran
a)
Titanium dan ZnO
b)
Titanium dan MgO
c)
Karbonat dan Magnesium karbonat
d)
Silika dan aerosil
e)
Cab O Sil dan Paraben
33.
Penggunaan solven berupa zat pembawa yang bersifat aqueous lebih disenangi pada proses tablet coating karena…
a)
Tidak toksik
b)
Mudah menguap
c)
Meninggalkan residu pada sediaan
d)
Meratakan warna lebih baik
e)
Tidak ada jawaban benar
34.
Bila diinginkan tablet memiliki hasil akhir berujung tumpul dengan bobot meningkat sebesar 20-30% maka dipilih proses coating berupa…
a)
Enteric coating
b)
Non enteric coating
c)
Film coating
d)
Sugar coating
e)
Sub coating
35.
Pada tablet enteric pemilihan polimer mempertimbangkan beberapa faktor, salah satunya adalah…
a)
Sensitif terhadap pH
b)
Sensitif terhadap waktu
c)
Sensitif terhadap suhu
d)
Sensitif terhadap polimer
e)
Sensitif terhadap solven
36.
Proses coating yang melibatkan terlalu banyak solven sehingga menjadikan tablet menjadi basah dapat mengakibatkan kerusakan tablet yang berupa…
a)
Sticking
b)
Picking
c)
Cracking
d)
Roughness
e)
Orange peel product
37.
Coating yang tidak tercampurkan dengan baik menghasilkan permukaan tablet yang kasar mengakibatkan kerusakan tablet berupa…
a)
Sticking
b)
Picking
c)
Cracking
d)
Roughness
e)
Orange peel product
38.
Untuk dapat ditabletasi massa cetak harus mempunyai sifat: 1. Kompresibel 2. Mudah mengalir 3. Mudah diejeksi 4. Mudah terdisintegrasi
a)
A. Bila Pernyataan 1,2, dan 3 Benar
b)
B. Bila Pernyataan 1 dan 3 Benar
c)
C. Bila Pernyataan 2 dan 4 Benar
d)
D. Bila Pernyataan 4 Benar
e)
E. Bila Pernyataan 1,2,3 dan 4 Benar
39.
Massa cetak sebelum dicetak harus mempunyai sifat: 1. Kompresibel 2. Mudah hancur 3. Mudah mengalir 4. Kohesif
a)
A. Bila Pernyataan 1,2, dan 3 Benar
b)
B. Bila Pernyataan 1 dan 3 Benar
c)
C. Bila Pernyataan 2 dan 4 Benar
d)
D. Bila Pernyataan 4 Benar
e)
E. Bila Pernyataan 1,2,3 dan 4 Benar
40.
Pengunaan lubrikan berfungsi untuk: 1. Memperbaiki aliran 2. Mencegah pelengketan partikel dengan mesin 3. Mentransfer gaya yang seragam 4. Memperbaiki kekerasan tablet
a)
A. Bila Pernyataan 1,2, dan 3 Benar
b)
B. Bila Pernyataan 1 dan 3 Benar
c)
C. Bila Pernyataan 2 dan 4 Benar
d)
D. Bila Pernyataan 4 Benar
e)
E. Bila Pernyataan 1,2,3 dan 4 Benar
41.
Faktor-faktor berikut perlu dipertimbangkan pada pemilihan metode pembuatan tablet 1. Dosis bahan obat 2. Kompresibilitas bahan obat 3. Stabilitas bahan obat 4. Kelarutan bahan obat
a)
A. Bila Pernyataan 1,2, dan 3 Benar
b)
B. Bila Pernyataan 1 dan 3 Benar
c)
C. Bila Pernyataan 2 dan 4 Benar
d)
D. Bila Pernyataan 4 Benar
e)
E. Bila Pernyataan 1,2,3 dan 4 Benar
42.
Avicel PH 102 merupakan eksipien cetak langsung dengan kompaktibilitas tinggi SEBAB Avicel PH 102 merupakan senyawa polimer selulose mikrokristalin
a)
A. Bila pernyataan BENAR, alasan BENAR, dan keduanya BERHUBUNGAN
b)
B. Bila pernyataan BENAR, alasan BENAR, dan keduanya TIDAK BERHUBUNGAN
c)
C. Bila pernyataan BENAR dan alasan SALAH
d)
D. Bila pernyataan SALAH dan alasan BENAR
e)
E. Bila pernyataan SALAH dan alasan SALAH
43.
Berdasarkan terminologi sediaan lepas lambat, tablet sediaan lepas lambat digolongkan menjadi controlled release, sustained release dan repeat action. Apakah yang membedakan pelepasan sediaan controlled release dan sustained release?
a)

Sediaan sustained release memiliki dosis awal dan dosis penjagaan

b)

Sediaan sustained release senantiasa berada antara MEL dan MSL

c)

Sediaan sustained release tidak mengalami fluktuasi dosis

d)

Dosis pertama sediaan sustained release dilepas dalam waktu cepat

e)

Dosis pertama sediaan sustained release dilepas secara lambat

44.
Formulasi sediaan lepas lambat harus memperhatikan sifat obat yang akan diformulasikan. Di bawah ini manakah sifat obat yang memungkinkan dibuat menjadi sediaan lepas lambat?
a)

Obat memiliki waktu paruh biologis kurang lebih 4 jam dan memilki indeks terapi sempit

b)

Dosis Obat tidak melebihi 500 mg dan memiliki absorbsi yang baik

c)

Obat berabsorbsi aktif

d)

Obat mengalami first pass clearance bermakna dan memiliki korelasi bermakna antara kadar dalam darah dan efek farmakologi

e)

Obat memiliki kelarutan yang besar dan diatasi dengan penambahan retardan yang banyak

45.
Pada proses modifikasi obat dimana obat dibuat dalam bentuk drug-adsorbat, manakah yang merupakan contoh adsorban?
a)

Silika

b)

Poli etilen giikol

c)

Zinc Okside

d)

Ethylhexil methoxycinamate

e)

Methylcarboxil

46.
Proses modifikasi obat dimana obat yang tadinya tidak mempunyai aktivitas terapi berubah menjadi senyawa induk yang aktif dinamakan modifikasi dalam bentuk
a)

Solvent evaporation

b)

Drug Adsorbart

c)

prodrug

d)

Pembentukan Kompleks

e)

Bukan semua jawaban di atas

47.
Berdasarkan sifat fisiko kimianya, untuk pembuatan tablet sustained release maka bahan aktif obat dalam bentuk Triamcinolone palmitat dapat dimodifikasi dalam bentuk
a)
A. Prodrug
b)
B. Kompleks Asam
c)
C. Asam Glukoronat
d)
D. Drug Adsorbat
e)
E. Bukan semua jawaban di atas
48.

Pada konsep modifikasi sediaan obat dalam bentuk matriks yang embedded, maka proses pelepasannya meliputi:

(1) permeasi air ke dalam matriks

(2) Leaching

(3) erosi dari matriks

Bagaimanakah urutan proses yang benar?

a)

1-2-3

b)

1-3-2

c)

3-2-1

d)

2-1-3

e)

3-1-2

49.
Pada profil kinetika sediaan tablet lepas lambat maka proses pelepasan menjadi faktor penentu bioavailabilitas obat. Manakah variabel di bawah ini yang mempengaruhi pelepasan obat dalam hubungannya dengan konsep modifikasi bentuk sediaan?
a)

Sifat-sifat fisikokimia dari barrier

b)

Integritas Barrier

c)

Komposisi Barrier

d)

Ketebalan Barrier

e)

Semua jawaban benar

50.
Ada beberapa macam mekanisme pengendalian pelepasan obat dari sediaan lepas lambat. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan mekanisme pelepasan obat?
a)

Mekanisme Difusi

b)

Mekanisme Adsorbsi

c)

Mekanisme disolusi dan difusi

d)

Mekanisme Osmose

e)

Mekanisme disolusi dan difusi