Font size
WorksheetsPerawatan Berkala — Ekstraksi Soal Worksheet
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Berdasarkan gambar, kategori utama dalam perawatan berkala pada sepeda motor adalah apa saja?
Perawatan mesin, perawatan bodi, dan perawatan kelistrikan
Perawatan ban, perawatan cat, dan perawatan aksesoris
Perawatan rangka, perawatan roda, dan perawatan transmisi
Perawatan oli, perawatan bahan bakar, dan perawatan karburator
Pada pemeriksaan suspensi depan, posisi teknisi yang benar menurut petunjuk adalah di sebelah mana?
Di sebelah kiri kendaraan
Di sebelah kanan kendaraan
Di depan kendaraan menghadap ke belakang
Di belakang kendaraan menghadap ke depan
Pada pemeriksaan suspensi, tindakan yang dianjurkan terhadap suspensi adalah apa?
Tekan atau stroking beberapa kali
Biarkan tanpa ditekan
Dipanaskan dengan heat gun
Dilumasi hingga penuh
Pada pemeriksaan front fork, langkah awal yang dijelaskan adalah apa?
Lakukan pengereman dengan rem depan
Lepas roda depan terlebih dahulu
Kuras oli mesin
Pasang kunci torsi
Apa tujuan melepas dust seal pada pemeriksaan front fork?
Memeriksa oil seal dari kebocoran
Meningkatkan tekanan udara di fork
Memasang grease tambahan
Membersihkan kaliper rem
Jika ditemukan goresan pada inner tube di dalam jarak kerja fork, tindakan yang benar adalah apa?
Ganti inner tube dengan yang baru
Amplas hingga halus lalu pasang kembali
Tambahkan oli lebih kental
Pasang karet penutup tambahan
Menurut tips pada pemeriksaan suspensi, apa tindakan yang tepat jika rebound terasa kasar?
Lakukan perbaikan (repair)
Nyatakan kondisi OK dan lanjutkan
Abaikan karena hal tersebut normal
Tambahkan tekanan ban depan
Pada gambar komponen shock absorber, bagian yang ditunjuk label "Piston rod" adalah komponen yang bergerak di dalam silinder untuk meredam. Identifikasi nama komponen tersebut.
Piston rod
Pegas
Rear shock absorber
Bush
Sebelum memeriksa kemudi, bagaimana posisi sepeda motor yang benar?
Pada standar tengah
Pada standar samping
Digantung di lift dari bagian belakang
Ditopang dongkrak pada swingarm saja
Pegang sisi bawah front fork dan angkat roda depan, lalu putar roda untuk memeriksa bahwa putaran roda lancar atau tidak. Tujuan pemutaran roda depan ini adalah…
Memeriksa kelancaran putaran roda
Menguji kinerja rem ABS
Mengukur diameter pelek
Memeriksa tekanan ban dengan alat
Gerakkan roda bolak–balik (kanan dan kiri) untuk memeriksa jika ada kegoyahan. Apa yang sedang diperiksa dengan gerakan tersebut?
Kegoyahan roda
Lurusnya pelek secara visual
Kebersihan cakram rem
Tekanan ban sesuai spesifikasi
Jika ada masalah pada putaran atau kegoyahan roda, apa tindakan yang dianjurkan?
Lepas roda, bersihkan, dan beri grease pada bearing roda
Menambah tekanan ban hingga maksimum
Mengencangkan rantai tanpa melepas roda
Mengganti pelek tanpa pemeriksaan bearing
Ban mempunyai indikator pemakaian yang menunjukkan kedalaman alur. Di mana letak penanda segitiga "▲" yang menunjukkan posisi indikator keausan pada ban?
Di dinding samping ban
Pada tutup pentil ban
Di hub roda belakang
Pada cakram rem depan
Jika salah satu indikator keausan terlihat di permukaan ban, apa yang harus dilakukan?
Pastikan untuk mengganti ban
Kurangi tekanan ban hingga minimum
Gunakan kendaraan hanya pada kecepatan rendah
Tambahkan pelapis karet pada alur ban
Alat yang digunakan untuk memeriksa tekanan udara ban adalah apa?
Manometer oli
Tire pressure gauge
Kaliper geser
Flow meter
Kapan pemeriksaan tekanan udara ban harus dilakukan menurut petunjuk?
Ketika ban dalam kondisi panas setelah berkendara
Ketika ban dalam kondisi dingin
Saat kendaraan dicuci
Sesudah penggantian oli mesin
Apa yang menjadi indikator bahwa brake pad perlu diganti pada sistem rem hidrolik?
Warna brake pad berubah menjadi gelap
Suara rem semakin senyap
Alur indikator keausan pada titik banyak keausan menghilang
Debu rem berkurang
Jika hanya satu brake pad yang aus, tindakan yang tepat adalah apa?
Mengganti satu brake pad saja
Mengganti kedua brake pad satu set
Mengencangkan mur kaliper
Menambah minyak rem
Apabila brake pad aus berlebihan dan tidak simetris, kemungkinan penyebabnya adalah apa?
Kualitas ban kurang baik
Masalah dengan gerakan piston atau caliper body
Air masuk ke sistem bahan bakar
Rantai terlalu kencang
Pada pemeriksaan ketinggian minyak rem, di mana posisi ketinggian minyak rem seharusnya?
Di bawah garis LOWER LEVEL pada jendela inspeksi fluida
Tepat di garis LOWER LEVEL pada jendela inspeksi fluida
Di atas garis LOWER LEVEL pada jendela inspeksi fluida
Tidak perlu memperhatikan garis LOWER LEVEL
Apa penjelasan yang diberikan tentang mengapa ketinggian minyak rem di reservoir bisa menurun?
Minyak rem menguap karena panas mesin
Caliper piston berpindah untuk menyamakan jarak brake pad yang aus dan minyak rem dari reservoir dialirkan ke hydraulic pressure passage
Reservoir bocor pada tutup atas
Minyak rem terserap oleh selang rem
Lokasi yang harus diperiksa untuk kebocoran minyak rem adalah mana saja? (Pilih semua yang benar)
Master cylinder
Joint brake hose
Brake caliper
Brake hose / selang rem
Apa tindakan jika ditemukan retak atau celah pada selang rem saat pemeriksaan kebocoran?
Melapisi selang dengan pita isolasi
Mengencangkan clamp tanpa penggantian
Selang dinilai sudah buruk dan harus diganti
Menambah minyak rem untuk menutup celah
Pada rem mekanis/tromol, apa yang diperiksa sesuai petunjuk bagian a?
Ketebalan disc brake
Gerak bebas tuas/pedal rem
Kebersihan rantai
Tekanan ban
Jika gerak bebas tuas/pedal rem mekanis berada di luar spesifikasi, tindakan yang dianjurkan adalah apa?
Melepas kampas rem tanpa penyetelan
Setel sesuai Service Manual untuk tipe yang bersangkutan
Mengganti roda depan
Menambah gemuk pada kabel rem
Kapan indikator keausan sepatu rem tromol harus diperiksa?
Saat rem tidak digunakan dan motor diparkir
Ketika rem sedang dipakai
Saat mesin dimatikan total
Ketika ban dipompa
Apa kondisi yang menandakan kampas/sepatu rem tromol sudah tipis dan harus diganti?
Indikator keausan tidak terlihat sama sekali
Indikator keausan sejajar dengan atau lebih dari tanda segitiga
Indikator berada jauh di bawah tanda segitiga
Indikator berputar bebas
Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang digunakan untuk memberikan peringatan suara harus berfungsi normal.
Headlight
Sinyal belok
Sinyal rem
Klakson
Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang memancarkan cahaya utama di bagian depan harus menyala terang dan stabil.
Headlight
Sinyal belok
Sinyal rem
Lampu posisi belakang
Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang menunjukkan perubahan arah harus berkedip dengan ritme yang benar di kiri dan kanan.
Headlight
Sinyal belok
Lampu rem
Klakson
Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang menyala ketika tuas rem diaktifkan harus responsif.
Headlight
Sinyal belok
Sinyal rem
Lampu posisi
Berdasarkan panduan, tegangan baterai yang menunjukkan kondisi OK saat pemeriksaan tegangan diam adalah nilai lebih dari 12,4 Volt.
Kurang dari 12,4 Volt
Sama dengan 12,4 Volt
Lebih dari 12,4 Volt
Di atas 15 Volt
Saat memeriksa tegangan pengisian baterai pada putaran tinggi (racing rpm), kondisi OK ditunjukkan oleh tegangan kurang dari 14 Volt.
Kurang dari 14 Volt
Tepat 14 Volt
Lebih dari 14 Volt
Di atas 15 Volt
Selama pengisian, perangkat yang dianjurkan untuk menjaga keselamatan dan kompatibilitas adalah menggunakan charger khusus untuk sepeda motor.
Gunakan charger mobil umum
Gunakan charger khusus untuk sepeda motor
Gunakan adaptor USB rumah tangga
Tidak perlu charger khusus
Pada baterai basah, tindakan pemeriksaan tambahan yang perlu dilakukan adalah memeriksa selang pernafasan baterai agar tidak tersumbat atau bocor.
Abaikan selang pernafasan
Periksa selang pernafasan baterai
Tambahkan air tanpa pemeriksaan
Tiap pengisian ganti aki
Untuk saringan udara tipe basah (elemen basah), material dasar yang digunakan adalah spons yang direndam oli (urethane foam).
Spons direndam oli (urethane foam)
Kertas atau kain tenun (dried cloth)
Kertas berlapis oli
Serat logam
Untuk saringan udara tipe kering (elemen kering), material dasar yang digunakan adalah saringan kertas atau kain tenun.
Spons direndam oli
Kertas atau kain tenun
Kertas berlapis oli
Busa tanpa oli
Untuk saringan udara tipe viscous (elemen kertas berlapis oli), material dasar yang digunakan adalah kertas yang direndam oli.
Spons direndam oli
Kertas atau kain tenun
Kertas direndam oli
Serat sintetis kering
Perawatan yang benar untuk saringan udara tipe kering adalah dibersihkan menggunakan kompresor agar dapat digunakan kembali.
Dicuci menggunakan oli lalu direndam oli
Dibersihkan menggunakan kompresor
Penggantian berkala tanpa pembersihan
Ditiup dari sisi kotor
Kebijakan perawatan untuk saringan udara tipe viscous adalah penggantian berkala; tiupan udara atau rendaman oli tidak dianjurkan.
Penggantian berkala
Dibersihkan menggunakan kompresor
Dicuci dan direndam oli
Ditiup dari sisi kotor
Kategori model yang umum menggunakan saringan udara tipe basah adalah model off-road.
Model on-road ukuran besar
Model scooter
Model off-road
Model on-road ukuran rapat
Saat membersihkan saringan udara tipe kering, penyemprotan udara harus dilakukan dari sisi yang bersih (sisi dalam), bukan dari sisi yang kotor yang menghadap ke inlet.
Dari sisi kotor (menghadap ke inlet)
Dari sisi bersih (sisi dalam)
Dari kedua sisi sekaligus
Tidak perlu arah tertentu
Dalam pembersihan saringan udara tipe kering, jarak yang disarankan antara air duster gun dan elemen adalah 30 mm .
10 mm
20 mm
30 mm
50 mm
Urutan gerakan air duster gun saat meniup elemen saringan adalah dilakukan secara horizontal terlebih dahulu, kemudian vertical dengan kecepatan udara konstan.
Vertical lalu horizontal
Horizontal lalu vertical
Diagonal saja
Acak tanpa urutan
Tahapan pembersihan saringan udara diulangi sampai tidak ada debu atau kotoran yang tersisa pada elemen.
Hentikan saat warna berubah
Hentikan setelah satu kali tiup
Ulangi hingga tidak ada debu atau kotoran
Hentikan ketika suhu naik
