wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perawatan Berkala — Ekstraksi Soal Worksheet

Total questions: 45

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan gambar, kategori utama dalam perawatan berkala pada sepeda motor adalah apa saja?

a)

Perawatan mesin, perawatan bodi, dan perawatan kelistrikan

b)

Perawatan ban, perawatan cat, dan perawatan aksesoris

c)

Perawatan rangka, perawatan roda, dan perawatan transmisi

d)

Perawatan oli, perawatan bahan bakar, dan perawatan karburator

2.

Pada pemeriksaan suspensi depan, posisi teknisi yang benar menurut petunjuk adalah di sebelah mana?

a)

Di sebelah kiri kendaraan

b)

Di sebelah kanan kendaraan

c)

Di depan kendaraan menghadap ke belakang

d)

Di belakang kendaraan menghadap ke depan

3.

Pada pemeriksaan suspensi, tindakan yang dianjurkan terhadap suspensi adalah apa?

a)

Tekan atau stroking beberapa kali

b)

Biarkan tanpa ditekan

c)

Dipanaskan dengan heat gun

d)

Dilumasi hingga penuh

4.

Pada pemeriksaan front fork, langkah awal yang dijelaskan adalah apa?

a)

Lakukan pengereman dengan rem depan

b)

Lepas roda depan terlebih dahulu

c)

Kuras oli mesin

d)

Pasang kunci torsi

5.

Apa tujuan melepas dust seal pada pemeriksaan front fork?

a)

Memeriksa oil seal dari kebocoran

b)

Meningkatkan tekanan udara di fork

c)

Memasang grease tambahan

d)

Membersihkan kaliper rem

6.

Jika ditemukan goresan pada inner tube di dalam jarak kerja fork, tindakan yang benar adalah apa?

a)

Ganti inner tube dengan yang baru

b)

Amplas hingga halus lalu pasang kembali

c)

Tambahkan oli lebih kental

d)

Pasang karet penutup tambahan

7.

Menurut tips pada pemeriksaan suspensi, apa tindakan yang tepat jika rebound terasa kasar?

a)

Lakukan perbaikan (repair)

b)

Nyatakan kondisi OK dan lanjutkan

c)

Abaikan karena hal tersebut normal

d)

Tambahkan tekanan ban depan

8.

Pada gambar komponen shock absorber, bagian yang ditunjuk label "Piston rod" adalah komponen yang bergerak di dalam silinder untuk meredam. Identifikasi nama komponen tersebut.

a)

Piston rod

b)

Pegas

c)

Rear shock absorber

d)

Bush

9.

Sebelum memeriksa kemudi, bagaimana posisi sepeda motor yang benar?

a)

Pada standar tengah

b)

Pada standar samping

c)

Digantung di lift dari bagian belakang

d)

Ditopang dongkrak pada swingarm saja

10.

Pegang sisi bawah front fork dan angkat roda depan, lalu putar roda untuk memeriksa bahwa putaran roda lancar atau tidak. Tujuan pemutaran roda depan ini adalah…

a)

Memeriksa kelancaran putaran roda

b)

Menguji kinerja rem ABS

c)

Mengukur diameter pelek

d)

Memeriksa tekanan ban dengan alat

11.

Gerakkan roda bolak–balik (kanan dan kiri) untuk memeriksa jika ada kegoyahan. Apa yang sedang diperiksa dengan gerakan tersebut?

a)

Kegoyahan roda

b)

Lurusnya pelek secara visual

c)

Kebersihan cakram rem

d)

Tekanan ban sesuai spesifikasi

12.

Jika ada masalah pada putaran atau kegoyahan roda, apa tindakan yang dianjurkan?

a)

Lepas roda, bersihkan, dan beri grease pada bearing roda

b)

Menambah tekanan ban hingga maksimum

c)

Mengencangkan rantai tanpa melepas roda

d)

Mengganti pelek tanpa pemeriksaan bearing

13.

Ban mempunyai indikator pemakaian yang menunjukkan kedalaman alur. Di mana letak penanda segitiga "▲" yang menunjukkan posisi indikator keausan pada ban?

a)

Di dinding samping ban

b)

Pada tutup pentil ban

c)

Di hub roda belakang

d)

Pada cakram rem depan

14.

Jika salah satu indikator keausan terlihat di permukaan ban, apa yang harus dilakukan?

a)

Pastikan untuk mengganti ban

b)

Kurangi tekanan ban hingga minimum

c)

Gunakan kendaraan hanya pada kecepatan rendah

d)

Tambahkan pelapis karet pada alur ban

15.

Alat yang digunakan untuk memeriksa tekanan udara ban adalah apa?

a)

Manometer oli

b)

Tire pressure gauge

c)

Kaliper geser

d)

Flow meter

16.

Kapan pemeriksaan tekanan udara ban harus dilakukan menurut petunjuk?

a)

Ketika ban dalam kondisi panas setelah berkendara

b)

Ketika ban dalam kondisi dingin

c)

Saat kendaraan dicuci

d)

Sesudah penggantian oli mesin

17.

Apa yang menjadi indikator bahwa brake pad perlu diganti pada sistem rem hidrolik?

a)

Warna brake pad berubah menjadi gelap

b)

Suara rem semakin senyap

c)

Alur indikator keausan pada titik banyak keausan menghilang

d)

Debu rem berkurang

18.

Jika hanya satu brake pad yang aus, tindakan yang tepat adalah apa?

a)

Mengganti satu brake pad saja

b)

Mengganti kedua brake pad satu set

c)

Mengencangkan mur kaliper

d)

Menambah minyak rem

19.

Apabila brake pad aus berlebihan dan tidak simetris, kemungkinan penyebabnya adalah apa?

a)

Kualitas ban kurang baik

b)

Masalah dengan gerakan piston atau caliper body

c)

Air masuk ke sistem bahan bakar

d)

Rantai terlalu kencang

20.

Pada pemeriksaan ketinggian minyak rem, di mana posisi ketinggian minyak rem seharusnya?

a)

Di bawah garis LOWER LEVEL pada jendela inspeksi fluida

b)

Tepat di garis LOWER LEVEL pada jendela inspeksi fluida

c)

Di atas garis LOWER LEVEL pada jendela inspeksi fluida

d)

Tidak perlu memperhatikan garis LOWER LEVEL

21.

Apa penjelasan yang diberikan tentang mengapa ketinggian minyak rem di reservoir bisa menurun?

a)

Minyak rem menguap karena panas mesin

b)

Caliper piston berpindah untuk menyamakan jarak brake pad yang aus dan minyak rem dari reservoir dialirkan ke hydraulic pressure passage

c)

Reservoir bocor pada tutup atas

d)

Minyak rem terserap oleh selang rem

22.

Lokasi yang harus diperiksa untuk kebocoran minyak rem adalah mana saja? (Pilih semua yang benar)

a)

Master cylinder

b)

Joint brake hose

c)

Brake caliper

d)

Brake hose / selang rem

23.

Apa tindakan jika ditemukan retak atau celah pada selang rem saat pemeriksaan kebocoran?

a)

Melapisi selang dengan pita isolasi

b)

Mengencangkan clamp tanpa penggantian

c)

Selang dinilai sudah buruk dan harus diganti

d)

Menambah minyak rem untuk menutup celah

24.

Pada rem mekanis/tromol, apa yang diperiksa sesuai petunjuk bagian a?

a)

Ketebalan disc brake

b)

Gerak bebas tuas/pedal rem

c)

Kebersihan rantai

d)

Tekanan ban

25.

Jika gerak bebas tuas/pedal rem mekanis berada di luar spesifikasi, tindakan yang dianjurkan adalah apa?

a)

Melepas kampas rem tanpa penyetelan

b)

Setel sesuai Service Manual untuk tipe yang bersangkutan

c)

Mengganti roda depan

d)

Menambah gemuk pada kabel rem

26.

Kapan indikator keausan sepatu rem tromol harus diperiksa?

a)

Saat rem tidak digunakan dan motor diparkir

b)

Ketika rem sedang dipakai

c)

Saat mesin dimatikan total

d)

Ketika ban dipompa

27.

Apa kondisi yang menandakan kampas/sepatu rem tromol sudah tipis dan harus diganti?

a)

Indikator keausan tidak terlihat sama sekali

b)

Indikator keausan sejajar dengan atau lebih dari tanda segitiga

c)

Indikator berada jauh di bawah tanda segitiga

d)

Indikator berputar bebas

28.

Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang digunakan untuk memberikan peringatan suara harus berfungsi normal.

a)

Headlight

b)

Sinyal belok

c)

Sinyal rem

d)

Klakson

29.

Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang memancarkan cahaya utama di bagian depan harus menyala terang dan stabil.

a)

Headlight

b)

Sinyal belok

c)

Sinyal rem

d)

Lampu posisi belakang

30.

Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang menunjukkan perubahan arah harus berkedip dengan ritme yang benar di kiri dan kanan.

a)

Headlight

b)

Sinyal belok

c)

Lampu rem

d)

Klakson

31.

Pada pemeriksaan lampu dan sinyal sepeda motor, komponen yang menyala ketika tuas rem diaktifkan harus responsif.

a)

Headlight

b)

Sinyal belok

c)

Sinyal rem

d)

Lampu posisi

32.

Berdasarkan panduan, tegangan baterai yang menunjukkan kondisi OK saat pemeriksaan tegangan diam adalah nilai lebih dari 12,4 Volt.

a)

Kurang dari 12,4 Volt

b)

Sama dengan 12,4 Volt

c)

Lebih dari 12,4 Volt

d)

Di atas 15 Volt

33.

Saat memeriksa tegangan pengisian baterai pada putaran tinggi (racing rpm), kondisi OK ditunjukkan oleh tegangan kurang dari 14 Volt.

a)

Kurang dari 14 Volt

b)

Tepat 14 Volt

c)

Lebih dari 14 Volt

d)

Di atas 15 Volt

34.

Selama pengisian, perangkat yang dianjurkan untuk menjaga keselamatan dan kompatibilitas adalah menggunakan charger khusus untuk sepeda motor.

a)

Gunakan charger mobil umum

b)

Gunakan charger khusus untuk sepeda motor

c)

Gunakan adaptor USB rumah tangga

d)

Tidak perlu charger khusus

35.

Pada baterai basah, tindakan pemeriksaan tambahan yang perlu dilakukan adalah memeriksa selang pernafasan baterai agar tidak tersumbat atau bocor.

a)

Abaikan selang pernafasan

b)

Periksa selang pernafasan baterai

c)

Tambahkan air tanpa pemeriksaan

d)

Tiap pengisian ganti aki

36.

Untuk saringan udara tipe basah (elemen basah), material dasar yang digunakan adalah spons yang direndam oli (urethane foam).

a)

Spons direndam oli (urethane foam)

b)

Kertas atau kain tenun (dried cloth)

c)

Kertas berlapis oli

d)

Serat logam

37.

Untuk saringan udara tipe kering (elemen kering), material dasar yang digunakan adalah saringan kertas atau kain tenun.

a)

Spons direndam oli

b)

Kertas atau kain tenun

c)

Kertas berlapis oli

d)

Busa tanpa oli

38.

Untuk saringan udara tipe viscous (elemen kertas berlapis oli), material dasar yang digunakan adalah kertas yang direndam oli.

a)

Spons direndam oli

b)

Kertas atau kain tenun

c)

Kertas direndam oli

d)

Serat sintetis kering

39.

Perawatan yang benar untuk saringan udara tipe kering adalah dibersihkan menggunakan kompresor agar dapat digunakan kembali.

a)

Dicuci menggunakan oli lalu direndam oli

b)

Dibersihkan menggunakan kompresor

c)

Penggantian berkala tanpa pembersihan

d)

Ditiup dari sisi kotor

40.

Kebijakan perawatan untuk saringan udara tipe viscous adalah penggantian berkala; tiupan udara atau rendaman oli tidak dianjurkan.

a)

Penggantian berkala

b)

Dibersihkan menggunakan kompresor

c)

Dicuci dan direndam oli

d)

Ditiup dari sisi kotor

41.

Kategori model yang umum menggunakan saringan udara tipe basah adalah model off-road.

a)

Model on-road ukuran besar

b)

Model scooter

c)

Model off-road

d)

Model on-road ukuran rapat

42.

Saat membersihkan saringan udara tipe kering, penyemprotan udara harus dilakukan dari sisi yang bersih (sisi dalam), bukan dari sisi yang kotor yang menghadap ke inlet.

a)

Dari sisi kotor (menghadap ke inlet)

b)

Dari sisi bersih (sisi dalam)

c)

Dari kedua sisi sekaligus

d)

Tidak perlu arah tertentu

43.

Dalam pembersihan saringan udara tipe kering, jarak yang disarankan antara air duster gun dan elemen adalah 30 mm30\ \text{mm} .

a)

10 mm10\ \text{mm}

b)

20 mm20\ \text{mm}

c)

30 mm30\ \text{mm}

d)

50 mm50\ \text{mm}

44.

Urutan gerakan air duster gun saat meniup elemen saringan adalah dilakukan secara horizontal terlebih dahulu, kemudian vertical dengan kecepatan udara konstan.

a)

Vertical lalu horizontal

b)

Horizontal lalu vertical

c)

Diagonal saja

d)

Acak tanpa urutan

45.

Tahapan pembersihan saringan udara diulangi sampai tidak ada debu atau kotoran yang tersisa pada elemen.

a)

Hentikan saat warna berubah

b)

Hentikan setelah satu kali tiup

c)

Ulangi hingga tidak ada debu atau kotoran

d)

Hentikan ketika suhu naik