WorksheetsUjian Penggunaan Peralatan Manual & Bertenaga
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Seorang teknisi sedang melakukan pekerjaan perakitan rangka baja menggunakan kunci pas dan palu. Ia memastikan ukuran kunci pas sesuai dengan mur yang akan dikencangkan. Namun, ketika ia menggunakan kunci yang lebih besar untuk mempercepat pekerjaan, mur menjadi rusak. Apa kesalahan utama teknisi tersebut?
Tidak menggunakan pelumas pada mur
Menggunakan alat tidak sesuai ukuran
Mengencangkan mur dengan arah yang salah
Tidak memeriksa ulir mur sebelum digunakan
Dalam proses pengeboran logam menggunakan bor tangan listrik, operator memegang benda kerja tanpa penjepit karena menganggap ukuran kecil tidak berbahaya. Saat bor berputar, benda kerja terlepas dan melukai tangan operator. Apa prinsip keselamatan kerja yang dilanggar?
Tidak memakai sarung tangan
Tidak menggunakan pelindung mata
Tidak menjepit benda kerja dengan aman
Menggunakan kecepatan putar yang terlalu tinggi
Saat melakukan pemotongan pelat dengan gergaji tangan, operator merasakan getaran berlebih dan hasil potongan tidak rata. Setelah diperiksa, gigi gergaji tampak tumpul dan bengkok. Apa tindakan perawatan yang tepat?
Melanjutkan pemotongan dengan tekanan lebih kuat
Menajamkan gigi gergaji atau menggantinya
Menambah kecepatan ayunan tangan
Mengoleskan oli untuk mengurangi gesekan
Teknisi menggunakan bor duduk untuk mengebor lubang pada baja karbon. Ia memilih mata bor kecil namun menggunakan kecepatan putar rendah. Akibatnya, lubang tidak presisi dan permukaan kasar. Faktor apa yang tidak sesuai dalam proses ini?
Ukuran mata bor
Kecepatan putar
Jenis bahan benda kerja
Sudut penajaman bor
Dalam penggunaan gerinda tangan, operator memperhatikan adanya percikan api besar dan suara bergetar saat digunakan. Setelah diperiksa, ditemukan bahwa batu gerinda tidak seimbang. Apa penyebab umum batu gerinda tidak seimbang?
Batu gerinda sudah aus di satu sisi
Motor listrik berdaya terlalu kecil
Penggunaan tekanan terlalu
Seorang mahasiswa praktik menggunakan alat ukur vernier caliper untuk mengukur diameter poros. Ia membaca skala utama 20 mm dan skala nonius sejajar di garis ke-7.
Berapa hasil pengukurannya jika ketelitian 0,02 mm?
20,07 mm
20,14 mm
20,70 mm
27,00 mm
Dalam penggunaan alat bertenaga pneumatik seperti impact wrench, tekanan udara dari kompresor terlalu rendah.
Dampak utamanya terhadap kinerja alat adalah...
Putaran alat meningkat
Torsi menjadi lemah
Alat lebih cepat panas
Konsumsi udara meningkat
Operator menggunakan mesin bor tangan listrik berdaya tinggi untuk bahan plastik tipis tanpa pengatur kecepatan.
Apa akibat yang mungkin terjadi?
Lubang terlalu kecil
Bor patah
Plastik meleleh akibat panas
Permukaan terlalu halus
Ketika menggunakan alat potong manual seperti pahat, teknisi tidak menggunakan kacamata pelindung. Pecahan logam kecil mengenai wajahnya.
Kesalahan utama yang dilakukan adalah...
Tidak menajamkan pahat
Tidak mengenakan alat pelindung diri
Menekan pahat terlalu dalam
Salah memilih sudut potong
Sebelum menggunakan mesin bor tangan listrik, teknisi memeriksa kondisi kabel dan colokan. Ia menemukan isolasi kabel terkelupas dan segera menggantinya.
Langkah ini termasuk dalam kegiatan apa?
Pemeliharaan prediktif
Pemeliharaan preventif
Pemeliharaan korektif
Pemeriksaan reaktif
Seorang mahasiswa sedang melakukan praktik menggunakan gergaji tangan untuk memotong pipa baja berdiameter kecil. Ia menekan gergaji dengan sangat kuat agar potongan lebih cepat selesai, namun bilah gergaji tiba-tiba patah. Apa penyebab utama kegagalan alat tersebut?
Gigi gergaji terlalu kecil
Tekanan potong terlalu besar
Sudut potong salah arah
Pipa tidak dijepit dengan kuat
Dalam proses pengeboran menggunakan bor tangan listrik, operator tidak menjepit benda kerja pada ragum karena ingin menghemat waktu. Saat bor mulai berputar, benda kerja ikut berputar dengan cepat dan hampir melukai tangan operator. Apa prinsip utama yang dilanggar?
Teknisi menggunakan gerinda tangan untuk merapikan tepi pelat logam. Ia tidak memeriksa kondisi batu gerinda sebelum digunakan. Saat alat dihidupkan, batu gerinda pecah dan menyebabkan pecahan beterbangan.
Apa kesalahan prosedural yang dilakukan?
Dalam pekerjaan pembubutan manual, operator menggunakan kunci pas untuk mengganti pahat. Ia tidak melepas kunci pas dari kepala pahat sebelum menyalakan mesin bubut.
Apa risiko yang mungkin terjadi?
Seorang teknisi menggunakan gergaji pita (band saw) untuk memotong batang baja karbon berdiameter besar. Ia memilih kecepatan potong tinggi untuk mempercepat pekerjaan. Setelah beberapa menit, gigi gergaji aus tidak merata dan hasil potongan bergelombang. Apa analisis paling tepat mengenai penyebab utama masalah ini?
Dalam proses pengeboran logam keras dengan bor duduk, operator menggunakan kecepatan putar rendah dengan tekanan tinggi untuk menjaga kestabilan. Namun, hasil lubang tidak halus dan ujung bor cepat tumpul.
Apa faktor yang paling mempengaruhi kondisi ini?
Mahasiswa sedang menggunakan gerinda tangan untuk menghaluskan permukaan baja karbon. Ia menggunakan batu gerinda kasar untuk mempercepat proses, tetapi hasil akhir penuh goresan dalam.
Apa kesalahan teknis utama yang dilakukan?
Teknisi menggunakan impact wrench pneumatik untuk mengencangkan baut flensa pipa industri. Ia tidak mengatur torsi alat dan hanya mengandalkan perasaan. Setelah beberapa jam operasi, ditemukan kebocoran pada sambungan flensa.
Faktor penyebab paling mungkin adalah...
Dalam proses pemotongan pelat baja menggunakan gergaji listrik (reciprocating saw), operator mengganti mata gergaji dengan tipe gigi besar agar lebih cepat. Namun hasil potong menjadi bergelombang dan banyak serpihan besar.
Mengapa hal ini terjadi?
mata gergaji dengan gigi besar mengurangi kontrol dan presisi dalam pemotongan.
Dalam penggunaan alat ukur mikrometer, mahasiswa mendapatkan hasil berbeda setiap kali mengukur diameter poros yang sama. Setelah diperiksa, suhu benda kerja naik akibat gesekan tangan.
Apa prinsip dasar metrologi yang dilanggar?
Dalam praktik penggunaan kompresor udara, operator membiarkan tekanan mencapai 1,5 kali tekanan maksimum yang diizinkan. Ia beranggapan hal itu dapat mempercepat pekerjaan dengan alat pneumatik.
Apa konsekuensi paling serius dari tindakan ini?
Saat menggunakan gergaji bundar listrik (circular saw), mahasiswa memperhatikan percikan api kecil di bagian motor. Ia mengabaikannya karena alat masih berfungsi. Beberapa menit kemudian alat berhenti total.
Apa penyebab paling logis?
Teknisi menggunakan grinder dengan batu gerinda yang diameter luarnya telah melewati batas minimum yang disarankan pabrik.
Apa dampak mekanisnya?
Dalam penggunaan bor tangan listrik, operator menekan bor dengan kuat untuk mempercepat pekerjaan pada baja keras tanpa coolant. Setelah beberapa menit, asap muncul dari motor.
Apa penyebab utama kerusakan alat?
Dalam praktik bengkel, mahasiswa mengganti batu gerinda tanpa memastikan putaran arah mesin sesuai label batu. Setelah dinyalakan, alat bergetar kuat.
Apa penyebab paling mungkin?
Seorang teknisi menggunakan kunci momen untuk mengencangkan baut kepala silinder. Setelah penggunaan, ia tidak mengembalikan skala torsi ke posisi nol.
Apa dampak jangka panjang terhadap alat?
Dalam proses penghalusan aluminium menggunakan gerinda tangan, operator tidak menggunakan pelindung mata karena menganggap bahan lunak tidak berbahaya. Potongan kecil menempel di kornea.
Apa pelanggaran K3 yang terjadi?
Mahasiswa melakukan pengukuran diameter poros menggunakan vernier caliper, tetapi hasil selalu berbeda dengan mikrometer. Setelah diperiksa, ditemukan debu logam pada rahang kaliper.
Kesalahan apa yang terjadi?
Dalam penggunaan bor radial, operator memilih feed rate tinggi untuk baja keras agar cepat selesai. Namun hasil pengeboran menghasilkan suara bergetar dan lubang tidak bulat sempurna.
Penyebab utama masalah ini adalah...
Seorang mahasiswa melakukan pengelasan baja karbon menggunakan elektroda E6013 dengan arus 130 A dan diameter elektroda 3,2 mm. Setelah selesai, hasil las menunjukkan percikan berlebih dan penampang las terlalu cembung.
Apa analisis penyebab paling logis dari kondisi tersebut?
Operator SMAW menggunakan polaritas DCEP (elektroda positif) untuk mengelas pelat tipis 2 mm. Setelah selesai, permukaan logam berlubang akibat terbakar.
Apa langkah teknis terbaik untuk mencegah hal tersebut?
Dalam pengelasan posisi vertikal ke atas (3G), mahasiswa mendapati logam las sering turun dan menumpuk di bawah.
Apa kesalahan teknik paling mungkin?
Teknisi menggunakan elektroda E7018 untuk mengelas baja karbon sedang, tetapi hasil las banyak pori. Setelah diperiksa, elektroda dikeluarkan dari wadah terbuka selama beberapa hari.
Apa penyebab utama cacat tersebut?
Seorang mahasiswa mengelas dengan arus terlalu kecil untuk elektroda 4 mm. Hasil las tampak menonjol, tidak ada penetrasi, dan mudah retak saat pendinginan.
Apa penyebab utamanya?
Dalam proses SMAW pada posisi datar (1G), mahasiswa mengarahkan elektroda dengan sudut 90°. Hasil las memperlihatkan slag terperangkap di tengah jalur.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Pada saat pengelasan sambungan T (fillet), operator mendapati kaki las tidak sama panjang dan bentuk tidak simetris.
Faktor teknis apa yang paling mempengaruhi bentuk ini?
Dalam pengujian radiografi hasil las SMAW, ditemukan cacat undercut di sisi lasan. Operator mengaku mempercepat gerakan tangannya untuk menghemat waktu.
Apa kesimpulan yang paling tepat?
Seorang teknisi menggunakan arus AC dengan elektroda E7018. Hasil las tidak stabil, busur sering padam, dan spatter meningkat.
Apa penjelasan yang paling sesuai?
Dalam proses root pass pipa, mahasiswa menggunakan arus tinggi agar penetrasi sempurna. Namun terbentuk lubang tembus pada bagian bawah sambungan.
Langkah koreksi terbaik adalah...
Operator melakukan pengelasan pada pelat tebal 25 mm tanpa pemanasan awal. Setelah pendinginan, muncul retakan di daerah HAZ (Heat Affected Zone).
Faktor metalurgi apa yang paling berperan?
Dalam praktik SMAW, mahasiswa menggunakan elektroda diameter 2,6 mm dengan arus 140 A pada baja 5 mm. Busur menjadi tidak stabil dan logam terlalu cair.
Apa penyesuaian terbaik?
Setelah pengelasan posisi overhead (4G), mahasiswa melihat slag sulit dilepaskan dan sebagian menempel di permukaan las.
Apa penyebab paling umum dari kondisi ini?
Dalam perbaikan retakan pada baja karbon tinggi, operator menggunakan elektroda E6010 dan tidak melakukan pemanasan awal. Setelah pengelasan, retak muncul kembali di sepanjang jalur.
Mengapa hal ini terjadi?
Teknisi menggunakan elektroda diameter 5 mm pada baja karbon 8 mm dengan arus tinggi. Namun sambungan menunjukkan lack of fusion (tidak menyatu sempurna).
Faktor paling mungkin penyebabnya?
Selama pengelasan pipa posisi 5G, operator kesulitan menjaga busur di bagian atas pipa karena logam cair cenderung turun.
Apa solusi teknis yang disarankan?
Mahasiswa melakukan pengelasan stainless steel menggunakan elektroda biasa (E6013). Hasilnya terjadi korosi cepat di sekitar daerah las.
Mengapa hal ini terjadi?
Dalam praktik SMAW, operator mendapati spatter berlebih dan warna permukaan abu kehitaman. Ia menggunakan arus 150 A untuk elektroda 3,2 mm.
Apa tindakan korektif paling tepat?
Dalam pengelasan posisi vertikal ke bawah (3G down), hasil las terlihat terlalu cembung dan tidak rata.
Penyebab paling umum adalah...
Setelah melakukan tiga lapisan las (multi-pass), operator tidak membersihkan slag antar lapisan. Pada pengujian, ditemukan inklusi non-logam di tengah lapisan.
Apa jenis cacat dan penyebabnya?
Dalam pengujian hasil SMAW, ditemukan crater crack pada ujung las. Operator mengaku sering menghentikan busur mendadak setelah selesai mengelas.
Apa prosedur yang seharusnya dilakukan untuk mencegah cacat ini?
