wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Respirasi TA. 2025-2026

Total questions: 35

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Asma bronchiale merupakan salah satu penyakit saluran pernafasan.......

a)

Restriktif

b)

Obstruktif

c)

Restriktif dan obstruktif

d)

Abrasi

2.

Suatu akumulasi cairan yang abnormal didalam kavum pleura yang disebabkan karena adanya gangguan homeostatik berupa adanya produksi cairan yang berlebihan atau karena adanya penurunan absorpsi cairan adalah...

a)

Bronkopneumonia

b)

Efusi Pleura

c)

Emfisema

d)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

3.

Suatu peradangan pada parenkim paru yang terlokalisir yang biasanya mengenai bronkiolus dan juga mengenai alveolus disekitarnya disebut dengan...

a)

Emfisema

b)

Bronkiektasis

c)

Bronkopneumonia

d)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

4.

Efusi pleura yang memiliki komposisi protein <3< 3 g/dl adalah......

a)

Efusi Pleura Eksudat

b)

Efusi Pleura Transudat

c)

Efusi Pleura Eksudat dan Transudat

d)

Efusi Transudat

5.

Seorang laki laki umur 45 tahun mengeluh batuk, disertai dengan dahak selama 3 bulan. Datang ke puskesmas hasil pemeriksaan TD: 120/80120/80 mmHg, RR: 40×40\times /mnt, DN: 70×70\times /mnt. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan pemeriksaan auskultasi adanya ronchi pada lobus atas, paru kanan kiri, depan belakang. Fisioterapi ingin melakukan pemeriksaan khusus untuk mengetahui sesak nafasnya. Apakah pemeriksaan khusus yang dilakukan?

a)

VRS

b)

Heart Rate

c)

Scala Borg

d)

Anthropometri

6.

Sekelompok penyakit paru yang berlangsung lama dan ditandai oleh peningkatan resistensi terhadap aliran udara, adalah....

a)

Pneumonia

b)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

c)

Efusi pleura

d)

Tuberkulosis paru

7.

Suatu peradangan parenkim paru distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius dan alveoli serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat, merupakan salah satu gangguan sistem pernapasan, nama gangguan tersebut adalah:

a)

Pnemonia

b)

Pnemothorax

c)

Bronkiektasis

d)

Hemothorax

8.

Berikut ini yang merupakan faktor resiko dari Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), kecuali....

a)

Pajanan asap rokok

b)

Aspirasi benda asing

c)

Perilaku (kebiasaan merokok)

d)

Lingkungan (polusi udara)

9.

Tanda dan gejala dari pnemonia adalah, kecuali:

a)

Demam

b)

Sesak napas

c)

Nyeri Dada

d)

Batuk berdahak

10.

Berikut ini yang bukan merupakan tanda dan gejala dari Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah........

a)

Sering terpapar infeksi pernafasan

b)

Penurunan berat badan

c)

Produksi sputum sedikit

d)

Rasa berat didada

11.

Intervensi fisioterapi yang tepat digunakan untuk kasus pnemonia, kecuali:

a)

Infra Red

b)

Mobilisasi Thorax

c)

Breathing Exercise

d)

Postural Drainase

12.

Kantung udara di dalam paru-paru disebut dengan......

a)

Pleura

b)

Alveoli

c)

Bulla

d)

Emboli

13.

Warna kebiru-biruan pada bibir dan kuku yang ditemukan pada saat pemeriksaan kasus respirasi disebut...

a)

Haematoma

b)

Blue syndrome

c)

Cyanosis

d)

Semua benar

14.

Penimbunan udara atau gas didalam rongga pleura disebut dengan...

a)

Pneumothorax

b)

Hemothorax

c)

Efusi pleura

d)

Atelektasis

15.

Pnemothorax yang disebabkan karena berbagai penyakit paru disebut dengan....

a)

Pnemorax spontan primer

b)

Pnemothorax spontan

c)

Pnemothorax spontan sekunder

d)

Pnemothorax traumatik

16.

Mengeluarkan nafas secara paksa pada saat pertengahan inspirasi adalah.....

a)

Huffing

b)

Postural drainage

c)

Batuk efektif

d)

Batuk tidak efektif

17.

Tujuan yang benar dalam penanganan kasus obstruktif adalah....

a)

Peningkatan volume paru

b)

Pengembangan ekspansi thorax

c)

Membentuk struktur yang baru

d)

Pembersihan jalan nafas

18.

Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) merupakan salah satu teknik chest fisioterapi yang terdiri dari 3 subteknik yaitu.......

a)

Breathing Exercise, Huffing dan TEE

b)

Postural drainage, batuk efektif dan pursed lips breathing

c)

Breathing Control, FET dan TEE

d)

Chest fisioterapi, Huffing dan FET

19.

Suatu penyakit paru obstruktif kronis yang ditandai dengan pernafasan yang pendek yang disebabkan oleh kesulitan untuk menghembuskan seluruh udara keluar dari paru-paru karena tekanan udara yang berlebihan dari kantung udara di dalam paru-paru (alveoli) adalah.....

a)

Bronkitis

b)

Bronkiektasis

c)

Emfisema

d)

PPOK

20.

Seorang laki laki umur 35 tahun mengeluh batuk, di sertai dengan dahak selama 3 bulan. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: hasilnya warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus ecavatus, adanya spasme otot pernafasan, Perkusi: suara pekak, Auskultasi adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru. Fisioterapi memberikan intervensi untuk mengeluarkan dahak yang sudah cair. Apakah intervensi yang dapat diberikan?

a)

Diaphragma Breathing

b)

Deep breathing exercise

c)

Pursed lips breathing exercise

d)

Postural drainage, tapotemen, dan batuk efektif

21.

Apakah pemeriksaan yang dilakukan pada pasien tersebut untuk menilai keterbatasan di sangkar thoraxnya?

a)

Ekspansi Thorax

b)

Skala Borg

c)

Auskultasi

d)

VO2 Max

22.

Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk membersihkan jalan napas yang merupakan kombinasi antara Postural Drainage, Breathing exercise (SMI) dan Huffing. Pertanyaan: Apakah tehnik terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?

a)

TEE

b)

FET

c)

ACBT

d)

Chest Fisioterapi

23.

Tn. x umur 35 tahun, mempunyai keluhan batuk, disertai dengan dahak, dengan kurun waktu 3 bln, belum pernah mendapatkan pengobatan. Datang ke puskesmas dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil: TD 120/80 mmHg, RR 40x/mnt, DN 70x/mnt, mempunyai riwayat merokok sehari habis 2 bungkus rokok. Di rujuk ke poli fisioterapi dilakukan IPPA: inspeksi warna kuku yang kuning, bentuk dada pectus excavatum, pernafasan dangkal, abdominal breathing. Palpasi: adanya spasme otot pernafasan. Perkusi: suara pekak. Auskultasi: adanya ronchi pada trachea, bronchus, dan area lobus atas dan bawah paru. Apakah bukti adanya sesak napas pada skenario di atas?

a)

TD 120/80 mmHg

b)

RR 40x/mnt

c)

DN 70x/mnt

d)

Warna kuku

24.

Seorang laki laki usia 45 tahun mengeluh batuk dan sesak nafas terutama saat melakukan berdiri dan jalan. Hasil pemeriksaan auskultasi terdapat wheezing pada lobus atas kanan dan kiri, RR 40x/menit, N 78x/menit, T 150/90 mmHg. Terdapat spasme otot bantu pernafasan. Fisioterapi memberikan intervensi untuk mengurangi sesak nafas dan batuknya. Apakah intervensi yang diberikan pada kasus tersebut?

a)

Latihan transfer

b)

Chest Fisioterapi

c)

Massage

d)

SWD

25.

Seorang laki laki usia 50 tahun mengalami sesak dan nafas pendek, cepat datang ke fisioterapi. Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapi ingin memberikan terapi latihan dengan tujuan untuk membentuk pola nafas normal, meminimalkan tenaga untuk bernafas, menghilangkan nafas yang pendek dan cepat, dan meningkatkan ventilasi. Pertanyaan: Apakah jenis terapi latihan yang diberikan pada pasien tersebut?

a)

FET

b)

ACBT

c)

Breathing Control

d)

Chest Fisioterapi

26.

Sebuah kasus: Seorang perempuan akhir-akhir ini sering menderita sesak napas semenjak rumahnya direnovasi; keluhan berlangsung terus dan bersifat akut, sering terdengar bunyi mengi, napas pendek dan cepat, serta berkeringat saat sesak. Berdasarkan gambaran kasus tersebut, tentukan diagnosis yang paling sesuai.

a)

Eksaserbasi akut asma (asma bronkial)

b)

Eksaserbasi akut PPOK

c)

Pneumonia lobar akut

d)

Gagal jantung akut

27.

Pada kasus: Seorang perempuan dengan sesak napas akut setelah renovasi rumah, bunyi mengi, napas pendek-cepatan meningkat, dan berkeringat saat sesak. Identifikasi permasalahan fisioterapi yang paling relevan untuk kondisi ini. Pernyataan yang tidak benar dari kasus diatas adalah

a)

Obstruksi jalan napas dengan akumulasi sekret

b)

Pola napas tidak efektif dengan penggunaan otot bantu

c)

Toleransi aktivitas menurun akibat dispnea

d)

Fraktur iga akut

28.

Untuk kasus: Seorang perempuan dengan sesak napas akut terkait paparan renovasi, mengi, napas pendek dan cepat, berkeringat saat serangan. Tentukan intervensi fisioterapi yang tepat, kecuali....

a)

Kontrol napas (pursed-lip) dan latihan diafragma

b)

Teknik batuk efektif untuk membantu pengeluaran sekret

c)

Postural drainage/chest physiotherapy sesuai toleransi

d)

Latihan kekuatan intensitas tinggi saat serangan akut

29.

Seorang pasien dengan pneumothorax mengalami kolaps paru akibat masuknya udara ke dalam rongga pleura. Mekanisme utama yang menyebabkan paru kolaps adalah …

a)

Peningkatan tekanan intrapulmonal

b)

Hilangnya tekanan negatif rongga pleura

c)

Penurunan elastisitas jaringan paru

d)

Penyumbatan jalan napas

30.

Pasien pneumothorax mengeluhkan sesak napas dan tampak menggunakan otot bantu napas. Intervensi fisioterapi awal yang paling tepat untuk mengurangi sesak napas adalah …

a)

Latihan batuk efektif

b)

Pursed Lip Breathing

c)

Postural drainage

d)

Tappotement

31.

Seorang pasien pneumothorax mengalami nyeri dada yang mengganggu pola pernapasan. Modalitas fisioterapi yang tepat untuk membantu mengurangi nyeri tersebut adalah …

a)

Infrared dan massage

b)

Ultrasound

c)

Cryotherapy

d)

Electrical stimulation

32.

Pada pemeriksaan fisioterapi ditemukan penurunan ekspansi thoraks unilateral. Latihan yang paling sesuai untuk meningkatkan ekspansi thoraks adalah …

a)

Diaphragmatic breathing

b)

Active cycle of breathing

c)

Pursed Lip Breathing

d)

Segmental breathing exercise

33.

Seorang pasien pneumothorax pasca trauma dada menunjukkan tanda takikardia berat dan sianosis. Kondisi ini menunjukkan adanya …

a)

Adaptasi sistem kardiovaskular

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Hiperventilasi fisiologis

d)

Respon normal nyeri

34.

Faktor risiko yang paling khas pada pneumothorax spontan primer adalah …

a)

Riwayat PPOK

b)

Usia lanjut

c)

Tuberkulosis paru

d)

Perokok, tinggi dan kurus

35.

Seorang pasien pneumothorax mengalami penumpukan sputum akibat ventilasi paru yang tidak optimal. Intervensi fisioterapi yang tepat adalah …

a)

Breathing exercise saja

b)

Latihan aerobik intensitas tinggi

c)

Postural drainage, tappotement, dan batuk efektif

d)

Mobilisasi sendi pasif