Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Praktikum Kimia organik

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Senyawa organik umumnya memiliki ikatan yang dominan bersifat kovalen. Manakah sifat berikut yang paling tepat menggambarkan karakteristik umum senyawa organik?

a)

Stabil pada pemanasan suhu yang sangat tinggi

b)

Sangat mudah larut dalam pelarut polar seperti air

c)

Umumnya mudah terbakar karena mengandung karbon dan hidrogen

d)

Reaksi kimianya berlangsung sangat cepat secara ionik

2.

Alkohol sekunder jika dioksidasi dengan asam kromat (H2CrO4) akan menghasilkan senyawa...

a)

Eter

b)

Aldehida

c)

Keton

d)

Asam Karboksilat

3.

Pernyataan manakah yang benar mengenai kelarutan alkohol dalam air?

a)

Fenol lebih mudah larut dalam air dingin daripada metanol

b)

Kelarutan alkohol tidak dipengaruhi oleh gugus hidroksil

c)

Kelarutan meningkat seiring bertambahnya rantai karbon

d)

Alkohol lebih larut dalam air dibandingkan n-heksana

4.

Aldehid dengan pereaksi Tollens (oksidator lemah) dioksidasi menjasi asam karboksilat yang ditandai dengan terbentuknya endapan

a)

Cermin perak

b)

MnO2

c)

MnO4

d)

Cu2O

5.

Berdasarkan prosedur eksperimen "Reaksi Adisi" yang diberikan, penambahan larutan bromin 1% ke dalam sampel hidrokarbon bertujuan untuk menguji adanya sifat ketidakjenuhan (ikatan rangkap atau ganda) pada senyawa tersebut. Perubahan yang diharapkan terjadi pada larutan yang mengandung ikatan tak jenuh adalah:

a)

Terbentuknya endapan putih pada dasar tabung reaksi.

b)

Perubahan warna larutan dari bening menjadi merah muda.

c)

Warna cokelat/kuning dari air brom menghilang (terdekolorisasi)

d)

Terbentuknya gelembung gas yang menandakan reaksi netralisasi

6.

Dalam kimia organik, klasifikasi senyawa alkohol (primer, sekunder, atau tersier) sangat bergantung pada karakteristik atom karbon tetrahedral yang mengikat gugus hidroksil (-OH). Jika sebuah molekul memiliki gugus -OH yang terikat pada atom karbon pusat, dan atom karbon pusat tersebut diketahui berikatan langsung dengan dua buah gugus alkil atau atom karbon lainnya, maka berdasarkan aturan nomenklatur dan struktur, senyawa tersebut diklasifikasikan sebagai...

a)

Alkohol primer

b)

Alkohol sekunder

c)

Alkohol tersier

d)

Alkohol butier

7.

Fenol dan alkohol sama-sama memiliki gugus fungsi hidroksil, namun keduanya menunjukkan perilaku kimia yang berbeda secara signifikan dalam hal keasaman. Fenol diketahui jauh lebih mudah melepaskan ion H+ (proton) dibandingkan alkohol biasa. Fenomena ini secara teoritis dijelaskan melalui keberadaan cincin benzena yang memungkinkan terjadinya stabilisasi muatan melalui proses...

a)

Delokalisasi elektron

b)

Polimerisasi

c)

Hidrogenasi

d)

Oksidasi

8.

Uji lucas dilakukan untuk membedakan alkohol primer, sekunder dan tersier yang dapat larut dalam air. Reagen Lucas merupakan suatu campuran asam klorida (HCl) pekat dengan seng klorida (ZnCl2). Senyawa ZnCl2 merupakan suatu asam Lewis yang apabila ditambahkan asam klorida pekat akan terbentuk larutan yang menjadi lebih asam. Jenis alkohol yang tidak bereaksi dengan reagen lucas ini adalah

a)

alkohol primer

b)

alkohol sekunder

c)

alkohol tersier

d)

alkohol butier

9.

Pada uji Asam Kromat, alkohol primer dapat teroksidasi menjadi asam karboksilat dengan adanya penambahan asam kromat berlebih. Bilangan oksidasi Cr+6 pada asam kromat yang bewarna merah kecoklatan tereduksi menjadi Cr+3 yang bewarna

a)

merah

b)

kuning

c)

hijau

d)

biru

10.

Pada uji Liebermann’s Test, ambil larutan natrium nitrat, tambahkan senyawa sampel (, isopropil alkohol, gliserin, metanol) lalu dipanaskan. Lalu larutan ini didinginkan. Tambahkan asam sulfat pekat, akan terbentuk warna hijau atau biru lalu tambahkan aquadest (larutan akan menjadi warna merah). Lalu tambahkan larutan NaOH (larutan menjadi bewarna biru atau hijau) menandakan terdapatnya gugus

a)

Fenol

b)

isopropil alkohol

c)

metanol

d)

gliserin

11.

Pada test Iodoform, sampel (seperti Fenol, isopropil alkohol, gliserin, metanol) sebanyak 1 mL dimasukan kedalam tabung reaksi kemudian tambahkan 5 tetes larutan Iodin dan larutan NaOH encer sampai terbentuk perubahan dari warna coklat lalu panaskan. Terbentuk endapan bewarna apakah yang menandakan terdapatnya gugus fungsi alkohol?

a)

merah

b)

kuning

c)

hijau

d)

biru

12.

Termasuk prosedur pengujian apakah ini: masukkan masing-masing sampel (Fenol, isopropil alkohol, gliserin, metanol) sebanyak 1 mL kedalam tabung reaksi kemudian tambahkan 1 mL asam asetat glasial lalu dipanaskan. Setelah panas, tuangkan campuran kedalam beker gelas yang berisi aquadest. Amati bau yang muncul.

a)

Uji keasaman

b)

Uji esterifikasi

c)

Uji besi (III) klorida

d)

Uji Asam Kromat

13.

Pada percobaan 3, senyawa karbonil (aldehid, keton dan asam karboksilat) dan amina, dilakukan uji

tes Benedict, dimana pada tes ini aldehid dioksidasi menjadi

a)

alkohol primer

b)

alkohol sekunder

c)

asam karboksilat

d)

ester

14.

Pada tes 2,4-dinitrilfenilhidrazin (2,4-DNPH) terbentuk endapan berwarna, dimana warna yang terbentuk bervariasi mulai dari kuning hingga merah. Reaksi ini umum digunakan untuk identifikasi senyawa

a)

alkohol primer

b)

alkohol sekunder

c)

fenol

d)

aldehid

15.

Pada pecobaan 4 identifikasi lemak dan minyak, pada reaksi penyabunan, antara sabun

cair dan sabun padat yang berbeda adalah basa yang digunakan. Dimana pada sabun padat basa yang digunakan adalah

a)

NaOH

b)

KOH

c)

NH3

d)

Mg(OH)2

16.

Pada pecobaan 4 identifikasi lemak dan minyak, pada reaksi penyabunan, antara sabun

cair dan sabun padat yang berbeda adalah basa yang digunakan. Dimana pada sabun cair basa yang digunakan adalah

a)

NaOH

b)

KOH

c)

NH3

d)

Mg(OH)2

17.

Asam lemak adalah asam karboksilat yang diperoleh dari hidrolisis lemak/minyak. Asam lemak beratom karbon genap misalnya 12, 14, 16, 18, dan 20. Asam-asam lemak yang beratom C12 disebut dengan

a)

asam laurat

b)

asam miristat

c)

asam palmitat

d)

asam stearat

18.

Trigliserida sebagian besar terdiri atas asam lemak jenuh, pada suhu kamar akan berwujud padat dan sebagian besar asam lemak tak jenuh berwujud cair. Semakin besar ikatan ganda pada asam lemak maka semakin cair lemak tersebut. Minyak dengan ikatan ganda yang lebih banyak lebih baik kualitasnya dan lebih baik untuk kesehatan apabila dikonsumsi. Trigliserida yang berwujud padat disebut

a)

lemak

b)

minyak

c)

asam lemak

d)

pati

19.

Trigliserida sebagian besar terdiri atas asam lemak jenuh, pada suhu kamar akan berwujud padat dan sebagian besar asam lemak tak jenuh berwujud cair. Semakin besar ikatan ganda pada asam lemak maka semakin cair lemak tersebut. Minyak dengan ikatan ganda yang lebih banyak lebih baik kualitasnya dan lebih baik untuk kesehatan apabila dikonsumsi. Asam lemak tak jenuh berwujud cair disebut

a)

lemak

b)

minyak

c)

asam lemak

d)

pati

20.

Pada minyak dan lemak, reaksi halogenasi digunakan untuk

a)

membuat sabun

b)

untuk menguji ada tidaknya ikatan rangkap

c)

untuk pembuatan margarin atau mentega tiruan

d)

untuk menguji ada tidaknya gugus hidroksil

21.

Pada minyak dan lemak, reaksi hidrogenasi digunakan untuk

a)

membuat sabun

b)

untuk menguji ada tidaknya ikatan rangkap

c)

untuk pembuatan margarin atau mentega tiruan

d)

untuk menguji ada tidaknya gugus hidroksil

22.

Apa nama pengujian yang dilakukan dengan prosedur ini: buat larutan sabun cair (0.1 mL sabun + 10 mL aquades) dan larutan pembanding deterjen (0.3 g sabun + 10 mL air) dalam tabung reaksi lalu diaduk pelan-pelan. Tambahkan 4 tetes larutan CaCl2 2 M pada masing-masing tabung, kocok campuran selama 15 detik dan biarkan selama 30 detik. Amati perubahan (endapan) yang terbentuk.

a)

Uji ketidakjenuhan minyak

b)

Uji Kelarutan

c)

Uji kesadahan Air

d)

Reaksi Penyabunan

23.

Pada percobaan 5 identifikasi asam amino dan protein, dilakuakn pengujian kimia protein seperti

denaturasi Protein yang dapat dilakukan dengan cara tes pembakaran dan tes .....

a)

Tes Biuret

b)

Tes Pengendapan Logam berat

c)

Tes Millon

d)

Reagen Alkaloidal

24.

Untuk menguji adanya ikatan peptida pada suatu senaywa dimana kita akan mengamati terjadinya perubahan warna violet dapat diuji dengan tes ......

a)

Tes Biuret

b)

Tes Pengendapan Logam berat

c)

Tes Millon

d)

Reagen Alkaloidal

25.

Reaksi warna pada percobaan 5 identifikasi asam amino dan protein, dilakukan pengujian dengan reagen alkaloidal, dimana protein dengan larutan asam pikrat jenuh akan memberikan endapan pikrat yang bewarna

a)

merah

b)

kuning

c)

hijau

d)

biru

26.

Pada percobaan 5 identifikasi asam amino dan protein, dilakukan pengujian denaturasi protein dan reaksi warna. Yang tidak termasuk reaksi warna disini adalah

a)

Tes Millon

b)

Tes Pengendapan Logam berat

c)

Tes Xantoprotein

d)

Reagen Alkaloidal

27.

Pada percobaan 5 identifikasi asam amino dan protein, dilakukan pengujian seperti prosedur berikut: Masukkan kira-kira ± 1 mL larutan albumin kedalam tabung reaksi, kemudian tambahkan 2 tetes larutan jenuh asam pikrat. Terjadinya endapan kuning menunjukkan terbentuknya pikrat.. Warna ini akan terlihat pada batas permukaan. Tes apakah yang dimaksud disini

a)

Tes Millon

b)

Reagen alkaloidal

c)

Tes Xantoprotein

d)

Reaksi Ninhidrin

28.

Pada percobaan 6, Identifikasi karbohidrat dijelaskan bahwa karbohidrat merupakan senyawa polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton. Berdasarkan ukuran molekul, jumlah atom C penyusun dan gugus fungsi yang dikandungnya, karbohidrat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. Sukrosa merupakan contoh senyawa karbohidrat kelompok

a)

Monosakarida

b)

Disakarida

c)

Oligosakarida

d)

Polisakarida

29.

Pada percobaan 6, Identifikasi karbohidrat dijelaskan bahwa karbohidrat merupakan senyawa polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton. Berdasarkan ukuran molekul, jumlah atom C penyusun dan gugus fungsi yang dikandungnya, karbohidrat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. Glukosa merupakan contoh senyawa karbohidrat kelompok

a)

Monosakarida

b)

Disakarida

c)

Oligosakarida

d)

Polisakarida

30.

Pada percobaan 6, Identifikasi karbohidrat dilakukan pengujian berdasarakan sifat pereduksi gula menggunakan reagen Benedict. Akan terbentuk endapan berwarna yang menunjukkan tes positif untuk gula pereduksi. Warna apakah yang dimaksud? (kecuali)

a)

merah bata

b)

coklat

c)

kuning

d)

hijau

31.

Pada percobaan 6, Identifikasi karbohidrat Tes yang tidak termasuk test yang didasarkan pada pembentukan Furfural adalah

a)

Tes Mollish

b)

Tes Benedict

c)

Tes Selliwanoff

d)

Tes Bial

32.

Pada percobaan 8, pembuatan asetosal dijelaskan bahwa asetosal digunakan secara luas sebagai obat antipiretik, analgetik, antiinflamasi dan antitrombosis. Khasiat asetosal yang diperoleh ketika digunakan pada dosis rendah adalah

a)

antipiretik

b)

analgetik

c)

antiinflamasi

d)

antitrombosis

33.

Pada percobaan 8, pembuatan asetosal dijelaskan proses pembuatan asetosal : Masukkan 3,5 g asam salisilat kering dan 5 g (4,7 mL) anhidrida asam asetat ke dalam gelas kimia kemudian tambahkan 4 tetes asam dan aduk. Asam yang digunakan pada proses ini adalah

a)

asam sulfat

b)

asam pikrat

c)

asam mefenamat

d)

asam salisilat

34.

Pada percobaan 8, pembuatan asetosal dijelaskan proses pembuatan asetosal : setelah dilakukan pencampuran bahan, selanjutnya dilakukan pemanasan diatas penangas air pada temperatur pada suhu 50-60 ᵒC selama

a)

10 menit

b)

15 menit

c)

60 menit

d)

120 menit

35.

Pada percobaan 8, pembuatan asetosal dijelaskan proses pembuatan asetosal dilakukan melalui proses .......... dari asam salisilat

a)

asetilasi

b)

hidrogenasi

c)

oksidasi

d)

reduksi

36.

Pada percobaan 6, identifikasi karbohidrat dilakukan Tes Asam Mukat, dengan prosedur 0.2 g laktosa, 0.1 g glukosa dan 0.1 g galaktosa dimasukan kedalam tabung reaksi terpisah. Tambahkan 2 mL aquades kedalam masing-masing tabung reaksi sehingga terbentuk larutan (panaskan jika perlu).

Dengan hati-hati, tambahkan 2 mL HNO3 pekat ke dalam masing-masing tabung. Panaskan tabung dalam penangas air selama 1 jam dalam lemari asam. Gas yang terbentuk dari hasil proses ini adalah

a)

CO2

b)

NO2

c)

SO2

d)

CO

37.

Pada percobaan 6, identifikasi karbohidrat dilakukan Tes Iodin untuk Pati. Langkah-langkahnya adalah dengan masukkan masing-masing 2 mL karbohidrat 1 % ke dalam tabung reaksi terpisah. Masukkan 2 mL aquades ke tabung reaksi berbeda sebagai pembanding. Tambahkan 1 tetes larutan Iodin ke dalam setiap tabung reaksi dan amati hasilnya. Hasil positif mengandung pati dengan munculnya warna .......

a)

biru tua

b)

merah

c)

kuning

d)

hijau kekuningan

38.

Pada percobaan 6, identifikasi karbohidrat dilakukan Tes Iodin untuk Pati. Langkah-langkahnya adalah dengan masukkan masing-masing 2 mL karbohidrat 1 % ke dalam tabung reaksi terpisah. Masukkan 2 mL aquades ke tabung reaksi berbeda sebagai pembanding. Tambahkan 1 tetes larutan Iodin ke dalam setiap tabung reaksi dan amati hasilnya. Hasil positif mengandung pati dengan munculnya warna. Selanjutnya pada sampel yang telah ditambahkan larutan Iodin, ditambahkan beberapa tetes Natrium tiosulfat. Apa yang akan terjadi setelah penambahan Natrium tiosulfat?

a)

warna menjadi memudar atau hilang

b)

warna menjadi lebih pekat

c)

tidak terjadi perubahan apa-apa

d)

terbentuknya endapan

39.

Lemak dan minyak merupakan sumber energi yang terdapat dalam makanan. Jika lemak di metabolisme akan menghasilkan energi sebesar .... kkal/gram.

a)

4

b)

7

c)

9

d)

10

40.

Selain lemak dan minyak yang merupakan sumber energi yang terdapat dalam makanan, terdapat juga senyawa karbohidrat dan protein. Jika arbohidrat dan protein di metabolisme akan menghasilkan energi sebesar .... kkal/gram.

a)

4

b)

7

c)

9

d)

10