WorksheetsUntitled Quiz
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Contoh penyakit yang dapat muncul karena tempat kerja yang tidak memenuhi persyaratan ergonomis (KUK 1.2, TS).
Terkilir
Cacar
Asma
Diare
Sakit kepala
Berikut adalah pekerjaan di peternakan yang mempunyai risiko bahaya iritasi mata (KUK 1.2, TS).
Candling
Brooding
Fumigasi
Sexing
Balancing
Risiko kerja pada pemberian pakan dan air minum unggas (KUK 1.2, TS).
Terpapar zat desinfektan
Tertusuk jarum suntik
Tersengat listrik pada saat memasang lampu
Terkena semburan gas dari gasolec
Gangguan otot rangka karena mengangkat pakan
Tindakan menghadapi bahaya atau kecelakaan kerja sesuai prosedur (KUK 1.5, JRES).
Melakukan pertolongan dan perawatan sementara korban kecelakaan sebelum mendapatkan pertolongan yang lebih sempurna dari dokter ataupun paramedik
Segera membuat laporan kepada atasan yang berwenang
Melakukan pertolongan bersama teman kerja tanpa harus membawa korban ke rumah sakit
Membuat dokumentasi keadaan korban kecelakaan sebagai bahan laporan
Menghubungi dokter atau rumah sakit, tanpa memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan
Berikut adalah cara mengurangi risiko bahaya di peternakan unggas (KUK 1.5, TS).
Menempelkan poster pentingnya cuci tangan
Mengganti manajer produksi
Mengganti pakan mash menjadi crumble
Menggunakan bibit unggul
Mengurangi jumlah ternak unggas yang dipelihara
Dalam pencatatan peralatan farm, peralatan yang berfungsi untuk memberi pakan dicatat sebagai apa (KUK 2.3, TS).
Brooder
Mixer
Debeaker
Feeder
Blender
Cara membersihkan peralatan tempat minum yang akan digunakan untuk pemberian vaksin ayam melalui air minum (KUK 2.3, TS).
Menggunakan bahan desinfektan
Tidak menggunakan bahan desinfektan
Menggunakan bahan antiseptik
Tidak menggunakan sikat terbuat dari plastik
Menggunakan cairan kaporit
Pemeliharaan peralatan yang benar adalah tidak menyimpan peralatan heater infrared (gasolec) langsung di lantai yang lembab, karena (KUK 2.3, TS).
Dapat merusak saringan udara
Dapat tumbuh jamur
Menyebabkan lantai kotor
Menyebabkan slang gasolec cepat kotor
Dapat merusak keramik gasolec
Peralatan farm yang tidak berfungsi dapat dilaporkan dalam bentuk lisan maupun tulisan. Kelemahan laporan tulisan adalah (KUK 3.1, TS).
Dapat segera ditindaklanjuti
Sedikit membutuhkan biaya
Perlu waktu untuk menyiapkannya
Bersifat objektif
Bersifat subyektif
Cara pengoperasian injekter otomatis adalah: 1) Tusukkan jarum sedot pada air lalu pompa; 2) Aturmmorketrikinjekter lalu kunci sesuai dosis; 3) Setelah tabung barrel terisi, suntikkan ke dalam botol dan untuk mengeluarkan sisa udara; 4) Injekter siap digunakan. Urutan yang benar adalah (KUK 2.2, CMS).
1-2-3-4
2-3-1-4
1-3-2-4
1-4-3-2
3-2-1-4
Pada kegiatan penetasan telur unggas dengan cara buatan (menggunakan mesin), bagian mesin tetas yang dapat memutus dan mengalirkan arus listrik adalah (KUK 2.1, TRS).
Thermometer
Hygrometer
Termostat
Lampu bohlam
Ventilasi
Kegiatan yang dilakukan setelah menggunakan peralatan farm adalah (KUK 2.4, TS).
Melakukan perawatan dan mengecek fungsi alat
Melakukan sanitasi alat
Melakukan instalasi peralatan dan perawatan alat
Memahami prosedur operasional peralatan
Membuat jadwal operasional peralatan
Gambar alat di samping digunakan untuk kegiatan .... (KUK 2.1, TS)
vaksinasi
sanitasi pengepelan
sanitasi dipping
desinfeksi pengapuran
fumigasi
Prinsip kerja alat injekter sesuai standar operasional di samping adalah (KUK 2.1, JRES)
Menyuntik sendiri sesuai dosis
Setting dosis yang dapat dikunci dan mengisi secara otomatis
Menyuntikan vaksin, obat dan vitamin pada ternak
Menyuntik secara otomatis tanpa setting ulang
Alat suntik otomatis
Untuk mengurangi dampak perubahan iklim mikro yang ekstrem dalam kandang dilakukan hal sebagai berikut... (KUK 2.3, TMS)
memasang heater dalam kandang
menggunakan hopper pada saat pemberian pakan
kandang berlantai tanah
melakukan desinfeksi kandang
menambah tempat air minum
Untuk mengatur kelembaban dalam kandang dilakukan hal sebagai berikut... (KUK 2.3, TMS)
Mengurangi penggunaan sekam sebagai alas kandang
Membuat kandang yang tinggi
Memasang alat minum otomatis
Mengatur desain kandang
Mengurangi jumlah lampu dalam kandang
Pengaturan ventilasi udara dalam kandang dapat dilakukan dengan cara mengatur buka tutup tirai kandang. Pada minggu ke dua kedua tirai dibuka ... (KUK 2.3, TRS)
seperempat bagian
sepertiga bagian
setengah bagian
tiga perempat bagian
seluruh bagian
Sanitasi kandang dan peralatan pada budidaya ayam ras pedaging (broiler), dilakukan pengenceran untuk setiap 4 cc neo antisep menggunakan 2,5 liter air. Jumlah neo antisep yang diperlukan apabila air yang digunakan untuk memenuhi alat penyemprot (sprayer) yang bervolume 10 liter sebanyak... (KUK 2.1, TS)
8 cc neo antisep
10 cc neo antisep
12 cc neo antisep
16 cc neo antisep
18 cc neo antisep
Perhatikan gambar alat di samping. Cara kerja alat tersebut sesuai standar operasional sebagai berikut: (KUK 1.1, JRES)
Air mengalir masuk ke dalam tabung klorin lalu mengalir keluar tabung melalui filter. Air yang mengandung klorin mengalir ke tempat penampungan air minum
Air yang mengandung bakteri masuk ke tabung klorin dan disimpan di dalam tabung klorin untuk stock air minum
Aliran air terhenti oleh alat yang dilengkapi dengan stop kran
Aliran air diperlambat untuk mengurangi tekanan pompa yang ada di penampungan air minum
Air mengalir keluar dari tabung klorin lalu mengalir keluar bak penampungan melalui filter. Air yang mengandung klorin mengalir ke tempat penampungan air minum
Cara penyimpanan vaksin yang benar ... (KUK 1.3, TS)
Freezer pada suhu 8 - 10∘ C
lemari pada suhu 8 - 10∘ C
Freezer pada suhu 2 - 8∘ C
lemari es pada suhu 2 - 8∘ C
lemari es pada suhu 9 - 10∘ C
Bakteri Salmonella menyebabkan penyakit salmonellosis pada ayam, dengan gejala klinis ayam murung, bulu kasar, mata tertutup, diare, dubur berpasata, ayam kehilangan nafsu makan dan minum. Pengobatan yang tepat menggunakan ... (KUK 3.1, TS)
Vaksin salmonelosis
Kreolin
Neomycin
desinfektan
zat fumigan
Pencegahan penyakit New Castle Disease (ND) pada ayam broiler dapat dilakukan dengan vaksinasi. Vaksinasi ayam broiler pada hari ke-4 dilakukan dengan metode ... (KUK 4.1, TRS)
Tetes dan suntik menggunakan jenis vaksin aktif
Tetes dan suntik menggunakan jenis vaksin in-aktif dan aktif
Tetes dan suntik menggunakan jenis vaksin aktif dan in-aktif
Tetes dan suntik menggunakan jenis vaksin proaktif dan in-aktif
Tetes dan suntik menggunakan jenis vaksin in-aktif
Waktu yang tepat untuk melakukan program vaksinasi ND adalah... (KUK 1.1, TS)
Umur 0 - 1 hari, 17 - 20 hari, diulang setiap 3 bulan sekali
Umur 1 - 6 hari, 17 - 20 hari, diulang setiap 3 bulan sekali
Umur 1 - 7 hari, 17 - 20 hari, diulang setiap 3 bulan sekali
Umur 1 - 4 hari, 18 - 21 hari, diulang setiap 2 bulan sekali
Umur 1 - 4 hari, 18 - 21 hari diulang setiap 4 bulan sekali
Bila satu ekor ayam memerlukan dosis vaksinasi 0.25 cc, maka untuk 2500 ekor ternak ayam diperlukan dosis sebanyak ...(KUK 4.2, TRS)
625,00 cc
6.250,00 cc
62.500,00 cc
625.000,00 cc
6.250.000,00 cc
Volume ruang yang akan di disinfeksi 42 m 3 , desinfektan yang digunakan formalin dan KMnO 4 , maka kebutuhan kedua bahan adalah.... (KUK 1.2, TRS)
578 cc dan 280 gram
585 cc dan 295 gram
590 cc dan 300 gram
592 cc dan 297 gram
594 cc dan 297 gram
Perhatikan pernyataan berikut: 1) Pilih ayam yang sehat 2) Siapkan pagar pembatas untuk mengurangi ruang gerak ayam 3) Ayam dipegang, kulit bagian leher atas agak ditarik oleh kedua jari 4) Siapkan peralatan vaksinasi (socorex), kanul, slang dan vaksin 5) Kocok vaksin sebelum digunakan 6) Tusukan ujung jarum alat vaksin sampai menembus kulit leher bagian atas yang dijepit kedua jari Urutan pelaksanaan vaksinasi secara sub cutan yang benar adalah ...(KUK 4.2, CMS)
2,1,4,5,6,3
4,3,5,1,6
3,4,5,2,1,6
4,5,2,1,3,6
1,2,3,4,5,6
Disinfeksi dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya dengan menambahkan Ammonium Quartener (3 ml tiap 10 liter air minum). Untuk mendesinfeksi 1500 liter air minum dibutuhkan Ammonium Quartener ... ml.(KUK 1.2, TRS)
250 ml
350 ml
450 ml
500 ml
550 ml
Perhatikan pernyataan berikut: 1) Urutkan daftar bahan pakan yang akan digunakan dalam pencampuran pakan berdasarkan jumlahnya 2) Timbang bahan pakan, dan hamparkan bahan pakan dimulai dari bahan pakan yang jumlahnya paling banyak sampai bahan pakan yang jumlahnya paling sedikit. 3) Lakukan pengadukan untuk gundukan kedua. 4) Lakukan pencampuran/pengadukan pada hasil pencampuran pertama dan kedua sampai rata. 5) Pisahkan gundukan bahan pakan menjadi dua bagian dengan cara membelahnya kira-kira sama banyaknya. Aduk satu bagian gundukan pakan hingga dianggap rata. Urutan yang benar mencampur pakan secara manual ...(KUK 2.1, CMS)
1,2,3,4, dan 5
1,2,5,3, dan 4
2,3,1,5, dan 4
2,3,1,4, dan 5
1,2,4,5, dan 3
Pada mixer horizontal spiral pengaduk terpasang zig zag, menjadikan proses pencampuran pakan lebih efektif. Waktu dibutuhkan untuk mencampur pakan pada mixer horizontal adalah... (KUK 2.2, TS)
3 - 6 menit
6 - 12 menit
8 - 15 menit
9 - 20 menit
25 - 30 menit
Perhatikan gambar di atas, penjelasan yang tepat untuk menyiapkan bahan pakan ternak sesuai standar operasional prosedur yaitu ...(KUK 2.1, JRES)
Mesin discmill dihidupkan, ukuran grinder diatur, jagung dimasukkan ke dalam mesin grinder
Mesin hammermill dihidupkan, ukuran hammer diatur, jagung dimasukkan ke dalam mesin
Mesin pellet dihidupkan, jagung dimasukkan ke dalam mesin pellet
Mesin mixer dihidupkan, jagung dimasukkan kemudian diaduk
Mesin mixer dihidupkan, ukuran grinder diatur, jagung dimasukkan ke dalam mesin grinder
