wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS_Sistem Operasi

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Dalam sistem file, operasi truncate file secara efektif mengubah ukuran file menjadi nol tanpa menghapus entry direktori. Operasi dasar manakah yang paling mirip dengan truncate?

a)

Delete file

b)

Create file

c)

Write file

d)

Reposition file

e)

Read file

2.

Pada alokasi contiguous, masalah fragmentasi eksternal dapat diselesaikan dengan kompaksi. Namun, kompaksi memiliki kelemahan utama yaitu:

a)

Memerlukan pengubahan semua pointer ke blok file

b)

Membutuhkan waktu yang lama dan overhead yang besar

c)

Hanya efektif untuk file kecil

d)

Tidak kompatibel dengan alokasi linked

e)

Menyebabkan kerusakan pada tabel alokasi

3.

Dalam sistem file UNIX, inode menyimpan informasi tentang file termasuk pointer ke blok data. Untuk file yang sangat besar, digunakan pointer triple indirect. Jika ukuran blok adalah 4 KB dan setiap pointer membutuhkan 4 byte, berapa jumlah maksimum blok yang dapat diakses melalui triple indirect pointer?

a)

102431024^3

b)

102421024^2

c)

1024

d)

1024 * 1024 * 1024

e)

1024+10242+102431024 + 1024^2 + 1024^3

4.

Pada struktur direktori acyclic-graph dengan hard links, penghapusan file yang memiliki multiple links dapat menyebabkan masalah dangling pointer. Solusi yang digunakan adalah dengan:

a)

Menggunakan reference counting

b)

Melarang hard links pada direktori

c)

Menggunakan symbolic links saja

d)

Menghapus semua links secara rekursif

e)

Membuat backpointer untuk setiap link

5.

Dalam implementasi sistem file, teknik free-behind dan read-ahead digunakan untuk mengoptimalkan akses sequential. Teknik ini umumnya diterapkan pada:

a)

Disk cache

b)

File allocation table

c)

Inode cache

d)

Directory structure

e)

Bad block management

6.

Pada sistem file FAT, file allocation table berisi entry untuk setiap blok disk. Jika terjadi kerusakan pada FAT, maka sistem biasanya memiliki salinan FAT. Namun, kelemahan FAT adalah:

a)

Tidak mendukung direktori hierarkis

b)

Tidak efisien untuk random access karena mungkin memerlukan banyak pembacaan tabel

c)

Tidak dapat menangani file besar

d)

Menggunakan terlalu banyak ruang untuk metadata

e)

Tidak memiliki mekanisme proteksi

7.

Dalam konteks mounting sistem file, mount point adalah:

a)

Direktori dalam sistem file yang ada dimana sistem file lain di-attach

b)

Titik awal partisi pada disk

c)

Alamat fisik pertama dari sistem file

d)

Tabel yang berisi informasi tentang sistem file yang terpasang

e)

Proses mengaitkan sistem file dengan device driver

8.

Pada proteksi file, Access Control List (ACL) memungkinkan spesifikasi izin untuk setiap user. Keuntungan ACL dibandingkan dengan metode kapabilitas adalah:

a)

Lebih mudah untuk mengelola izin secara terpusat pada objek

b)

Lebih cepat dalam pemeriksaan akses

c)

Tidak memerlukan penyimpanan tambahan

d)

Lebih aman karena tidak dapat diubah oleh user

e)

Mendukung granularitas yang lebih halus

9.

Dalam sistem file distributed seperti NFS, mekanisme file sharing melibatkan protokol jaringan. Salah satu tantangan dalam NFS adalah:

a)

Menjaga konsistensi cache di berbagai klien

b)

Tidak adanya dukungan untuk hard links

c)

Keterbatasan panjang nama file

d)

Tidak dapat menangani file besar

e)

Harus menggunakan sistem file yang sama di semua klien

10.

Pada alokasi indeks, jika ukuran blok adalah 1 KB1\ \text{KB} dan setiap pointer membutuhkan 44 byte, maka satu blok indeks dapat menampung 256256 pointer. Untuk file dengan ukuran maksimum, diperlukan multilevel index. Jika sistem menggunakan triple indirect index, berapa jumlah maksimum blok data yang dapat diakses (abaikan direct dan single/double indirect)?

a)

2563256^3

b)

2562256^2

c)

256

d)

256 + 256^2 + 256^3

e)

256 256 256

11.

Dalam sistem I/O, interrupt-driven I/O lebih efisien dibandingkan polling karena:

a)

CPU dapat melakukan tugas lain saat menunggu I/O selesai

b)

Tidak memerlukan controller device

c)

Mengurangi jumlah interupsi

d)

Mempercepat transfer data

e)

Menghilangkan kebutuhan akan DMA

12.

Direct Memory Access (DMA) digunakan untuk transfer data besar antara perangkat I/O dan memori. Selama transfer DMA, peran CPU adalah:

a)

Menginisialisasi transfer, kemudian ter-interrupt saat transfer selesai

b)

Mengirimkan setiap byte data ke device

c)

Mengatur alamat memori untuk setiap byte

d)

Menjaga cache koherensi

e)

Menjalankan program lain tanpa interupsi sama sekali

13.

Dalam subsistem kernel I/O, buffering digunakan untuk mengatasi perbedaan kecepatan antara device dan proses. Salah satu keuntungan double buffering adalah:

a)

Memungkinkan device dan proses beroperasi secara paralel tanpa menunggu

b)

Mengurangi penggunaan memori

c)

Menghilangkan kebutuhan untuk blocking I/O

d)

Meningkatkan kecepatan transfer dengan kompresi

e)

Menyederhanakan penanganan interrupt

14.

Pada mekanisme I/O asynchronous, proses dapat melanjutkan eksekusi tanpa menunggu I/O selesai. Namun, ini lebih sulit diprogram karena:

a)

Proses harus memeriksa status I/O secara periodik

b)

Sistem operasi harus menyediakan mekanisme notifikasi seperti signal

c)

Data mungkin tidak tersedia ketika dibutuhkan

d)

Hanya berlaku untuk perangkat tertentu

e)

Tidak didukung oleh kebanyakan bahasa pemrograman

15.

Dalam konteks device driver, lapisan abstraction device driver bertujuan untuk:

a)

Menyembunyikan detail perangkat keras dari kernel I/O subsystem

b)

Mempercepat akses dengan caching

c)

Mengurangi jumlah system call

d)

Memungkinkan aplikasi berkomunikasi langsung dengan device

e)

Menyediakan interface yang sama untuk semua perangkat, terlepas dari tipe

16.

Pada arsitektur I/O, memory-mapped I/O memiliki kelebihan dibandingkan dengan port-mapped I/O yaitu:

a)

Instruksi CPU biasa dapat digunakan untuk mengakses device

b)

Lebih aman karena terisolasi dalam ruang alamat khusus

c)

Tidak memerlukan controller

d)

Lebih cepat karena tidak melalui bus

e)

Dapat diakses hanya oleh kernel

17.

Dalam penanganan interrupt, interrupt vector digunakan untuk:

a)

Menyimpan alamat dari interrupt handler yang sesuai

b)

Mengatur prioritas interupsi

c)

Menyimpan status CPU saat interupsi terjadi

d)

Mengidentifikasi device yang menyebabkan interupsi

e)

Menyimpan data yang ditransfer

18.

Untuk meningkatkan kinerja I/O, teknik zero-copy I/O dilakukan dengan:

a)

Menghindari penyalinan data antara buffer kernel dan buffer aplikasi

b)

Menggunakan DMA untuk semua transfer

c)

Mengurangi jumlah interupsi

d)

Menggabungkan beberapa request I/O

e)

Menggunakan polling daripada interrupt

19.

Dalam sistem I/O, spooling digunakan untuk:

a)

Mengelola akses eksklusif ke device yang shared, seperti printer

b)

Meningkatkan kecepatan transfer ke disk

c)

Mengurangi fragmentasi pada memori

d)

Menyimpan sementara data dari device yang lambat

e)

Mengatasi perbedaan ukuran blok

20.

Dalam penjadwalan disk algoritma C-SCAN, arm disk bergerak dari satu ujung ke ujung lain dan melayani request di sepanjang perjalanan, kemudian langsung kembali ke ujung awal tanpa melayani request saat kembali. Keuntungan C-SCAN dibanding SCAN adalah:

a)

Waktu tunggu yang lebih seragam untuk request di dekat ujung disk

b)

Seek time yang lebih pendek

c)

Tidak perlu mengubah arah gerak arm

d)

Lebih sedikit perhitungan yang diperlukan

e)

Tidak ada starvation

21.

Dalam manajemen disk, low-level formatting membagi disk menjadi sektor-sektor yang dapat dibaca/ditulis oleh disk controller. Setiap sektor biasanya memiliki:

a)

Header, data area, trailer dengan error-correcting code

b)

Alamat logikal dan fisik

c)

Tabel partisi

d)

Informasi sistem file

e)

Boot block

22.

Untuk menangani bad block, sistem dapat menggunakan sector sparing atau sector slipping. Pada sector slipping:

a)

Bad block dilewati dan semua sektor setelahnya digeser

b)

Bad block digantikan oleh sektor cadangan di area khusus

c)

Bad block ditandai dan tidak digunakan lagi

d)

Bad block diperbaiki secara otomatis

e)

Bad block di-remapping oleh controller

23.

Dalam sistem penyimpanan tersier (tertiary storage), akses latency untuk tape drive jauh lebih lama daripada disk drive karena:

a)

Tape harus digulung ke posisi yang benar secara sequential

b)

Head dapat melakukan secara acak sangat cepat seperti pada disk

c)

Transfer rate tape selalu lebih rendah daripada disk

d)

Penjadwalan controller tape lebih kompleks daripada disk

e)

Tape drive harus dipasang terlebih dahulu

24.

RAID level 1 (mirroring) memberikan keandalan dengan menduplikasi data pada dua disk. Kelemahan utama RAID 1 adalah:

a)

Biaya penyimpanan efektif hanya 50%

b)

Performa write lebih lambat karena harus menulis dua kali

c)

Tidak dapat mentolerir kegagalan lebih dari satu disk

d)

Membutuhkan kontroler yang kompleks

e)

Tidak meningkatkan kecepatan read

25.

Dalam konteps hierarchical storage management (HSM), file yang inaktif akan dipindahkan ke tertiary storage. Hal ini dilakukan untuk:

a)

Mengosongkan ruang di primary storage untuk file yang lebih aktif

b)

Meningkatkan keandalan data

c)

Mempermudah backup

d)

Mengurangi biaya penyimpanan secara keseluruhan

e)

Meningkatkan kecepatan akses untuk file aktif

26.

Pada algoritma penjadwalan disk, SSTF (Shortest Seek Time First) dapat menyebabkan starvation karena:

a)

Request yang jauh dari posisi head mungkin tidak pernah dilayani jika selalu ada request yang dekat

b)

Request dari proses prioritas rendah diabaikan

c)

Hanya melayani request dari satu proses

d)

Tidak memperhatikan rotational latency

e)

Arm disk hanya bergerak satu arah

27.

Dalam manajemen swap space, swap space dapat diimplementasikan sebagai partisi terpisah atau file dalam sistem file. Keuntungan menggunakan partisi terpisah adalah:

a)

Tidak mengalami fragmentasi internal seperti file system

b)

Lebih mudah dikelola

c)

Dapat diubah ukurannya dinamis

d)

Lebih cepat karena tidak melalui sistem file

e)

Dapat di-backup seperti file biasa

28.

Pada RAID level 5, data dan parity didistribusikan di semua disk. Jika sebuah disk gagal, data dapat direkonstruksi dari parity. Namun, kelemahan RAID 5 adalah:

a)

Performa write yang lambat karena harus menghitung dan menulis parity

b)

Tidak dapat mentolerir kegagalan lebih dari satu disk

c)

Membutuhkan minimal empat disk

d)

Tidak meningkatkan kecepatan read

e)

Biaya per megabyte tinggi

29.

Dalam sistem disk, rotational latency adalah waktu yang dibutuhkan untuk memutar disk hingga sektor yang diinginkan berada di bawah head. Rata-rata rotational latency adalah setengah dari waktu satu putaran penuh. Jika disk berputar pada 10.000 RPM, berapa rata-rata rotational latency dalam milidetik?

a)

3 ms

b)

6 ms

c)

10 ms

d)

12 ms

e)

15 ms

30.

Dalam keamanan sistem, tiga aspek utama adalah kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Manakah yang merupakan ancaman terhadap integritas?

a)

Modifikasi data oleh pihak yang tidak berwenang

b)

Penyadapan data

c)

Serangan denial of service

d)

Pencurian identitas

e)

Virus yang menghapus file

31.

Model keamanan Bell–La Padula dirancang untuk menjaga kerahasiaan dengan aturan star property. Aturan tersebut menyatakan bahwa:

a)

Subjek tidak dapat membaca objek dengan tingkat keamanan lebih tinggi (no read up)

b)

Subjek tidak dapat menulis ke objek dengan tingkat keamanan lebih rendah (no write down)

c)

Subjek dapat membaca objek dengan tingkat keamanan lebih rendah

d)

Subjek dapat menulis ke objek dengan tingkat keamanan lebih tinggi

e)

Subjek dengan clearance tertentu dapat mengakses semua objek di bawahnya

32.

Dalam autentikasi pengguna, metode biometrik memiliki kelebihan karena didasarkan pada sesuatu yang melekat pada pengguna. Namun, kelemahan metode biometrik adalah:

a)

Dapat memberikan false positive atau false negative

b)

Mudah dibagikan kepada orang lain

c)

Dapat dicuri melalui jaringan

d)

Membutuhkan perangkat keras khusus yang mahal

e)

Tidak dapat diubah jika terkompromi

33.

Virus tipe polymorphic sulit dideteksi karena:

a)

Mengenkripsi kodenya dan mengubah bentuknya setiap infeksi

b)

Menyembunyikan diri di boot sector

c)

Menginfeksi file tanpa mengubah ukurannya

d)

Menonaktifkan program antivirus

e)

Menyebar melalui jaringan dengan cepat

34.

Mekanisme proteksi dengan access control list (ACL) berbeda dengan kapabilitas. Pada kapabilitas, hak akses dikaitkan dengan:

a)

Proses, yang memegang token (capability) untuk mengakses objek

b)

Objek, yang memiliki daftar subjek yang diizinkan

c)

Sistem operasi, yang memelihara tabel global

d)

Pengguna, yang memiliki ID dan password

e)

Domain proteksi yang statis

35.

Dalam konteks trusted computing base (TCB), reference monitor adalah komponen yang:

a)

Menegakkan kebijakan akses pada setiap permintaan akses ke objek

b)

Memonitor semua system call

c)

Mengaudit semua aktivitas pengguna

d)

Mengelola memori dan proses

e)

Menangani interupsi dan eksepsi

36.

Serangan denial of service (DoS) bertujuan untuk:

a)

Membuat sumber daya sistem tidak tersedia bagi pengguna yang sah

b)

Mendapatkan akses tidak sah ke data

c)

Mengubah data tanpa izin

d)

Menyembunyikan aktivitas jahat

e)

Menyebar malware ke sistem lain

37.

Model Biba dirancang untuk menjaga integritas. Salah satu aturan dalam model Biba adalah:

a)

Subjek tidak dapat membaca objek dengan tingkat integritas lebih rendah (no read down)

b)

Subjek tidak dapat menulis ke objek dengan tingkat integritas lebih tinggi (no write up)

c)

Subjek dapat membaca objek dengan tingkat integritas lebih tinggi

d)

Subjek dapat menulis ke objek dengan tingkat integritas lebih rendah

e)

Subjek dengan tingkat integritas rendah tidak dapat mengakses objek dengan tingkat tinggi

38.

Dalam konteks keamanan jaringan, ancaman dari kode yang ditransfer ke mesin target dan dieksekusi (seperti virus) dapat dikurangi dengan:

a)

Membatasi eksekusi kode dari sumber tidak tepercaya

b)

Menggunakan firewall saja

c)

Mengenkripsi semua komunikasi

d)

Mematikan layanan jaringan

e)

Memperbarui sistem operasi secara teratur

39.

Untuk mencegah brute force attack pada password, sistem dapat menerapkan countermeasures seperti:

a)

Membatasi jumlah percobaan login dan menggunakan delay antara percobaan

b)

Menyimpan password dalam bentuk terenkripsi

c)

Memaksa pengguna mengganti password secara berkala

d)

Menggunakan password yang panjang

e)

Menyimpan hash password dengan salt

40.

Ketika sebuah proses membuat blocking I/O request, status proses berubah dari running menjadi waiting. Manakah yang tidak benar tentang situasi ini?

a)

Proses akan ditempatkan dalam antrian wait untuk device tersebut

b)

Proses mungkin akan dikontekst switch

c)

Interrupt dari device akan mengembalikan proses ke ready queue

d)

Proses akan menunggu hingga I/O selesai

e)

Proses akan di-terminate jika I/O timeout