Font size
WorksheetsLatihan Soal Uji Pengetahuan (UP) PPG — Al-Qur’an Hadis
Total questions: 119
Worksheet time: 2hrs 59mins
Seorang guru Al-Qur’an Hadis tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat mengajar di daerah yang memiliki dialek lokal sangat kuat sebagai bentuk penghargaan terhadap bahasa persatuan. Tindakan ini mencerminkan sikap
Nasionalisme dalam aspek penghargaan terhadap budaya bangsa
Patriotisme dalam membela kepentingan negara
Profesionalisme dalam menjalankan tugas mengajar
Kemurahhatian terhadap keberagaman murid
Dalam rapat dewan guru, terjadi perbedaan pendapat yang tajam mengenai jadwal tambahan pelajaran. Pak Ahmad sebagai guru senior memilih mengalah dan mendukung keputusan yang paling menguntungkan keselamatan dan kepentingan bersama siswa di sekolah. Sikap Pak Ahmad menunjukkan
Sikap berwibawa
Mempertahankan persatuan dan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi
Sikap rela berkorban untuk kesejahteraan diri
Kedisiplinan dalam menaati aturan sekolah
Guru yang selalu menceritakan prestasi ilmuwan-ilmuwan muslim Indonesia dan keunggulan bangsa Indonesia di sela-sela materi pembelajaran bertujuan untuk menumbuhkan
Sikap patriotisme dengan menjunjung tinggi keunggulan bangsa
Sikap nasionalisme dalam hal kesetiaan
Sikap tegas dalam mendidik
Sikap kemurahhatian terhadap peserta didik
Ibu Rofi rela menyisihkan waktu di hari libur untuk membimbing siswa yang akan mengikuti lomba kompetensi tingkat nasional demi membawa nama baik sekolah dan negara. Hal ini merupakan indikator dari
Sikap disiplin
Sikap rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa
Sikap menghargai perbedaan
Sikap penuh panggilan jiwa
Di dalam kelas Al-Qur’an Hadis, terdapat siswa dari berbagai latar belakang sosial dan suku. Guru tetap memberikan kesempatan bertanya yang sama kepada semua siswa tanpa melihat status orang tua mereka. Tindakan ini merupakan pengalaman dari
Menciptakan persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia
Sikap mempertahankan kekayaan alam
Sikap patriotisme dalam mendidik
Sikap berwibawa dan tegas
Ketika mengambil keputusan terkait kelulusan siswa, seorang guru harus memastikan bahwa keputusan tersebut dapat dipertanggungjawabkan kepada Tuhan YME dan menjunjung nilai kebenaran. Ini adalah karakteristik dari
Mengutamakan kepentingan bersama di atas segalanya
Sikap nasionalisme yang tinggi
Keputusan yang dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan YME
Sikap disiplin dalam menilai
Dalam mengajarkan ayat tentang pelestarian lingkungan, seorang guru mengajak siswa menjaga kebersihan sungai di sekitar sekolah sebagai bentuk
Mempertahankan kekayaan alam Indonesia
Sikap menghargai budaya bangsa lain
Sikap bela negara
Pengembangan pribadi yang taat hukum
Guru Al-Qur’an Hadis yang memuji kemajuan teknologi di negara lain namun tetap memotivasi siswa untuk menggunakannya demi kemajuan Indonesia, menunjukkan sikap
Mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain untuk memperkuat jati diri bangsa
Kurangnya rasa nasionalisme
Sikap patriotisme yang sempit
Sikap mengutamakan kepentingan golongan
Ketika melihat rekan sejawat melakukan kecurangan dalam penilaian, seorang guru berani melaporkannya kepada kepala sekolah dengan cara yang baik. Sikap ini menunjukkan
Keberanian dalam membela kebenaran dan keadilan
Sikap tidak setia kawan
Sikap kurang disiplin
Sikap mencari perhatian pimpinan
Seorang guru selalu hadir tepat waktu dan tidak pernah melanggar rambu lalu lintas saat menuju sekolah. Hal ini merupakan upaya
Mengembangkan pribadi yang taat serta menghormati hukum dan aturan
Menunjukkan sikap berwibawa di depan siswa
Menunjukkan sikap nasionalisme
Menciptakan persamaan hak dan kewajiban
Dalam memberikan penilaian hasil ujian, Ibu Ratna memberikan nilai apa adanya sesuai dengan kemampuan siswa, tidak melebih-lebihkan atau mengurangi. Ibu Ratna menunjukkan sikap
Tegas dalam mengatakan benar atau salah sesuai kenyataan
Berwibawa dalam mengajar
Samapta dalam mendidik
Cinta tanah air
Meskipun sedang menghadapi masalah pribadi yang berat di rumah, Pak Lukman tetap tampil tenang, sabar, dan memberikan solusi bijak saat menghadapi siswa yang melanggar aturan. Hal ini menunjukkan
Perilaku yang bijaksana meskipun dalam situasi yang sulit
Sikap penuh panggilan jiwa
Sikap disiplin yang kaku
Sikap kesepenuhhatian
Guru yang memberikan sanksi kepada siswa yang melanggar kode etik sekolah sesuai dengan prosedur yang berlaku tanpa pilih kasih, mencerminkan
Pemberian penghargaan atau hukuman sesuai tata tertib sekolah
Sikap kurang kasih sayang terhadap siswa
Sikap patriotisme dalam mendidik
Sikap menjaga kekayaan alam
Seorang guru yang selalu tersenyum, tampak bersemangat, dan tidak merasa terbebani saat mengajar di kelas yang padat menunjukkan indikator
Sikap senang dan nyaman dalam mendidik (panggilan jiwa)
Sikap samapta
Sikap tegas dan berwibawa
Sikap menghargai perbedaan
Ketika terjadi perubahan jadwal mendadak atau ada tugas tambahan dari sekolah yang mendesak, seorang guru segera menyiapkannya tanpa mengeluh. Ini menunjukkan
Sikap kesiaga-siagaan (samapta) dalam proses mendidik
Sikap disiplin yang rendah
Sikap kemurahhatian kepada atasan
Sikap mengutamakan kepentingan pribadi
Guru yang mampu merasakan kesulitan belajar siswanya dan memberikan respon yang menenangkan sebagaimana yang dirasakan siswa tersebut menunjukkan
Menampilkan tanggapan sebagaimana yang dihayati peserta didik (Empati/Kesepenuhhatian)
Sikap tegas dalam mengajar
Sikap nasionalisme
Sikap taat hukum
Pak Bakri selalu merancang program remedial dan pengayaan dengan serius agar seluruh siswanya mencapai kriteria ketuntasan. Usaha ini menunjukkan
Merancang berbagai usaha untuk menuntaskan pekerjaan mendidik
Sikap bela negara
Sikap menghargai perbedaan suku
Sikap berwibawa
Saat mengetahui salah satu siswanya tidak membawa bekal dan terlihat lemas, Ibu Aminah memberikan bantuan secara tulus. Sikap ini merupakan indikator
Kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan peserta didik (Kemurahhatian)
Sikap profesionalisme murni
Sikap disiplin sekolah
Sikap patriotisme
Seorang guru yang peka melihat ada siswa yang dikucilkan oleh teman-temannya lalu segera melakukan pendekatan personal untuk membantunya, menunjukkan kemampuan
Mendeteksi situasi yang membutuhkan bantuan
Mengabaikan masalah di luar materi pelajaran
Bersikap tegas kepada siswa yang nakal
Menjunjung tinggi keunggulan bangsa
Ketika ada kegiatan sosial di sekolah untuk membantu korban bencana, guru menjadi orang pertama yang mendaftarkan diri sebagai relawan. Tindakan ini menunjukkan
Demonstrasi sikap tanggung jawab pribadi terhadap situasi yang membutuhkan bantuan
Sikap ingin dipuji oleh rekan sejawat
Sikap mengutamakan kepentingan golongan
Sikap samapta yang kaku
Dalam sebuah narasi dijelaskan bahwa suatu ayat turun berkaitan dengan pertanyaan sahabat mengenai pembagian harta rampasan perang. Dengan mengetahui latar belakang tersebut, seorang mahasiswa dapat menyimpulkan bahwa kegunaan utama Sabab Nuzul dalam konteks ini adalah
Mengetahui sejarah pembukaan Al-Qur’an
Menjelaskan hikmah di balik penetapan suatu hukum
Menentukan jumlah ayat dalam satu surah
Membedakan antara ayat Makkiyah dan Madaniyah
Disajikan sebuah ayat Al-Qur’an yang berisi tentang kewajiban berpuasa dan tata cara pelaksanaannya (hukum syariat). Berdasarkan karakteristiknya, ayat tersebut dapat diklasifikasikan sebagai ayat
Makkiyah karena berisi tentang tauhid
Madaniyah karena berisi tentang rincian hukum dan ibadah
Makkiyah karena ayatnya pendek-pendek
Madaniyah karena diturunkan sebelum hijrah
Memahami apakah suatu ayat termasuk Makkiyah atau Madaniyah sangat penting dalam proses penafsiran. Fungsi utama dari studi ini adalah agar mufasir dapat
Menilai relevansi ayat dengan sejarah dan urutan turunnya hukum (nasikh-mansukh)
Menghitung jumlah kata dalam Al-Qur’an
Menentukan jenis khat yang digunakan dalam mushaf
Mengabaikan konteks sejarah ayat
Al-Qur’an memuat banyak kisah umat terdahulu (Qashas). Jika disajikan ayat tentang kisah Nabi Musa AS melawan Fir’aun, maka tujuan utama dari pengungkapan kisah tersebut adalah
Menghibur pembaca dengan cerita fiksi
Memberikan pelajaran moral dan meneguhkan hati Rasulullah serta orang beriman
Menjelaskan detail silsilah keluarga Nabi secara kronologis
Menunjukkan kekayaan sastra Arab jahiliyah
Kisah Nabi Yusuf AS disebutkan berkali kali di berbagai surah yang berbeda. Hikmah dari adanya pengulangan kisah (tikrar al-qashash) dalam Al-Qur’an adalah
Karena keterbatasan materi kisah dalam Al-Qur’an
Untuk menunjukkan aspek mukjizat balaghah dan penekanan pesan yang berbeda pada setiap tempat
Agar pembaca tidak lupa dengan nama tokohnya
Sebagai syarat kelengkapan sebuah surah
Perhatikan kutipan berikut: “Telah memerintahkan kepada kami Qutaibah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Malik… (teks hadis)… Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari”. Bagian “Al-Bukhari” dalam struktur hadis tersebut disebut sebagai
Isnad
Matan
Mukharrij atau perawi terakhir
Rawi pertama
Sebuah teks hadis yang disandarkan langsung kepada sabda Nabi (bukan perkataan sahabat) dikategorikan sebagai
Hadis Mauquf
Hadis Marfu’
Hadis Maqtu’
Hadis Qudsi
Dalam perkembangan ilmu hadis, terdapat perbedaan antara ilmu hadis yang berfokus pada cara penukilan/riwayat dengan ilmu hadis yang berfokus pada analisis kualitas sanad dan matan. Fokus kajian Ilmu Hadis Dirayah adalah
Menghafal seluruh teks hadis beserta artinya
Menganalisis kondisi perawi dan persambungan sanad untuk menentukan kualitas hadis
Menuliskan kembali hadis dalam kitab-kitab besar
Mengumpulkan hadis dari berbagai daerah
Masa setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW ditandai dengan upaya para sahabat untuk menjaga kemurnian hadis melalui ketelitian periwayatan. Karakteristik utama periwayatan hadis pada masa sahabat (karibar al-sahabah) adalah
Hadis ditulis secara massal dalam bentuk buku
Pembatasan periwayatan (taqli al-riwayah) dan keharusan adanya saksi
Hadis dibiarkan begitu saja tanpa pemeriksaan
Seluruh hadis langsung dibukukan secara resmi oleh negara
Jika sebuah hadis diriwayatkan oleh banyak perawi pada setiap tingkatan sanadnya sehingga menurut akal tidak mungkin mereka bersepakat untuk berdusta, maka hadis tersebut dikategorikan sebagai
Hadis Ahad
Hadis Mutawatir
Hadis Masyhur
Hadis Aziz
Sebuah hadis memiliki sanad yang bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang adil, namun tingkat kedabitan (hafalan) perawinya kurang sempurna (dhabit ringan). Status kualitas hadis ini adalah
Shahih Li Dhatih
Hasan Li Dhatih
Dha’if
Maudhu’
Dalam dialog antara Nabi SAW dengan Muadz bin Jabal saat akan diutus ke Yaman, Muadz menyatakan akan merujuk pada Sunnah Rasulullah jika tidak menemukan ketetapan di dalam Al-Qur’an. Hal ini membuktikan bahwa kedudukan hadis adalah
Sumber hukum utama yang sejajar dengan Al-Qur’an
Sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an
Hanya sebagai pelengkap sejarah
Tidak wajib diikuti jika sulit dilakukan
Al-Qur'an memerintahkan salat secara umum, kemudian hadis datang menjelaskan tata cara salat secara detail (seperti jumlah rakaat). Dalam hal ini, fungsi hadis terhadap Al-Qur'an adalah sebagai apa?
Bayan At-Taqrir
Bayan At-Tafsir (Tafshil al-Mujmal)
Bayan At-Tasyri'
Bayan An-Naskh
Seorang ulama melakukan penelusuran untuk menemukan asal-usul suatu hadis dalam kitab-kitab sumber aslinya serta mengetahui kualitas sanadnya. Kegiatan ini disebut dengan apa?
Tadwin Hadis
Takhrij Hadis
Tahfidz Hadis
Tarjamah Hadis
Jika seorang peneliti hadis mencari hadis berdasarkan kata kunci "niat" (perkataan pertama dalam matan), maka metode takhrij yang digunakan adalah apa?
Takhrij berdasarkan nama perawi (sahabat)
Takhrīj berdasarkan awal kata dalam matan (al-fazh)
Takhrīj berdasarkan tema (maudhu')
Takhrīj berdasarkan sifat sanad
Dalam proses penyampaian hadis (tahammul wal ada'), seorang perawi disyaratkan harus memiliki sifat 'Adalah. Maksud dari syarat 'Adalah bagi perawi adalah apa?
Memiliki hafalan yang sangat kuat dan tidak mudah lupa
Memiliki integritas moral, beragama Islam, baligh, berakal, dan menjauhkan diri dari maksiat/bid'ah
Memiliki harta yang banyak untuk berdakwah
Berasal dari keturunan bangsawan
Perhatikan kalimat: "Samitu" (aku telah mendengar) atau "Akhbarana" (telah mengabarkan kepada kami). Dalam kajian hadis, istilah-istilah tersebut berfungsi sebagai apa?
Nama-nama perawi hadis
Sighat (lambang) yang menunjukkan metode penerimaan hadis antara guru dan murid
Judul kitab hadis
Doa penutup hadis
Seorang kritikus hadis memberikan label "Kaddzabz" (pendusta) kepada seorang perawi karena ia sering memasukkan hadis. Tindakan pemberian label negatif ini dalam ilmu hadis disebut apa?
At-Ta'dil
Al-Jarh
At-Takhrij
As-Sima'
Di dalam ilmu Jarh wa Ta'dil, terdapat tingkatan penilaian. Jika seorang perawi disebut dengan ungkapan "Tsiqah Tsiqah" atau "Tsiqah Hafizh", maka perawi tersebut berada pada tingkatan apa?
Tingkatan terendah dalam al-Jarh
Tingkatan tertinggi dalam al-Ta'dil
Tingkatan menengah dalam al-Jarh
Tingkatan yang diragukan
Seorang peneliti hadis ingin mengetahui sejauh mana keaslian sebuah hadis yang menyebutkan peristiwa "Lidwa" atau "Maktabah Syamilah". Langkah awal yang paling tepat dalam melakukan takhrij secara digital adalah apa?
Langsung menyimpulkan hadis itu sahih
Menentukan kata kunci (keyword) yang unik dari potongan matan hadis
Menghapus aplikasi jika hadis tidak ditemukan
Mencetak seluruh isi kitab ke dalam kertas
Dalam kajian Hadis, terdapat berbagai macam metode penerimaan dan penyampaian hadis (tahammul wal ada'), seperti sima' (mendengar langsung), 'ardh (membaca di depan guru), hingga ijazah. Variasi metode ini menunjukkan adanya fleksibilitas dan keterbukaan dalam transmisi keilmuan. Nilai moderasi beragama yang paling relevan dengan keragaman metode ini adalah apa?
Tasamuh (toleransi) terhadap perbedaan teknis dalam menjaga otentisitas
'Itidal (adil) dalam menghukum perawi yang lemah
Syura (musyawarah) dalam menentukan amanah hadis
Tawazun (seimbang) antara urusan dunia dan akhirat
Al-Qur'an menyiapkan kisah para Nabi yang menghadapi kaum yang berbeda keyakinan dengan cara yang santun dan dialogis. Tindakan seorang guru yang menguraikan kisah tersebut untuk mengajak siswa saling menghargai antar pemeluk agama di sekolah merupakan implementasi moderasi beragama dalam aspek apa?
Nasionalisme
Integritas moral
Sikap dan tindakan yang relevan dengan nilai kemanusiaan dan tasamuh
Kepemimpinan yang tegas
Metode tafsir tematik (maudhu'i) mulai berkembang pesat pada masa kontemporer untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Latar belakang utama munculnya metode ini dalam penafsiran Al-Qur'an adalah apa?
Kebutuhan untuk memahami solusi Al-Qur'an terhadap masalah tertentu secara tuntas dan komprehensif
Kurangnya minat masyarakat terhadap tafsir tahlili (analitis)
Perintah dari pemerintah untuk menyeragamkan tafsir
Keinginan untuk mempersingkat jumlah ayat Al-Qur'an
Tafsir tematik memiliki kelebihan dalam memberikan pandangan Al-Qur'an yang utuh tentang suatu topik, namun ia juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan atau tantangan dalam metode tafsir tematik adalah apa?
Membutuhkan waktu yang sangat singkat
Berpotensi memutus keterkaitan antara satu ayat dengan konteks ayat sebelum dan sesudahnya (munasabah)
Hanya bisa digunakan untuk ayat-ayat hukum saja
Tidak membutuhkan referensi kitab tafsir lain
Konsep tasamuh (toleransi) dalam Al-Qur'an dan Hadis menekankan pada penghargaan terhadap perbedaan keyakinan tanpa harus mencampuradukkan aqidah. Arti penting konsep ini dalam kehidupan sosial adalah apa?
Menciptakan keharmonisan dan perdamaian di tengah masyarakat yang majemuk
Memaksa orang lain untuk mengikuti keyakinan kita
Membiarkan segala bentuk kemaksiatan atas nama kebebasan
Menghapus identitas agama masing-masing
Dalam kehidupan sosial, sikap tawazun (seimbang) ditunjukkan dengan cara memenuhi hak dan kewajiban secara proporsional. Makna sikap tawazun berdasarkan perspektif Al-Qur'an adalah apa?
Hanya fokus pada ibadah ritual tanpa mempedulikan urusan sosial
Keseimbangan antara kepentingan duniawi dan ukhrawi serta antara urusan pribadi dan sosial
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum
Berlebihan dalam menjalankan agama hingga memberatkan diri sendiri
Corak penafsiran Al-Qur'an yang berupaya menghubungkan teks Al-Qur'an dengan realitas sosial, budaya, dan perkembangan zaman agar pesan Al-Qur'an selalu relevan disebut sebagai apa?
Tafsir Tekstual
Tafsir Kontekstual
Tafsir Lughawi
Tafsir Isyari
Dalam melakukan penafsiran kontekstual, seorang mufasir harus memperhatikan beberapa komponen dasar. Komponen utama dalam tafsir kontekstual adalah apa?
Analisis bahasa teks dan analisis latar belakang historis serta sosiologis (konteks) saat ayat turun dan saat ini
Hanya mengandalkan ilham tanpa merujuk pada teks
Mengabaikan makna asli kata dalam bahasa Arab
Mengikuti pendapat mayoritas masyarakat tanpa melihat dalil
Tafsir kontemporer seringkali menggunakan pendekatan multidisipliner (sosiologi, antropologi, psikologi). Jika seorang mufasir menafsirkan ayat tentang zakat dengan menitikberatkan pada pengentasan kemiskinan dan keadilan ekonomi masa kini, maka orientasi pendekatannya adalah apa?
Pendekatan Sosiologis-Ekonomis
Pendekatan Sufistik
Pendekatan Isyari
Pendekatan Kebahasaan murni
Munculnya tafsir kontemporer dalam kajian Al-Qur'an dilatarbelakangi oleh sejarah perkembangan pemikiran keilmuan Islam yang berhubungan dengan modernitas. Faktor sejarah yang muncul sebagai temuan penting adalah apa?
Memahami teks Al-Qur'an secara harfiah tanpa konteks
Faktor sejarah yang mengubah cara penafsiran, seperti kolonialisme dan dinamika pemikiran
Mencari nilai akademik yang tinggi semata
Mengikuti tren pendidikan di negara-negara Barat
Farid Esack mengembangkan pendekatan hermeneutika dalam menafsirkan Al-Qur'an, terutama terkait keadilan dan pembebasan. Faktor yang mendorong digunakannya pendekatan ini adalah apa?
Pengalaman hidup dalam situasi penindasan (Apartheid) dan kebutuhan akan tafsir yang membebaskan (liberation)
Perintah untuk menyatukan semua agama menjadi satu
Ketidakpercayaan terhadap disiplin ilmu tafsir
Kebencian terhadap disilinas Al-Qur'an
Konsep dasar hermeneutika yang ditawarkan oleh Farid Esack dalam kajian Al-Qur'an mencakup kerangka kerja yang progresif. Salah satu poin utamanya adalah apa?
Memposisikan Al-Qur'an sebagai teks yang statis
Menekankan pada keterlibatan mufasir dalam perjuangan melawan ketidakadilan (praxis)
Mengabaikan makna bahasa Arab dalam ayat
Membatasi tafsir hanya untuk kalangan akademisi saja
Pendekatan historis dalam kajian Al-Qur'an, seperti pada kodifikasi, memandang bahwa teks Al-Qur'an... adalah apa?
Muncul dalam ruang hampa tanpa kaitan dengan budaya Arab saat itu
Terbentuk melalui proses kesejarahan yang dapat diteliti secara ilmiah tanpa mengurangi kesuciannya sebagai wahyu
Tidak memiliki urutan kronologis sama sekali
Hanya boleh dipelajari oleh sejarawan non-muslim
Hakikat pendekatan sosiologis dalam kajian Al-Qur'an adalah memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur'an... apa?
Turun untuk merespon dan berdialog dengan kondisi sosial masyarakat pada saat itu
Hasil untuk dipakai sebagai mantra sihir bagi masyarakat Arab abad ke-7 saja
Tidak memiliki kaitan yang tidak perlu dipahami maknanya
Merupakan mantra sihir yang tidak perlu dipahami maknanya
Fazlur Rahman memberikan pandangan tentang proses turunnya wahyu dengan pendekatan historis-sosiologis. Dalam pandangannya, peran Malaikat Jibril yang diberitakan seperti "pegawai pos" dikritik karena menurutnya wahyu adalah apa?
Sesuatu yang bersifat mekanis belaka
Proses yang melibatkan psikologi kenabian dan berkaitan erat dengan kepribadian Nabi Muhammad SAW
Suara yang terdengar oleh semua orang di pasar
Hasil karangan Nabi Muhammad sendiri
Dalam pendekatan semantik, terdapat istilah sinonim substitutif. Jika kita mengamati perkembangan makna kata dalam QS. Al-A'raf ayat 94-95, pendekatan semantik membantu kita menguraikan apa?
Bagaimana kata-kata yang mirip memiliki pergeseran makna sesuai konteks kalimatnya
Cara menulis ayat dengan ejaan din
Jumlah huruf dalam ayat tersebut
Nama-nama hewan yang disebutkan dalam Al-Qur'an
Toshihiko Izutsu menggunakan pendekatan semantik untuk membedah konsep-konsep moralitas dalam Al-Qur'an melalui kata seperti salih, khayr, dan hasan. Kritik atau analisis terhadap metode ini menunjukkan bahwa apa?
Makna kata dalam Al-Qur'an bersifat tetap dan tidak memiliki relasi makna dengan kata lain
Kata-kata tersebut membentuk "weltanschauung" (pandangan dunia) Al-Qur'an yang saling terkait secara sistemik
Pendekatan semantik hanya fokus pada jumlah pengulangan kata
Semantik tidak berguna untuk memahami nilai moral Al-Qur'an
Pendekatan semiotika dalam kajian Al-Qur'an memandang teks Al-Qur'an sebagai apa?
Sekumpulan bunyi tanpa makna
Sistem tanda (sign) yang memiliki makna mendalam (signified) dan saling berelasi
Hanya sekadar karya sastra Arab biasa
Buku sejarah yang sudah usang
Mohammed Arkoun menggunakan pendekatan semiotika dan dekonstruksi dalam membaca Surah Al-Fatihah. Penilaian terhadap pendekatannya menunjukkan bahwa ia berupaya untuk apa?
Menemukan makna-makna yang tersembunyi di balik struktur bahasa teks yang sudah dianggap mapan (thought out)
Mengubah urutan ayat dalam Surah Al-Fatihah
Membuktikan bahwa Al-Fatihah bukan bagian dari Al-Qur'an
Melarang orang membaca Surah Al-Fatihah dalam salat
Dalam perspektif Al-Qur'an, pelaksanaan pendidikan karakter di madrasah (seperti sikap jujur, disiplin, dan tanggung jawab) berakar pada konsep apa?
Pembentukan insan kamil melalui internalisasi nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan (akhlākul karimah)
Sekadar mematuhi peraturan sekolah agar tidak dihukum
Mencari nilai akademik yang tinggi semata
Mengikuti tren pendidikan di negara-negara Barat
Di sebuah madrasah, guru membiasakan siswa untuk selalu berkata jujur dan menepati janji sesuai dengan keteladanan sifat Nabi Muhammad SAW. Konsep pendidikan karakter ini dalam perspektif Hadis berfokus pada apa?
Pembentukan akhlak melalui peneladanan sifat-sifat Rasul (uswatun hasanah)
Penguasaan teori-teori etika Barat
Hafalan teks hadis tanpa penghayatan
Pemberian hukuman fisik bagi yang melanggar
Wawasan kebangsaan yang sejalan dengan pesan Al-Qur'an menekankan bahwa keragaman suku dan bangsa (QS. Al-Hujurat: 13) bertujuan untuk apa?
Menunjukkan keunggulan satu suku di atas suku dan atas suku lainnya
Memberi sikap penghormatan terhadap keragaman dan kebinekaan sebagai bagian dari sunnatullah
Memperluas wilayah kekuasaan golongan tertentu
Mengutamakan kelompok sendiri
Nabi SAW yang menyatakan bahwa "Mencintai tanah air adalah sebagian dari iman" (meskipun statusnya sebagai maqalah yang populer) sering digunakan untuk memotivasi loyalitas warga negara. Dalam perspektif Hadis, loyalitas terhadap negara yang benar adalah apa?
Mendukung negara meski dalam kemaksiatan atau zalim
Menjaga keamanan, ketertiban, dan mencintai negeri sebagai bagian dari tanggung jawab iman
Menolak bekerja sama dengan pemerintah
Menganggap negara tidak penting dibanding kelompok sendiri
Menunjukkan karakter baik yang selaras dengan spirit wawasan kebangsaan sangat penting dalam kehidupan bernegara. Hakikat pentingnya karakter tersebut menurut Al-Qur'an dan Hadis adalah apa?
Agar mendapatkan pujian dari pemimpin negara
Menjaga keutuhan bangsa (persatuan) sebagai prasyarat menjalankan ibadah dengan tenang
Menghindari pajak negara
Mempermudah urusan birokrasi pribadi
Dalam sebuah studi kasus, seorang siswa menunjukkan sikap rela berbagi dan menolong teman yang berbeda suku saat terjadi musibah. Nilai karakter baik yang terdapat dalam kandungan Al-Qur'an yang paling menonjol pada perilaku ini adalah apa?
Al-Itsar (mendahulukan kepentingan orang lain)
Al-Ananiyah (egoisme)
Al-Bukhlu (kikir)
Al-Ghibah (menggunjing)
Analisis terhadap isi kandungan Hadis menunjukkan bahwa karakter baik seperti "menyingkirkan duri dari jalan" merupakan cabang iman yang paling rendah. Hal ini menggambarkan bahwa karakter dalam Islam apa?
Hanya berkaitan dengan ibadah di dalam masjid
Mencakup kepedulian sosial dan fasilitas publik dalam kehidupan berbangsa
Tidak penting dilakukan jika sudah salat
Hanya untuk pamer kekuatan
Melalui kisah Nabi Yusuf AS yang memaafkan saudara-saudaranya, guru menguraikan konsep internalisasi nilai karakter. Metode ini dalam pendidikan Al-Qur'an disebut sebagai apa?
Metode Ibrah (mengambil pelajaran dari kisah)
Metode Diskusi murni
Metode Ceramah searah
Metode Hafalan buta
Seorang guru menunjukkan sikap rendah hati dan disiplin di sekolah agar ditiru oleh siswanya. Dalam internalisasi nilai karakter, konsep ini disebut sebagai apa?
Metode Keteladanan (Qudwah)
Metode Paksaan
Metode Ancaman
Metode Pemberian Upah
Al-Qur'an menyebutkan perintah untuk saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran (QS. Al-Ashr). Metode internalisasi nilai ini dalam pendidikan karakter disebut sebagai apa?
Metode Nasehat (Mau'idzah)
Metode Hukuman (Punishment)
Metode Eksperimen
Metode Sosiodrama
Seorang mahasiswa menganalisis Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) pada Kurikulum 2013 yang telah direvisi. Karakteristik utama dari KI-3 dalam kurikulum tersebut adalah berfokus pada apa?
Pengetahuan (Kognitif)
Sikap Spiritual
Sikap Sosial
Keterampilan (Psikomotor)
Perhatikan contoh Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK): "Siswa dapat menganalisis (C4) keterkaitan antara sabab nuzul dengan makna ayat". IPK ini menunjukkan tuntutan pembelajaran pada 21 pada aspek apa?
Critical Thinking (Berpikir Kritis)
Collaborative (Kolaborasi)
Communicative (Komunikasi)
Creative (Kreativitas)
Jean Piaget menyatakan bahwa peserta didik usia 7-11 tahun berada pada tahap operasional konkret, sedangkan usia 12 tahun ke atas (usia MTs/MA) mulai berpikir abstrak. Teori ini merujuk pada apa?
Teori Perkembangan Intelektual
Teori Perkembangan Moral
Teori Perkembangan Fisik
Teori Perkembangan Ekonomi
Kasus tawuran antar pelajar seringkali dikaitkan dengan kegagalan individu dalam memahami konsekuensi tindakan dan prinsip keadilan. Penelaahan masalah ini tepat dilakukan dengan menggunakan apa?
Teori Perkembangan Moral (seperti teori Lawrence Kohlberg)
Teori Perkembangan Motorik
Teori Belajar Behavioristik
Teori Evolusi
Seorang siswa mengalami kesulitan mengontrol emosi sehingga merasa cemas di sekolah. Guru mencoba teknik relaksasi, pernapasan dalam, dan self-talk untuk mengurangi kecemasan. Pendekatan ini merujuk pada apa?
Teori Belajar Kognitif
Teori Pertumbuhan Tulang
Teori Ekonomi Pendidikan
Gaya belajar siswa yang sangat dipengaruhi oleh adanya stimulus (rangsangan) dan respon, serta memerlukan penguatan (reinforcement) seperti hadiah atau pujian, merupakan ciri dari apa?
Teori Belajar Behavioristik
Teori Belajar Konstruktivistik
Teori Belajar Humanistik
Teori Belajar Sosial
Dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadis, guru menekankan pada proses mental siswa dalam mengolah informasi, mengingat, dan memecahkan masalah. Hal ini merupakan konsep dasar dari apa?
Teori Belajar Kognitif
Teori Belajar Behavioristik
Teori Belajar Tradisional
Teori Belajar Fisik
Guru meminta siswa untuk membangun sendiri pemahaman mereka tentang makna sebuah hadis melalui diskusi kelompok dan menghubungkannya dengan pengalaman pribadi. Implikasi ini sesuai dengan apa?
Teori Belajar Konstruktivistik
Teori Belajar Behavioristik
Teori Belajar Mekanistik
Teori Belajar Pasif
Pembelajaran Al-Qur'an Hadis yang memanusiakan manusia, mengutamakan aktualisasi diri siswa, dan menghargai potensi unik setiap individu merupakan penerapan dari apa?
Teori Belajar Humanistik
Teori Belajar Behavioristik
Teori Belajar Klasik
Teori Belajar Tekno-Sains
Siswa belajar membaca Al-Qur'an yang benar dengan cara mengamati dan meniru gurunya (modeling). Jenis belajar ini dikemukakan dalam apa?
Teori Belajar Sosial (Observational Learning/Albert Bandura)
Teori Belajar Kognitif murni
Teori Belajar Laboratorium
Seorang guru merancang pembelajaran Al-Qur'an Hadis dengan menggabungkan penguasaan materi ayat, metode diskusi (pedagogik), dan penggunaan aplikasi tafsir digital (teknologi). Pendekatan yang diterapkan guru tersebut adalah apa?
Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK)
Contextual Teaching and Learning
Inquiry Based Learning
Discovery Learning
Dalam Kurikulum Merdeka, guru mengajak siswa untuk menganalisis kebenaran informasi di media sosial berdasarkan perspektif hadis tentang tabayyun. Aktivitas ini bertujuan untuk mengembangkan dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu...
Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan YME
Bernalar Kritis
Gotong Royong
Kreatif
Peserta didik yang lahir pada rentang tahun 1997-2012, yang cenderung sangat mahir menggunakan teknologi digital dan media sosial sejak usia dini, dikategorikan sebagai...
Generasi Milenial
Generasi Z
Generasi Alpha
Generasi X
Karakteristik Generasi Alpha (lahir setelah 2012) dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadis di kelas biasanya ditandai dengan...
Lebih menyukai instruksi tekstual yang panjang
Sangat visual, interaktif, dan terbiasa dengan perangkat layar sentuh (hyper-connected)
Kesulitan menggunakan internet
Lebih suka belajar secara mandiri tanpa media digital
Strategi pembelajaran yang paling relevan untuk Generasi Z dan Alpha dalam materi menghafal hadis adalah...
Metode ceramah selama 2 jam penuh
Menggunakan media pembelajaran berbasis gamifikasi atau video pendek interaktif
Mewajibkan siswa menulis hadis di buku tulis sebanyak 100 kali
Melarang penggunaan gawai sama sekali di dalam kelas
Guru di abad 21 dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga berperan sebagai fasilitator dan motivator yang adaptif terhadap teknologi. Karakteristik utama guru abad 21 adalah...
Menjadi satu-satunya sumber informasi di kelas
Memiliki literasi digital yang baik dan mampu berkolaborasi secara global
Menolak perubahan kurikulum
Fokus pada ketuntasan administratif saja
Seorang guru memperhatikan bahwa siswa usia MTs mengalami perubahan fisik yang pesat yang mempengaruhi rasa percaya diri mereka dalam praktik ibadah di depan kelas. Guru tersebut sedang melakukan analisis berdasarkan...
Teori perkembangan fisik dan psikomotorik peserta didik
Teori belajar kognitif
Teori ekonomi pendidikan
Teori perkembangan bahasa
Salah satu karakteristik Kurikulum 2013 dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadis adalah penggunaan pendekatan saintifik yang meliputi tahapan...
Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Menalar, dan Mengomunikasikan
Membaca, Menghafal, Menulis, dan Menilai
Mendengar, Meniru, dan Menghafal
Ceramah, Diskusi, dan Penugasan
Faktor utama yang melatarbelakangi perubahan Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka adalah untuk mengatasi learning loss dan kebutuhan akan...
Materi yang lebih banyak dan padat
Pembelajaran yang lebih fleksibel, berfokus pada materi esensial, dan karakter peserta didik
Penghapusan seluruh mata pelajaran agama
Standardisasi nilai ujian nasional yang lebih ketat
Dalam Kurikulum 2013, langkah pembelajaran dimulai dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Kegiatan mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari (apersepsi) dilakukan pada tahap...
Kegiatan Inti
Kegiatan Pendahuluan
Kegiatan Penutup
Evaluasi Akhir
Prinsip utama pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang harus diterapkan oleh guru Al-Qur'an Hadis adalah...
Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik
Semua siswa harus mencapai target yang sama dalam waktu yang sama
Guru harus menghabiskan seluruh isi buku paket tanpa kecuali
Pembelajaran berpusat sepenuhnya pada buku teks
Guru melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered) dengan memberikan pilihan kepada siswa untuk menyajikan tugas hasil analisis hadis dalam bentuk poster, video, atau tulisan. Ini disebut sebagai...
Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran Konvensional
Pembelajaran Teksual
Pembelajaran Otoriter
Jika dalam satu kelas terdapat siswa dengan kemampuan membaca Al-Qur'an yang sangat beragam (mahir, sedang, dan kurang), maka tahapan pembelajaran yang paling tepat adalah...
Menyamaratakan metode untuk seluruh siswa agar adil
Mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan dan memberikan bimbingan yang sesuai (Teaching at the Right Level)
Meminta siswa yang mahir untuk keluar kelas
Hanya mengajar siswa yang kurang saja
Dalam Kurikulum Merdeka, asesmen tidak hanya dilakukan di akhir, tetapi juga selama proses pembelajaran untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Keterkaitan ini disebut sebagai...
Asesmen sebagai bagian terpadu dari proses pembelajaran (Asesmen Formatif)
Asesmen sebagai penentu kelulusan saja
Asesmen untuk menghukum siswa yang malas
Asesmen yang terpisah dari materi ajar
Sebelum memulai bab tentang hukum bacaan Mad, guru memberikan tes singkat untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami huruf-huruf hijaiyah. Tindakan guru ini disebut...
Asesmen Sumatif
Asesmen Diagnostik Kognitif
Asesmen Survei Lingkungan
Asesmen Akhir Semester
Untuk menciptakan kelas Al-Qur'an Hadis yang dinamis, guru mengatur tempat duduk siswa secara berkelompok melingkar agar mudah berdiskusi. Formasi ruang kelas ini bertujuan untuk...
Menghindari pengawasan guru
Menciptakan lingkungan fisik yang mendukung pembelajaran aktif dan kolaboratif
Mengurangi jumlah siswa di kelas
Memudahkan siswa untuk tidur di kelas
Setelah hasil asesmen diagnostik menunjukkan seorang siswa sangat lambat dalam menghafal teks hadis karena kendala bahasa, guru merancang desain pembelajaran dengan bantuan kartu kata bergambar. Tindakan ini merupakan...
Desain pembelajaran sesuai tingkat kemampuan peserta didik
Pemaksaan materi kurikulum
Diskriminasi terhadap siswa
Pengabaian standar pendidikan
Seorang siswa tiba-tiba menjadi tertutup dan nilainya merosot karena masalah perceraian orang tuanya. Faktor yang mempengaruhi perkembangan siswa tersebut adalah faktor...
Lingkungan keluarga (Emosional dan Sosial)
Faktor Genetik murni
Faktor Kurikulum sekolah
Faktor Fasilitas teknologi
Tujuan utama dari pelaksanaan Asesmen Survei Lingkungan Belajar di madrasah adalah untuk...
Menghitung jumlah meja dan kursi di sekolah
Mengukur kualitas input, proses, dan iklim belajar di satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran
Menentukan peringkat sekolah secara nasional
Memberikan sanksi kepada kepala sekolah
Sasaran utama dari Asesmen Survei Karakter dalam rangkaian Asesmen Nasional adalah untuk mengukur...
Kemampuan siswa dalam menghafal definisi karakter
Sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter peserta didik (Profil Pelajar Pancasila)
Nilai ujian matematika dan bahasa
Kepatuhan siswa terhadap guru secara membabi buta
Seorang guru memberikan tes tertulis berupa 20 soal pilihan ganda untuk mengetahui penguasaan materi siswa. Hasil dari pengerjaan siswa tersebut dinyatakan dalam bentuk skor angka. Tindakan memberikan skor angka pada hasil belajar ini disebut sebagai...
Pengukuran (Measurement)
Penilaian (Assessment)
Evaluasi (Evaluation)
Refleksi
Guru Al-Qur'an Hadis melaksanakan tes di akhir semester untuk melihat apakah program pembelajaran yang dijalankan selama enam bulan berhasil mencapai target kurikulum. Berdasarkan waktu pelaksanaannya, tujuan evaluasi ini adalah...
Evaluasi Formatif
Evaluasi Sumatif
Evaluasi Diagnostik
Evaluasi Penempatan
Dalam menyusun asesmen Kurikulum Merdeka, seorang guru harus memastikan bahwa asesmen tersebut memberikan informasi yang bermanfaat bagi peserta didik dan orang tua untuk strategi pembelajaran selanjutnya. Hal ini sesuai dengan...
Prinsip asesmen sebagai laporan kemajuan belajar
Prinsip objektivitas nilai
Prinsip kehumusan siswa
Prinsip efisiensi biaya
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, guru dapat menggunakan berbagai jenis asesmen seperti observasi, performa (unjuk kerja), maupun tes tertulis. Kesimpulan yang tepat mengenai jenis asesmen ini adalah...
Hanya asesmen tertulis yang diakui sebagai nilai sah
Guru memiliki fleksibilitas dalam menentukan teknik dan instrumen asesmen sesuai tujuan pembelajaran
Asesmen hanya dilakukan oleh kepala sekolah
Penilaian hanya dilakukan pada akhir tahun saja
Seorang guru mengolah nilai ujian dengan cara membandingkan skor siswa dengan rata-rata kelompok di kelasnya untuk menentukan peringkat. Kerangka acuan standar penilaian yang digunakan adalah...
Penilaian Acuan Patokan (PAP)
Penilaian Acuan Normatif (PAN)
Penilaian Subjektif
Penilaian Diagnostik
Setelah melakukan uji coba soal, guru menemukan bahwa hanya 5% siswa yang mampu menjawab benar pada salah satu butir soal. Analisis tingkat kesukaran menunjukkan bahwa butir soal tersebut termasuk kategori...
Mudah
Sedang
Sukar
Sangat Mudah
Guru menggunakan standar tertentu (misal: KKM atau KKTP) untuk mengolah hasil tes agar bisa menentukan siswa mana yang lulus dan mana yang harus remedial. Teknik ini merupakan bagian dari...
Pengolahan hasil tes standar
Pengumpulan data kualitatif
Analisis gaya belajar
Pembuatan soal baru
Saat menguji praktik bacaan Al-Qur'an, guru menilai aspek kelancaran, makhraj, dan tajwid secara langsung saat siswa membaca. Jenis penilaian ini dikategorikan sebagai...
Penilaian Tertulis
Penilaian Kinerja (Unjuk Kerja)
Penilaian Portofolio
Penilaian Diri
Pada laporan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), seorang siswa dinyatakan berada pada tingkat "Cakap". Hal ini berarti siswa tersebut memiliki kemampuan...
Hanya mengenal huruf dasar
Mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks yang lebih beragam
Belum mampu memahami teks
Mahir dalam segala bidang ilmu
Setelah melakukan asesmen, guru Kurikulum Merdeka mengajak siswa untuk berdiskusi tentang apa yang sudah dipelajari dan apa yang perlu diperbaiki. Proses ini disebut sebagai...
Refleksi diri dan tindak lanjut
Ujian ulang
Pemberian sanksi
Pengolahan angka mati
Seorang guru Al-Qur'an Hadis mampu mengelola kelas, memahami karakteristik siswa, dan merancang perangkat pembelajaran dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa guru tersebut memiliki...
Kompetensi Kepribadian
Kompetensi Pedagogik
Kompetensi Profesional
Kompetensi Sosial
Guru mengikuti kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) dan dilihat fungsional secara rutin untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme serta meningkatkan penerapan guru di kelas. Kegiatan ini termasuk...
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
Kewajiban mencari tambahan penghasilan
Persaingan antar guru
Tugas tambahan dari dinas
Sekolah mengadakan program "Peer Coaching" di mana guru senior membimbing guru junior dalam mengembangkan metode mengajar. Ini adalah model pengembangan...
Profesionalisme Guru
Karier Manajerial
Sertifikasi Formal
Administrasi Sekolah
Di dalam kelas, seorang guru selalu menghargai perbedaan pendapat siswanya dan tidak memaksakan satu penafsiran saja selama masih dalam koridor yang benar. Hal ini mencerminkan...
Nilai moderasi beragama guru profesional
Kurangnya ketegasan guru
Kelemahan penguasaan materi
Sikap apatis guru
Guru Al-Qur'an Hadis menerapkan sikap tawassuth (moderate) dengan tidak memihak pada kelompok tertentu dan menjaga persatuan di madrasah. Karakter yang ditunjukkan guru tersebut adalah...
Karakter Moderasi Beragama
Karakter Egosis
Karakter Eksklusif
Karakter Kaku
Strategi peningkatan profesionalitas melalui kegiatan publikasi ilmiah atau pembuatan karya inovatif bagi guru bertujuan untuk...
Menambah beban kerja guru
Meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru secara berkelanjutan
Sekadar syarat naik pangkat
Menghilangkan waktu mengajar
Dalam menghadapi masalah belajar siswa yang kompleks, guru mampu mengevaluasi metode yang ia gunakan dan mencoba pendekatan baru yang lebih efektif. Guru tersebut menerapkan...
Kompetensi guru dalam pengambilan keputusan
Sikap menyerah pada keadaan
Ketergantungan pada buku paket
Kepasrahan kognitif
Berdasarkan peraturan yang berlaku, seorang guru profesional wajib memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 dan memiliki Sertifikat Pendidik. Standar kualifikasi ini diatur untuk menjamin...
Kelancaran gaji guru
Kualitas dan standar profesionalisme guru
Jumlah guru yang pensiun
Kedekatan guru dengan birokrasi
Guru Al-Qur'an Hadis tetap datang ke madrasah dan mengajar dengan penuh semangat meski sarana dan prasarana terbatas. Kesimpulan tentang etos kerja guru tersebut adalah...
Memiliki etos kerja dan loyalitas profesional yang tinggi
Bekerja tanpa perencanaan
Tidak peduli dengan fasilitas
Hanya menjalankan kewajiban rutin
Seorang guru dilarang membocorkan rahasia pribadi siswa kepada pihak lain yang tidak berkepentingan. Hal ini sesuai dengan aturan yang terdapat dalam...
Kode Etik Guru Indonesia
Tata Tertib Siswa
Anggaran Rumah Tangga Koperasi
Peraturan Lalu Lintas
