wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PGLOLA#$*&$

Total questions: 120

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

upaya merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air adalah

a)

Pola Pengelolaan Sumber Daya Air

b)

Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air

c)

Pengelolaan Sumber Daya Air

d)

Sumber Daya Air

e)

Tujuan

Pengelolaan Sumber Daya Air

2.

Model hidrometri digunakan untuk.....

a)

Menghitung korelasi tinggi atau debit suatu stasiun pencatat

b)

Pendekatan unit hidrograf

c)

Routing hidrolika menggunakan gelombang dinamik, gelombang menyebar, gelombang kinematik atau model tampungan

d)

Semua jawaban benar

e)

Semua jawaban salah

3.

TMA aktual biasanya disebut....

a)

Evaporasi

b)

Inflow

c)

Intial condition

d)

outflow

e)

POWK

4.

Kurva hubungan yang digunakan untuk mengetahui luas permukaan waduk untuk setiap perubahan TMA waduk adalah....

a)

TMA dengan luas permukaan waduk

b)

Tebal evaporasi dengan luas permukaan waduk

c)

TMA aktual dengan volume

d)

Semua jawaban benar

e)

Semua jawaban salah

5.

Kapan RTOW dibuat?

a)

Setiap awal musim hujan

b)

Setiap tahun menjelang RTOW diberlakukan

c)

Setiap awal tahun

d)

Ketiga jawaban benar

e)

Ketiga jawaban salah

6.

Apa yang saudara ketahui tentang operasi Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW)?

a)

Rencana operasi waduk tahunan yang disiapkan setiap tahun sejak awal bendungan dioperasikan.

b)

Rencana operasi tahunan waduk yang disiapkan oleh pembuat bendungan

c)

Rencana operasi tahunan waduk yang dibuat setiap tahun berdasarkan perkiraan ketersediaan air dan kebutuhan air selama 1 tahun yang akan berjalan

d)

Ketiga jawaban benar

e)

Ketiga jawaban salah

7.

Apa yang saudara ketahui tentang Pola Operasi Waduk (POW)?

a)

Kerangka dasar operasi waduk untuk jangka panjang yang diwujudkan dalam “Rule Curve Zona Operasi”

b)

Patokan operasi waduk jangka panjang yang harus dipedomani ketika menyusun Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW)

c)

Pedoman operasi waduk yang dibuat ketika bendungan selesai dibangun

d)

Ketiga jawaban benar

e)

Ketiga jawaban salah

8.

Mengapa operasi waduk harus diatur?

a)

Supaya bermanfaat sesuai rencana

b)

Tidak terjadi konflik antar kepentingan

c)

Terjadi keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan

d)

Ketiganya jawaban benar

e)

Ketiganya jawaban salah

9.

Apakah fungsi bendungan/ waduk pada umumnya?

a)

Untuk pembangkit listrik

b)

Pengendalian banjir pada musim hujan

c)

Menampung air pada saat berlebihan dan melepasnya pada saat air kurang

d)

Ketiganya jawaban benar

e)

Ketiganya jawaban salah

10.

Dalam menetapkan garis sempadan saluran irigasi harus mempertimbangkan

a)

ketinggian tanggul, kedalaman saluran, dan/atau penggunaan tanggul

b)

ketinggian tanggul, dan/atau penggunaan tanggul

c)

kedalaman saluran, dan/atau penggunaan tanggul

d)

ketinggian tanggul, dan/atau kedalaman saluran,

e)

semuanya salah

11.

Garis sempadan jaringan irigasi meliputi garis sempadan saluran irigasi yang terdiri atas

a)

saluran suplesi/penghubung, saluran primer, saluran sekunder, garis sempadan saluran pembuang

b)

saluran primer, saluran sekunder, garis sempadan saluran pembuang dan/atau garis sempadan bangunan irigasi.

c)

Saluran suplesi/penghubung, saluran primer, saluran sekunder, garis sempadan saluran pembuang dan/atau garis sempadan bangunan irigasi.

d)

saluran suplesi/penghubung, saluran primer, saluran sekunder, dan/atau garis sempadan bangunan irigasi.

e)

semuanya salah

12.

arus laut dalam >200 m dimana gaya penggerak utamanya bukanlah angin melainkan fungsi kerapatan atau densitas, lebih umum dikenal dengan nama thermohaline

a)

Surface Currents

b)

Deep Currents

c)

Currents

d)

thermohaline

e)

Piers Chapman

13.

jarak perjalanan tempuh gelombang dari awal pembangkitannya dan dibatasi oleh bentuk daratan yang mengelilingi laut. Semakin panjang jaraknya, ketinggian gelombangnya akan semakin besar

a)

Spits

b)

Barrier

c)

Fetch

d)

gaya gelombang

e)

defenisi gelombang

14.

gundukan pasir (atau spit) yang membentuk pulau sempit yang memanjang sejajar dengan daratan

a)

Barrier Island

b)

Tombolo

c)

Spits

d)

Lagoon

e)

Inlet

15.

Yang merupakan bentuk deposisi pasir di belakang pulau atau obyek yang berada di hadapan pantai (offshore)

a)

Barrier Island

b)

Tombolo

c)

Spits

d)

Lagoon

e)

Inlet

16.

Suatu daerah di mana gelombang yang datang dari laut (lepas pantai) mencapai ketidak-stabilan dan akhirnya pecah

a)

Backshore

b)

Breaker zone

c)

Surf zone

d)

Swash zone

e)

nearshore zone

17.

daerah yang dibatasi oleh garis batas tertinggi naiknya gelombang dan batas terendah turunya gelombang di pantai

a)

Swash zone

b)

nearshore zone

c)

Surf zone

d)

Foreshore

e)

Inshore

18.

daerah yang terbentang antara bagian dalam dari gelombang pecah dan batas naik-turunnya gelombang di pantai

a)

Swash zone

b)

Surf zone

c)

Spit

d)

Offshore

e)

Longshore transport

19.

Struktur pantai yang dibangun dalam arah sejajar pantai dengan tujuanuntuk melindungi pantai terhadap hempasan gelombang dan mengurangilimpasan genangan areal pantai yang berada di belakangnya

a)

Perkuatan Lereng (Revetmen)

b)

Pemecah Gelombang (Break Water)

c)

Tembok Laut (Sea Wall)

d)

Krib (Groin)

e)

Tanggul Laut (sea dike)

20.

Bangunan yang dibuat tegak lurus atau kira-kira tegak lurus pantai, berfungsi untuk mengendalikan erosi yang disebabkan oleh terganggunyakeseimbangan angkutan pasir sejajar pantai (longshore sand drift)

a)

Krib (Groin)

b)

Tembok Laut (Sea Wall)

c)

Perkuatan Lereng (Revetmen)

d)

Pemecah Gelombang (Break Water)

e)

Tanggul Laut (sea dike)

21.

Struktur di pantai yang dibangun menempel pada garis pantai atau bangunan yang ditempatkan pada permukaan suatu lereng guna melindungi suatu tebing aIur sungai (umumnya muara sungai) dengan tujuan untuk melindungi pantai yang ter-erosi

a)

Tembok Laut

b)

Revetmen

c)

Groin

d)

Jeti

e)

Pemecah Gelombang

22.

yaitu aquifer yang seluruh jumlahnya air yang dibatasi oleh lapisan kedap air, baik yang di atas maupun di bawah, serta mempunyai tekanan jenuh lebih besar dari pada tekanan atmosfer

a)

Akuifer Tertekan (Confined Aquifer)

b)

Akuifer Semi Tertekan (Semi Confined Aquifer)

c)

Akuifer Bebas (Unconfined Aquifer)

d)

Akuifer Semi Bebas (Semi Unconfined Aquifer)

e)

non akuifer

23.

lapisan lolos air yang hanya sebagian terisi oleh air dan berada di atas lapisan kedap air. Permukaan tanah pada aquifer ini disebut dengan water table (preatik level), yaitu permukaan air yang mempunyai tekanan hidrostatik sama dengan atmosfer

a)

Akuifer Tertekan (Confined Aquifer)

b)

Akuifer Semi Tertekan (Semi Confined Aquifer)

c)

Akuifer Bebas (Unconfined Aquifer)

d)

Akuifer Semi Bebas (Semi Unconfined Aquifer)

e)

non akuifer

24.

lapisan/formasi yang dapat menyimpan air tetapi tidak dapat mengalirkan air dalam jumlah besar, seperti lempung, tuff halus, silt

a)

Aquifer

b)

Aquiclude

c)

Aquitard

d)

Aquifuge

e)

Aquisaja

25.
  • Kebutuhan Air Rumah Tangga dan Perkotaan, untuk 0rang di Kota > 1 juta penduduk

a)
  • 120 I/orang/hari

b)
  • 150 I/orang/hari

c)
  • 100 I/orang/hari

d)
  • 60 I/orang/hari

e)
  • 80 I/orang/hari

26.
  • Kebutuhan Air Rumah Tangga dan Perkotaan, untuk 0rang di Kota kecil

a)
  • 150 I/orang/hari

b)
  • 100 I/orang/hari

c)
  • 60 I/orang/hari

d)
  • 80 I/orang/hari

e)
  • 120 I/orang/hari

27.
  • Kebutuhan Air Rumah Tangga dan Perkotaan, untuk 0rang di pedesaan

a)
  • 150 I/orang/hari

b)
  • 100 I/orang/hari

c)
  • 60 I/orang/hari

d)
  • 80 I/orang/hari

e)
  • 120 I/orang/hari

28.
  • Kebutuhan Air untuk Ternak :

a)
  • Ternak besar 40 l/ekor/hari
    Ternak kecil 5 l/ekor/hari
    Unggas 0,6 lekor/hari

b)
  • Ternak besar 50 l/ekor/hari
    Ternak kecil 5 l/ekor/hari
    Unggas 0,6 lekor/hari

c)
  • Ternak besar 40 l/ekor/hari
    Ternak kecil 10 l/ekor/hari
    Unggas 0,6 lekor/hari

d)
  • Ternak besar 40 l/ekor/hari
    Ternak kecil 5 l/ekor/hari
    Unggas 6 lekor/hari

e)
  • Ternak besar 60 l/ekor/hari
    Ternak kecil 5 l/ekor/hari
    Unggas 0,6 lekor/hari

29.

Peta ikhtisar umum dibuat berdasarkan peta topografi yang dilengkapi dengan garisgaris kontur dengan skala

a)

1:5.000

b)

1:25.000

c)

1:50.000

d)

1:2.000

e)

1:200

30.

Peta ikhtisar detail yang biasa disebut peta petak, dipakai untuk perencanaan dibuat dengan skala

a)

1:5.000

b)

1:10.000

c)

1:25.000

d)

1:2.000

e)

1:200

31.

Peta ikhtisar detail yang biasa disebut peta petak, dipakai untuk perencanaan dan untuk petak tersier dibuat dengan skala

a)

1:5.000

b)

1:2.000

c)

1:200

d)

1:25.000

e)

1:10.000

32.

Dari perhitungan manual (konsep KP-01) kebutuhan air irigasi maksimum didapat sebesar ..... sedangkan CROPWAT sebesar ....

a)

1,5 m3/dt dan CROPWAT = 1,67 m3/dt

b)

2,54 m3/dt dan CROPWAT = 1,67 m3/dt

c)

2,54 m3/dt dan CROPWAT = 1,5 m3/dt

d)

3,54 m3/dt dan CROPWAT = 0,67 m3/dt

e)

2 m3/dt dan CROPWAT = 1 m3/dt

33.

Dari perhitungan manual (konsep KP-01) kebutuhan air irigasi minimum didapat sebesar ..... sedangkan CROPWAT sebesar ....

a)

0,17 m3/dt dan CROPWAT = 0,06 m3/dt

b)

1,17 m3/dt dan CROPWAT = 1,06 m3/dt

c)

7 m3/dt dan CROPWAT = 6 m3/dt

d)

2,17 m3/dt dan CROPWAT = 1,06 m3/dt

e)

0,017 m3/dt dan CROPWAT = 0,006 m3/dt

34.
  • untuk memenuhi Kebutuhan Air Perikanan adalah

a)
  • 5 mm/hari/ha

b)
  • 6 mm/hari/ha

c)
  • 7 mm/hari/ha

d)
  • 8 mm/hari/ha

e)
  • 9 mm/hari/ha

35.
  • Aliran Pemeliharaan Sungai: PP Nomor 38/2011 tentang Sungai. Dilakukan dengan mengendalikan ketersediaan debit andalan berapa %..?

a)

80%

b)

90%

c)
  • 95%

d)

50%

e)
  • 99%.

36.

Tahapan awal dalam proses pemodelan alokasi air adalah

a)

menyusun skematisasi sistem tata air

b)

menyusun laporan

c)

menyusun dokumen neraca air

d)

dokumen tata air laksana

e)

semua salah

37.

Tahapan awal dalam proses pemodelan alokasi air adalah menyusun skematisasi sistem tata air antara lain:

a)

Data Debit Harian (Publikasi) dan pengumpulan dan penyaringan data debit aliran sungai bulanan

b)

perhitungan debit rata-rata dan debit andalan 080% pada

Wilayah Sungai

c)

perhitungan debit rata-rata dan debit andalan 080% pada pos

duga air

d)

perhitungan debit rata-rata dan debit andalan Q80% pada

Daerah Aliran Sungai

e)

Semua Jawaban Benar

38.

Bentuk Pengunaan Sumber Daya Air antara lain:

a)
  1. Penggunaan Sumber Daya Air dan Prasarananya Sebagai Media dan Penggunaan Air dan Daya Air Sebagai Materi

b)
  1. Penggunaan Sumber Air Sebagal Media

c)
  1. Penggunaan Air, Sumber Air, dan/Atau Daya Air Sebagai Media dan
    Materi

d)
  1. Penggunaan Sumber Daya Air dalam Keadaan Memaksa dan

  2. Kepentingan Mendesak

e)

semua jawaban benar

39.

Neraca  Air Berdasarkan Surat Edaran DIRJEN SDA 2012, Form A01 Rincian Penggunaan Air antara lain...

a)

Inventarisasi semua penggunaan air dan Dengan dan tanpa SIPA

b)

Ketersediaan air (debit andalan!)

c)

Kebutuhan air

d)

Neraca Air

e)

Ketersediaan dan Kebutuhan air

40.

Neraca  Air Berdasarkan Surat Edaran DIRJEN SDA 2012, Form A02 Rencana Neraca Air antara lain...

a)

Ketersediaan air (debit andalan) dan Neraca Air = Ketersediaan dan Kebutuhan

b)

Ketersediaan air (debit andalan), Kebutuhan air (RKI, Irigasi, Perikanan, Pemeliharaan Sungai), dan Neraca Air = Ketersediaan dan Kebutuhan

c)

Ketersediaan air (debit andalan) dan Kebutuhan air (RKI, Irigasi, Perikanan, Pemeliharaan Sungai)

d)

Kebutuhan air (RKI, Irigasi, Perikanan, Pemeliharaan Sungai), dan Neraca Air = Ketersediaan dan Kebutuhan

e)

Kebutuhan air (Rumah tangga, kota dan industri, Irigasi, Perikanan, Pemeliharaan Sungai)

41.

indeks Pemakaian Air (IPA) adalah ....

a)
  • Qkebutuhan / Qketersediaan

b)
  • Qkebutuhan - Qketersediaan

c)
  • Qketersediaan - Qkebutuhan

d)
  • Qketersediaan / Qkebutuhan

e)
  • Qkebutuhan . Qketersediaan

42.

Software yang digunakan dalam penyusunan Pola SDA

a)

Hecrass

b)

DSS-Ribasim

c)

QGIS

d)

Cropwatt

e)

WRMM

43.

Berapa % debit pada tahun normal, adalah tahun pada saat debit rata-rata hasil pengamatan ...

a)

85% sampai 95%

b)

85% sampai 100%

c)

80% sampai 90%

d)

85% sampai 115%

e)

80% sampai 115%

44.

Jenis Pemeliharaan terencana antara lain:

a)
  1. Preventive Maintenance

b)
  1. Corrective Maintenance

c)
  1. Predictive Maintenance

d)

Semua Benar

e)

Semua Salah

45.

Jenis Pemeliharaan tidak terencana antara lain:

  1. 

a)
  1. Pemeliharaan darurat (emergency) dan Preventive Maintenance

b)
  1. Pemeliharaan darurat (emergency) dan Unschedule Maintenance

c)
  1. Pemeliharaan darurat (emergency) dan Corrective Maintenance

d)
  1. Pemeliharaan darurat (emergency) dan Predictive Maintenance

e)
  1. Pemeliharaan Predictive Maintenance dan Unschedule Maintenance

46.

Konsep Jenis Pemeliharaan anatara lain:

a)

rutin, berkala, korektif, minor remedial, penggantian

b)

rutin, berkala dan Penggantian

c)

Pemeliharaan rutin dan berkala

d)

Pemeliharaan korektif dan minor remedial

e)

Operasi dan Pemeliharaan Infrastruktur SDA

47.

pemeliharaan yang dilakukan pada selang waktu yang ditentukan sebelumnya, atau terhadap kriteria lain yang diuraikan, dan dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan bagian-bagian lain tidak memenuhi kondisi yang diterima adalah

a)

Pemeliharaan darurat (emergency maintenance)

b)

Pemeliharaan terencana (planned maintenance)

c)

Pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance)

d)

Pemeliharaan korektif (corrective maintenance)

e)

Pemeliharaan jalan (running maintenance)

48.

pemeliharaan yang dilakukan untuk memperbaiki suatu bagian (termasuk penyetelan dan reparasi) yang telah terhenti untuk memenuhi suatu kondisi yang bisa diterima adalah

a)

Pemeliharaan korektif (corrective maintenance)

b)

Pemeliharaan darurat (emergency maintenance)

c)

Pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance)

d)

Perbaikan menyeluruh (overhaul)

e)
  1. Predictive Maintenance

49.

Tujuan pemeliharaan yang utama dapat didefinisikan dengan jelas sebagai berikut;

a)

Untuk memperpanjang usia kegunaan asset (yaitu setiap bagian dari suatu tempat kerja, bangunan dan isinya). Hal ini terutama penting di negara berkembang karena kurangnya sumber daya modal untuk penggantian. Di negara-negara maju kadangkadang lebih menguntungkan untuk ‘mengganti’ daripada ‘memelihara’

b)

Untuk menjamin ketersediaan optimum peralatan yang dipasang untuk produksi (atau jasa) dan mendapatkan laba investasi (return of investment) maksimum yang mungkin.

c)

Untuk menjamin kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang diperlukan dalam keadaan darurat setiap waktu, misalnya unit cadangan, unit pemadam kebakaran dan penyelamatan, dan sebagainnya.

d)

Untuk menjamin keselamatan orang yang menggunakan sarana tersebut.

e)

semuanya benar

50.

• Pekerjaan pemeliharaan rutin dilaksanakan secara terus menerus sesuai dengan kebutuhan/hasil inspeksi rutin juru.

• Pelaksanaan oleh dinas/pengelola infrastruktur atau oleh pihak yang terlibat dan terkait secara gotong royong dengan bimbingan teknis dari dinas/pengelola infrastruktur.

a)

Pemeliharaan Berkala

b)

Penanggulangan

c)

Pemeliharaan Rutin

d)

Pelaksanaan Pemeliharaan

e)

Perencanaan

51.

Lahan Rawa di Indonesia memiliki Sekitar 34 juta ha berapakah luas rawa lebak dan rawa pasut?

a)

rawa lebak 20 juta ha dan rawa pasang surut Sekitar 13.4 juta ha

b)

rawa lebak 20 juta ha dan rawa pasang surut Sekitar 14 juta ha

c)

rawa lebak 17 juta ha dan rawa pasang surut Sekitar 17 juta ha

d)

rawa lebak 13.4 juta ha dan rawa pasang surut Sekitar 20 juta ha

e)

rawa lebak 24 juta ha dan rawa pasang surut Sekitar 10 juta ha

52.

suatu akuifer jenuh air, dengan bagian atas dibatasi oleh lapisan setengah kedap air (nilai kelulusannya terletak antara akuifer dan akuitar) dan pada bagian bawah dibatasi oleh lapisan kedap air

a)

Akuifer Tertekan (Confined Aquifer)

b)

Akuifer setengah Tertekan (Semi Confined Aquifer)

c)

Akuifer Bebas (Unconfined Aquifer)

d)

Akuifer Semi Bebas (Semi Unconfined Aquifer)

e)

Non Akuifer

53.

Fungsinya sebagai salah satu prasarana yang mengatur pengeluaran air dari waduk ke bagian hilirnya…

a)

Pintu Darurat (Emergency Release)

b)

Hollow Jet Valve (HJV)

c)

Pintu Pengambilan Untuk Irigasi

d)

Operasi Pintu dan Katup

e)

Pintu Pengambilan Untuk PLTA dan atau Air Baku

54.

PEMELIHARAAN LINGKUNGAN WADUK, KONSERVASI DAN PERLINDUNGAN DTA WADUK.

  1. antaralain

a)
  1. Pemeliharaan lahan sabuk hijau / green belt area.

  2. 

b)
  1. Pembinaan / penyuluhan masyarakat di kawasan lahan sabuk hijau dan DTA
    waduk (catchment area.

  2. 

c)
  1. Pembinaan peran serta masyarakat

  2. 

d)
  1. Peningkatan rasa kepedulian waduk

e)

Semuanya benar

55.

Rawa ditetapkan sebagai rawa lebak apabila
memenuhi kriteria:

a)
  1. terletak jauh dari pantai

b)

  1. kesatuan hidrologi yang merupakan daerah aliran sungai, dan sungai yang bersifat non pasang surut dengan variasi muka air musiman

c)
  1. tergenangi air akibat luapan air sungai

  2. dan/atau air hujan yang menggenang secara

  3. periodik atau menerus

d)

  1. dasar drainase yang merupakan sungai non pasang surut dengan muka air tertinggi pada
    musim hujan

e)

Semuanya benar

56.

rawa yang terletak jauh dari pantai dan tergenangi air akibat luapan air sungai dan/atau air hujan yang menggenang secara periodik atau menerus

a)

Rawa

b)

Rawa Pasang Surut

c)

Rawa Lebak

d)

Irigasi Rawa

e)

Irigasi Pasang Surut

57.

Berdasarkan lama dan tingginya genangan daerah rawa lebak dengan sekitar 40-60% adalah

a)

lebak dangkal

b)

lebak tengahan

c)

lebak dalam

d)

lebak sangat dalam

e)

Semua benar

58.

Berdasarkan lama dan tingginya genangan daerah rawa lebak dengan sekitar 30-50% dan 10-30% adalah

a)

lebak dangkal dan lebak tengahan

b)

lebak dalam dan lebak sangat dalam

c)

lebak tengahan dan lebak dalam

d)

Wlebak dangkal dan lebak dalam

e)

lebak tengahan dan lebak sangat dalam

59.

Rawa Pasang Surut Air Payau / Salin

Fisiografi Utama : Gambut Dan Marin

Pengaruh pasang surut harian air payau/asin adalah zona/reach….?

a)

Zona 1

b)

Zona 2

c)

Zona 3

d)

Zona 4

e)

Zona 5

60.

Rawa Pasang Surut Air Tawar

Fisiografi Utama: Aluvial / Fluviatil, Gambut Dan Marin

Pengaruh pasang surut harian air tawar

a)

Zona 1

b)

Zona 2

c)

Zona 3

d)

Zona 4

e)

Zona 5

61.

Rawa Lebak atau Rawa Non-Pasang Surut

Fisiografi Utama : Aluvial / Fluviatil Dan Gambut

a)

Zona 1

b)

Zona 2

c)

Zona 3

d)

Zona 4

e)

Zona 5

62.
  • kesatuan pengelolaan Irigasi Rawa yang terdiri atas prasarana jaringan Irigasi Rawa, air pada jaringan Irigasi Rawa, manajemen Irigasi Rawa, kelembagaan pengelolaan Irigasi Rawa, dan sumber daya manusia.

a)

Irigasi Rawa

b)

Sistem Rawa

c)

Daerah Rawa

d)

Sistem Irigasi Rawa

e)

Jaringan Irigasi Rawa

63.

akuifer yang massa airtanahnya terpisah dari airtanah induk. Dipisahkan oleh suatu lapisan yang relatif kedap air yang begitu luas dan terletak diatas daerah jenuh air. Biasanya akuifer ini terletak di atas suatu lapisan formasi geologi yang kedap air, disebut lapisan akuifer?

a)

Akuifer bebas (unconfined aquifer)

b)

Akuifer tertekan (confined aquifer)

c)

Akuifer setengah tertekan (semi-confined aquifer)

d)

Akuifer Menggantung (Perched Aquifer)

e)

Akuifug

64.

Batas Hidrologi Reach II untuk pengembangan Rawa

a)

- Tides dominate

  • - Minor Seasonal diflerences

  • - Saline water intrusion

  • - Good drainage

b)

- Tides dominate

  • - Seasonal diflerences more pronounced

  • - Salinity only in dry season

  • - Drainage becomes restricted in wet season

  • 

c)
  • - River flow dominant

  • - No salinity

  • - Flooding in wet season

  • - Drainage limited

d)
  • - Upland River

  • - Rawa Lebak

e)

Semuanya benar

65.

PLTA dengan kapasitas listrik outputnya sebesar Daya diatas 100 kW, tetapi dibawah 1 MW, disebut?

a)

Large hidro

b)

Medium Hydro

c)

Small Hydro

d)

Mini hydro

e)

Pico Hydro

66.

Kekentalan zat cair menyebabkan terbentuknya gaya-gaya geser antara 2 (dua) elemen.

Keberadaan kekentalan ini menyebabkan terjadinya kehilangan energy selama pengaliran atau

diperlukan energy untuk menjaminnya adanya pengaliran

a)

Aliran Laminer dan turbulen

b)

Hukum Newton tentang viskositas

c)

Kehilangan energy (head lose)

d)

Aliran melalui Pipa

e)

Hukum Bernoulli

67.

kenaikan kecepatan aliran fluida akan menyebabkan penurunan tekanan fluida secara

bersamaan atau penurunan energi potensial fluida tersebut. Intinya adalah tekanan akan

menurun jika kecepatan aliran fluida meningkat. Disebut hukum?

a)

Manning

b)

Froude

c)

Mometum

d)

Bernouli

e)

Kontinuitas

68.

Kendala Reklamasi Rawa Antara lain….

a)
  • Dari segi alamnya lahan ini tdk cocok / bagus utk pertanian dibandingkan dataran tinggi sehingga perlu investasi besar

b)
  • Sebagian besar lahan rawa belum direklamasi karena sulitnya akses & faktor lingkungan yang kurang menguntungkan

c)
  • Perlindungan alami pantai terhadap gelombang laut berkurang

d)
  • Perubahan kondisi lingkungan/ekologi dataran rawa & hutan bakau dan

  • Timbulnya problem tanah (gambut, pirit)

e)

Semuanya benar

69.

Menggunakan data apa saja untuk Kebutuhan air irigasi dihitung berdasarkan Pedoman Perencanaan Irigasi KP01 (Ditjen Pengairan,1985)

a)

Data luas lahan irigasi, jadwal tanam, evapotranspirasi acuan, jenis tanah, dan efisiensi saluran irigasi

b)

Data luas lahan irigasi, evapotranspirasi acuan, curah hujan efektif, jenis tanah, dan efisiensi saluran irigasi

c)

Data luas lahan irigasi, jadwal tanam, evapotranspirasi acuan, curah hujan efektif, jenis tanah, dan efisiensi saluran irigasi

d)

Data luas lahan irigasi, jadwal tanam, evapotranspirasi acuan, curah hujan efektif

e)

Data luas lahan irigasi, jadwal tanam, evapotranspirasi acuan, curah hujan efektif dan efisiensi saluran irigasi

70.

Indeks Penggunaan Air (IPA)

Klasifikasi Kritis sedang….

a)

25% dan 50%

b)

25%

c)

30% dan 70%

d)

50% dan 100%

e)

> 100%

71.

Metoda perhitungan banjir Pertama kali adalah

a)

Melchior

b)

Weduwen

c)

Fj.Mock

d)

Thorwetrn

e)

Mcdowell

72.

Sebutkan 5 (lima) Sasaran Strategis Kementerian PUPR

a)

Meningkatnya ketersediaan air melalui infrastruktur Sumber Daya Air

b)
  1. Meningkatnya konektivitas jaringan jalan nasional

c)
  1. Meningkatnya Penyediaan Akses Perumahan dan Infrastruktur Permukiman Yang Layak, Aman dan Terjangkau

d)

Meningkatnya pemenuhan kebutuhan SDM Vokasional bidang konstruksi yang kompeten dan profesional

e)

Meningkatnya Kualitas Tata Kelola

Kementerian PUPR dan Tugas Teknis Lainnya

Dan / Atau Semua Jawaban Benar

73.

Menahan dan mencegah longsor tanah pantai di belakangnya adalah tujuan bangunan

a)

Tanggul Laut

(seadike)

b)

Dinding Penahan

(bulkhead)

c)

Revetment

d)

Groin

e)

Pemecah

Gelombang Lepas

Pantai

74.

Tipe Pasang Surut Berdasarkan Bilangan Formzhal pada asang harian ganda (semidiurnal) dan Pasang harian tunggal (diurnal) adalah

a)

F < 0.25 dan F < 3.0

b)

0.25 < F < 1.5 Campuran, condong ke semi diurnal

c)

1.5<F<3.0 Campuran, condong ke diurnal

d)

F < 0.25 dan 0.25 < F < 1.5

e)

1.5<F<3.0 dan F < 3.0

75.

Di dalam perencanaan bangunan pengamanan pantai dari konstruksi batu,

perlu ditentukan berat butiran batu pelindung yang dapat dihitung dengan

menggunakan rumus?:

a)

metode

Least Square.

b)

Formzhal

c)

Hudson

d)

Formzhal dan Hudson

e)

Metode Sea Level

76.

Beberapa metode perhitungan banjir rencana, diantaranya:

a)

Hubungan empiris curah hujan-limpasan, Dengan menggunakan hidrograf satuan untuk menghitung hidrograf banjir dan Dengan pengamatan langsung di lapangan

b)

Dengan menggunakan hidrograf satuan untuk menghitung hidrograf banjir dan Dengan pengamatan langsung di lapangan

c)

ubungan empiris curah hujan-limpasan dan Dengan menggunakan hidrograf satuan untuk menghitung hidrograf banjir

d)

Dengan menggunakan hidrograf satuan untuk menghitung hidrograf banjir

e)

Dengan pengamatan langsung di lapangan

77.

metode apa saja perhitungan banjir rencana dengan menggunakan Hubungan empiris curah hujan-limpasan?

a)

Log Person I

b)

Log Person II

c)

Rasional, Weduwen, Melchior

d)

Frekuensi

e)

steady gradually varied flow

78.

Fitur HEC-RAS terdiri dari empat komponen hitungan hidraulika satu dimensi,kecuali...

a)

Hitungan profil muka air aliran permanen

b)

Simulasi aliran tak permanen

c)

Simulasi proses hujan-aliran/limpasan (rainfall-runoff)

d)

Hitungan transpor sedimen (mobile bed, moveable boundary)

e)

Analisis kualitas air

79.

Beberapa metode perhitungan banjir rencana yang merupakan hubungan

empiris curah hujan – limpasan adalah, kecuali...

a)

Rasional

b)

Weduwen

c)

Melchior

d)

Hidrograf Banjir

e)

Flood routing

80.

Berikut ini merupakan kegunaan dari bilangan Froude ….

a)

Memahami perubahan yang terjadi di sungai

b)

Mengikuti tampang melintang tegak lurus aliran

c)

Menghubungkan titik terendah palung sungai

d)

Menentukan jenis aliran

e)

Menentukan suatu aliran laminar atau turbulen

81.

Berikut ini merupakan beberapa parameter fisik sungai, kecuali …..

a)

Lebar puncak

b)

Perimeter basah P

c)

Aliran banjir

d)

Luas tampang basah

e)

Tampang melintang (cross-section)

82.

Parameter kualitas air untuk air minum yang tidak disyaratkan pada Kriteria Mutu Air pada kelas I sesuai PP 82 tahun 2001 antaralain:

a)

parameter natrium, florida, nitrat, nitrit, magnesium dan kesadahan

b)

parameter natrium, kalium, kalsium, magnesium dan kesadahan

c)

parameter kalsium, nitrat, nitrit, dan kekeruhan

d)

parameter natrium, nitrat, magnesium dan florida

e)

parameter natrium, kalium, kalsium, magnesium dan florida

83.

Berdasarkan Food and Agriculture Organization (FAO), parameter penting yang berpengaruh terhadap kualitas air irigasi yaitu:

a)

parameter natrium, kalium, kalsium, magnesium dan kesadahan

b)

Daya hantar Listrik (DHL), Total Dissolved Solids (TDS), magnesium dan kesadahan

c)

Daya hantar Listrik (DHL), Total Dissolved Solids (TDS), Sodium Absorption Ratio (SAR), klorida dan boron

d)

Daya hantar Listrik (DHL), Total Dissolved Solids (TDS), magnesium dan natrium

e)

Daya hantar Listrik (DHL), Total Dissolved Solids (TDS), magnesium dan boron

84.

berdasarkan PP 82/2001 Klasifikasi mutu air ditetapkan menjadi 4 (empat) kelas : , air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut; adalah kelas

a)

Kelas I

b)

Kelas II

c)

Kelas III

d)

Kelas IV

e)

Kelas V

85.

Metode pengambilan contoh air sungai dan air tanah mengacu pada standar nasional Indonesia, masing-masing sesuai SNI adalah

a)

SNI 6989.57:2008 dan SNI 6989.58:2008

b)

SNI 6989.57:2006 dan SNI 6989.58:2006

c)

SNI 6989.57:2010 dan SNI 6989.58:2010

d)

SNI 6989.57:2007 dan SNI 6989.58:2007

e)

SNI 6989.57:2009 dan SNI 6989.58:2009

86.

Pemilihan lokasi pengambilan contoh air, perlu diketahui fasilitas bangunan yang telah ada pada sumber air tersebut, yang dapat dimanfaatkan untuk sarana pengambilan contoh air, antara lain

a)

jembatan dan Pos Jaga

b)

Pos Jaga dan Pos duga air

c)

jembatan dan station pengukur debit air

d)

hulu, tengah dan hilir

e)

semuanya benar

87.

Minimum Waktu yang tepat untuk pengambilan sample air pada kegiatan kualitas air adalah

a)

selama satu tahun yang mencakup musim hujan dan kemarau

b)

selama satu tahun per triwulan

c)

selama satu tahun setiap pelaksanaan pengukuran debit sungai

d)

sekali dalam satu tahun

e)

selama satu tahun setiap bulan

88.

Parameter apa saja Pemeriksaan kualitas air di lapangan....

a)

alkaliniti, oksigen terlarut (DO), color, asiditi dan pH

b)

alkaliniti, oksigen terlarut (DO), alkaliniti, asiditi dan pH

c)

alkaliniti, BOD, alkaliniti, asiditi dan pH

d)

BOD, COD, alkaliniti, asiditi dan pH

e)

BOD, COD, oksigen terlarut (DO), asiditi dan pH

89.

Kegiatan Pengawaten sampel air yakni Pemeriksaan kualitas air sebaiknya segera dilakukan stelah pengambilan sampel air. Hal ini disebabkan karena

a)

terjadinya reaksi secara biologi akibat aktivitas dari mikroorganisme

b)

reaksi secara kimia yang dapat menyebabkan terjadinya reaksi oksidasi dan reduksi

c)

reaksi secara fisika yang dapat menyebabkan penyerapan koloid, zat-zat terlarut atau tersuspensi oleh permukaan tempat penampung contoh air

d)

semuanya benar

e)

semua salah

90.

Penampung yang dapat dipakai untuk menyimpan contoh air dapat terbuat dari bahan gelas atau alkaliniti. Persyaratan dari bahan penampung tersebut adalah:

a)

tidak terjadi penyerapan zat-zat kimia dari bahan penampung oleh contoh air

b)

tidak terjadi penyerapan zat-zat kimia dari contoh air oleh penampung

c)

semua salah

d)

semua benar

91.

Pengujian parameter fisika di laboratorium antara lain

a)

klorida, sulfat, nitrat, nitrit, deterjen, fenol, nilai permanganat dan logam

b)

fenol, nilai permanganat dan logam

c)

residu terlarut, nilai permanganat dan logam

d)

residu terlarut, residu tersuspensi, warna

e)

semuanya benar

92.

Pengujian parameter fisika di laboratorium antara lain

a)

klorida, sulfat, nitrat, nitrit, deterjen, fenol, nilai permanganat dan logam

b)

fenol, nilai permanganat dan logam

c)

residu terlarut, nilai permanganat dan logam

d)

residu terlarut, residu tersuspensi, warna

e)

semuanya benar

93.

Pengecekan data hasil analisis kualitas air, dapat dilakukan apabila parameter yang dianalisis lengkap. Parameter-parameter tersebut meliputi :

a)

pH, Daya Hantar Listrik (DHL), total residu terlarut (TDS), kation dan BOD

b)

pH, Daya Hantar Listrik (DHL), total residu terlarut (TDS), kation dan anion mayor

c)

pH, Daya Hantar Listrik (DHL), total residu terlarut (TDS), COD dan BOD

d)

pH, Daya Hantar Listrik (DHL), Klorida, COD dan BOD

e)

pH, Daya Hantar Listrik (DHL), nitrat, nitrit, COD dan BOD

94.

Kriteria mutu air berdasarkan kelas I pada parameter Fisika sesuai PP 82/2001 adalah

a)

Residu Terlarut 1000 mg/L dan Residu Tersuspensi 50 mg/L

b)

Residu Terlarut 50 mg/L dan Residu Tersuspensi 500 mg/L

c)

Residu Terlarut 5000 mg/L dan Residu Tersuspensi 10 mg/L

d)

Residu Terlarut 1000 mg/L dan Residu Tersuspensi 500 mg/L

e)

Residu Terlarut 100 mg/L dan Residu Tersuspensi 50 mg/L

95.

Kriteria mutu air berdasarkan kelas I pada parameter MIKROBIOLOGI sesuai PP 82/2001 adalah

a)

Fecal coliform 10 Jml/ml dan Total coliform 100 Jml/ml

b)

Fecal coliform 100 Jml/ml dan Total coliform 100 Jml/ml

c)

Fecal coliform 100 Jml/ml dan Total coliform 1000 Jml/ml

d)

Fecal coliform 100 Jml/ml dan Total coliform 10 Jml/ml

e)

Fecal coliform 1000 Jml/ml dan Total coliform 100 Jml/ml

96.

Kriteria mutu air berdasarkan kelas I pada parameter KIMIA ORGANIK yang tepat sesuai PP 82/2001 adalah

a)

pH 6 - 9

BOD5 2 mg/L

COD 10 mg/L

DO 6 mg/L

b)

pH 6 - 7

BOD5 5 mg/L

COD 10 mg/L

DO 10 mg/L

c)

pH 6 - 8

BOD5 2 mg/L

COD 6 mg/L

DO 6 mg/L

d)

pH 5-6

BOD5 2 mg/L

COD 10 mg/L

DO 6 mg/L

e)

pH 6 - 9

BOD5 2 mg/L

COD 6 mg/L

DO 10 mg/L

97.

Kriteria mutu air berdasarkan kelas I pada parameter KIMIA ANORGANIK yang tepat sesuai PP 82/2001 adalah

a)

Khlorida - mg/L

Sianida 5 mg/L

Flourida 1 mg/L

Sulfat 40 mg/L

b)

Khlorida - mg/L

Sianida 0.2 mg/L

Flourida 0.5 mg/L

Sulfat 4 mg/L

c)

Khlorida - mg/L

Sianida 0.02 mg/L

Flourida 0.5 mg/L

Sulfat 400 mg/L

d)

Khlorida 1 - mg/L

Sianida 0.2 mg/L

Flourida 0.5 mg/L

Sulfat 4 mg/L

e)

Khlorida 10 mg/L

Sianida 0.2 mg/L

Flourida 0.5 mg/L

Sulfat 400 mg/L

98.

Apabila Q adalah debit tersedia (It/detik) dan DR dalah kebutuhan air normal di bangunan sadap (It/dt/ha), berapakah luas areal A yang dapat diairi jika koefisien akibat sistem golongan adalah 0,87

a)

A = (Q/ DR)°0,8

b)

A= 0,8 DR * Q

c)

A = (Q/ DR) * (1/0,8)

d)

A = DR * 0,8 /Q

e)

A = 0,8 * DR/Q

99.

Faktor konversi nilai kuat tekan beton dari kuat tekan karakteristik K menjadi " fc' "

a)

8.3

b)

0.83

c)

1/8.3

d)

0,083

e)

semua salah

100.

Balok konstruksi Jepit-Jepit dengan panjang bentang L dan beban terbagi merata Q maka tegangan geser terkecil akan terjadi pada:

a)

¼ L dari tepi

b)

½ L

c)

1/5 L dari tepi

d)

kedua tumpuan

e)

kedua jepit

101.

Stabilitas konstruksi dinding penahan tanah harus diperhitungkan terhadap gaya-gaya:

a)

a. geser dan guling

b)

b. tekanan tanah dan rembesan

c)

c. Uplift dan Rapid drawdown

d)

d. semua jawaban salah

e)

e. semua jawaban benar

102.

Pemanfaatan ruang pantai yang menjadikan prioritas utama dan memberikan bobot tertinggi adalah:

a)

Perumahan

b)

Kawasan industry

c)

Kawasan pariwisata

d)

Cagar budaya konservasi dunia

e)

Kawasan pertahanan dan pengamanan

103.

Gelombang swell adalah:

a)

Gelombang yang terjadi di daerah pembentukan (pembangkitan)

b)

Bentuk Gelombang yang menjalar dari area pembangkitannya

c)

Gelombang yang menjalar ke arah tertentu ke bangunan pantai

d)

Gelombang yang terbentuk jauh di tengah laut

e)

Semua jawaban benar

104.

Syarat keamanan struktur embung adalah:

a)

Stabilitas struktur, stabilitas hidraulik, dan kekedapan

b)

Aman terhadap keruntuhan tebing

c)

Aman terhadap kegagalan fungsional

d)

Aman terhadap kegagalan struktur, rembesan, dan kegagalan

e)

Semua jawaban benar

105.

Satuan dari Mutu beton K dan FC adalah

a)

K = satuan kg/cm2 dan FC = satuan MPa

b)

K = satuan kg/cm3 dan FC = satuan MPa

c)

K = satuan g/cm3 dan FC = satuan MP

d)

K = satuan kg/m2 dan FC = satuan MP

e)

K = satuan g/cm2 dan FC = satuan MP

106.

Perbedaan antara pembuatan sampel, mutu beton

K dan mutu beton FC adalah

a)

K = kubus ukuran 15 cm x 15cm × 15 cm,

sedangkan benda uji silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm

b)

K = kubus ukuran 20 cm x 20 cm × 15 cm,

sedangkan benda uji silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm2

c)

K = kubus ukuran 20 cm x 20 cm × 20 cm,

sedangkan benda uji silinder berukuran diameter 25 cm dan tinggi 30 cm2

d)

K = kubus ukuran 15 cm x 15 cm × 20 cm,

sedangkan benda uji silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm2

e)

K = kubus ukuran 15 cm x 15 cm × 20 cm,

sedangkan benda uji silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm

107.

KONVERSI MUTU BETON K KE FC' MPA Jika Mutu Beton K100, K150, K175 dan K200

a)

K100 = fc 8,3 mpa

K150 = fc12.35 mpa

K175 = fc 14.53 mpa

K200 = fc 16.60 mpa

b)

K100 = fc 8,8 mpa

K150 = fc15.35 mpa

K175 = fc 14.53 mpa

K200 = fc 16.60 mpa

c)

K100 = fc 8,3 mpa

K150 = fc12.35 mpa

K175 = fc 15 mpa

K200 = fc 18.80 mpa

d)

K100 = fc 8,3 mpa

K150 = fc13.35 mpa

K175 = fc 15.53 mpa

K200 = fc 16.60 mpa

e)

K100 = fc 8,8 mpa

K150 = fc12.35 mpa

K175 = fc 14.53 mpa

K200 = fc 18.80 mpa

108.

KONVERSI MUTU BETON K KE FC' MPA Jika Mutu Beton K225, K275, dan K350

a)

K225 = fc 18.68 mpa

K275 = fc 25.83 mpa

K350 = fc 29.05 mDa

b)

K225 = fc 18.68 mpa

K275 = fc 22.83 mpa

K350 = fc 29.05 mDa

c)

K225 = fc 20 mpa

K275 = fc 22.83 mpa

K350 = fc 29.05 mDa

d)

K225 = fc 18.68 mpa

K275 = fc 25.83 mpa

K350 = fc 39.05 mDa

e)

K225 = fc 10.68 mpa

K275 = fc 20.83 mpa

K350 = fc 29.05 mDa

109.

semacam tembok miring baik buatan maupun alami, dipergunakan untuk mengatur muka air

a)

Tanggul Laut (Sea Dike)

b)

Tembok Laut (Sea Wall)

c)

Perkuatan Lereng (Revetment)

d)

Pemecah Gelombang(Break Water)

e)

Krib (Groin)

110.

Mengatur arah arus laut; Memperbesar jari-jari belokan alur laut yang terlalu tajam supaya alignment laut menjadi lebih baik; Mengurangi kecepatan arus laut sepanjang tebing laut; Mengendalikan erosi tebing laut dengan mengurangi kecepatan aliran yang menyerang tebing laut; Dsb, adalah fungsi dari

a)

Tanggul Laut (Sea Dike)

b)

Tembok Laut (Sea Wall)

c)

Perkuatan Lereng (Revetment)

d)

Pemecah Gelombang(Break Water)

e)

Krib (Groin)

111.

bangunan yang dibuat sejajar pantai dan berada pada jarak tertentu dari garis pantai

a)

Tanggul Laut (Sea Dike)

b)

Tembok Laut (Sea Wall)

c)

Perkuatan Lereng (Revetment)

d)

Pemecah Gelombang (Break Water)

e)

Krib (Groin)

112.

bangunan utama sepanjang sisi kiri-kanan sungai. Fungsi utamanya adalah untuk melindungi kehidupan dan harta benda dari genangan akibat banjir, badai (gelombang pasang)

a)
  • Tanggul sungai

b)

Perkuatan Lereng

c)
  • Konsolidasi Pondasi

d)
  • Krib (Groyne)

e)
  • Ambang (Groundsill)

113.

Bangunan diletakkan pada permukaan suatu tebing/lereng untuk melindungi suatu tebing sungai dan bertujuan untuk meningkatkan kekuatan tebing atau tubuh tanggul.

a)
  • Tanggul

b)
  • Perkuatan Lereng

c)
  • Konsolidasi Pondasi

d)
  • Krib (Groyne)

e)
  • Ambang (Groundsill)

114.

bangunan melintang badan sungai untuk menghindari perbedaan elevasi dasar sungai yang berlebihan.

a)
  • Tanggul sungai

b)

Perkuatan Lereng

c)
  • Konsolidasi Pondasi

d)
  • Krib (Groyne)

e)
  • Ambang (Groundsill)

115.

konstruksi yang dibangun pada tebing sungai hingga arah tengah yang berfungsi mengatur arus sungai, bertujuan Mengendalikan kecepatan agar supaya suangai tidak bermeander; dan Mengatur arah arus sungai

a)
  • Tanggul sungai

b)

Perkuatan Lereng

c)
  • Konsolidasi Pondasi

d)
  • Krib (Groyne)

e)
  • Ambang (Groundsill)

116.

suatu bangunan yang ditempatkan di depan atas pondasi atau yang berupa pelindung kaki perkuatan lereng. Tujuannya adalah mengurangi kecepatan arus, mencegah gerusan dasar sungai dan melindungi dasar sungai secara keseluruha

a)
  • Tanggul sungai

b)

Perkuatan Lereng

c)
  • Konsolidasi Pondasi

d)
  • Krib (Groyne)

e)
  • Ambang (Groundsill)

117.

konstruksi peredam energi di hilir bendung dan berfungsi pula sebagai lapisan perisai untuk mengurangi kedalaman penggerusan setempat dan untuk melindungi tanah dasar di hilir peredam energi bendung.

a)

Bronjong

b)

Rip-rap

c)

Groin

d)

Ambang Dasar

e)

Revetmen

118.

salah satu konstruksi bangunan air yang dikenal dengan bangunan ukur yang berfungsi untuk membagi air sesuai debit yang direncanakan dengan cara mengatur tinggi muka air

a)

Intake

b)

Inlate

c)

Pintu Air (Gate/ Sluice)

d)

Pintu sorong

e)

Pintu buterfly

119.

berdasar SNI 03-2847-2002 Sengkang (begel) dapat dibuat dengan dua jenis kait yaitu

a)

90o dan 145o

b)

90o dan 125o

c)

90o dan 135o

d)

90o dan 105o

e)

90o dan 115o

120.

Kombinasi pemakaian kait untuk sengkang tertutup diijinkan selama masing-masing kait memenuhi kaidah tekukan dan Lt minimum. berapa ukuran standar Kait pada gambar diatas

a)

Kait 90o dan 135o

b)

Kait 90o dan 125o

c)

Kait 135o dan 135o

d)

Kait 135o dan 145o

e)

Kait 125o dan 135o