Font size
WorksheetsPelayanan Farmasi Klinik dan Dispensing Sediaan Steril
Total questions: 87
Worksheet time: 44mins
Manakah layanan yang termasuk dalam pelayanan farmasi klinik di rumah sakit menurut standar nasional?
Rekonsiliasi obat pada pasien rawat inap
Pemeriksaan laboratorium hematologi
Tindakan bedah minor di poliklinik
Pengelolaan kasir administrasi
Apa fokus utama IV admixture pada gambar fasilitas yang ditunjukkan?
Pembuatan sediaan tablet generik massal
Penyimpanan vaksin dalam lemari pendingin
Pencampuran obat suntik non kanker secara aseptik
Sterilisasi alat bedah untuk operasi ortopedi
Dispensing sediaan steril harus dilakukan di instalasi farmasi dengan teknik aseptik untuk tujuan apa?
Meningkatkan kelarutan obat oral pasien
Mengurangi biaya perawatan radiologi
Mempercepat absorpsi obat transdermal
Menjamin sterilitas dan stabilitas produk
Di antara berikut ini, manakah tujuan dispensing steril yang berhubungan dengan keselamatan petugas?
Meningkatkan kepatuhan minum obat oral
Mengurangi kejadian hipoglikemia pada diabetes
Memperbaiki palatabilitas sirup untuk anak
Menghindari pemaparan zat berbahaya pada petugas
Tujuan dispensing steril yang memastikan obat tidak bereaksi merugikan saat dicampur adalah apa?
Memperpanjang masa simpan sediaan padat
Memastikan dosis sesuai berat badan pasien
Menjamin kompatibilitas dan stabilitas campuran
Meningkatkan bioavailabilitas obat oral
Dalam lingkup pelayanan farmasi klinik, aktivitas yang mendukung pemantauan terapi adalah apa?
Pemantauan terapi obat oleh apoteker
Penjadwalan kunjungan dokter spesialis
Penggantian jarum infus oleh perawat
Pencatatan suhu ruangan oleh teknisi
Jika terjadi pencampuran IV di luar prosedur aseptik, risiko utama yang meningkat adalah apa?
Kontaminasi mikroba pada sediaan parenteral
Penurunan kepatuhan diet pasien
Keterlambatan administrasi klaim asuransi
Kesalahan identifikasi golongan darah
Manakah pernyataan yang paling tepat terkait manfaat ekonomi dari dispensing steril?
Pemborosan karena pembuangan semua sisa larutan
Kenaikan harga obat akibat kontrol kualitas ketat
Penambahan biaya karena penggunaan alat pelindung diri
Penghematan biaya penggunaan obat melalui proses terstandar
Tujuan utama teknik aseptik dalam penyiapan sediaan obat suntik adalah apa?
Mengurangi biaya produksi obat di industri
Mempercepat waktu pelayanan farmasi untuk pasien
Menjaga sterilitas sediaan obat sampai pemberian
Meningkatkan rasa nyaman pasien selama infus
Manakah yang termasuk ruang lingkup pelayanan IV admixture secara aseptis?
Dilution, reconstitution, compounding
Titrasi, ekstraksi, distilasi
Monitoring, dispensing, counseling
Sterilisasi, kapsulisasi, pelapisan
Dalam penanganan obat sitostatika, fokus keselamatan terutama ditujukan pada apa?
Menghindari pemaparan zat berbahaya bagi petugas
Mempercepat proses meracik untuk efisiensi waktu
Meningkatkan stabilitas dengan menaikkan suhu ruangan
Mengurangi jumlah alat pelindung diri yang digunakan
TPN (Total Parenteral Nutrition) dalam konteks teknik aseptik berarti apa?
Pemberian nutrisi oral tinggi protein harian
Penyediaan nutrisi parenteral secara aseptis
Penggantian cairan intratekal rutin pasien
Formulasi tablet multivitamin untuk anak
Menurut ruang lingkup teknik aseptik FRS, kegiatan berikut termasuk di bawah regulasi PMK 72 tahun 2016 adalah apa?
Konseling pasien dan audit klinis
IV admixture dan handling cytotoxic
Radiofarmaka dan ekstraksi pelarut
Sterilisasi alat bedah dan autotitrasi
Salah satu tujuan teknik aseptik adalah menjamin kompatibilitas dan stabilitas sediaan steril. Apa implikasinya bagi praktik?
Pemilihan pelarut dan pencampuran sesuai karakter obat
Mengurangi jumlah bahan aktif untuk menekan reaksi
Menaikkan dosis agar efek klinis lebih cepat terasa
Mengganti semua obat suntik dengan oral bila mungkin
Manakah kompetensi utama apoteker dalam dispensing sediaan obat steril yang paling tepat?
Mengelola klaim asuransi pasien kanker secara rutin
Menyusun jadwal dinas perawat di unit kemoterapi
Menguasai pemasaran obat ke rumah sakit dan apotek
Memahami konsep dispensing obat steril secara menyeluruh
Dalam teknik aseptik, apoteker diharuskan memiliki kompetensi. Apa tujuan utama kompetensi ini?
Meminimalkan kontaminasi mikroba selama pencampuran
Mempercepat waktu tunggu pasien di farmasi
Menentukan dosis berdasarkan preferensi pasien
Meningkatkan penjualan produk farmasi komersial
Apoteker perlu mampu membuat regulasi internal terkait setiap tahapan pencampuran sediaan obat steril. Manakah contoh regulasi yang sesuai?
Standar prosedur operasional pencampuran dan pengemasan
Kebijakan penataan parkir kendaraan karyawan
Pedoman promosi media sosial layanan farmasi
Aturan seragam harian staf administrasi
Peran utama Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dalam proses dispensing steril adalah...
Menentukan regimen kemoterapi berdasarkan hasil radiologi
Menetapkan diagnosis klinis untuk pasien rawat inap
Membantu apoteker menyiapkan stok, menyiapkan, mencampur, mengemas, dan menyerahkan
Melakukan verifikasi klaim asuransi dan pembayaran
Seorang TTK tanpa kompetensi pencampuran diminta menyiapkan sediaan steril. Langkah terbaik yang menunjukkan penerapan konsep keselamatan kerja adalah...
Menolak tugas dan meminta pendampingan apoteker kompeten
Mengalihkan tugas ke perawat di bangsal rawat
Melakukan pencampuran di ruang administrasi yang tenang
Mencoba sendiri dengan belajar dari video daring singkat
Mengacu pada diagram risiko teknik aseptik, apa potensi sumber kontaminasi saat mengekstraksi cairan dari vial dengan jarum?
Sterilisasi berlebihan pada sarung tangan
Percikan yang keluar dari septum vial
Udara laminar yang mengalir terlalu cepat
Label obat yang terlalu besar
Pada proses membuka ampul kaca, tindakan mana yang paling tepat untuk mencegah partikel masuk ke larutan?
Tiup ampul untuk mengeluarkan serpihan kaca
Gunakan filter needle setelah pemecahan ampul
Tenggelamkan ampul dalam alkohol 70 persen
Potong ujung ampul dengan gunting steril
Saat menarik obat ke dalam spuit, mengapa sudut jarum dan stabilitas tangan penting?
Meningkatkan viskositas larutan obat
Mempercepat laju pengisian spuit
Mencegah perubahan warna obat sitotoksik
Mengurangi turbulensi aliran dan percikan
Berdasarkan skema 'Komponen PIVAS', komponen inti mana yang harus tersedia sebelum memulai layanan?
Ruang tunggu pasien ber-AC saja
Sistem inventaris berbasis cloud saja
Sponsor industri farmasi lokal
Sarana dan fasilitas yang sesuai standar
Dalam kerangka PIVAS, apa peran 'Kebijakan dan prosedur' terhadap praktik aseptik?
Mengurangi kebutuhan peralatan filtrasi
Menentukan merek jarum yang ekonomis
Menetapkan alur kerja konsisten dan aman
Menggantikan kebutuhan pelatihan personal
Manakah komponen wajib dalam membangun pelayanan aseptic dispensing menurut prinsip CPOB 2018?
Personil terlatih dan terkualifikasi
Ketersediaan obat sitotoksik banyak
Lokasi dekat ruang rawat inap
Jadwal kerja fleksibel harian
Tujuan utama memiliki bangunan dan sarana dengan luas yang memadai pada fasilitas aseptik adalah untuk:
Memudahkan akses pengunjung umum
Mengurangi biaya operasional fasilitas
Memungkinkan alur kerja terpisah bersih-kotor
Menaikkan kapasitas tempat parkir
Peralatan penunjang yang sesuai dalam aseptic dispensing berfungsi terutama untuk:
Menjaga kondisi lingkungan steril konsisten
Mempercepat proses administrasi pasien
Menggantikan pelatihan personil rutin
Mengurangi kebutuhan SOP tertulis
Mengapa bahan, wadah, dan label yang benar menjadi persyaratan penting dalam dispensing steril?
Mencegah kesalahan identitas dan kontaminasi produk
Memastikan produk lebih menarik secara visual
Mempercepat waktu distribusi ke bangsal
Mengurangi jumlah personil yang diperlukan
Pernyataan yang paling tepat tentang prosedur dan instruksi yang disetujui dalam layanan aseptik adalah:
SOP tertulis menjadi acuan konsisten proses
SOP hanya diperlukan saat audit eksternal
Instruksi lisan cukup untuk semua langkah
SOP boleh berubah spontan saat sibuk
Personil yang kompeten untuk dispensing aseptik harus:
Selalu bekerja tanpa supervisi senior
Mengabaikan prinsip CPOB bila mendesak
Memahami tanggung jawab dan terdokumentasi
Mengutamakan kecepatan daripada akurasi
Kompetensi berpengalaman praktis pada personil berarti bahwa mereka:
Belum pernah bekerja di lingkungan steril
Hanya membaca teori aseptik dari buku
Telah melakukan teknik aseptik secara berulang
Mengandalkan rekan untuk semua prosedur
Pelatihan yang sesuai dan berkesinambungan bagi personil aseptik diperlukan untuk:
Memelihara keterampilan dan kepatuhan CPOB
Mengganti kebutuhan fasilitas memadai
Mengurangi kebutuhan alat kalibrasi rutin
Meningkatkan jumlah pasien per hari
Kemampuan bekerja di laminar airflow cabinet mencakup:
Pengaturan posisi tangan dan aliran udara
Penggunaan alat tulis dekat filter HEPA
Menempatkan bahan di area turbulensi
Membuka pintu kabinet saat mensterilkan
Parameter mana yang wajib dicatat harian untuk menjaga mutu ruang dispensasi steril?
Jumlah pasien yang dilayani harian
Kebersihan ruangan terstandar harian
Jenis obat yang paling sering dicampur
Nama petugas piket setiap hari
Tekanan ruang pada area steril paling tepat dipantau harian untuk alasan apa?
Mengurangi kebisingan kerja
Menjaga aliran udara terkendali
Menghemat konsumsi listrik
Meningkatkan kenyamanan kursi
Komponen APD yang menutup tubuh secara menyeluruh disebut apa?
Shoe cover kain tipis
Goggle pelindung mata
Coverall pelindung badan
Apron sekali pakai
Sarung tangan yang sesuai untuk pencampuran steril harus memiliki karakteristik apa?
Dilapisi lotion pelembap
Bertekstur kasar untuk grip
Berwarna cerah dekoratif
Steril dan bebas bubuk
Jenis masker yang direkomendasikan untuk paparan sitotoksik adalah?
Masker N95 disesuaikan
Masker kain dua lapis
Masker bedah longgar
Respirator kain elastis
Mengapa pakaian kerja untuk area sitotoksik harus dicuci terpisah?
Mengurangi kerut pakaian
Menghemat deterjen harian
Mencegah kontaminasi lintas area
Memudahkan penataan lemari
Komponen untuk melindungi kaki di area steril meliputi apa?
Sepatu olahraga berlubang
Boot karet tanpa penutup
Sandal kain dan kaus kaki
Sepatu lab dan shoe cover
Peralatan apa yang disiapkan khusus untuk menanggulangi tumpahan kemoterapi?
Spill kit kemoterapi lengkap
Sapu dan pengki umum
Tisu kertas serap
Kain pel basah biasa
Parameter lingkungan yang memengaruhi kestabilan sediaan dan kenyamanan kerja yang perlu dicatat harian adalah?
Suhu dan kelembaban ruang
Warna cat dinding baru
Musik latar di ruangan
Model meja kerja terbaru
Dokumentasi harian mengenai kelengkapan dan kondisi alat bertujuan utama untuk?
Mencatat preferensi petugas
Menjamin kesiapan proses aseptik
Menetapkan jadwal libur staf
Mempromosikan merek alat
Kacamata pelindung jenis goggle digunakan untuk melindungi dari paparan?
Cairan pembersih lantai
Debu konstruksi umum
Sinar UV lingkungan luar
Cytotoxic, antibiotik, hormon
Dalam standar operasional, kegiatan mana yang termasuk menjaga mutu dan keselamatan di fasilitas aseptik?
Pengurangan jam operasional
Pengadaan poster dekorasi
Promosi layanan klinik
Pembersihan alat terjadwal
Pada penanganan obat sitotoksik, mana yang termasuk sediaan obat steril untuk dispensi aseptik?
Tablet salut gula untuk oral
Kapsul gelatin keras isi serbuk
Pipet kaca, tabung reaksi labor
Vial, ampul, kolf, soft bag
Konsentrasi alkohol yang lazim untuk disinfeksi permukaan sebelum aseptik adalah?
Metanol teknis 90 persen
Iso propil alkohol 20 persen
Etil alkohol spray 30 persen
Etil alkohol spray 70 persen
Peralatan pendukung yang tepat untuk penyiapan steril mencakup apa?
Gelas beaker, gelas ukur, pengaduk kayu
Syringe, needle, flacon, kemasan pendukung
Mortir porselen, stamper, sendok spatula
Pipet Pasteur, mikropipet, mikrotube
Untuk pembuangan limbah penyiapan sitotoksik, wadah yang benar adalah?
Kontainer medis tajam dan tidak tajam
Wadah kompos biodegradable
Tong sampah organik umum
Kantong plastik rumah tangga biasa
Label yang diperlukan pada produk jadi dalam penyiapan aseptik adalah?
Label/etiket dalam dan etiket luar
Sticker dekoratif tanpa informasi
Nama pasien saja tanpa detail
Kode warna sederhana tanpa teks
Penanda untuk obat tertentu yang benar adalah?
Label hijau untuk semua antibiotik
Penanda manis, asin, asam, pahit
Ikon bintang untuk dosis tinggi
High alert, terlindung cahaya, obat kanker
Langkah awal yang benar dalam prosedur cuci tangan 12 langkah adalah?
Gosok ibu jari kiri berputar
Basuh tangan dengan air mengalir
Keringkan tangan dengan handuk sekali
Gunakan tisu untuk menutup kran
Urutan yang tepat setelah menuang sabun pada telapak adalah?
Mengunci jari-jari dalam genggaman
Keringkan segera dengan hand dryer
Ratakkan sabun pada kedua telapak
Langsung bilas kedua tangan dengan air
Bagian tangan yang sering terlewat dan harus digosok khusus dalam protokol adalah?
Lengan atas dan siku kiri saja
Punggung tangan kanan saja
Telapak tangan kiri saja
Ujung jari dan ibu jari berputar
Langkah akhir untuk menjaga kebersihan setelah cuci tangan adalah?
Gunakan tisu untuk menutup kran
Sentuh kran langsung dengan telapak
Biarkan tangan basah mengering sendiri
Pegang gagang pintu dengan tangan basah
Untuk pengeringan tangan setelah dicuci, fasilitas yang sesuai terlihat pada gambar adalah?
Kain serbaguna di meja
Baju kerja bagian lengan
Kain lap bersama di wastafel
Hand dryer atau tisu sekali pakai
Langkah awal sebelum mengenakan sarung tangan steril untuk aseptic dispensing adalah apa?
Mengoleskan lotion pelembap sebelum bekerja
Menyemprot tangan dengan alkohol 90 persen
Menggunakan handrub lalu mengeringkan sebagian
Mencuci tangan lalu mengeringkan sepenuhnya
Saat membuka kemasan sarung tangan steril, tindakan mana yang paling tepat untuk menjaga sterilitas?
Membuka di lorong persiapan umum
Membuka di ruang istirahat yang kosong
Membuka di area bersih dekat LAF
Membuka di atas lantai yang telah dipel
Berapa lama LAF harus dihidupkan sebelum digunakan untuk pekerjaan aseptik?
Sekitar lima menit sebelum mulai
Sekitar satu menit sebelum mulai
Sekitar lima belas menit sebelum mulai
Segera saat pekerjaan dimulai
Tujuan utama pembersihan pada LAF sebelum disinfeksi adalah apa?
Menstabilkan aliran udara laminar
Menghilangkan kotoran dengan deterjen
Membunuh patogen dengan alkohol
Meningkatkan kelembapan ruang kerja
Kapan pembersihan LAF dilakukan selama siklus kerja aseptik?
Setiap dua jam selama bekerja
Hanya setelah selesai bekerja
Hanya sebelum memulai pekerjaan
Sebelum memulai dan setelah selesai
Prinsip penataan barang dalam LAF menyarankan untuk membatasi barang yang dimasukkan. Apa alasan utamanya?
Mengurangi turbulensi dan kontaminasi silang
Menghemat ruang penyimpanan sementara
Mempercepat akses operator ke alat
Mengurangi kebutuhan disinfeksi harian
Sebelum memasukkan obat dan alkes ke dalam LAF, tindakan yang harus dilakukan adalah apa?
Menyemprot dengan aerosol desinfektan
Menyeka dengan alkohol tujuh puluh persen
Mengelap dengan tisu kering sekali pakai
Mencuci dengan air sabun hangat
Jarak minimum penempatan objek besar di dalam LAF adalah berapa?
Lima sentimeter antar objek
Sepuluh sentimeter antar objek
Lima belas sentimeter antar objek
Tiga puluh sentimeter antar objek
Jarak minimum penempatan objek kecil di dalam LAF adalah berapa?
Tiga sentimeter antar objek
Lima belas sentimeter antar objek
Sepuluh sentimeter antar objek
Lima sentimeter antar objek
Berapa jarak minimum antara objek dengan pinggir meja kerja dalam LAF untuk menjaga aliran laminar?
Minimal sepuluh sentimeter dari tepi
Minimal lima belas sentimeter dari tepi
Minimal lima sentimeter dari tepi
Minimal dua puluh sentimeter dari tepi
Skema penataan LAF menunjukkan aturan ‘15 cm’. Dalam situasi bekerja dengan vial besar dan syringe kecil, bagaimana kamu menata agar mematuhi aturan ini?
Letakkan vial besar berjarak 5 cm, syringe kecil 15 cm
Letakkan vial besar berjarak 15 cm, syringe kecil 5 cm
Letakkan semua objek berjarak 10 cm seragam
Letakkan objek besar di tepi, kecil di tengah
Pada diagram zona kerja BSC, jarak aman dari tepi depan dan samping untuk area kerja ditunjukkan. Berapa jarak yang harus dijaga dari tepi untuk menjaga aliran udara laminar?
Sekitar 10 cm dari tepi
Sekitar 15 cm dari tepi
Sekitar 20 cm dari tepi
Menempel tepat di tepi
Gambar tata letak reconstitusi menunjukkan penempatan bahan dan alat. Komponen mana yang paling tepat ditempatkan di sisi kiri dekat kantong limbah sitotoksik?
Vial obat siap pakai steril
Wadah stainless untuk alat
Roller mixer elektrik kecil
Syringe dan jarum steril
Istilah "ASEPTIS" pada slide didefinisikan sebagai kondisi bebas mikroorganisme. Apa tujuan utama teknik aseptis selama dispensing obat sitotoksik?
Meningkatkan stabilitas kimia obat
Mengurangi biaya penggunaan alat
Mengurangi paparan dan kontaminasi mikroba
Mempercepat proses pencampuran obat
Dalam hierarki faktor yang memengaruhi kualitas produk aseptis, posisi kerja di BSC memengaruhi risiko kontaminasi. Langkah mana yang paling langsung menurunkan gangguan aliran udara?
Menumpuk vial di tengah area
Menjaga jarak 15 cm dari tepi
Menempatkan bahan tepat di depan grill
Mengarahkan tangan melawan aliran
Saat menyiapkan rekonstritusi, mana urutan yang paling aman untuk mengurangi paparan: mengambil alat, menata bahan, lalu melakukan rekonstritusi?
Tidak perlu menata bahan terlebih dahulu
Menata bahan sebelum rekonstritusi
Mengambil alat setelah rekonstritusi
Menata bahan setelah rekonstritusi
Slide menyebutkan penurunan/peniadaan jumlah mikroorganisme sebagai tujuan. Tindakan mana yang paling konsisten dengan tujuan tersebut saat bekerja di BSC?
Menggunakan sarung tangan non-steril
Mengurangi gerakan tangan berlebihan
Membuka vial di luar BSC
Meningkatkan kecepatan kipas BSC
Pada tata letak BSC, area limbah ditandai di sisi kiri dan kanan. Mengapa penempatan limbah di tepi area kerja lebih disarankan?
Memudahkan akses vial obat
Menghindari gangguan pusat aliran
Mengurangi kebutuhan alat tambahan
Meningkatkan suhu permukaan kerja
Pada pemilihan volume syringe untuk menarik 5 ml larutan, pilihan terbaik karena akurasi dan kontrol adalah menggunakan syringe berukuran:
10 ml untuk ruang plunger lebih panjang
1 ml dengan banyak tarikan kecil
5 ml yang sesuai kebutuhan volume
20 ml untuk mengurangi tekanan negatif
Tanda bergradasi pada badan syringe terutama berfungsi untuk:
Menunjukkan ukuran jarum yang kompatibel
Menandai perbedaan volume tergantung ukuran
Mengidentifikasi produsen dan batch produksi
Mengurangi gesekan antara plunger dan barrel
Prinsip aseptik menyatakan bagian kritis syringe yang tidak boleh disentuh adalah:
Flensa jari dan stopper karet
Skala volume dan label merek
Tip syringe dan plunger bagian batang
Barrel luar dan flensa jari
Untuk menjaga akurasi dan mencegah kontaminasi, hindari menggunakan syringe dengan kapasitas dua kali lebih besar dari volume yang dibutuhkan. Konsekuensi jika menggunakan syringe 10 ml untuk menarik 5 ml adalah:
Tekanan positif di vial selalu lebih stabil
Sterilitas otomatis karena barrel lebih panjang
Akurasi meningkat karena ruang lebih besar
Risiko kesalahan volume dan kontrol menurun
Dalam teknik aseptis, istilah critical site (non-touch) pada needle merujuk terutama pada:
Penutup jarum plastik luar
Bagian pelindung jarum berwarna
Permukaan bevel dan lumen jarum
Hub jarum yang menempel ke syringe
Anatomi syringe yang relevan untuk sterilisasi mencakup:
Handle, hinge, base, seal
Cap, holder, clip, spring
Barrel, tip, plunger, stopper
Frame, socket, ring, vent
Jika diperlukan 0,8 ml larutan berharga tinggi, pemilihan syringe yang paling tepat untuk meminimalkan kesalahan adalah:
Syringe 10 ml tanpa skala penuh
Syringe 20 ml dengan stopper besar
Syringe 5 ml dengan skala lebar
Syringe 1 ml dengan skala halus
Saat memasang jarum ke syringe dalam LAF, tindakan yang benar untuk menjaga sterilisasi adalah:
Sentuh bevel jarum untuk stabilisasi
Pegang tip syringe dengan jari steril
Pegang barrel luar dan lumen jarum
Hanya pegang penutup jarum dan flensa
Skala bergradasi pada syringe yang lebih kecil biasanya:
Digunakan hanya untuk obat oral
Tidak berpengaruh pada pembacaan
Lebih halus dan lebih akurat
Kurang detail dan sulit dibaca
Pada gambar, fungsi utama calibration marks pada barrel adalah untuk apa?
Menahan plunger di tempat
Mencegah kebocoran udara
Mengukur volume akurat
Menjaga sterilisasi jarum
Dalam praktik aseptik, bagian mana yang boleh disentuh dengan tangan ber-sarung tanpa mengganggu sterilitas?
Cannula dan bevel
Barrel bagian luar
Needle hub bagian dalam
Plunger piston ujung distal
Jika plunger secara tidak sengaja tersentuh pada ujung piston, apa risiko paling mungkin terjadi?
Penurunan panjang cannula
Perubahan kalibrasi skala
Kerusakan flange penahan
Kontaminasi dosis obat
Ketika menarik obat ke dalam syringe dari vial, urutan tindakan yang paling tepat untuk menjaga asepsis adalah?
Pegang hub, masukkan cannula
Pegang barrel, dorong bevel
Sentuh bevel lalu tarik plunger
Pegang flange, sentuh cannula
