Font size
WorksheetsEndokrin 1
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan badan terasa lemas. Pasien mengaku ibunya menderita DM. Sebelumnya pasien telah mengecek gula darah sewaktunya dengan hasil 176 mg/dL. Untuk memastikan kembali, dokter melakukan cek gula darah puasa dengan hasil 117 mg/dL dan GD2PP 202 mg/dL. Diagnosa yang tepat untuk pasien adalah...
Prediabetes
DM tipe 2
Toleransi Glukosa Terganggu
Glukosa Darah Puasa Terganggu
DM tipe 1
Seorang wanita usia 28 tahun G1P0Ab0 usia kehamilan 32 minggu datang ke PKM dengan keluhan lemas 1 minggu disertai frekuensi BAK meningkat. Keluhan demam dan nyeri perut ataupun pinggang disangkal. Riwayat DM sebelumnya disangkal. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 280 mg/dL. Diagnosa yang mungkin pada pasien tersebut adalah...
DM tipe 1
DM tipe 2
DM gestasional
Diabetes insipidus neurogenik
Diabetes insipidus nefrogenik
Seorang pasien laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan sering buang air kecil pada malam hari, sering haus dan lapar. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar glukosa darah puasa 125 mg/dL. Hasil pemeriksaan ulang glukosa darah puasa tetap 125 mg/dL. Apakah yang Anda lakukan pada pasien ini?
Melakukan tes reduksi urin
Melakukan pemeriksaan HbA1c
Melakukan pemeriksaan C‑peptide
Melakukan tes toleransi glukosa oral
Seorang wanita, 45 tahun, datang ke tempat praktek dokter untuk melakukan medical check up. Pasien mengaku saat ini tidak merasakan keluhan apa pun. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 76x/menit, RR 18x/menit, Tax 36.5. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 120 mg/dL, GDP 94 mg/dL, TTGO 199 mg/dL. Diagnosa yang paling tepat untuk pasien adalah...
Tidak ada kelainan
DM tipe 2
Toleransi Glukosa Terganggu
Glukosa Darah Puasa Terganggu
Prediabetes
Seorang pria 60 tahun datang ke poli penyakit dalam dan dokter memutuskan bahwa pasien terdiagnosa DM. Saat ini pasien dinasehati untuk menjaga gaya hidup sehat. Tanda-tanda vital dalam batas normal. Berapakah nilai diagnostik untuk pasien di atas?
GDP < 126 mg/dL dan GD2PP < 200 mg/dL
HbA1c > 6,5%
HbA1c ≥ 6,5%
HbA1c > 7%
HbA1c ≥ 7%
Seorang anak laki-laki usia 14 tahun dibawa ke IGD RS dengan penurunan kesadaran. Dari pemeriksaan didapatkan keton (+) dengan GDS 520 mg/dL. Mekanisme yang menyebabkan keadaan pasien di atas adalah...
Defisiensi insulin absolut
Resistensi insulin
Penurunan sensitivitas insulin
Meningkatnya laktat
Defisiensi insulin relatif
Anak laki-laki umur 15 tahun datang dengan orang tuanya karena keluhan lemas sejak 1 minggu yang lalu. Pasien juga mengalami penurunan berat badan 4 kg selama 1 bulan. Kedua orang tua memiliki riwayat DM. Tanda vital dalam batas normal. GDS 380 mg/dL. Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat untuk menegakkan diagnosis pada kasus di atas?
C‑peptide
Keton darah
TTGO
GDP dan GD2PP
HbA1c
Seorang anak laki-laki usia 14 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sering BAK, sering haus dan sering lapar. Dari pemeriksaan GDS 320 mg/dL. C‑peptide dijumpai rendah. Diagnosis kasus di atas adalah...
DM tipe 1
DM tipe 2
Glukosa Darah Puasa Terganggu
Toleransi Glukosa Terganggu
Normal
Seorang pasien laki-laki berusia 5 tahun datang dengan keluhan sering lemas. Ibu mengatakan pasien menjadi lebih sering makan, sering kencing, dan lebih mudah merasa haus, namun berat badan tidak meningkat. Riwayat 5 bulan yang lalu pasien sempat demam tinggi namun sembuh dengan sendirinya. Pemeriksaan fisik dan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan lab didapatkan GDS 320 mg/dL dan urin glukosa +3. Apa mekanisme penyebab penyakit pada pasien ini?
Resistensi insulin
Peningkatan penggunaan glukosa darah yang berlebihan
Destruksi sel islet beta pankreas
Gangguan hepar
Kurangnya intake glukosa
Seorang laki-laki usia 37 tahun mengeluhkan sering merasa lapar, haus, dan banyak kencing sejak 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan penunjang GDP 110 mg/dL dan TTGO 130 mg/dL. Interpretasi hasil pemeriksaan penunjang pada kasus di atas adalah...
Normal
Pre DM
GDPT
TGT
DM
Seorang laki-laki, usia 65 tahun, dibawa ke IGD karena sulit diajak bicara sejak 30 menit lalu. Sebelumnya pasien mengeluh lemas, gemetar, dan berkeringat dingin. Pasien memiliki riwayat DM sejak 7 tahun yang lalu dan rutin mengkonsumsi dua obat DM. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/70 mmHg; nadi 110x/menit; RR 18x/menit. Pemeriksaan penunjang didapatkan GDS 45 mg/dL. Kemungkinan obat yang menjadi penyebab kondisi pada pasien adalah?
Acarbose
Glibenclamid
Metformin
Thiazolidinedione
Gliptin
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kesemutan pada kaki sejak 1 minggu yang lalu. Pasien diabetes mellitus yang tidak terkontrol. Pada pemeriksaan fisik TB 150 cm, BB 95 kg, tanda vital dalam batas normal. Hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu 280 mg/dL dan kadar kolesterol total 350 mg/dL. Pasien kemudian diberi obat OAD dan anti kolesterol oleh dokter namun 3 hari kemudian datang dengan asidosis laktat. Obat apa yang mungkin menyebabkan hal tersebut?
Simvastatin
Tiazolidinedion
Metformin
Sulfonilurea
Arkabose
Seorang wanita usia 38 tahun datang ke PKM dengan keluhan lemas selama 6 bulan disertai dengan rasa sering haus, sering BAK pada malam hari, dan sering lapar. Pasien merasa berat badan semakin bertambah setelah melahirkan anak kedua. Pemeriksaan fisik dalam batas normal (TB 155 cm, BB 70 kg, lingkar perut 85 cm). Pemeriksaan laboratorium: GDP 180 mg/dL, kolesterol total 240 mg/dL, HDL 40 mg/dL, LDL 157 mg/dL, TG 215 mg/dL. Obat anti diabetes yang paling tepat untuk pasien adalah...
Biguanid
Sulfonilurea
DPP‑4 inhibitor
SGLT‑2 inhibitor
Alfa glukosidase inhibitor
Seorang wanita usia 47 tahun datang ke puskesmas untuk check up. Pasien diketahui memiliki riwayat DM sejak 4 tahun yang lalu, namun 1 tahun terakhir sudah tidak konsumsi obat. Dari 3 kali check up 1 tahun terakhir GDP selalu normal namun GD2PP sedikit tinggi. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Obat DM yang seharusnya diberi untuk pasien adalah...
Acarbose
Metiglinide
Metformin
Glibenklamid
Glimepirid
Seorang laki-laki, 48 tahun, datang berobat ke dokter karena sering buang air kecil di malam hari, sekitar 4–5 kali semalam. Ia juga mengeluh mudah haus dan banyak minum. Berat badan pasien menurun sekitar 4 kg dalam 3 bulan terakhir. Pemeriksaan fisik: TD 120/80 mmHg, HR 84x/menit, RR 20x/menit, Tax 36, TB 165 cm, BB 80 kg, tidak didapatkan struma maupun fine tremor. Hasil laboratorium: GDS 290 mg/dL (saat pertama kali datang), kemudian GDP 180 mg/dL, GD2PP 320 mg/dL, HbA1c 8,2%, urin reduksi +3. Maka berdasarkan PERKENI 2019 saran Anda sebagai dokter adalah...
Segera dirujuk ke RS untuk dirawat inap karena hiperglikemia (GDS > 300)
Terapi insulin basal (long acting) dikombinasi dengan insulin bolus (rapid acting)
Cukup modifikasi gaya hidup dengan olahraga teratur dan diet rendah karbohidrat
Modifikasi gaya hidup sehat, memulai terapi insulin basal‑bolus
Modifikasi gaya hidup sehat dan kombinasi dengan Metformin 3×500 mg
Seorang laki-laki, 48 tahun, kontrol ulang: sebelumnya GDS 290 mg/dL, kemudian GDP 180 mg/dL, GD2PP 320 mg/dL, HbA1c 8,2%, urin reduksi +3. Setelah menjalani gaya hidup sehat dan pengobatan dengan Metformin 3×500 mg selama 3 bulan, pasien datang untuk kontrol dengan membawa hasil HbA1c 7,5%. Langkah Anda selanjutnya sebagai dokter adalah...
Melanjutkan pengobatan
Mengurangi dosis metformin
Menambahkan satu jenis OAD
Memberikan insulin rapid acting
Intensifikasi insulin
Seorang pasien datang ke dokter untuk kontrol rutin DM yang ia derita. Selama ini pasien mengkonsumsi glibenklamid 1×5 mg dan metformin 3×500 mg namun target gula masih belum tercapai. Dokter memutuskan untuk menambahkan obat acarbose untuk mengontrol kadar gula darahnya. Apa kemungkinan efek samping yang diakibatkan oleh obat tersebut?
Hipoglikemia
Berat badan naik
Asidosis laktat
Terkentut‑kentut
Infeksi saluran kencing
Seorang pasien laki-laki usia 55 tahun datang untuk mengecek kesehatannya. Pasien diketahui memiliki riwayat DM sejak 8 tahun yang lalu. Pasien mengeluh lemas dan kurang bertenaga akhir-akhir ini. Pemeriksaan fisik: TD 170/110 mmHg; nadi 96x/menit; RR 24x/menit; suhu 36,7°C. Pemeriksaan laboratorium: GDS 278 mg/dL; GDP 177 mg/dL; HbA1c 9,2%; ureum 84 mg/dL; kreatinin 2,4 mg/dL. Urinalisis: glukosa urin (++), protein urin (++), leukosit 2/LPB, eritrosit 2/LPB. Bagaimana terapi diabetes pada pasien di atas?
Gaya hidup sehat
Gaya hidup sehat + monoterapi oral
Gaya hidup sehat + kombinasi 2 OHO
Gaya hidup sehat + kombinasi 3 OHO
Gaya hidup sehat + kombinasi 2 OHO + insulin basal
Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90, HR 84x/menit, RR 18x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dl, C-peptide rendah, auto antibodi anti pancreatic (+). Terapi yang tepat pada pasien adalah...
Gaya hidup sehat
Insulin
Metformin
Glibenklamid
Pioglitazon
Seorang wanita usia 47 tahun datang dengan keluhan badan bertambah kurus sejak 2 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan sering lapar dan sering haus. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80, HR 80x/menit, RR 18x/menit, Tax 36.5. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 250 mg/dl, C‑peptide (+) tinggi, antibodi anti pancreatic (−). Mekanisme yang terjadi pada pasien adalah...
Resistensi insulin
Autoimun
Infeksi
Tumor
Peningkatan sensitivitas insulin
Seorang laki‑laki usia 50 tahun diantar oleh keluarga ke IGD RS dengan keluhan demam dan telapak kaki bernanah akibat tertusuk paku 2 minggu yang lalu. Luka meluas ke punggung kaki dan berbau busuk tapi tidak nyeri. Pasien diketahui memiliki riwayat DM namun tidak rutin minum obat. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmHg, HR 110x/menit, RR 22x/menit, Tax 38. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 450 mg/dL. Terapi anti diabetes yang paling tepat untuk pasien adalah...
Insulin
Biguanid
Acarbose
Tiazolidinedion
Sulfonilurea
Seorang wanita 45 tahun datang dengan keluhan BB turun 7 kg dalam 3 bulan, disertai sering haus dan lapar. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, RR 20x/menit, HR 80x/menit, TB 156 cm, BB 80 kg. Pemeriksaan laboratorium ditemukan GDS 300, Hba1C 11%. Tatalaksana yang tepat untuk pasien saat ini adalah...
Glibenklamid 5 mg/hari dan metformin 3x500 mg
Glibenklamid 5 mg/hari, metformin 3x500 mg dan insulin prandial paska makan
Sulfonilurea dan insulin basal pada malam hari dan insulin prandial paska makan
Insulin prandial paska makan dan insulin basal malam hari
Metformin 3x500 mg
Seorang wanita usia 38 tahun datang ke PKM dengan keluhan lemas selama 6 bulan disertai dengan rasa sering haus, sering BAK pada malam hari, dan sering lapar. Pasien merasa berat badan semakin bertambah setelah melahirkan anak kedua. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam batas normal, TB 155 cm, BB 70 kg, lingkar perut 85 cm. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP 180 mg/dl, kolesterol total 240 mg/dl, HDL 40 mg/dl, LDL 157 mg/dl, TG 215 mg/dl. Efek samping dari obat anti diabetes yang paling tepat untuk pasien adalah...
Mual‑muntah
Flatulens
Infeksi saluran kemih
Acute Tubular Necrosis
Hipoglikemia
Seorang wanita usia 30 tahun hamil anak ketiga dengan usia kehamilan 20 minggu. Pasien sebelumnya sudah menderita DM dengan terapi gaya hidup sehat. Dari hasil pemeriksaan gula darah didapatkan GDP 170 mg/dL. Terapi yang tepat untuk pasien adalah...
Glimepirid
Metformin
Insulin basal
Sitagliptin
Metformin dan insulin basal
Seorang pria 60 tahun datang dengan kontrol DM yang sudah diderita selama 10 tahun. Saat ini pasien dalam terapi glimepiride 4 mg/hari, metformin 3x500 mg dan insulin long acting malam hari. Hasil lab GDP 200 mg/dl, GD2PP 350 mg/dl, HbA1C 11%. Apa tatalaksana yang paling tepat untuk pasien saat ini?
Tambah satu macam OAD dengan mekanisme kerja yang berbeda
Lanjutkan pengobatan
Lanjutkan pengobatan lama ditambah insulin pandrial
Hentikan OAD ganti dengan insulin pandrial
Lanjutkan pengobatan dan tambahkan arkabose
Seorang laki‑laki usia 60 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sering lemas. Pasien memiliki riwayat DM dengan terapi berupa modifikasi gaya hidup. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan BB 80 kg dengan TB 160 cm. Saat ini HbA1C 7,6. Terapi yang tepat untuk pasien saat ini adalah...
Modifikasi gaya hidup + Glibenklamid
Modifikasi gaya hidup + Insulin basal
Modifikasi gaya hidup
Modifikasi gaya hidup + Metformin
Modifikasi gaya hidup + Metformin + Glibenklamid + Insulin basal
Seorang laki‑laki berusia 56 tahun dibawa oleh keluarganya ke UGD RS dengan keluhan tidak dapat dibangunkan sejak 1 jam sebelumnya. Pasien baru seminggu minum obat diabetes melitus golongan SU. Pasien mengurangi frekuensi makan agar kadar gulanya tidak tinggi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmHg, denyut nadi 92x/menit, suhu 37 C, dan RR 18x/menit. Dari pemeriksaan penunjang didapatkan SGOT 64 U/L, SGPT 76 U/L, GDA 38 mg/dL. Apakah edukasi yang tepat untuk mencegah terulangnya kejadian ini?
Minum obat teratur
Konsumsi obat SU harus diimbangi dengan makan
Rutin kontrol ke dokter
Olahraga teratur
Konsultasi dengan spesialis
Seorang wanita 60 tahun datang ke poli untuk kontrol DM yang sudah dideritanya 10 tahun ini. Selama ini pasien meminum metformin 3x500 mg. Dari hasil tanda vital dalam batas normal. Laboratorium menunjukan GDP 120 mg/dl, GD2PP 176 mg/dl. Tindakan apa yang selanjutnya paling tepat dilakukan oleh dokter?
Lanjutkan pengobatan
Tambahkan glibenklamid 5 mg sekali sehari
Tambahkan arkabose setelah makan
Naikan dosis metformin
Tambahkan insulin basal pada malam hari
Seorang pria 45 tahun datang dengan keluhan poliuri, polidipsi dan polifagi. Pemeriksaan fisik TD 170/90 mmHg, RR 20x/menit, HR 90x/menit, BB 70 kg, TB 175 cm. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300, Hba1C 8,5%. Pasien direncanakan untuk pemberian obat anti diabetes. Obat anti diabetes yang sebaiknya dihindari pada pasien tersebut adalah...
Metformin
Glimepirid
Pioglitazon
Linagliptin
Arkabose
Seorang laki‑laki usia 60 tahun dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran. Pasien penderita DM yang sedang puasa Ramadhan. Pasien memiliki riwayat konsumsi metformin saat sahur dan glibenklamid sebelum buka puasa. Dari pemeriksaan penunjang didapatkan GDS 40 mg/dL. Setelah pemberian D20% 3 flakon, pasien sadar. Tindakan selanjutnya adalah...
Rawat jalan dan minum manis‑manis
Rawat inap dan stop OAD
Rawat inap dan minum OAD metformin saja
Rawat jalan dan tidak boleh puasa dulu
Rawat jalan dan melakukan penggantian OAD
Seorang laki‑laki dengan DM sudah 10 tahun datang ke UGD dengan keadaan kaki bengkak sejak 3 hari yang lalu. Pasien 3 bulan ini juga mengalami keletihan dan lemah. Dari pemeriksaan lab GDS 300 mg/dl, Hb 9.2%, Ur 120 mg/l, Cr 3.5 mg/dl, urin lengkap didapatkan proteinuria ++ hematuria +. TB 165 cm dan BB 50 kg. Pasien belum pernah hemodialisa. Apakah komplikasi yang sedang terjadi pada pasien tersebut?
Anemia penyakit kronis
Makroangiopati
Mikroangiopati
Ulkus pedis
Polineuropati
Seorang laki‑laki ke puskesmas dengan keluhan sering kencing malam hari selama 2 bulan ini, keluhan disertai nafsu makan meningkat dan mudah haus. Pasien mengaku sebelumnya belum pernah memeriksakan diri, namun pasien memiliki riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 250 mg/dl. Apakah komplikasi makrovaskuler yang paling mungkin dialami pasien?
Katarak
Retinopati DM
Nefropati
Gangren diabetikum
Neuropati
Seorang laki‑laki usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh setelah terkena besi 1 minggu yang lalu. Luka bertambah luas hingga seluruh telapak kaki dan berbau. Pasien memiliki riwayat DM sejak 5 tahun yang lalu dan tidak minum obat teratur. Dari pemeriksaan didapatkan TD 180/100, HR 80x/menit, RR 18x/menit, Tax 36, GDS 450 mg/dL, pH 7.3. Kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi pada pasien bila penanganan tidak tepat adalah...
Asidosis laktat
KAD
Neuropati
PAD
Hipoglikemia
Laki‑laki 47 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol penyakit DM dan hipertensi. Saat ini tekanan darah pasien 140/90 mmHg, HR 80x/menit, RR 20x/menit, T 36,5C. BMI 26, GDS 210 mg/dl. Apakah skrining awal yang sebaiknya dilakukan untuk mengetahui salah satu komplikasi kronik pasien ini?
Mikroalbumin urin
SGOT
SGPT
USG ginjal
Biopsi ginjal
Ibu membawa anaknya usia 2 tahun ke dokter dengan keluhan berat badan sulit naik. Riwayat anak hanya mau makan sedikit dan minum air kacang hijau. Pemeriksaan fisik anak tampak sangat kurus, iga gambang, baggy pants. Kesadaran CM, nadi 100x/menit, RR 24x/menit, Tax 36,5C. Penatalaksanaan awal yang tepat?
Berikan makanan tambahan F100
Larutan D5% oral 50 cc
Larutan D10% oral 50 cc
Larutan D10% iv 5 cc/kgBB
Rehidrasi dengan RL
Seorang anak laki‑laki usia 2 tahun dirawat di puskesmas dengan diagnosis marasmus. Kemudian keadaan anak tersebut memburuk. Anak tampak lemah, berkeringat dingin dan sulit dibangunkan. Dari pemeriksaan gula darah sesaat didapatkan 30 mg/dl. Tatalaksana yang tepat untuk kondisi pasien tersebut?
D10% 5 cc/kgBB bolus iv
D10% 5 cc/kgBB PO
D10% 2 cc/kgBB bolus iv
D40% 1 cc/kgBB bolus iv
D5% dalam NS 5 cc/kgBB bolus iv
Seorang wanita usia 54 tahun datang dengan keluhan lemas sejak 2 minggu. Keluhan disertai dengan keringat dingin, berdebar, pandangan kabur. Pasien didiagnosis DM sejak 1 tahun yang lalu dan rutin mengonsumsi obat, namun akhir-akhir ini pasien jarang makan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan GCS 456, TD 130/80, HR 90x/menit, RR 18x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 65 mg/dL. Terapi yg tepat adalah
Bolus D40% 25cc
Bolus D20% 50cc
Bolus D40% 50cc
Glukosa 15 - 20 gram larutkan air
Bolus D20% 25cc
Seorang wanita usia 54 tahun datang dengan keluhan lemas sejak 2 minggu. Keluhan disertai
dengan keringat dingin, berdebar, pandangan kabur. Pasien didiagnosis DM sejak 1 tahun yang
lalu dan rutin mengonsumsi obat, namun akhir- akhir ini pasien jarang makan. Dari pemeriksaan
fisik didapatkan GCS 456, TD 130/80, HR 90x/menit, RR 18x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan
laboratorium didapatkan GDS 65 mg/dL. Diagnosa pasien adalah...
hipoglikemia ringan
hipoglikemia sedang
hipoglikemia berat
syok hipoglikemia
krisis hipergilkemia
Seorang laki-laki usia 80 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan tidak sadar. Sebelumnya pasien mengeluh lemas, pusing, keringat dingin, berdebar, pandangan kabur. Pasien memiliki riwayat DM dan rutin mengonsumsi glibenklamid dan metformin. Menurut keluarga, sebelum tidak sadar pasien mengonsumsi obat rutin tersebut namun tidak makan. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan GCS 111, TD 80/60, HR 100x/menit, RR 20x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 40 mg/dL. Diagnosa yang tepat pada pasien adalah...
Hipoglikemia ringan
Hipoglikemia sedang
CVA
Koma hipoglikemia
Diabetes insipidus
Bayi baru lahir 5 jam yang lalu dibawa orang tuanya ke IGD karena kejang dan lemas. Riwayat persalinan ditolong oleh bidan, cukup bulan, BBL 4000 g, APGAR skor 9/10. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran apatis, hipotoni, kadar gula darah bayi 35 mg/dl. Ibu riwayat DM. Tatalaksana yang tepat?
D10% 2cc/kgBB (iv)
D10% 2cc/kgBB/menit (iv)
D10% 6 mg/kgBB (iv)
D10% 6 mg/kgBB/menit (iv)
D40% 2cc/kgBB (iv)
Seorang laki-laki usia 80 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan tidak sadar. Sebelumnya pasien mengeluh lemas, pusing, keringat dingin, berdebar, pandangan kabur. Pasien memiliki riwayat DM dan rutin mengonsumsi glibenklamid dan metformin. Menurut keluarga, sebelum tidak sadar pasien mengonsumsi obat rutin tersebut namun tidak makan. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan GCS 111, TD 80/60, HR 100x/menit, RR 20x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 40 mg/dL. Terapi yang tepat pada pasien adalah...
Bolus D40% 25cc
Bolus D40% 50cc
Bolus D20% 25cc
Bolus D20% 100cc
Glukosa 15–20g dilarutkan dalam air
Seorang laki-laki usia 50 tahun datang dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 2 hari yang lalu. Sebelumnya pasien memiliki riwayat sering pipis di malam hari, mudah lapar, dan sering merasa haus. Pemeriksaan tanda vital TD 90/80, HR 120x/menit, RR 30x/menit, suhu 37 C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan mata cekung, mukosa mulut kering, turgor kulit kembali lambat. Pemeriksaan lab didapatkan GDS 600 mg/dl, osmolaritas serum 348 dan keton urin (-). Diagnosis pasien adalah...
Hipoglikemia
Koma asidosis laktat
Koma asidosis diabetikum
Koma hiperosmolar hiperglikemik
Diabetes Mellitus tipe 1
Seorang laki-laki usia 60 tahun dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran. Pasien memiliki riwayat DM dan selama ini rutin mengonsumsi obat DM. Pada pemeriksaan GDS didapatkan 30mg/dl. Kemungkinan diagnosis pada pasien adalah...
Ensefalopati hipoglikemia
Ensefalopati uremikum
Stroke iskemik
Stroke perdarahan
Ensefalopati hepatikum
Seorang anak laki-laki usia 10 tahun dibawa orangtuanya ke IGD dengan penurunan kesadaran. Pasien merupakan penderita DM dan mendapat terapi suntik insulin. Namun beberapa hari ini pasien tidak menyuntik insulin karena habis. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 450 mg/dL dengan keton (+). Terapi pertama yang diberikan adalah...
IVFD NaCl 0.9%
IVFD HES
IVFD RL
IVFD koloid
IVFD D40%
Pria 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan tidak sadarkan diri. Pasien memiliki riwayat DM sejak 10 tahun. PF TD 110/80 RR 30x/menit cepat dan dalam; HR 120x/menit BB 60Kg. UL ketonuria (+). Analisa gas darah Ph 6,8 PCO2 25 HCO3 10. GDA 450 mg/dl. Osmolaritas plasma 290. Apa tatalaksana yang paling tepat untuk pasien?
Rehidrasi kristaloid dan long acting insulin bolus 0.1 IU/KgBB
Rehidrasi kristaloid, insulin rapid acting bolus 0.1 IU/kgBB
Rehidrasi kristaloid, regulasi cepat insulin
Rehidrasi kristaloid, insulin rapid acting bolus 0.1 IU/KgBB, dan natrium bicarbonat
Rehidrasi kristaloid, insulin long acting bolus 0.1 IU/KgBB, dan natrium bicarbonat
Seorang pasien, perempuan, 47 tahun, datang dibawa oleh keluarganya ke IGD dengan keluhan penurunan kesadaran. Pasien sebelumnya memiliki riwayat diabetes mellitus yang tidak terkontrol. Tanda-tanda vital kesadaran somnolen, TD: 90/70 mmHg, HR: 121 x/m, RR: 24x/m, T:36,4C. Pada pemeriksaan penunjang didapatkan GDS 741 mg/dL, elektrolit hiponatremi, hipokalemi, keton (-), osmolaritas 335. Tatalaksana paling tepat pada pasien ini ialah...
Rehidrasi segera
Pemberian insulin
Pemberian bikarbonat
Koreksi elektrolit
Pemberian glukosa
Seorang pasien, perempuan, 47 tahun, datang dibawa oleh keluarganya ke IGD dengan keluhan penurunan kesadaran. Pasien sebelumnya memiliki riwayat diabetes mellitus yang tidak terkontrol. Tanda-tanda vital kesadaran somnolen, TD: 90/70 mmHg, HR: 121 x/m, RR: 24x/m, T:36,4C. Pada pemeriksaan penunjang didapatkan GDS 741 mg/dL, elektrolit hiponatremi, hipokalemi, keton (-), osmolaritas 335. Setelah dilakukan rehidrasi, tatalaksana selanjutnya ialah...
Insulin reguler 0.1 IU/kgBB IV bolus
Levemir 0.2 IU/kgBB IV bolus
Insulin glargine 0.1 IU/kgBB IM
Actrapid 0.5 IU/kgBB IV bolus
Novorapid 0.1 IU/kgBB SC
Seorang pria 25 tahun datang ke UGD dalam keadaan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluh sesak. Pasien memiliki riwayat DM sejak kecil. Dari hasil PF TD 120/80 RR 30x/menit HR 110x/menit. Napas kusmaul dan berbau keton. Hasil UL ketonuria (+), GDS 450 mg/dl keton plasma (+). Hasil pemeriksaan apa yang menunjang diagnosa pasien?
hbA1C
Analisa gas darah
Bicarbonat serum
Osmolaritas plasma
Serum elektrolit
Seorang wanita usia 60 tahun datang ke praktek dokter untuk konsultasi hasil lab sebelum berangkat haji. Dari pemeriksaan antropometri didapatkan BB 80 kg, TB 157 cm. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/80, HR 84x/menit, RR 16x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 230 mg/dL, kolesterol total 250 mg/dL, LDL 200 mg/dL, TG 250 mg/dL, HDL 20 mg/dL, asam urat 9.8 mg/dL. Kelainan yang didapatkan pada pasien tersebut adalah...
Toleransi Glukosa Terganggu
Glukosa Darah Puasa Terganggu
Dislipidemia
Sindroma metabolik
Hiperurisemia
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan tengkuk terasa berat sejak 1 hari sebelumnya. Pasien selama ini suka mengonsumsi makanan berlemak. Riwayat DM disangkal. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/110, HR 84x/menit, RR 18x/menit, Tax 36.5. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 135 mg/dl, kolesterol total 250 mg/dl, LDL 200 mg/dl, TG 180 mg/dl, HDL 30 mg/dl. Diet yang disarankan pada pasien adalah...
Diet rendah kalori
Diet rendah protein
Diet rendah lemak
Diet tinggi kalori
Diet tinggi protein
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan tengkuk terasa berat sejak 1 hari sebelumnya. Pasien selama ini suka mengonsumsi makanan berlemak. Riwayat DM disangkal. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/110, HR 84x/menit, RR 18x/menit, Tax 36.5. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 135 mg/dl, kolesterol total 250 mg/dl, LDL 200 mg/dl, TG 180 mg/dl, HDL 30 mg/dl. Obat anti dislipidemia yang paling tepat diberikan pada pasien adalah...
Statin
Statin + fibrat
Fibrat
Statin + asam nikotinik
Fibrat + asam nikotinik
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan perut terasa tidak nyaman sejak 1 hari sebelumnya. Pasien selama ini suka mengonsumsi nasi dalam porsi besar dengan lauk yang digoreng. Riwayat DM disangkal. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/110, HR 84x/menit, RR 18x/menit, Tax 36.5. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 135 mg/dl, kolesterol total 300 mg/dl, LDL 150 mg/dl, TG 520 mg/dl, HDL 30 mg/dl. Obat antidislipidemia yang paling tepat diberikan pada pasien adalah...
Statin
Statin + Fibrat
Fibrat
Statin + Asam nikotinik
Fibrat + Asam nikotinik
Seorang pria mengeluhkan badannya sering kram dan kaku otot sejak 3 bulan ini. Pasien dalam pengobatan jantung koroner sejak 2 tahun ini yang meliputi aspirin 1x80 mg, simvastatin 1x20 mg, clopidogrel 1x75 mg, dan ISDN 3x5 mg. Dari hasil pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal. Hasil EKG didapatkan OMI inferior. Pemeriksaan penunjang apa yang sebaiknya dilakukan oleh pasien?
Kadar kalsium serum
Creatin kinase
CKMB
GDP
Hba1C
Laki-laki 57 tahun datang berobat untuk kontrol. Pasien adalah penderita DM type 2 sejak 15 tahun ini. Pasien juga sudah pernah pasang stent pada pembuluh darah jantung 1 tahun yang lalu. Pasien datang membawa hasil laboratorium sebagai berikut: kolesterol total 240 mg/dl, HDL 35 mg/dl, LDL 260 mg/dl, TG 215 mg/dl. Pemeriksaan GDN 126 mg/dl, GDPP 140 mg/dl. Target kontrol dislipidemia pada pasien ini adalah?
Kolesterol dan TG < 200
Kolesterol total < 200
HDL < 50
LDL < 70
TG < 200
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke praktek dokter untuk konsultasi hasil lab sebelum berangkat haji. Dari pemeriksaan antropometri dijumpai BB 85 kg, TB 157 cm. Pada pemeriksaa fisik didapatkan TD 120/80, HR 84x/menit, RR 16x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 130 mg/dL, kolesterol total 150 mg/dL, LDL 100 mg/dL, TG 150 mg/dL, HDL 40 mg/dL, asam urat 6.8 mg/dL. Kelainan yang didapatkan pada pasien tersebut adalah...
Overweight
Obesitas
Dislipidemia
Sindroma metabolik
Hiperurisemia
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan tengkuk terasa berat sejak 1 hari sebelumnya. Pasien selama ini suka mengonsumsi makanan berlemak. Riwayat DM disangkal. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/90, HR 84x/menit, RR 18x/menit, Tax 36.5. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 135 mg/dl, kolesterol total 250 mg/dl, LDL 200 mg/dl, TG 180 mg/dl, HDL 30 mg/dl. Apa diagnosis pada kasus di atas?
Obesitas
Sindroma Metabolik
Dislipidemia
Hipertensi
DM type 2
Seorang wanita usia 30 tahun dibawa ke IGD dengan kejang. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60, HR 100x/menit, RR 30x/menit, Tax 36. Pasien memiliki riwayat penyakit hipertiroid dan telah menjalani tiroidektomi. Kemungkinan penyebab kejang pada pasien adalah...
Hipokalemia
Hiperkalemia
Hipokalsemia
Hiperkalsemia
Hipofosfatemia
Tn. Kepet 36 tahun dibawa keluarganya ke UGD karena kejang dan kaku seluruh badan sejak 15 menit lalu. Pasien riwayat operasi pengangkatan kelenjar tiroid 2 minggu lalu. Pada pemeriksaan ditemukan carpopedal spasm dan hiperrefleks. Pemeriksaan ECG didapatkan QT interval memanjang. Kemungkinan hasil pemeriksaan laboratorium yang didapatkan?
Hipokalsemia, hipermagnesemia, hiperfosfatemia
Hipokalsemia, hipermagnesemia, hipofosfatemia
Hipokalsemia, hipomagnesemia, hiperfosfatemia
Hipokalsemia, hipomagnesemia, hipofosfatemia
Hiperkalsemia, hipomagnesemia, hipofosfatemia
Tn. Bagyo usia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mudah lelah sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan disertai kelemahan otot dan nyeri terutama di punggung. Pasien tidak memiliki riwayat sakit berat sebelumnya. Pemeriksaan penunjang didapatkan dekalsifikasi pada tulang, hiperkalsemia, hipofosfatemia, dan peningkatan kadar PTH. Kemungkinan diagnosis yang tepat pada kasus ini adalah...
Hiperparatiroid primer
Hiperparatiroid sekunder
Hipoparatiroid
Hipertiroid primer
Hipertiroid sekunder
Seorang wanita usia 32 tahun datang ke poliklinik RS dengan nyeri tulang panggul sejak 2 hari sebelumnya. Saat ini pasien sedang dalam keadaan menyusui anak pertamanya dan pasien gemar mengonsumsi nasi dengan kecap. Pasien memiliki riwayat krikotiroidtektomi 2 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 80x/menit, RR 18x/menit, Tax 36C. Kemungkinan diagnosa yang paling tepat pada pasien adalah...
Hiponatremia
Hipokalemia
Hipokalsemia
Hipernatremia
Defisiensi vit C
Ny. Indah 23 tahun, datang ke RS dengan keluhan jantung berdebar sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan jantung berdebar disertai mudah berkeringat, tangan gemetar, dan berat badan yang turun walau banyak makan. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 120x/menit, RR 20x/menit, T 36,7 C. Diagnosis yang tepat?
Hipotiroid
Tirotoksikosis
Graves Disease
Hipertiroidisme
Tiroditis hashimoto
Ny. Indah 23 tahun, datang ke RS dengan keluhan jantung berdebar sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan jantung berdebar disertai mudah berkeringat, tangan gemetar, dan berat badan yang turun walau banyak makan. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 120x/menit, RR 20x/menit, T 36,7 C. Pemeriksaan penunjang awal apa yang dilakukan?
FT3 dan FT4
T3 dan T4
TSH dan FT4
TSHs
TRH
Seorang wanita 30 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan berdebar. Seorang perempuan, usia 14 tahun, diantar orang tuanya ke poliklinik dengan keluhan adanya benjolan di leher depan sejak 6 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluh susah konsentrasi di sekolahnya, suka marah, berdebar-debar, tangan berkeringat, banyak makan tapi BB turun. Dari pemeriksaan fisik didapatkan pasien gelisah, TD 140/90 mmHg, nadi 120x/menit, RR 26x/menit. Kemungkinan hasil pemeriksaan penunjang pada hipertiroid primer adalah?
T3 rendah, T4 rendah, TSH tinggi
T3 rendah, T4 tinggi, TSH tinggi
T3 tinggi, T4 tinggi, TSH rendah
T3 tinggi, T4 rendah, TSH rendah
T3 tinggi, T4 tinggi, TSH tinggi
Seorang wanita usia 32 tahun datang ke PKM dengan keluhan berat badan yang terus turun padahal nafsu makan baik. Keluhan disertai dengan jantung berdebar tiap malam hari. Dari pemeriksaan didapatkan lid retraction dan eksophtalmus. Kemungkinan hasil laboratorium yang ditemukan pada pasien adalah...
TSH rendah
Serum iodide rendah
FT4 rendah
T3 rendah
Uptake T3 rendah
Ny. Sukilah 34 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan berat badan terus menurun selama 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan berdebar, keringat berlebih dan terdapat benjolan pada lehernya. Pasien memiliki riwayat operasi tumor otak 1 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80 mmHg, RR 20x/menit, HR 110x/menit, eksophtalmus dan tremor. Apa kemungkinan hasil lab yang ditemukan?
TRH rendah
Serum iodine rendah
FT4 meningkat
TSH meningkat
FT3 rendah
Seorang perempuan berusia 45 thn datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan di leher bagian depan berukuran 4 cm konsistensi kenyal. Keluhan sudah dialami sejak 1 tahun. Tidak ada riwayat keluhan jantung berdebar debar dan mata melotot. Pasien tinggal di pegunungan dan terdapat tetangga pasien dengan keluhan yg sama. Pada pemeriksaan dijumpai TSH meningkat, FT4 menurun. Apa pemeriksaan lanjutan yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus di atas?
Kadar iodium urin
Kadar T3 dan T4
USG thyroid
FNAB Thyroid
Pemeriksaan sidik thyroid
Seorang wanita G1P0A0 usia kehamilan 8 minggu datang ke dokter dengan keluhan berdebar-debar dan tidak terlalu suka ditempat yang panas. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80, HR 110x/menit, RR 20x/menit, Tax 37°C dan didapatkan nodul diffuse pada leher. Tatalaksana yang tepat untuk pasien tersebut adalah...
PTU 3x100 mg
Metimazol 3x10 mg
Propanolol 3x10mg
Dexamethason 3x0.5mg
Metimazol 1x20mg
Seorang wanita usia 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan di leher bagian depan sejak 2 bulan yang lalu. Benjolan dirasa makin membesar hingga seukuran bola tenis. Pasien juga mengeluhkan jantung berdebar-debar, tidak tahan di tempat yang panas, dan penurunan BB. Dari pemeriksaan fisik didapatkan indeks Wayne 20, TD 120/80 mmHg, HR 108x/menit, RR 20x/menit, Tax 37C, eksoftalmus (+), terdapat massa difus di leher bagian depan dengan konsistensi padat kenyal dan ikut bergerak saat menelan. Diagnosis yang paling tepat pada pasien adalah...
Struma ekuivokal
Struma non toksik
Simple goiter
Tiroiditis
Struma difusa toksik
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang dengan keluhan lemas sejak 1 bulanini. Pasien juga mengeluhkan sulit tidur, sering BAB. Badan tampak kurus, tapi nafsu makan bertambah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90 mmHg, nadi 120x/menit regular, Tax 37,8 C, mata menonjol, dan perabaan leher didapatkan nodul tiroid diffuse. Pasien sudah mendapatkan terapi PTU. Pasien memiliki riwayat sakit asma sejak anak-anak. Terapi tambahan yang dapat diberikan pada pasien adalah?
Metimazol
Euthyrax
Propanolol
Bisoprolol
Yodium
Seorang perempuan usia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering berdebar-debar sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa kepanasan, banyak keringat, berat badan menurun tapi nafsu makan meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mg/dl, HR 105x/menit, RR 20x/menit, Tax 36.5, eksoftalmus (+), tremor halus (+), refleks fisiologis meningkat (+), terdapat massa di leher difus dengan konsistensi padat kenyal yang bergerak saat menelan. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan T4 meningkat dengan TSH rendah. Kemungkinan diagnosa pada pasien adalah...
Struma nodular
Gondok endemik
Karsinoma tiroid
Hashimoto tiroiditis
Grave’s disease
Seorang perempuan usia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering berdebar-debar sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa kepanasan, banyak keringat, berat badan menurun tapi nafsu makan meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80, HR 105x/menit, RR 20x/menit, Tax 36.5, eksoftalmus (+), tremor halus (+), refleks fisiologis meningkat (+), terdapat massa di leher difus dengan konsistensi padat kenyal yang bergerak saat menelan. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan T4 meningkat dengan TSH rendah. Terapi yang paling tepat diberikan pada pasien adalah...
Metimazole 2x20mg
Metimazole 2x30mg
PTU 1x300mg
PTU 3x100mg
PTU 2x300mg
Seorang perempuan berusia 27 tahun, G1P0Ab0 uk 20 minggu diantar ke RS dengan keluhan demam sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai jantung berdebar dan sering gelisah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, HR 140x/menit, RR 22x/menit, Tax 39C, tremor halus (+), terdapat massa sebesar ibu jari tangan pada leher yang bergerak saat menelan. Terapi yang paling tepat diberikan pada pasien adalah...
Iodium
Metimazole
Metamizole
PTU
levotiroksin
Seorang wanita usia 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan di leher bagian depan sejak 2 bulan yang lalu. Benjolan dirasa makin membesar hingga seukuran bola tenis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan indeks Wayne 14, TD 120/80 , HR 98×/menit, RR 20×/menit, suhu 37∘C , eksoftalmus (−), terdapat massa bernodul-nodul di leher bagian depan dengan konsistensi padat kenyal dan ikut bergerak saat menelan. Diagnosis yang paling tepat pada pasien adalah...
Struma endemik
Struma difusa toksik
Struma nodular toksik
Struma difusa nontoksik
Struma nodular nontoksik
Seorang perempuan usia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering berdebar-debar sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa kepanasan, banyak keringat, berat badan menurun tapi nafsu makan meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 , HR 105×/menit, RR 20×/menit, suhu 36,5∘C , eksoftalmus (+), tremor halus (+), refleks fisiologis meningkat (+), terdapat massa di leher difus dengan konsistensi padat kenyal yang bergerak saat menelan. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan T4 meningkat dengan TSH rendah. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan selanjutnya pada pasien adalah...
USG tiroid
Skintigrafi
FNAB
CT scan
MRI tiroid
Seorang wanita, usia 45 tahun, dibawa ke UGD karena tidak sadar 1 jam sebelumnya. Sebelumnya pasien sering berdebar, berkeringat dingin, nafsu makan meningkat, namun pasien bertambah kurus. Pasien juga merasa sering panas. Satu tahun yang lalu pasien berobat dengan keluhan yang sama dan minum obat, namun berhenti 3 bulan terakhir. Satu minggu yang lalu pasien batuk dan demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien koma, tampak kurus, terdapat benjolan di leher, TD 180/100 mmHg, nadi 120×/menit, dan RR 28×/menit. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah:
Koma tiroid
Krisis tiroid
Hipotiroid
Hipertiroid
Miksedema
Pasien wanita usia 40 tahun datang dengan keluhan penurunan berat badan yang cukup banyak. Pasien mengeluhkan penurunan nafsu makan, tidak tahan dingin, serta konstipasi. Tanda vital dijumpai TD 90/60 mmHg, HR 56×/menit, suhu 35,6∘C . Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kenaikan TSH dan penurunan nilai T3 dan T4. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah...
Tirotoksikosis
Hipotiroid
Graves disease
Tiroiditis de Quervain
Endemis goiter
Seorang wanita usia 16 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan lehernya semakin membesar sejak 1 tahun yang lalu. Benjolan tidak terasa nyeri. Pasien tinggal di area pegunungan dan tetangganya banyak yang mengalami keluhan serupa. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 , HR 82×/menit, RR 18×/menit, suhu 36∘C , terdapat massa pada regio coli ukuran 3×2×2 cm , difus, konsistensi padat kenyal, ikut bergerak saat menelan, bruit (−), eksoftalmus (−), tremor (−). Kemungkinan diagnosa yang paling tepat pada pasien adalah...
Adenoma tiroid
Struma endemik
Tiroiditis
Grave’s disease
Struma adolesens
Seorang wanita usia 16 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan lehernya semakin membesar sejak 1 tahun yang lalu. Benjolan tidak terasa nyeri. Pasien tinggal di area pegunungan dan tetangganya banyak yang mengalami keluhan serupa. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 82×/menit, RR 18×/menit, suhu 36∘C , terdapat massa pada regio coli ukuran 3×2×2 cm , difus, konsistensi padat kenyal, ikut bergerak saat menelan, bruit (−), eksoftalmus (−), tremor (−). Kemungkinan penyebab keluhan pada pasien adalah...
Konsumsi garam rakyat yang berlebihan
Infeksi menular dari tetangga
Defisiensi iodium
Penyakit autoimun
Kelebihan iodium
Anak laki-laki usia 9 bulan dibawa ke poli tumbuh kembang oleh ibunya untuk evaluasi kemampuan mentalnya. Anak saat ini belum bisa tengkurap dan belum bisa mengucapkan kata-kata. Terlihat lebih kecil dibandingkan dengan anak seusianya, kulit kering kasar, perut buncit, edema periorbital, fontanela menonjol, hidung lebar dan datar, lidah tampak besar. Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus ini?
Graves disease
Goiter toksik
Toxic adenoma
Struma nontoksik
Hipotiroid kongenital
Pasien wanita usia 40 tahun datang dengan keluhan benjolan di leher depan sejak 2 bulan lalu. Tanda vital dalam batas normal, pada pemeriksaan ditemukan konjungtiva ikterik, lidah lebar dengan papil lidah atrofi. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kenaikan TSH dan penurunan nilai T3 dan T4, selain itu didapatkan nilai positif untuk anti-TPO antibodi. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah...
Tirotoksikosis
Tiroiditis Hashimoto
Grave disease
Tiroiditis de Quervain
Endemis goiter
Seorang perempuan usia 25 tahun datang ke tempat praktik dokter untuk kontrol post partum. Pasien memiliki riwayat hipotiroid. Untuk menghindari kerusakan pada otak, bayi yang dilahirkan oleh ibu dengan riwayat hipotiroid harus mulai terdiagnosa dan diterapi sejak usia...
1 bulan
2 bulan
3 bulan
4 bulan
5 bulan
Ny. Gal Gadot usia 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan di leher bagian depan sejak 2 bulan yang lalu. Benjolan makin membesar hingga sebesar bola tenis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi 58×/menit, suhu 36∘C , TD 110/80 , RR 20×/menit. Benjolan di leher depan, lunak, tidak berbencol-benjol, ikut dengan gerakan menelan dan indeks Wayne 9. Anti-TPO (+). Apakah tatalaksana yang diberikan?
PTU
Metimazol
Levotiroksin
Garam beryodium
Propranolol
Seorang perempuan usia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering berdebar-debar sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa kepanasan, banyak keringat, berat badan menurun tapi nafsu makan meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mg/dL, HR 105×/menit, RR 20×/menit, suhu 36,5∘C , eksoftalmus (+), tremor halus (+), refleks fisiologis meningkat (+), terdapat massa di leher difus dengan konsistensi padat kenyal yang bergerak saat menelan. Apa pemeriksaan yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis kasus di atas?
Kadar TSH dan T4
Kadar T3 dan T4
USG tiroid
FNAB tiroid
Skintigrafi tiroid
Ny. Munawaroh 26 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan di leher yang semakin membesar sejak 6 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kelenjar tiroid membesar, diameter 2 cm, kenyal, difus dan tidak terdapat nyeri tekan. Pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar FT4 normal dan kadar TSH turun. Diagnosa pada pasien ini adalah?
Tiroiditis
Hipertiroid sekunder
Goiter endemis
Hipertiroid subklinis
Hipertiroid primer
Tn. Sukamto 43 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan bengkak pada kedua tangan dan kaki. Sebelumnya pasien tampak tidak bertenaga dan sedikit beraktivitas. Nafsu makan pasien menurun namun berat badan terus meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien koma, tampak gemuk, terdapat benjolan di leher, bengkak di ekstremitas. TD 80/60 mmHg, nadi 56×/menit, dan RR 16×/menit. Pada foto toraks ditemukan pembesaran jantung. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah:
Graves disease
Jantung miksedema
Hipotiroid
Hashimoto tiroiditis
Koma miksedema
Ny. Saras 30 tahun datang dengan benjolan yang nyeri di leher sejak 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 , RR 20×/menit, HR 88×/menit, suhu 38∘C , benjolan di leher teraba difus, kenyal, mudah digerakkan, dan ikut bergerak saat menelan. Hasil lab didapatkan TSH menurun, T3 dan T4 meningkat. Diagnosis?
Tiroiditis
Karsinoma tiroid
Graves disease
Struma difusa toksik
Struma difusa non toksik
Ny. Wati usia 31 tahun datang dengan keluhan mudah lelah sejak 1 minggu. Sebelumnya pasien riwayat mengonsumsi prednison sebanyak 3×1 tablet sejak 3 bulan yang lalu. Tanda vital: TD 150/90 mmHg, nadi 89×/menit, RR 18×/menit, suhu 36,7∘C . Pemeriksaan fisik ditemukan wajah moon face dan striae pada badan. GDA: 256 mg/dL . Kemungkinan hasil lab adalah...
Peningkatan kortisol
Peningkatan ACTH
Peningkatan TSH
Penurunan aldosteron
Penurunan T4
Ny. Wati usia 31 tahun datang dengan keluhan mudah lelah sejak 1 minggu. Sebelumnya pasien riwayat mengonsumsi prednison sebanyak 3×1 tablet sejak 3 bulan yang lalu. Tanda vital: TD 150/90 , nadi 89×/menit, RR 18×/menit, suhu 36,7∘C . Pemeriksaan fisik ditemukan wajah moon face dan striae pada badan. GDA: 256 mg/dL . Diagnosa pada pasien adalah...
Cushing disease
Pseudo‑Cushing disease
Krisis adrenal
Diabetes melitus tipe 1
Diabetes melitus tipe 2
Ny. Wati usia 31 tahun datang dengan keluhan mudah lelah sejak 1 minggu. Sebelumnya pasien riwayat mengonsumsi prednison sebanyak 3×1 tablet sejak 3 bulan yang lalu. Tanda vital: TD 150/90 , nadi 89×/menit, RR 18×/menit, suhu 36,7∘C . Pemeriksaan fisik ditemukan wajah moon face dan striae pada badan. GDA: 256 mg/dL . Kemungkinan hasil lab yang dijumpai adalah...
Kortisol naik, ACTH naik
Kortisol turun, ACTH naik
Kortisol turun, ACTH turun
Kortisol naik, ACTH turun
Kortisol turun, ACTH tetap
Tn. Owi, 43 tahun, datang dengan keluhan lemas dan mudah lelah sejak 3 hari. Sudah 2 tahun ini pasien membeli obat steroid di warung tanpa indikasi dari dokter. Pada pemeriksaan fisik didapatkan striae kebiruan di perut, buffalo hump, moon face, dan bengkak di seluruh tubuh. Diagnosis pasien adalah?
Cushing desease
Hiperkortisolism
dwarfism
Addison disease
hiper ACTH
Tn. Jarwo 60 tahun datang dengan keluhan kenaikan berat badan sejak 3 bulan terakhir. Sebelumnya pasien memiliki keluhan nyeri sendi dan mengobati sendiri dengan membeli obat di apotek sejak 2 tahun lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg , RR 20×/menit , HR 88×/menit , T 36,6 ∘C . Striae (+) dan buffalo hump (+). Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah?
Cushing Syndrome
Addison Disease
Hashimoto
Insufisiensi Adrenal
Cushing Disease
Ny. Liana 35 tahun datang dengan keluhan berat badan yang bertambah sejak 4 bulan. Pasien juga mengeluh sudah 3 bulan tidak menstruasi tapi setelah dilakukan tes kehamilan hasilnya negatif. Tanda vital TD 140/90 mmHg , nadi 86×/menit , RR 20×/menit , BB 65 kg , TB 156 cm . Pada pemeriksaan fisik ditemukan moon face dan striae pada abdomen. Setelah diberikan deksametason sebanyak 8 mg , nilai ACTH pasien turun. Kemungkinan diagnosis?
Cushing syndrome
Cushing disease
Withdrawal steroid
Insufisiensi Adrenal Primer
Addison Disease
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam SMRS. Awalnya pasien mual, muntah, demam tinggi, dan disertai nyeri perut. Sebelumnya pasien pernah mengeluh lemas dan tidak nafsu makan. Penurunan berat badan disangkal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60 mmHg , HR 80×/menit , RR 20×/menit , T 38,5 ∘C . Pasien memiliki riwayat konsumsi jamu pegal linu secara rutin, namun beberapa hari ini warung yang menjual jamu tersebut tutup. Kondisi yang saat ini terjadi pada pasien adalah...
Hipoglikemi
Krisis adrenal
Krisis hiperglikemi
Krisis tiroid
Addison disease
Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD dengan keluhan mual, muntah, demam tinggi, dan disertai nyeri perut sejak 3 jam SMRS. Sebelumnya pasien pernah mengeluh lemas dan tidak nafsu makan. Penurunan berat badan disangkal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60 mmHg , HR 80×/menit , RR 20×/menit , T 38,5 ∘C . Pasien memiliki riwayat konsumsi jamu pegal linu secara rutin, namun beberapa hari ini warung yang menjual jamu tersebut tutup. Mekanisme yang menyebabkan kondisi pada pasien adalah...
Hiperkortisol primer
Hiperkortisol sekunder
Hipokortisol primer
Hipokortisol sekunder
Hipotiroid primer
Ny. Sukinem 40 tahun dibawa ke IGD oleh keluarganya karena lemas sejak 2 hari terakhir. Pasien juga mengeluh nyeri perut, mual, dan muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak kurus dan lemah; TD 100/60 mmHg ; nadi 60×/menit ; RR 20×/menit ; kulit tampak hiperpigmentasi. Kemungkinan diagnosa?
Cushing Syndrome
Krisis adrenal
Addison disease
Cushing disease
Hipotiroid
Anak perempuan usia 6 tahun datang ke RS diantar ibunya dengan keluhan payudara membesar lebih besar dari ukuran biasa. Tumbuh rambut kemaluan sejak 1 bulan yang lalu. Apakah diagnosis pasien?
Pubertas prekoks
Delayed Puberty
Pubertas inisial
Pubertas prekoks perifer
Anak laki-laki usia 6 tahun datang untuk konsultasi ke dokter dengan orang tua karena sudah tumbuh rambut pubis dan sudah banyak berjerawat. Pasien juga dikeluhkan suaranya sudah berubah. Diagnosis pasien ini?
Delayed puberty
Pubertas prekoks
Cushing syndrom
Hirsutisme
Amenorrhea
Anak laki-laki usia 6 tahun, BB 18 kg , TB 96 cm . Ibu merasa anaknya lebih pendek daripada teman sebayanya. Tidak ada gangguan dalam belajar. Riwayat lahir cukup bulan BBL 3000 g , PB 50 cm . Riwayat keluarga tinggi badan normal. Hormon apakah yang mempengaruhi kondisi pasien?
Hormon progesteron
Hormon estrogen
growth hormone
Hormon vasopresin
Hormon adrenokortikoid
Seorang pasien usia 24 tahun merasa bahwa tangannya semakin membesar sejak 6 bulan terakhir, bahkan sekarang sepatu-sepatunya juga sudah tidak muat. Keluarga juga para tetangga pasien merasa pasien semakin membesar. Dada melebar, dagunya juga semakin maju, hidung pesek. Apakah kemungkinan kondisi yang dialami pasien?
Akromegali
Dwarfisme
Hipotiroid
Hipertiroid
Gigantisme
Seorang anak laki-laki usia 1 tahun dibawa ibunya ke tempat praktek dokter dengan keluhan badan pendek tidak sesuai dengan teman-teman sebayanya. Pasien juga memiliki perut yang membuncit dan lidah yang besar. Pasien juga dikeluhkan mengalami keterlambatan dalam berbicara. Ibu pasien memiliki riwayat hipotiroid. Kemungkinan kondisi yang terjadi pada pasien adalah...
Gigantisme
Akromegali
Kretinisme
Turner’s syndrome
Edward’s syndrome
