wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Miniblok Psikiatri - SGD 1

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Pada skenario Sinta, istilah afek paling tepat didefinisikan sebagai:

a)

Suasana hati yang menetap selama berminggu-minggu

b)

Keadaan emosional subjektif yang dirasakan pasien

c)

Ekspresi emosional yang tampak saat wawancara

d)

Respons fisiologis terhadap stres

e)

Pola pikir dominan terhadap diri sendiri

2.

Perbedaan utama antara mood dan afek dalam pemeriksaan status mental adalah:

a)

Mood lebih mudah diamati dibanding afek

b)

Afek bersifat menetap dan jangka panjang

c)

Mood mencerminkan emosi sesaat

d)

Afek adalah ekspresi eksternal dari mood

e)

Mood hanya dapat dinilai melalui kuesioner

3.

Keluhan “tidak punya semangat hidup”, insomnia, dan anhedonia selama dua minggu paling mencerminkan gangguan:

a)

Gangguan panik

b)

Episode depresi

c)

Gangguan cemas menyeluruh

d)

Gangguan penyesuaian

e)

Distimia

4.

Gejala palpitasi, sesak napas, keringat dingin, dan rasa takut mati mendadak yang dialami Sinta paling sesuai dengan:

a)

Fobia sosial

b)

Gangguan cemas menyeluruh

c)

Serangan panik

d)

Gangguan somatoform

e)

Reaksi stres akut

5.

Ciri yang paling khas dari serangan panik adalah:

a)

Kekhawatiran menetap sepanjang hari

b)

Gejala muncul perlahan dan progresif

c)

Episode ketakutan intens yang muncul mendadak

d)

Selalu dipicu stresor yang jelas

e)

Tidak disertai gejala fisik

6.

Perubahan perilaku berupa sangat bersemangat, bicara cepat, tidur hanya dua jam, dan ide grandios pada Sinta mengarah ke:

a)

Episode depresif berat

b)

Hipomania

c)

Mania

d)

Gangguan cemas menyeluruh

e)

Gangguan kepribadian

7.

Perbedaan utama mania dan hipomania adalah:

a)

Mania selalu disertai halusinasi

b)

Hipomania berlangsung lebih lama

c)

Mania menyebabkan gangguan fungsi yang nyata

d)

Hipomania selalu disertai depresi

e)

Mania tidak memerlukan perawatan

8.

Ketidakseimbangan neurotransmiter yang paling berperan pada gangguan afek dan cemas adalah:

a)

Asetilkolin dan histamin

b)

Dopamin, serotonin, norepinefrin, dan GABA

c)

Glutamat dan aspartat saja

d)

Endorfin dan enkefalin

e)

Melatonin dan adenosin

9.

Peran utama GABA dalam konteks kecemasan adalah:

a)

Meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis

b)

Menurunkan ambang stres

c)

Menghambat eksitabilitas neuron

d)

Memicu respon fight-or-flight

e)

Meningkatkan kewaspadaan

10.

Respons fisiologis panik berkaitan erat dengan aktivasi:

a)

Sistem saraf parasimpatis

b)

Sistem dopaminergik mesokortikal

c)

Sistem saraf simpatis

d)

Sistem limbik saja

e)

Sistem motorik volunter

11.

Hubungan stres psikososial dan gejala panik secara fisiologis terutama dimediasi oleh:

a)

Aktivasi HPA axis

b)

Penurunan kortisol

c)

Inhibisi hipotalamus

d)

Aktivasi serotonin perifer

e)

Penurunan katekolamin

12.

Stresor psikososial pada skenario Sinta terutama berupa:

a)

Penyakit kronik

b)

Konflik keluarga berat

c)

Tekanan akademik dan performa

d)

Penggunaan zat

e)

Trauma fisik

13.

Pendekatan biopsikososial–spiritual menekankan bahwa gangguan afektif:

a)

Murni akibat gangguan otak

b)

Disebabkan kelemahan iman

c)

Hasil interaksi berbagai dimensi manusia

d)

Tidak dipengaruhi faktor sosial

e)

Tidak memerlukan pendekatan spiritual

14.

Contoh mekanisme koping maladaptif yang mungkin muncul pada Sinta adalah:

a)

Mencari dukungan sosial

b)

Refleksi diri dan doa

c)

Menghindari seluruh aktivitas akademik

d)

Konsultasi dengan konselor

e)

Manajemen waktu

15.

Pemeriksaan status mental pada Sinta sebaiknya memfokuskan penilaian pada:

a)

Orientasi dan memori jangka panjang

b)

Afek, mood, pikiran, dan persepsi

c)

Fungsi eksekutif saja

d)

Insight dan judgement saja

e)

Status neurologis lengkap

16.

Sikap dokter yang paling tepat dalam komunikasi terapeutik dengan Sinta adalah:

a)

Memberi nasihat tegas agar lebih bersyukur

b)

Menyangkal perasaan pasien

c)

Mendengarkan aktif dan validasi emosi

d)

Langsung memberi label diagnosis

e)

Menghindari pembicaraan emosi

17.

Validasi emosi berarti:

a)

Menyetujui semua pikiran pasien

b)

Mengakui perasaan pasien sebagai nyata

c)

Menghentikan ekspresi emosi pasien

d)

Mengalihkan topik pembicaraan

e)

Mengganti emosi negatif dengan logika

18.

Prinsip anti-stigma dalam kasus Sinta menuntut dokter untuk:

a)

Merahasiakan kondisi pasien sepenuhnya

b)

Menghindari pembahasan gangguan mental

c)

Tidak memberi label negatif

d)

Menyarankan cuti akademik segera

e)

Membatasi interaksi sosial pasien

19.

Dalam konteks Islam, konsep rahmah dalam pelayanan psikiatri berarti:

a)

Memberi hukuman edukatif

b)

Pendekatan penuh kasih dan empati

c)

Penilaian moral terhadap pasien

d)

Menyerahkan sepenuhnya pada ibadah

e)

Menghindari intervensi medis

20.

Konsep tawakal sebagai mekanisme koping spiritual bermakna:

a)

Pasrah tanpa usaha

b)

Menghindari stres sepenuhnya

c)

Usaha optimal disertai penyerahan diri

d)

Mengganti terapi medis

e)

Menghilangkan emosi negatif

21.

Perubahan mood cepat dari sedih ke sangat gembira menunjukkan:

a)

Afek tumpul

b)

Labil afek

c)

Distimia

d)

Waham

e)

Insight buruk

22.

Faktor biologis tambahan yang perlu dipikirkan sebagai diagnosis banding pada kasus ini adalah:

a)

Gangguan elektrolit

b)

Disfungsi tiroid

c)

Infeksi kronik

d)

Tumor otak

e)

Epilepsi

23.

Hipotesis sederhana yang diajukan pada skenario menyebutkan bahwa gangguan emosi Sinta:

a)

Disebabkan gangguan kepribadian

b)

Akibat tunggal stres akademik

c)

Dipengaruhi ketidakseimbangan neurotransmiter dan stres

d)

Tidak memiliki dasar biologis

e)

Bersifat simulasi

24.

Seven jump langkah pertama dalam pembahasan skenario adalah:

a)

Brainstorming

b)

Sintesis

c)

Klarifikasi istilah

d)

Strukturisasi masalah

e)

Penetapan diagnosis

25.

Tujuan utama metode Problem Based Learning pada skenario ini adalah:

a)

Memberi jawaban pasti

b)

Melatih hafalan diagnosis

c)

Mengembangkan berpikir kritis dan integratif

d)

Menggantikan kuliah pakar

e)

Mengurangi peran tutor

26.

Peran tutor dalam diskusi skenario adalah:

a)

Memberikan diagnosis final

b)

Mengarahkan dan memfasilitasi diskusi

c)

Menilai benar-salah setiap pendapat

d)

Mendominasi diskusi

e)

Menguji mahasiswa

27.

Pendekatan terbaik terhadap pasien seperti Sinta adalah:

a)

Biologis saja

b)

Psikologis saja

c)

Sosial saja

d)

Biopsikososial–spiritual

e)

Farmakologis saja

28.

Gangguan fungsi akademik pada Sinta terutama disebabkan oleh:

a)

Kurang motivasi intrinsik

b)

Intelegensi rendah

c)

Fluktuasi emosi dan kecemasan

d)

Konflik dengan dosen

e)

Gangguan memori

29.

Kalimat “gangguan afek dan cemas bukan kelemahan karakter” menekankan bahwa:

a)

Pasien harus lebih disiplin

b)

Gangguan mental bersifat biologis dan psikososial

c)

Terapi tidak diperlukan

d)

Semua orang pasti mengalaminya

e)

Masalah ini ringan

30.

Makna utama skenario 1 bagi calon dokter adalah:

a)

Menentukan diagnosis psikiatri sedini mungkin

b)

Menghafal klasifikasi gangguan mental

c)

Memahami manusia secara utuh, bukan hanya gejala

d)

Mengutamakan terapi farmakologis

e)

Menghindari keterlibatan emosional