Search Header Logo
dasar mikrobiologi

dasar mikrobiologi

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Hard

Created by

Rr Sangku

Used 1+ times

FREE Resource

25 Slides • 4 Questions

1

DASAR-DASAR MIKROBIOLOGI

KD 3.4 STERILISASI

Slide image

2

STERILISASI

  • Sterilisasi adalah proses kegiatan menghancurkan atau memusnahkan semua mikro organisme termasuk spora dari sebuah benda atau lingkungan. Proses sterilisasi diperlukan dalam berbagai kehidupan seperti bidang medik, industri obat steril, bidang bakteriologi dll.

  • Tujuannya adalah meniadakan atau membunuh semua bentuk kehidupan jasad renik

Slide image

3

TEHNIK STERILISASI

  • Tehnik Sterilisasi dapat dikerjakan dengan beberapa cara : I. Cara Fisika II. Cara Kimia. I. Cara Fisika

  • ada beberapa metode. a. Metode Radiasi. Digunakan radiasi gelombang elektromagnetik, yang digunakan adalah : radiasi UV, sinar gamma atau sinar X, sinar matahari.

Slide image

4


  • Sinar matahari banyak mengandung sinar UV, sehingga secara langsung dapat dipakai pada proses sterilisasi. Sinar UV dapat diperoleh melalui katoda panas (emisi termis) yaitu ke dalam katoda bertekanan rendah diisi dengan uap air raksa. 

  • Panjang gelombang yang dihasilkan dari proses ini biasanya dalam 2500 s/d 2600 Angstrom. Lampu mercuri yg ada dijalanan juga menghasilkan sinar UV, Jadi efek sterilisasinya tergantung dari dosis UV yg dihasilkan.

Slide image

5

Multiple Choice

Metode yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan mikroorganisme patogen adalah ...

1

sterilisasi

2

desinfeksi

3

radiasi

4

dekontaminasi

5

kontaminasi

6

STERILISASI RADIASI

  • Mekanisme sterilisasi dengan radiasi karena terjadinya tambahan energy yang cukup kuat menyebabkan terganggunya bahkan merusak ikatan intramolekuler, misalnya ikatan atom hydrogen dalam DNA sel mikro organisme.

  • Sinar Gamma mempunyai tenaga yang lebih besar dari pada sinar UV dan merupakan radiasi pengion.

Slide image

7


  • Interaksi antara sinar gamma dengan bakteri sangat tinggi sehingga mampu memukul elektron pada kulit atom menghasikan pasangan ion. Akibatnya terjadi kerusakan dan kematian pada sel mikro organisme tersebut.

  • Untuk makanan dan obat obatan tidak boleh sterilisasi menggunakan sinar gamma, karena akan menyebabkan terjadinya perubahan struktur kimia pada makanan dan obat tersebut.

Slide image

8

METODE PEMANASAN UAP AIR

  • Metode Pemanasan dengan Uap Air dan Pengaruh Tekanan (Autoclave) Pemanasan dilakukan hingga air mendidih. Organisme yang tidak berspora dapat dimatikan dalam tempo 10 menit , tetapi ada beberapa yg berspora dapat mati.


Slide image

9

METODE PEMANASAN KERING

  • Metode Pemanasan Kering. Cara ini kurang efektif apabila tempratur kurang tinggi. Efektifitas pada temperatur antara 1600C s/d 1800C. Pada temperatur ini akan menyebabkan kerusakan pada sel-sel hidup dan jaringan. Hal ini karena terjadi auto oksidasi sehingga bakteri patogen terbakar. Pada sistem ini ada udara, dimana udara merupakan penghantar panas yg buruk sehingga sterilisasi cara ini memerlukan waktu 1 jam dengan temperatur 1600C, bila temperatur 1800C memerlukan waktu 30 menit.

10

METODE PEMANASAN INTERMITEN

  • Metode Pemanasan secara Intermiten/ terputus-putus. Jhon Tyndall (1877) : dari hasil penelitiannya menyatakan bahwa pada temperatur didih 1000C selama 1 jam tidak dapat membunuh semua mikro organisme, tetapi bila air dididihkan berulang- ulang sampai lima kali dan setiap air mendidih diistirahatkan selama 1 menit akan sangat berhasil membunuh kuman. Hal ini karena dengan intermiten lingkungan hidup pembentukan spora dapat diputuskan.

11

METODE PEMBAKARAN LANGSUNG

  • Metode Inceneration (Pembakaran Langsung) Alat-alat platina, khrome yg akan disterilkan dapat dilakukan melalui pembakaran secara langsung pada nyala lampu bunsen hingga mencapai merah padam. Cara ini membuat alat menjadi rusak , keuntungannya mikro organisme akan hancur semuanya. 

Slide image

12

METODE PENYARINGAN

  • Metode Penyaringan (Filtration) Mikro organisme yang ada tetap berada pada material, sedangkan penyaringan hanya memisahkan mikro organisme dari material. Penyaring adalah sejenis porselin yg berpori yg dibuat khusus dari masing-masing pabrik. Metode ini hanya dipakai untuk sterilisasi larutan gula, cairan lain seperti serum atau hasil produksi mikro organisme seperti enzim dan exotoxin dan untuk memisahkan virus dan bakteri dari organisme lain.

Slide image

13

Sterilisasi Secara Kimia

  •  Dapat digunakan dengan menggunakan bahan kimia seperti : formalin, dan gas Etylen Oksida (EO). Menggunakan formalin, bahan yang akan disterilkan direndam selama 24 jam, atau dengan formalin tablet bahan disimpan dalam eksikator lalu dimasukkan tablet formalin, biarkan selama 24 jam.

Slide image

14

METODE PEMBAKARAN LANGSUNG

  • Metode Inceneration (Pembakaran Langsung) Alat-alat platina, khrome yg akan disterilkan dapat dilakukan melalui pembakaran secara langsung pada nyala lampu bunsen hingga mencapai merah padam. Cara ini membuat alat menjadi rusak , keuntungannya mikro organisme akan hancur semuanya. 

Slide image

15

Multiple Select

contoh aplikasi sterilisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah ...

1

memasak makanan

2

menyapu lantai

3

memakai deodoran

4

mandi

5

mencuci baju

16

STERILISASI SECARA KIMIA

Dapat digunakan dengan menggunakan bahan kimia seperti : formalin, dan gas Etylen Oksida (EO). Menggunakan formalin, bahan yang akan disterilkan direndam selama 24 jam, atau dengan formalin tablet bahan disimpan dalam eksikator lalu dimasukkan tablet formalin, biarkan selama 24 jam.

17


Menggunakan gas EO menggunakan peralatan khusus, membutuhkan biaya yg mahal tetapi hasil yg diperoleh sangat baik. Gas EO digunakan untuk sterilisasi bahan yang tidak tahan panas, biasanya terbuat dari plastik. Kelemahan dengan gas EO : mudah terbakar, bersifat mutagenik dan toksik, sehingga dikhawatirkan residu bersifat toksik setelah proses sterilisasi. Cara ini merupakan pilihan terakhir. 

18

DESINFEKSI

  • Desinfeksi adalah proses mengurangi jumlah kuman (mikro organisme). Desinfeksi banyak digunakan pada bidang kesehatan, mikrobiologi, pengolahan makanan dll. Prinsip desinfeksi hampir sama dengan sterilisasi hanya saja tidak bebas hama. Bahan yang digunakan untuk proses desinfeksi disebut Desinfektan. Contoh : Alkohol 70 %, Resiguard 5%, Larutan savlon 1 ; 30 dalam alkohol 70% Clorhexidine 4%, larutan tinctur 2 % dan larutan KI.

Slide image

19

Multiple Choice

Sterilisasi panas benda kering seperti endospora selalu membutuhkan ...

1

suhu yang rendah, waktu aplikasi panas yang cepat

2

suhu yang lebih tinggi dan waktu aplikasi panas yang lebih lama

3

suhu yang lebih tinggi dan waktu aplikasi panas yang lebih cepat

4

suhu yang lebih rendah dan waktu aplikasi panas yang lebih lama

20

FAKTOR DESINFEKSI

Hasil proses desinfeksi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya : 1. Beban organik (beban biologis) yg dijumpai pada benda. 2. Tipe dan tingkat kontaminasi mikroba. 3. Pembersihan/dekontaminasi benda sebelumnya. 4. Konsentrasi desinfektan dan waktu paparan. 5. Struktur fisik benda. 6. Suhu dan pH dari proses desinfeksi. 

21

DEKONTAMINASI

  • Dekontaminasi adalah tindakan menghilangkan pencemaran (kontaminasi) pada alat, ruangan laboratorium, atau sterilan. Pada proses sterilisasi, cara kerja yang dekontaminasi harus dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan kondisi steril pada sterilan. Tindakan dekontaminasi dilakukan seperti : - Membuang semua material yang tampak (debu, kotoran) pada benda, lingkungan, permukaan kulit dengan sabun, air atau gesekan.

22

Tujuan prosedur dekontaminasi

  • 1. Mencegah penyebaran infeksi melalui peralatan pasien atau permukaan lingkungan. 2. Untuk membuang kotoran yg tampak 3. Untuk membuang kotoran yang tidak tampak (mikro organisme) 4. Untuk melindungi personal dan pasien. 

Slide image

23


Beberapa cara yang sering dilakukan seperti : a. Cara aseptis. b. Membungkus sterilan dengan pembungkus yg berlapis. c. Menjaga kondisi penyimpanan sterilan, biasanya dilakukan di ruang tertutup dengan mengkondisikan ruangan sesuai dengan ketentuan. 

24

Cara Aseptis Cara ini bukan termasuk metode sterilisasi, cara ini hanya dilakukan khusus untuk zat aktif yang tidak tahan/rusak pada suhu tinggi. .Cara aseptis ini pada prinsipnya adalah cara kerja untuk memperoleh sediaan steril yakni dengan mencegah kontaminasi jasad renik. Contoh Pembuatan salep antibiotika dan salep hormon dilakukan dengan cara aseptis

25

ASEPTIK/ASEPSIS

  • Aseptik berarti tidak adanya patogen pada suatu daerah tertentu. Tehnik aseptik adalah usaha mempertahankan objek agar bebas dari mikro organisme. Ada 2 macam aseptik 1. Aseptik medis : tehnik bersih, termasuk prosedur yg digunakan untuk mencegah penyebaran mo. Misalnya : cuci tangan, mengganti linen tempat tidur, dan menggunakan cangkir untuk obat

Slide image

26


  • 2. Aseptik Bedah Tehnik steril, termasuk prosedur yang digunakan untuk membunuh mo dari suatu benda. Prinsip-prinsip tindakan asepsis yang umum.  Jangan sesekali menjauhi atau membelakangi tempat yg steril.  Peganglah objek-objek yg steril setinggi atas pinggang dgn demikian objek akan terlihat jelas , ini mencegah kontaminasi diluar pengawasan.

Slide image

27

 Hindari berbicara, batuk, bersin atau menjangkau objek yang steril.  Jangan sampai menumpahkan larutan apapun pada kain atau kertas yang sudah steril.  Bukalah bungkusan yang steril sedemikian rupa, sehingga ujung pembungkusnya tidak mengarah pada si petugas.  Objek steril menjadi tercemar, jika bersentuhan dengan objek yg tidak steril.  Cairan mengalir menurut arah daya tarik bumi, jika forcep dipegang sehingga cairan desinfektan menyentuh bagian yang steril, maka forcep itu sudah tercemar.

28

ANTISEPTIK

  • Antiseptik yaitu suatu zat atau bahan yg dapat menghambat pertumbuhan bakteri secara selektif. Tujuannya yaitu memusnahkan semua kuman- kuman patogen, tetapi spora dan virus yang mempunyai daya tahan yg sangat kuat tetap hidup. Contoh bahan yang sering digunakan : - Etyl alkohol - Jodium tinctur. (Larutan 2% dalam alkohol 70%) mempunyai daya antiseptik yg kuat. 

29

Fill in the Blank

Berikan 3 contoh masing-masing pada Kegiatan Sterilisasi , desinfeksi dan antiseptik di lingkungan rumah

DASAR-DASAR MIKROBIOLOGI

KD 3.4 STERILISASI

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 29

SLIDE