Search Header Logo
Pertemuan 3 PAB Kelas 11 smt 2

Pertemuan 3 PAB Kelas 11 smt 2

Assessment

Presentation

Religious Studies

11th Grade

Hard

Created by

Darma Susanti

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

E. Agama Buddha dan Tradisi

Slide image

2


Ajaran Buddha toleran terhadap tradisi dan adat-istiadat asalkan tidak membahayakan kesejahteraan orang lain. Dalam Kalama Sutta Buddha menyatakan, Engkau harus mencoba tradisi tersebut dan menguji sepenuhnya. Jika tradisi itu masuk akal dan mendatangkan kebahagiaan bagimu dan kesejahteraan bagi orang lain, maka kamu seharusnya menerima dan mempraktikkan tradisi dan adat tersebut.”

3

Adat-istiadat hendaknya berada dalam batas kerangka keagamaan. Dengan kata lain, seseorang hendaknya tidak melanggar ajaran agama universal untuk mengikuti tradisi tertentu.

Jika seseorang sangat taat mengikuti tradisi yang tidak memiliki nilai religius, maka ia dapat mempraktikkannya asalkan tidak mengatasnamakan agama. 

4

F. Agama Buddha dan Upacara Ritual


5


Upacara dan ritual merupakan suatu ornamen atau dekorasi untuk memperindah suatu agama agar menarik masyarakat. Upacara dan

ritual yang dianggap sebagai aspek terpenting dari agama tertentu untuk keselamatan mereka tidak dianggap demikian dalam ajaran

Buddha. Menurut Buddha, seseorang tidak boleh melekat pada praktik-praktik seperti itu untuk perkembangan spiritual atau kemurnian mentalnya.


6

G. Agama Buddha dan Perayaan Keagamaan


7


Umat Buddha sesungguhnya tidak menjalankan perayaan

Buddhis dengan bersenang-senang di bawah pengaruh alkohol dan

bersukaria atau mengadakan pesta dengan mengorbankan hewan.

Umat Buddha sejati menjalankan perayaan hari raya dengan sikap

berbeda sama sekali. Pada hari raya tertentu, mereka mencurahkan

waktu untuk menjauhkan diri dari semua kejahatan. Mereka

berdana dan menolong orang lain untuk membebaskan diri dari

penderitaan. 

8

Perayaan yang lebur dalam agama kadang dapat mengotori

kesucian suatu agama. Sebaliknya, agama tanpa perayaan dapat

menjadi membosankan dan tidak hidup bagi banyak orang. 

9

Sebagian orang tidak akan puas dengan ibadat religius

hanya selama perayaan. Mereka biasanya senang dan akan mencari

berbagai alasan untuk bersukaria sepanjang waktu. Ritual, upacara,

arak-arakan, dan perayaan diadakan untuk memuaskan kehausan

emosional melalui agama. Tidak seorangpun dapat berkata bahwa

praktik itu salah, tapi umat harus mengatur upacara itu dengan cara

yang berbudaya, tanpa menimbulkan gangguan pada orang lain.

E. Agama Buddha dan Tradisi

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE