Search Header Logo
Materi SMT 2 Grade 7

Materi SMT 2 Grade 7

Assessment

Presentation

Other

10th - 12th Grade

Hard

Created by

Rizka Soraya

Used 1+ times

FREE Resource

13 Slides • 0 Questions

1

Rangkuman Materi Semester 2 Grade 7

Keberagaman SARA

Kerja sama

Karakteristik Daerah dalam Wilayah NKRI

media

2

Faktor-Faktor Penyebab Keberagaman

  • letak strategis wilayah Indonesia, dapat menyebabkan penyebaran agama antarnegara Eropa, China, Persia, India sehingga terjadi keberagaman agama.

  • kondisi negara kepulauan, NKRI yang terdiri atas ribuan pulau terpisah menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda-beda. Di satu sisi, masyarakat tiap pulau pun jadi mengembangkan budaya masing-masing sesuai tingkat kemajuan dan lingkungannya. Kondisi ini menimbulkan keragaman suku bangsa, bahasa, budaya, peran laki-laki dan perempuan, kepercayaan, dan agama di Indonesia.

  • perbedaan kondisi iklim, iklim gunung yang dingin cocok untuk perkebunan dan pertanian sehingga banyak mata pencaharian petani. Sedangkan iklim pantai membuat warga sekitar bekerja sebagai nelayan.

  • keadaan transportasi dan komunikasi, kemudahan sarana akan membawa masyarakat mudah berhubungan dengan masyarakat lain yang berbeda budaya, meskipun jarak dan kondisi alam yang sulit. Sebaliknya, sarana yang terbatas juga menjadi penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.

  • penerimaan masyarakat terhadap perubahan, masyarakat perkotaan umumnya mudah untuk menerima orang ataupun budaya asing. Namun, aja juga masyarakat yang tetap bertahan pada budaya sendiri dan tidak mau menerima budaya luar.

3

Dampak Keberagaman

  • Dampak positif memberikan manfaat bagi perkembangan dan kemajuan

  • Dampak negatif mengakibatkan ketidakharmonisan bahkan kehancuran bangsa dan negara.

  • Bagi bangsa Indonesia keberagaman suku bangsa, budaya, agama, ras dan antargolongan merupakan kekayaan bangsa yang sangat ber harga.

    Meskipun berbeda-beda suku bangsa, adat istiadat, ras, dan agama kita tetap bersatu dalam perjuangan mengisi kemerdekaan untuk me wujudkan cita-cita negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

    Keberagaman bukan merupakan unsur perpecahan namun justru yang menciptakan kesatuan bangsa. Kesatuan adalah upaya untuk mempersatukan perbedaan suku, adat istiadat, ras dan agama untuk menjadi satu, yaitu bangsa Indonesia

4

Kerja sama

Kerjasama (cooperation) dimaksudkan sebagai usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan bersama. Bentuk dan pola-pola kerjasama dapat dijumpai pada semua kelompok manusia.

5

Manfaat Kerja sama

  • Kerja sama mendorong persaingan di dalam pencapaian tujuan dan peningkatan produktivitas.

  • Kerja sama mendorong berbagai upaya individu agar dapat bekerja lebih produktif, efektif, dan efisien. Kerja sama mendorong terciptanya sinergi sehingga biaya operasionalisasi akan menjadi semakin rendah yang menyebabkan kemampuan bersaing meningkat.

  • Kerja sama mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antarpihak terkait serta meningkatkan rasa kesetiakawanan.

  • Kerja sama menciptakan praktek yang sehat serta meningkatkan semangat kelompok.

  • Kerja sama mendorong ikut serta memiliki situasi dan keadaan yang terjadi dilingkungannya, sehingga secara otomatis akan ikut menjaga dan melestarikan situasi dan kondisi yang telah baik.

6

Bentuk Kerja sama

  • Lingkungan Keluarga

    Keluarga merupakan lingkungan pertama dan lingkungan yang paling efektif untuk menaaamkan nilai-nilai, baik nilai agama, sopan santun, disiplin, termasuk nilai-nilai Pancasila.

  • Lingkungan Sekolah

    Kehidupan di sekolah merupakan bentuk miniatur dalam kehidupan bermasyarakat, oleh sebab itu nilai-nilai yang berkembang di sekolah pun banyak yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

  • Lingkungan Masyarakat, Bangsa, dan Negara

    Dalam lingkungan masyarakat banyak sekali kegiatan yang memerlukan kerjasama agar kegiatan itu dapat berjalan lancar, terasa lebih mudah serta berhasil.

7

Faktor Pendorong gotong royong:

  • Keikhlasan berpartisipasi dalam kebersamaan dan menjaga persatuan

  • Adanya kesadaran saling membantu dan mengutamakan kepentingan bersama

  • Dalam diri manusia memiliki kecenderungan untuk hidup berkelompok

Faktor Penghambat gotong royong:

  • Adanya sikap individualisme yang tinggi

  • Kurangnya kesadaran seseorang dalam bersimpati secara kerjasama

  • Kurangnya bersosialisasi terhadap sesama manusia

8

Karakteristik Daerah Dalam Kerangka NKRI

  • Kekayaan alam dan potensi yang dimiliki setiap daerah di Indonesia sesungguhnya merupakan kekayaan dan potensi seluruh bangsa Indonesia sehingga tidak hanya milik daerah yang bersangkutan.

  • Pasal 33 ayat (3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa , ”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

  • Konsekuensi dari pelaksanaan otonomi daerah, yakni daerah otonom harus berperan nyata dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarkat melalui pelayanan publik, pemberdayaan, partisipasi masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan kekhasan suatu dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

9

Peran Daerah Dalam Kerangka NKRI

  • Mempertahankan bentuk dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana ketentuan pasal 37 ayat (5) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi, ”Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan”.

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pendapatan masyarakat.

  • Memajukan bangsa melalui inovasi dan kreativitas aparatur sipil negara di daerah.

  • Melaksanakan pembangunan nasional untuk meningkatkan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, kesempatan dan kualitas pelayanan publik, dan daya saing daerah.

  • Mengembangkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis.

10

Nilai-nilai yang harus diwarisi oleh generasi muda dalam perjuangan dan mempertahankan NKRI

  • Perjuangan melawan penjajah oleh daerah memiliki arah tujuan yang sama, yaitu kemerdekaan Indonesia.

  • Tokoh pejuang daerah merupakan tokoh pejuang bangsa Indonesia.

  • Persatuan dan kesatuan telah terbukti menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

  • Bangsa Indonesia telah sepakat membentuk negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pilihan yang tepat.

  • Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

  • Sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

11

​Otonomi Daerah

Otonomi daerah merupakan bagian sistem pemerintahan Indonesia. Otonomi daerah bertujuan untuk pengembangan dan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat di daerah.

UU Nomor 12 tahun 2008 dan UU nomor 32 tahun 2004 

Menurut undang-undang diatas, otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

12

​Asas Otonomi Daerah

  1. Desentralisasi ialah penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  2. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada gubernur sebagai wakil pemerintah dan/atau kepada instansi vertikal di wilayah tertentu.

  3. Tugas pembantuan ialah penugasan untuk melaksanakan tugas tertentu dari: Pemerintah kepada daerah dan/atau desa; Pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota dan/atau desa;Pemerintah kabupaten/kota kepada desa.

13

Pencegahan Perpecahan  Bangsa

  • Meningkatkan rasa nasionalisme, salah satunya di lingkungan sekolah dengan rutin menyelenggarakan dan melaksanakan peringatan hari-hari besar nasional. Biasanya peringatan hari besar nasional dilakukan dengan melaksanakan upacara bendera ataupun perlombaan-perlombaan seperti menyanyikan lagu wajib nasional, menulis cerita tentang tokoh pahlawan nasional dan sebagainya.

  • Keadilan harus dijunjung tinggi, tidak ada penyalahgunaan hukum atau penindasan

  • Toleransi antar agama, suku, dan ras harus ditingkatkan

  • Mengoptimalkan bahan baku yang ada di dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor

  • Penguatan tentang budaya dan wawasan nusantara melalui pendidikan formal

  • Ilmu pengetahuan dan teknologi yang diimbangi dengan penguatan iman dan takwa

Rangkuman Materi Semester 2 Grade 7

Keberagaman SARA

Kerja sama

Karakteristik Daerah dalam Wilayah NKRI

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE