Search Header Logo
Minyak Bumi

Minyak Bumi

Assessment

Presentation

Chemistry

11th Grade

Hard

Pengolahan minyak bumi tahap pertama, Proses Terbentuknya Minyak Bumi

Standards-aligned

Created by

Aditya Saputra

Used 12+ times

FREE Resource

10 Slides • 4 Questions

1

Minyak Bumi

Kelas : XI - IPA

2

​Pendahuluan

​Minyak Bumi merupakan komoditi hasil tambang yang sangat besar peranannya dalam perekonomian Indonesia.

Minyak bumi merupakan campuran dari berbagai senyawa. Penyusun utamanya berupa hidrokarbon, terutama alkana, sikloalkana, dan senyawa aromatis.

media

3

​Proses Terjadinya Minyak Bumi

  • ​Jasad renik terbawa air sungai bersama lumpur dan mengendap di dasar laut

  • ​setelah ribuan tahun, temperatur, dan tekanan, jasad renik berubah menjadi gelembung minyak

  • ​lumpur bercampur dengan jasad renik menjadi batuan sedimen berpori

  • ​bintik minyak dan gas bergerak ke tempat yang bertekanan rendah dan terakumulasi pada daerah trap yang merupakan batuan kedap

  • ​gas alam, minyak, dan air terakumulasi sebagai deposit minyak bumi di batuan kedap

  • ​rongga atas merupakan gas alam, dan cairan minyak mengambang di atas deposit air

​Menurut Teori Duplex :

4

Multiple Choice

Apa yang pertama kali terjadi di proses terjadinya minyak bumi?

1

Lumpur bercampur dengan jasad renik

2

Jasad renik terbawa air sungai bersama lumpur dan mengendap di dasar laut

3

Jasad renik berubah menjadi gelembung minyak

4

gelembung gas dan minyak terakumulasi di daerah trap (batuan kedap)

5

​Pengolahan Minyak Bumi

​Minyak mentah (curde oil) berwujud cairan kental berwarna hitam. Minyak mentah harus diolah terlebih dahulu agar bisa digunakan. Pengolahan minyak bumi dilakukan pada kilang minyak melalui 2 tahap. Pengolahan pertama dengan cara distilasi bertingkat. Sedangkan pengolahan kedua dengan berbagai cara

6

​Pengolahan tahap pertama

  • Fraksi pertama; menghasilkan gas yang dicairkan kembali (LPG)

  • Fraksi kedua; disebut nafta (gas bumi). Tidak dapat langsung digunakan, dan diolah lagi menjadi bensin (premium)

  • Fraksi ketiga (tengah); dibuat menjadi kerosin (minyak tanah) dan avtur (bahan bakar pesawat jet)

  • ​Fraksi keempat; menghasilkan solar sebagai bahan bakar mesin diesel

  • ​Fraksi kelima; menghasilkan residu yang diolah lagi menjadi berbagai senyawa karbon, dan sisanya sebagai aspal dan lilin

​Pengolahan diakukan dengan proses distilasi berulang - ulang, dan hasilnya :

7

Multiple Choice

Apa yang dihasilkan saat dilakukan fraksi keempat ?

1

LPG

2

Bensin berat

3

Aspal dan lilin

4

Solar

8

Fill in the Blank

Apa yang dihasilkan fraksi pertama ?

9

​Pengolahan tahap kedua

  • ​Perengkahan (Cracking) : Dilakukan perubahan struktur kimia senyawa hidrokarbon, berupa pemutusan rantai, alkilasi, polimerisasi, reformasi, dan isomerasi.

  • ​Ekstraksi : Pembersihan produk dengan menggunakan pelarut sehingga didapatkan hasil lebih banyak dengan mutu baik

  • ​Kristalisasi : Pemisahan produk melalui perbedaan titik cair dan menghasilkan lilin

  • ​Pembersihan dari kontaminasi (treating) : Dengan menambahkan NaOH, tanah liat, atau proses hidrogenasi.

​Pengolahan ini merupakan lanjutan dari hasil penyulingan tahap pertama. Proses - proses nya meliputi :

10

​Hasil Pengolahan dan Kegunaan

​Berikut ini tabel beberapa hasil fraksi minyak bumi dan kegunaannya

media

11

​Bensin

​Bensin terdapat beberapa jenis, dan harganya pun berbeda sesuai mutunya. Mutu bensin ditentukan oleh efektifitas pembakarannya di dalam mesin. Angka yang digunakan untuk menunjukkan mutu bensin disebut Angka Oktan. Semakin tinggi akan oktan bensin, semakin baik pula mutu bensin tersebut.

​Untuk menentukan angka oktan, penelitian umumnya digunakan dengan membuat bensin standar, yang mengandung n-heptana dan isooktana. Bensin standar mengandung 100% isooktana diberi angka oktan 100, sedangkan yang mengandung 100% n-heptana diberi angka oktan 0. Jadi, bensin standar yang mengandung 60% isooktana dan 40% n-heptana diberi angka oktan 60.

12

​Angka oktan beberapa bahan bakar

media

13

​Peningkatan angka oktan

​Pada umumnya, bensin dihasilkan dari proses penyulingan dengan angka oktan antara 70 - 80. Untuk itu, perlu dinaikkan angka oktan agar tidak menyebabkan mesin mudah aus. Peningkatan angka oktan dilakukan dengan menambah TEL ( Tetra Ethyl Lead ) dengan rumus kimia

Cara ini efektif, namun ada timbal sisa pembakaran yang mengendap di mesin. Sehingga, perlu ditambahkan senyawa 1,2-dibromoetana, yang akan mengikat timbal menjadi PbBr2. yang mudah menguap.

​Namun, cara ini ternyata menimbulkan pencemaran, karena penggunaan timbal. Sehingga, diganti dengan bahan lain, seperti MTBE (Methyl Tertiary Butyl Ether ).

14

Fill in the Blank

Apa dampak negatif dari penggunaan bahan bakar ? Jelaskan!

Minyak Bumi

Kelas : XI - IPA

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE