Search Header Logo
Kelas 5 Pelajaran 2 - Godaan mara

Kelas 5 Pelajaran 2 - Godaan mara

Assessment

Presentation

Religious Studies

5th Grade

Easy

Created by

Rukaman Rukaman

Used 1+ times

FREE Resource

8 Slides • 5 Questions

1

Kelas 5 Pelajaran 2 - Godaan mara

by Rukaman Rukaman

2

​Doa Pembuka belajar

​Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa, Terpujilah Triratna

Dengan ini saya berdoa:

Semoga saya dapat belajar dengan baik dan benar, untuk menjadi anak yang pandai dan berbudi luhur. Semoga semua makhluk hidup berbahagia

Sadhu sadhu sadhu.

3

​Mari duduk hening!

​Duduklah dengan santai, mata terpejam, kita sadari nafas, katakan dalam hati:

“Nafas masuk ... aku tahu”

“Nafas keluar ... aku tahu”

“Nafas masuk ... aku tenang”

“Nafas keluar ... aku bahagia”

4

Open Ended

Question image

Tuliskan pendapatmu terhadap gambar tersebut!

5

Mara Terus Menggoda Petapa Siddharta

Masih ingatkah kalian, kapan Mara pertama kali menghalangi Pangeran Siddhartadalam upayanya mencapai kebuddhaan? Ya, saat Pangeran hendak meninggalkan istanaMara muncul menggodanya untuk tidak pergi. Sejak saat itu, Māra mengikuti selamaenam tahun mencari kesempatan untuk menyingkirkan Pangeran Siddharta. Maramenungggu pikiran pangeran Siddharta lengah. Mara Berkata, Jika dalam pikiranMumuncul kebencian, keserakahan dan kebodohan, saat itu aku akan membunuh-Mu.Namun sampai saat ini, selama enam tahun, Māra tidak berhasil menemukan pikiranpikiran seperti ini dalam diri Petapa Siddharta.

6

Setelah enam tahun berlalu Māra berpikir, Petapa Siddharta memiliki semangat yang sangat tinggi . Penyiksaan diri (dukkaracariya ) yang Beliau praktikkan jugasangat keras . Setiap saat Beliau dapat menjadi Buddha . Bagaimana jika aku mendekati-Nya dan memberikan nasihat, supaya Beliau berhenti latihan. Kemudian Māra mendekati dan menasihati-Nya.

Māra berkata:“O Sahabatku Pangeran Siddharta, seluruh tubuh-Mu begitu kurus karena kehilangan daging dan darah. Kecantikan dan warna kulitnya telah memudar. Kematian-Mu telah mendekat; kesempatan untuk tetap hidup sangatlah kecil, hanya satu dibandingkan seribu. O Pangeran Siddharta, mohon Engkau menjaga diri-Mu sehingga Engkau dapat berumur panjang. Umur yang panjang adalah hal yang paling berharga. Jika Engkau berumur panjang.Engkau dapat banyak melakukan kebajikan. Engkau dapat mengembangkan kebajikandengan menjalani sila atau melakukan upacara-upacara pengorbanan. Apalah gunanya menjalani hidup seperti ini di dalam hutan dan mempraktikkan penyiksaan diri denganbegitu menderita dan begitu lemah tanpa mengetahui apakah Engkau dapat bertahan hidup atau mati.

7

Petapa Siddharta mengusir Māra yang bermaksud jahat dengan berkata, Wahai Māra, Engkau yang mengikat para makhluk dewa, brahmā dan manusia agar mereka tidak dapat terbebaskan dari derita (samsāra)!

Engkau datang demi keuntunganmu pribadi dan dengan maksud-maksud tersembunyi bertujuan untuk mengganggu danmencelakakan makhluk-makhluk lain. ”Petapa Siddharta menjawab rayuan Mara tentang umur panjang dengan berkata “Aku tidak berkeinginan sedikit pun untuk melakukan kebajikan-kebajikan yang mengarah kepada lingkaran penderitaan”.

Meskipun Petapa Siddharta diancam dengan kematian dengan berkata, “O Pangeran Siddharta, kematian-Mu sudah mendekat, kesempatan-Mu untuk tetap hidup sangatlah kecil, hanya seperseribu”.

Beliau melawan Māra, dengan berkata,” Wahai Mara, Aku memiliki lima kualitas, yaitu Keyakinan (Saddha), Semangat (Viriya), Kebijaksanaan (Panna), Perhatian (Sati), dan Konsentrasi (Samadhi). Kelima kualitas inilah yang akan mengantarku mencapai Nibbāna.

8

Selanjutnya Petapa Siddharta dengan lantang menguraikan 10 bala tentara Māra yang mampu menjerat manusia biasa tetapi tidak bagi mereka yang memiliki 5 kualitas yang besar.

Sepuluh jerat Mara yaitu:

(1 ) Nafsu-nafsu indria (kāma), 

(2) kebencian (arati)dan ketidakpuasan (ukkanthita),

(3) selalu merasa dahaga dan lapar (khuppipāsa),

(4)kelelahan (tandi),

(5) malas dan lembam (thina-middha),

(6) rasa takut (bhiru),

(7)keraguan (vicikicchā),

(8) sombong dan angkuh (makkha-thamba),

(9) kemelekatandan keangkuhan (tanha-mana), serta

(10) mencela dan merendahkan orang lain(att’uukkamsa-paravambhana).

9

Open Ended

Siapakah mara !

10

Open Ended

Apa saja yang dilakukan Māra agar Petapa Siddharta gagal dalam meraih cita-cita?

11

Open Ended

Bagaimana cara Petapa Siddharta mengalahkan Māra?

12

Open Ended

Bagaimana cara kita agar tidak tergoda oleh Māra?

13

Doa Penutup Belajar.

​​

Terpujilah Tuhan Yang Maha Esa, Terpujilah TriratnaTerima kasih kepada semua orang yang telah membantuku belajar pada hari ini. Semoga mereka diberkati kesehatan dan kesejahteraan. Semoga ilmu yangkupelajari berguna bagi diriku dan orang lain.

Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Sadhu sadhu sadhu.

Kelas 5 Pelajaran 2 - Godaan mara

by Rukaman Rukaman

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE