Search Header Logo
PENGHITUNGAN INFUS

PENGHITUNGAN INFUS

Assessment

Presentation

Science

10th Grade

Hard

Created by

Titi Sholihat

Used 10+ times

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

MENGHITUNG TETESAN INFUS​

2

PENGHITUNGAN INFUS

by Titi Sholihat

media

3

media

4

media

5

media

6

​CAIRAN INFUS BESERTA FUNGSINYA

1. Cairan Infus 0.9% Normal Saline (NS, 0.9 NaCI, atau NSS)

Cairan infus ini disebut juga sebagai saline fisiologis atau isotonic saline adalah cairan kristaloid steril nonpyrogenic yang berfungsi untuk menggantikan cairan yang hilang agar tidak mengalami dehidrasi, hipovolemia, perdarahan atau sepsi.

Selain itu, cairan infus normal saline ini juga dapat berfungsi untuk flush atau membersihkan kateter intravena (IV) dari sumbatan atau sisa obat yang tertinggal pada keteter infus.

7

CAIRAN INFUS DAN FUNGSINYA

2. Lactated Ringers (LR, Ringers Lactate, atau RL)

Cairan infus ini mirip dengan plasma darah dan paling banyak digunakan untuk pasien yang mengalami luka bakar atau trauma.

Cairan infus lactated ringers akan berfungsi untuk menggantikan darah yang hilang akibat ketidakseimbangan elektrolit dan asidosis metabolik.

Kandungan pada cairan infus LR ini adalah natrium klorida, kalium klorida, kalsium klorida, dan natrium laktat.

8

3. Dextrose 5% in Water (D5 atau D5W)

Fungsi utama dari cairan infus D5 atau D5W adalah untuk mengatasi hipernatremia atau tingginya kadar natrium atau sodium di dalam darah sekaligus membantu menjaga ketersediaan air pada organ ginjal.

Biasanya cairan infus ini diberikan kepada pasien yang tengah menjalani pemulihan pasca operasi, gangguan pada jantung atau ginjal, dan pada kasus khusus seperti terjadinya peningkatan tekanan pada intrakranial.

9

4. 0.45% Normal Saline (Half Normal Saline, 0.45% NaCI, .45NS)

Cairan infus ini mengandung larutan kristaloid hipotonik natrium klorida yang telah dilarutkan dalam air murni atau steril.

Fungsi cairan infus 0.45% normal saline untuk mengatasi hipernatremia dan ketoasidosis diabetik.

5. Koloid

Cairan infus koloid sangat jarang namun penting untuk berfungsi untuk pasien yang tidak dapat menerima cairan dalam jumlah banyak atau pada pasien kekurangan gizi.

Selain itu, koloid juga dapat diberikan pada pasien yang mengalami luka bakar, menderita pankreatitis, peritonitis, dan yang kehilangan albumin pada saat selesai operasi.

MENGHITUNG TETESAN INFUS​

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE