Search Header Logo
ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Medium

Created by

Fachrul Ghozi

Used 20+ times

FREE Resource

12 Slides • 5 Questions

1

ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

by Fachrul Ghozi

Kelas XI

- ​Static Routing -

2

​Routing

Routing adalah proses pengiriman data atau informasi, dengan meneruskan paket data yang dikirim dari satu jaringan ke jaringan lainnya.​

media

3

Bagaimana Routing Menentukan jalur data ?😕

router biasanya akan merekomendasikan jalur-jalur terbaik yang digunakan untuk paket berdasarkan informasi pada tabel routing

4

Table Routing

tabel yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi

5

Multiple Choice

dalam proses menentukan jalur data routing hanya menggunakan tabel routing saja

1

BENAR

2

SALAH

6

​Router

Router adalah perangkat yang digunakan untuk menjalankan fungsi routing tersebut

media

7

Fungsi router

  1. ​menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan data dari suatu jaringan yang lain.

  2. ​mentransmisikan informasi dari satu jaringan ke jaringan lain.

  3. ​menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL

8

Multiple Choice

Pada prinsipnya Router dan Routing adalah sama

1

BENAR

2

SALAH

9

​Klasifikasi Routing

​Secara umum Routing dibagi menjadi dua, yaitu routing statis dan routing dinamis.

Routing statis adalah router yang dikonfigurasi secara manual oleh administrator jaringan dan digunakan pada jaringan bersekala kecil.

​Routing dinamis adalah Router yang mempelajari informasi routing (tabel roting) dari router lain.

​NB: Routing statis / dinamis biasanya digunakan pada jaringan yang menggunakan lebih dari satu router

10

Fill in the Blank

router yang settingannya diatur oleh administrasi jaringan secara manual disebut

11

Fill in the Blank

routing yang membuat tabel routing secara otomatis disebut

12

Kelebihan Routing Statis

  1. ​Tingkat keamanan lebih tinggi dibandingkan dengan mekanisme lainnya.

  2. tidak ada bandwithd yang digunakan pada untuk pertukaran informasi isi tabel routing antar-router.

  3. meringankan kerja prosesor yang ada pada router karena tidak perlu memperbarui tabel routing.

13

​Kekurangan Routing Statis

  1. tidak cocok untuk jaringan skala besar

  2. ​administrasi harus mengetahui informasi tiap-tiap router yang terhubung ke jaringan

  3. ​​sering terjadi human error (kesalahan pengguna) pada saat memasukkan data ke tabel routing.

  4. ​jika satu satu server down, maka routing statis tidak akan memperbarui informasi dan tidak akan menginformasikan ke router yang lain

14

Contoh penerapan routing statis pada mikrotik

media

Topologi yang paling sederhana. Router A dan Router B direct connect / terhubung langsung via ethernet.

media
media

pengaturan Routing pada Router A

pengaturan Routing pada Router B

15

Dari konfigurasi Routing diatas, maka masing2 client dari tiap router dapat saling terhubung (client router A bisa berkomunikasi dengan client Router B)

16

Multiple Choice

Dari contoh kasus diatas client router A dengan IP Address 192.168.1.10 dengan client router B dengan IP Address 192.168.200.5 tidak bisa terhubung atau bertukar informasi

1

BENAR

2

SALAH

17

BERSAMBUNG

​Sampai jumpa pada game selanjutnya tentang routing dinamis

ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN

by Fachrul Ghozi

Kelas XI

- ​Static Routing -

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE