Search Header Logo
Ekonomi 11- KD 3.5 Kebijakan Moneter & Fiskal

Ekonomi 11- KD 3.5 Kebijakan Moneter & Fiskal

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Hard

Created by

Huda H

Used 7+ times

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

Ekonomi 11- Modul : Kebijakan Moneter & Fiskal

By Huda H

2

Kompetensi Dasar

3. 5 Menganalisis kebijakan moneter dan

kebijakan fiskal.

4. 5 Menyajikan hasil analisis kebijakan

moneter dan kebijakan fiskal

by Huda H

3

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

KEBIJAKAN MONETER

Tujuan Pembelajaran:

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan siswa mampu menganalisis kebijakan moneter dan menyajikan hasil analisis kebijakan moneter untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari secara cermat dan bertanggung jawab.

4

> Pengertian kebijakan

moneter.

Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah melalui Bank Sentral sebagai

pemegang otoritas moneter untuk mengendalikan jumlah uang yang beredar dalam rangka mencapai kestabilan ekonomi.

5

> Tujuan kebijakan moneter :

a. Menjaga stabilitas ekonomi

​b. Menjaga stabilitas harga

​c. Meningkatkan kesempatan kerja

​d. Memperbaiki posisi neraca perdagangan

dan neraca pembayaran.

6

> Jenis kebijakan moneter

​a. Tight money policy (kebijakan uang ketat) :

adalah kebijakan bank sentral untuk mengurangi jumlah uang beredar di

masyarakat. Kebijakan ini dilakukan dengan menaikkan suku bunga

(kebijakan diskonto), menjual surat-surat berharga (kebijakan pasar

terbuka), menaikkan cadangan kas (kebijakan cash ratio), dan membatasi

atau memperketat pemberian kredit.

b. Easy money policy (kebijakan uang longgar) :

adalah kebijakan bank sentral untuk menambah jumlah uang beredar di

masyarakat. Kebijakan ini dapat dilakuakan dengan menurunkan tingkat suku

bunga (kebijakan diskonto), membeli surat-surat berharga (kebijakan pasar

terbuka), penurunan cadangan kas (kebijakan cash ratio), dan mempermudah

pemberian kredit.

7

>Instrumen kebijakan moneter

a. Kebijakan operasi pasar terbuka (open market policy)

adalah salah satu kebijakan yang diambil bank sentral

untuk mengurangi atau menambah jumlah uang beredar

dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga

seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

8

b. Kebijakan diskonto (discount policy)​ adalah kebijakan bank

sentral untuk mengatur jumlah uang yang beredar di

masyarakat dengan mengubah (menaikkan atau menurunkan)

tingkat suku bunga bank umum.

c. Kebijakan cadangan kas di bank (cash ratio policy) adalah

kebijakan bank sentral untuk mengatur jumlah uang yang

beredar di masyarakat dengan menaikkan atau menurunkan

jumlah cadangan kas minimum yang ada di bank.

9

d. Kebijakan kredit selektif, kebijakan ini dapat diambil oleh bank sentral pada

saat ekonomi sedang mengalami gejala inflasi. Kebijakan ini dilakukan

dengan memperketat syarat-syarat pemberian kredit kepada masyarakat

atau yang sering disebut dengan syarat 5C (Character, Capacity, Collateral,

Capital, dan Condition).

​e. Kebijakan dorongan moral (moral suasion).

Bank sentral dapat memengaruhi jumlah uang beredar dengan berbagai

pengumuman, pidato, dan edaran yang ditujukan kepada bank umum dan

pelaku moneter lainnya. lsinya dapat berupa ajakan ataupun larangan untuk

menahan atau melepaskan pinjaman dan tabungan.

10

​Penugasan Mandiri

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1. Apakah yang dimaksud dengan kebijakan moneter?

2. Apakah yang dimaksud dengan tight money policy

3. Jelaskan menurut pendapat kalian, kebijakan moneter yang bisa diambil

bank sentral untuk mengurangi laju inflasi.

4. Jelaskan menurut pendapat kalian, kebijakan moneter yang bisa diambil

bank sentral untuk mengurangi deflasi.

5. Apakah yang dimaksud dengan dorongan moral dalam rangka mengurangi

inflasi?

11

​terima kasih...

media

Ekonomi 11- Modul : Kebijakan Moneter & Fiskal

By Huda H

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE