Search Header Logo
Bahasa Lampung kelas 5

Bahasa Lampung kelas 5

Assessment

Presentation

Other

4th - 5th Grade

Easy

Created by

Anas Munirul Ikhwan

Used 26+ times

FREE Resource

9 Slides • 2 Questions

1

​Bahasa Lampung Kelas 5 Tema 6

2

Poll

Apakah kalian sudah siap belajar Bahasa Lampung?

Siap

Sangat siap

3

Open Ended

Yuk , tulis nama lengkap kalian di bawah....

4

media

Anak-anak silahkan buka buku Bahasa Lampung halaman 65-67 ya....

5

Dalam penggunaan bahasa lampung atau penuturan bahasa lampung di tinjau dari tingkat tutur bahsa, Bahasa Lampung menggunakan tingkat tutut bahasa sebagai berikut :

  1. Cawa Ghumaka / kici sanak

  2. Cawa pughanti

  3. Cawa betik/cawa helau

  4. Cawa banggan

  5. Cawa bahasa​

6

1. Cawa Ghumaka / kici sanak​

yaitu tingkat bahasa atau tutur yang paling rendah atau dipakai orang yang sedang marah atau emosi dan lain-lain.

Contoh :

Dialek A : Tindak niku anjak dija, mak supan!

Dialek O : Tandak nikeu jak ijou, mak supan!

Artinya​ : Enyah kamu dari sini, tidak sopan!

7

2. Cawa Pughanti

yaitu cawa bahasa atau tutur kata sehari-hari yang dipakai dalam pembicaraan antara teman sebaya di pasar atau dengan anak-anak.

contoh :

Dialek A : Faisal, niku haga lapah mid dipa?

Dialek O : Faisal, nikeu agou lapah adok kedou?​

Artinya : Faisal, engkau akan pergi ke mana?​

8

3. Cawa betik/cawa helau

Tingkat bahasa atau tutur bahasa menengah yang dipakai dalam mengajar (mendidik), anak​​ terhadap orang tua, yang muda terhadap yang lebih tua.

Contoh :

Dialek A : Pak Gughu, sikam sekinduwa haga ngelulih jama puskam!

Dialek O : Pak Gureu, sikam jou agou butanyou jamou puskam!

Artinya : Pak Guru, saya akan bertanya kepada tuan.​

9

4. Cawa Banggan

Yaitu tingkat bahasa atau tutur yang halus dan dipakai dalam majelis yang resmi, pada rapat adat, pertemuan dengan orang yang dihormati atau dalam surat permohonan dll.

Contoh :

Dialek A : Dalam Sangun Ratu ghik kuti ghumpok sai wat dija, kilu mahap pun, sikam sikinduwa haga ngelapoghko tugas gham dilem hippun sinji.

Dialek O : Dalom Sangun Rateu jamou metei ghuppe​k sai wat dijou, kilui mahap pun, sikam jou agou ngelapughken tugas gham dilem hippun sijou.

Artinya : Hadirin sekalian, mohon maaf saya akan melaporkan tugas kami dalam musyawarah.​​

10

5. Cawa Bahasa

Yaitu tingkat bahasa atau tutur bahasa tertinggi yang bersifat luhur dan saling memulyakan antara si pembicara, intonasi lebih rendah dan lebih jelas. Biasanya Bubahasa/Cawa bubahasa ini diakhiri dengan kata-kata "yu" atau "yew" terutama dalam acara rapat kepala adat (himpun penyimbang).

Contoh :

Dialek A : Tabik pai pun, tabik ngalimpugha​, Sikam ja kena kayun, tiyan sai tuha ghaja. Ki cawa salah susun, maklum kughang biasa.

Dialek O : Tabik pai pun, tabik ngalimpughou, Sikam jou kenou kayun, tiyan sai tuhou rajou. Amen cawou salah susun, maklum kurang biasou.

Artinya : Salam hormat dahulu pun, dengan hormat mohon maaf saya mendapat perintah, dari yang tuha raja. Jika ucapan salah susun, maklum kurang biasa.​

11

​Terima Kasih anak-anak

media

​Bahasa Lampung Kelas 5 Tema 6

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE