Search Header Logo
Wicara Publik dan Kepemimpinan

Wicara Publik dan Kepemimpinan

Assessment

Presentation

Professional Development

University - Professional Development

Easy

Created by

Yuliani Putri

Used 2+ times

FREE Resource

20 Slides • 7 Questions

1

Wicara Publik dan Kepemimpinan

Yuliani Kusuma Putri

2

  • Bentuk komunikasi dari segi jumlah atau banyaknya komunikan (audiens)

  • lebih banyak dua arah atau lebih

Komunikasi Publik​

Wicara Publik

Wicara Publik atau Komunikasi Publik?

  • Ceramah yang diberikan oleh seseorang atau sekelompok orang di depan audiens

  • lebih banyak satu arah

  • merupakan bagian dari komunikasi publik

3

Poll

Apakah presentasi lebih termasuk ke dalam Wicara Publik atau Komunikasi Publik?

Wicara Publik

Komunikasi Publik

4

Poll

Apakah talk show lebih termasuk ke dalam Wicara Publik atau Komunikasi Publik?

Wicara Publik

Komunikasi Publik

5

Poll

Apakah wawancara lebih termasuk ke dalam Wicara Publik atau Komunikasi Publik?

Wicara Publik

Komunikasi Publik

6

Poll

Apakah pidato lebih termasuk ke dalam Wicara Publik atau Komunikasi Publik?

Wicara Publik

Komunikasi Publik

7

Poll

Apakah penyuluhan lebih termasuk ke dalam Wicara Publik atau Komunikasi Publik?

Wicara Publik

Komunikasi Publik

8

Tujuan Wicara Publik

  • memberikan informasi

  • mempengaruhi

  • menghibur​

9

Hubungan antara Wicara Publik dan Kepemimpinan

  • Wicara publik melatih kemampuan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan

  • Seorang pemimpin ​harus dapat berkomunikasi secara efektif

10

Open Ended

Apa yang akan terjadi saat seorang pemimpin tidak dapat berkomunikasi secara efektif?

11

Blunder (Kekeliruan)

dalam wicara publik dapat terjadi saat pewicara membuat kesalahan yang dapat mengakibatkan ambiguitas, interpretasi ganda, dan kontroversi sehingga pesan tidak tersampaikan secara efektif.

12

Beberapa contoh blunders yang dilakukan oleh pewicara yang dipercaya sebagai pemimpin

  • "Pulang kampung berbeda dengan mudik."

  • "Kita harus hidup berdamai dengan corona."

  • ​"Kemudian yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar, dan yang miskin melindungi kaya agar tidak menularkan penyakitnya, ini menjadi kerja sama yang penting."

  • ​“Misalnya kita hidup dalam satu kompleks kiri, kanan, depan, belakang, pelihara anjing semua, misalnya, menggonggong semua dalam waktu bersamaan, kita terganggu enggak?”

13

Open Ended

Menurut kalian, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

14

Blunders terjadi saat:

  • ​Gugup

  • Tidak ada persiapan

  • Tidak menguasai topik

  • Tidak memahami audiens

  • Tidak mengerti peran

  • ​Tidak mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi dll.

15

7 teknik dalam wicara publik menurut Powers:

  1. Nervousness

  2. Breathing techniques

  3. Vocal techniques

  4. Preparation

  5. Opening

  6. Delivering techniques

  7. Closing

16

Cara untuk wicara publik yang efektif:

  • Berikan pertunjukan, bukan pidato (Michalowicz, 2014)

  • Tunjukkan emosi: tersenyum, kaget, sedih, serius dll.

  • Kontak mata

  • Sikap tubuh

  • Bercerita

  • Tunjukkan empati dengan bertanya

  • Bicarakan hal yang kita ketahui dan peduli

  • Gunakan bahasa yang sederhana

  • Perhatikan bahasa nonverbal (gerak tubuh, intonasi, volume, penekanan, dan jeda)

17

"You can speak well if your tongue can deliver the message of your heart."

media

John Ford

18

Latihan:

Menyampaikan wicara publik kepada masyarakat​

  • Bersama dengan kelompok, diskusi tentang apa yang akan disampaikan

  • Durasi penyampaian adalah maksimal 3 menit

  • Satu perwakilan kelompok menyampaikan di forum​

19

Kelompok 1

  • Topik: Menyampaikan pentingnya vaksin COVID-19 untuk mencegah gejala parah

  • Audiens: masyarakat desa usia 5-80 tahun

  • Peran pewicara: satgas COVID-19​

20

Kelompok 2

  • Topik: Penyuluhan Zero Waste di lingkungan kampus

  • Audiens: warga kampus (dosen, mahasiswa, karyawan)

  • Peran pewicara: anggota NGO bidang sustainable living

21

Kelompok 3

  • Topik: Cara mengamankan data pribadi di internet

  • Audiens: mahasiswa usia 19-24 tahun

  • Peran pewicara: rekan mahasiswa

22

Kelompok 4

  • Topik: Menjaga kesehatan mental di kalangan remaja dan dewasa muda

  • Audiens: Pelajar dan mahasiswa usia 15-25 tahun

  • Peran pewicara: Aktivis kesehatan mental​

23

Kelompok 5

  • Topik: Mencegah tindakan kekerasan seksual di lingkungan kampus

  • Audiens: dosen dan mahasiswa

  • Peran pewicara: Satgas ​Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)

24

Kelompok 6

  • Topik: Pemaparan keuntungan dari bergabung menjadi mitra ojek daring

  • Audiens: Tukang ojek pangkalan di komplek rumah

  • Peran pewicara: Pengguna jasa ojek daring

25

Kelompok 7

  • Topik: Menghindari diri dari terpengaruh berita hoaks

  • Audiens: ibu-ibu komplek

  • Peran pewicara: Badan Eksekutif Mahasiswa

26

Kelompok 8

  • Topik: Mengenali ciri penipu (scammer) di media sosial

  • Audiens: rekan sekelas

  • Peran pewicara: mahasiswa​

27

Kelompok 9

  • Topik: Mencegah diabetes sejak dini dengan mengurangi konsumsi karbohidrat

  • Audiens: Kepala keluarga di satu RT usia 25-60

  • Peran pewicara: tenaga kesehatan​

Wicara Publik dan Kepemimpinan

Yuliani Kusuma Putri

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 27

SLIDE