Search Header Logo
BAB 4  PENGOLAHAN

BAB 4 PENGOLAHAN

Assessment

Presentation

Specialty

12th Grade

Hard

Created by

coni piris

Used 1+ times

FREE Resource

21 Slides • 0 Questions

1

BAB 4 PENGOLAHAN

By coni piris

2

SUB BAB 1

​Perencanaan Usaha Makanan

Internasional​

3

Tujuan Pembelajaran:

siswa dapat memahami, mengerti, menjelaskan dan membuat tentang:

  • Ide dan Peluang Usaha Makanan Internasional

  • Sumber Daya yang Dibutuhkan Dalam Usaha Makanan Internasional

  • ​Perencanaan Pemasaran Usaha Ddan Penyusunan Proposal Makanan Internasional​

4

Sebelum memulai usaha makanan internasional, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya :

a. Tentukan jenis makanan internasional yang akan dibuat

Menentukan jenis makanan internasional dapat dilihat dari banyaknya asal negara turis yang datang berkunjung juga dilihat ketersediaan bahan makanan di lingkungan sekitar.

​b. Mengolah makanan dengan tepat

Cita rasa yang lezat menjadi salah satu faktor penentu suksesnya bisnis kuliner. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengolah makanan dengan tepat.​

5

c. Gunakan bumbu yang tepat

Ada beberapa jenis makanan internasional yang menggunakan bumbu asli dari negara asal. Jika memungkinkan gunakan bumbu yang asli. Namun jika tidak memungkinkan gantilah dengan menggunakan bumbu sejenis yang ada di lingkungan sekitar.

6

d. Carilah lokasi yang tepat

Dalam memilih lokasi usaha, pilihlah lokasi usaha yang strategis yang mempermudah calon pembeli

datang ke warung makan atau restoran.​

​f. Berikan pelayanan prima

Berikan pelayanan yang berkualitas baik,

misalnya melayani dengan cepat, cekatan,

dan ramah.

7

e. Tentukan harga yg bersaing

Ketika memulai usaha, sebaiknya tidak mamasang tarif yang

terlalu mahal. Berikan harga promo di minggu-minggu atau

bulan-bulan awal sehingga akan banyak pengunjung untuk datang ke warung yang baru dibuka. ​

​g. Konsisten dalam pelayanan

Buka dan tutuplah warung dengan jadwal yang tetap. Selain itu

berikan harga yang tetap. Konsistensi dalam kualitas melayani

pelanggan, menjaga kebersihan, dan menjaga kualitas rasa sangat dibutuhkan dalam usaha makanan Internasional yang baru

dibuka sehingga disenangi pembeli.​

8

Faktor produksi dibedakan menjadi empat macam yaitu:

  • faktor produksi alam

  • tenaga kerja

  • modal

  • kewirausahaan​.

9

a. Faktor Produksi Alam

Faktor produksi alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk melaksanakan produksi. Faktor produksi

alam yang digunakan untuk usaha makanan internasional adalah:

1) Air. Air dapat digunakan untuk mencuci alat dan bahan makanan, memasak, dan minum.

2) Tanah. Dapat digunakan sebagai lokasi usaha.​

10

3) Iklim dan udara, sangat berpengaruh pada usaha makanan. Misalnya untuk daerah dingin, buatlah makanan yang dapat menghangatkan tubuh.

4) Tumbuh-tumbuhan dan hewan, merupakan faktor produksi utama dalam

usaha makanan internasional.​

11

b. Faktor Produksi Tenaga Kerja

Faktor produksi tenaga kerja adalah segala kemampuan yang

dimiliki manusia, baik jasmani maupun rohani yang digunakan

dalam proses produksi. Faktor produksi tenaga kerja yang

digunakan pada usaha makanan internasional adalah :

1) Tenaga Kerja Jasmani.

Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang lebih banyak

menggunakan kekuatan fsik berupa keterampilan dan

merupakan tenaga kerja pelaksana.​

12

Tenaga kerja jasmani dapat dibagi berdasarkan pendidikan dan latihan yang dimiliki dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :

a) Tenaga kerja terdidik (skilled labour) adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus sebelum memasuki dunia kerja misalnya chef (ahli masak).​

b) Tenaga kerja terlatih (trained labour) adalah tenaga kerja yang

memerlukan latihan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja,

misalnya tukang masak.

c) Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (Unskilled and untrained

labour) adalah tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan

latihan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja, contohnya

tukang sapu dan pesuruh.

13

2) Tenaga kerja rohani

Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan

kemampuan intelektual dalam melakukan aktivitasnya, contohnya manager pemasaran.

14

c. Faktor Produksi Modal

Faktor produksi modal adalah setiap

benda atau alat yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa ataupun dapat digunakan dalam proses

produksi.​

15

Faktor produksi modal yang digunakan dalam usaha makanan internasional adalah sebagai berikut:

1) Menurut wujudnya, modal dapat dibedakan menjadi:

a) Modal barang (capital goods) adalah modal berwujud barang

yang digunakan untuk proses produksi, seperti bangunan untuk warung/rumah makan/restoran, alat memasak, kursi dan meja

untuk makan, bahan mentah, dan alat-alat kantor.

b) Modal uang (money capital) adalah daya beli modal yang

berbentuk uang sebelum diubah menjadi modal barang

seperti uang tunai, simpanan di bank dan saham.​

16

2) Menurut fungsinya, modal dibedakan menjadi:

a) Modal perorangan (privat capital) adalah modal

yang menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya, seperti tabungan di bank dan hasil usaha dagang.

b) Modal masyarakat (social capital) adalah modal

yang dipakai dalam proses produksi dan berguna

bagi masyarakat umum, jalan masuk kelokasi

usaha.​

17

3) Menurut sifatnya, modal dibedakan menjadi:

a) Modal tetap (fxed capital) adalah barang-barang modal yang dapat digunakan beberapa kali proses produksi seperti warung, alat memasak, dan

kendaraan.

b) Modal lancar (variable capital) adalah barang-

barang atau alat-alat yang habis dipakai dalam

satu kali proses produksi, seperti bahan makanan, kuitansi, dafar menu untuk pemesanan makanan.​

18

4) Menurut bentuknya, modal dibedakan menjadi:

a) Modal nyata (konkret) adalah barang modal yang nyata atau berwujud yang digunakan dalam proses produksi. Contoh: peralatan memasak dan

bahan baku.

b) Modal tidak nyata (abstrak) adalah barang

modal yang tidak dapat dilihat tetapi dapat

menunjang produksi. Contohnya, keahlian

dan kepercayaan dari orang lain.​

19

5) Menurut sumber modal, modal dibedakan menjadi:

a) Modal sendiri adalah modal yang berasal dari kekayaan sendiri. Contohnya : tabungan, saham,

dana cadangan.

b) Modal pinjaman adalah modal yang berasal dari pinjaman orang lain/lembaga lain yang harus

dibayar dengan bunganya. Contohnya: hutang

bank jangka pendek/jangka panjang, pinjaman koperasi, pinjaman dari perusahaan lain.​

20

d. Faktor Produksi Kewirausahaan

Faktor produksi kewirausahaan adalah faktor produksi yang

perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam menentukan

faktor-faktor produksi.​

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk membina kewirausahaan adalah:

1) Membuat program kerja (perencanaan) yang jelas dan tepat.

2) Mengadakan pengorganisasian (pengaturan) dan

pengawasan yang ketat terhadap faktor-faktor produksi.

3) Memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai terhadap para

karyawan agar mereka mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.​

21

Ada dua faktor utama yang bisa dimanfaatkan untuk menentukan

BAB 4 PENGOLAHAN

By coni piris

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE