Search Header Logo
DESAIN PRODUK (PKK) MEET 2

DESAIN PRODUK (PKK) MEET 2

Assessment

Presentation

Computers

2nd Grade

Hard

Created by

Andri Saputro

Used 8+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

RANCANGAN PROTOTYPE DAN PEMBUATAN KEMASAN PRODUK KREATIF

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan konsep desain produk kreatif

2. Menganalisis alur dan proses kerja pembuatan prototype/model produk Kreatif

3. Menganalisis proses kerja prototype/model produk kreatif

4. Membuat desain (rancangan) produk kreatif

5. Membuat alur dan proses kerja pembuatan prototype/model produk kreatif

6. Membuat prototype/ model produk kreatif

7. Membuat kemasan dan merek (brand) produk kreatif

2

KONSEP DASAR DESAIN PRODUK

Produk Kreatif Yang Akan Diimplementasikan DI Semester 3 - 4:

​SEMESTER 3 :

Editing Foto / Pas Photo >>> Photoshop

​Desain Kemasan Makanan Ringan >>> Photoshop

​Sertifikat >>> Word / Corel Draw​

ID Card >>> Photoshop​

Poster >>> Photoshop​

Sticker​ pada Media Papan / Kayu / Piala >>> Photoshop

SEMESTER 4 :​​​

Projek Video Film Pendek​ >>> Scene --- Camera --- Shoot --- Dubbing --- Clipping --- Rendering

Pengelolaan Media Sosial Untuk Jualan Online​ >>>

3

CONTOH DESAIN PRODUK

​​

https://www.youtube.com/watch?v=amFNX0ZOH04​

media
media

4

PRODUK KREATIF

Produk kreatif adalah produk yang berasal dari ide para wirausahawan yang bersifat baru sehingga tidak ada yang menyamai baik itu model, atau bentuk atau teksturnya (jika makanan).

Pada dasarnya, pengertian kreatif ini bisa berbeda-beda dan biasanya disesuaikan dengan suatu bidang yang dikerjakan. Akan tetapi, umumnya kreatif berarti suatu kemampuan atau keahlian yang sudah dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang di mana mereka bisa menemukan berbagai macam inovasi dan bisa menyelesaikan masalah dengan cara yang baru.​

5

KREATIF

Kata “kreatif” sebenarnya berasal dari bahasa Inggris, yaitu To Create. To Create merupakan singkatan dari kata combine, reverse, eliminate, alternative, twist, elaborate.

Combine adalah menggabungkan atau penggabungan dari sesuatu hal dengan hal-hal lainnya. Reverse berarti membalik, yang dimaksud dengan membalik adalah membalik beberapa bagian.

Eliminate yang berarti menghilangkan yang dimaksud menghilangkan adalah menghilangkan beberapa bagian.

Alternative yang berarti kemungkinan, yang dimaksud kemungkinan adalah mencari cara lain agar berhasil mencapai tujuan.

Twist yang berarti memutar atau bisa dibilang sebagai memutarkan suatu hal dengan ikatan. Elaborate yang berarti memerinci atau menambah suatu hal.​

6

KREATIF

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreatif adalah memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Dari pengertian KBBI ini bisa dibilang kalau kreatif itu merupakan suatu kemampuan untuk membuat sesuatu yang baru. Oleh sebab itu, bagi sebagian orang mengatakan bahwa kreatif adalah suatu kemampuan untuk menemukan inovasi. Jadi, mulailah dari sekarang untuk mengasah kemampuan kreatif yang ada di dalam diri kamu.

7

KREATIF

Kreatif itu sendiri memiliki beberapa bentuk, yaitu:

1. Ide

Ide adalah suatu pemikiran kreatif yang bersifat unik serta belum pernah terpikirkan sebelumnya. Selain itu, ide juga bisa dikatakan sebagai sebuah pemikiran yang di mana bisa menghasilkan solusi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi.

2. Produk

Produk adalah sebuah pemikiran kreatif yang dapat menghasilkan suatu produk yang bisa digunakan untuk konsumen serta produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam hal ini, produk bisa berupa barang atau jasa.

8

KREATIF

3. Gagasan

Gagasan adalah suatu ide kreatif yang muncul untuk mengatasi masalah. Gagasan ini bisa disampaikan kepada orang lain melalui tulisan atau secara langsung. Gagasan yang disampaikan melalui tulisan, seperti publikasi, buku, dan sebagainya.

9

KREATIF

Ciri-Ciri Orang Kreatif

Nah, supaya kamu mudah mengetahui seseorang, apakah memiliki kemampuan kreatif atau tidak, maka perlu mengenali ciri-ciri kreatif. Berikut ini ciri-ciri orang kreatif, yaitu:

1. Suka Dengan Hal-Hal Baru atau Tantangan

Apabila kamu melihat seseorang yang sangat suka dengan hal-hal baru dan tantangan, berarti orang tersebut memiliki kemampuan kreatif atau jangan-jangan kamu sangat suka dengan tantangan? Dengan adanya tantangan, seseorang yang memiliki kemampuan kreatif akan sangat senang karena bisa meningkatkan rasa semangat di dalam dirinya.

2. Mudah Merasa Bosan

Bagi seseorang yang mampu berpikir kreatif, biasanya cenderung mudah merasa bosan karena ia sangat menyukai hal-hal baru yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, orang kreatif akan selalu menemukan ide-ide kreatif yang lebih fresh dan bisa mewujudkannya menjadi sebuah produk barang atau jasa.

10

KREATIF

3. Sangat Senang Berimajinasi

Seseorang yang sangat suka berimajinasi memiliki kecenderungan kalau dirinya memiliki kemampuan kreatif yang baik. Hal ini dikarenakan dengan berimajinasi dapat mengasah pemikiran kreatif, bahkan pemikiran kreatif itu bisa sampai diwujudkan. Biasanya otak kanan seseorang yang sering berimajinasi lebih dominan daripada otak kirinya. Oleh sebab itu, seseorang yang senang berimajinasi juga sering dikenal sebagai pemimpi yang bisa mewujudkan imajinasinya menjadi nyata.

4. Perilakunya Cepat Berubah

Seseorang yang mampu berpikir kreatif, perilakunya cepat sekali berubah atau bisa dibilang perubahan perilaku tersebut disebabkan karena mood-nya juga berubah. Maka dari itu, kepribadian seorang yang kreatif akan susah untuk ditebak. Selain itu, orang kreatif memiliki rasa empati yang cukup tinggi.

11

KREATIF

5. Mudah Beradaptasi

Seseorang yang mampu berpikir dengan kreatif akan sangat cepat beradaptasi terutama dalam menciptakan ide atau gagasan guna menciptakan hal-hal yang baru. Selain itu, kemampuan beradaptasi ini bisa digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan cepat dan tepat.

12

KONSEP DASAR DESAIN PRODUK

Desain Produk merupakan terjemahan dari Industrial Design. Desain produk bisa disebut juga dengan desain kemasan yaitu sebuah ide, Pengembangan konsep, Pengujian, dan Pelaksanaan manufaktur atau jasa.

Desain Produk adalah sebagai alat manajemen untuk menterjemahkan hasil kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan sebelum menjadi rancangan yang nyata yang akan diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba.

Pada dasarnya desain produk terbagi menjadi dua bagian yaitu :

1) Mendesain produk yang benar - benar baru. yaitu membuat rancangan dan sketsa baru yang belum pernah ada pada desain sebelumnya.

2) Mendesain atau memodifikasi produk yang sudah ada (redesign) atau melakukan pengembangan terhadap desain produk yang sudah ada.​

13

KONSEP DASAR DESAIN PRODUK

Fungsi dari desain produk adalah:

- Indentitas dari produk itu sendiri,

- Sebagai pelindung produk, dan

- Penambah nilai jual produk.​

Simamora (2007) mengemukakan pengemasan mempunyai dua fungsi yaitu:

a. Fungsi Protektif

Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.

14

KONSEP DASAR DESAIN PRODUK

b. Fungsi Promosional Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosional. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan. Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:

1) Pelindung produk. Salah satu fungsi dasar kemasan adalah untuk mengurangi terjadinya kehancuran, busuk, atau kehilangan melalui pencurian atau kesalahan penempatan.

2) Memperkuat citra produk. Kemasan memberikan cara yang menarik untuk menarik perhatian kepada sebuah produk.

3) Kombinasi dari keduanya, marketing dan Logistik dimana kemasan menjual produk dengan menarik perhatian dan mengkomunikasikannya.​

15

KONSEP DASAR DESAIN PRODUK

Manfaat dari desain produk antara lain:

1) Menghindari kegagalan - kegagalan yang mungkin terjadi dalam pembuatan suatu produk

2) Memilih metode yang paling baik dan ekonomis dalam pembuatan produk

3) Menentukan standarisasi atau spesifikasi produk yang dibuat

4) Menghitung biaya dan menentukan harga produk yang dibuat

5) Mengetahui kelayakan produk tersebut apakah sudah memenuhi persyaratan atau masih perlu perbaikan kembali

16

TUJUAN KEMASAN

Menurut Louw dan Kimber (2007), tujuan dari kemasan dan pelabelan kemasan antara lain:

1) Physical Production. Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya.

2) Barrier Protection. Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan sebagainya.

3) Containment or Agglomeration. Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan.

4) Information Transmission. Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label.

5) Reducing Theft. Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti-pencurian.

17

TUJUAN KEMASAN

6) Convenience. Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali.

7) Marketing. Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.

Klasifikasi kemasan berdasarkan kontak produk dengan kemasan atau berdasarkan letak suatu bahan kemas di dalam sistem kemasan secara keseluruhan, dapat dibedakan atas :

a. Kemasan primer Kemasan primer yaitu kemasan yang langsung mewadahi atau membungkus bahan pangan. Misalnya kaleng susu, botol minuman, bungkus tempe.​

18

TUJUAN KEMASAN

b. Kemasan sekunder Kemasan sekunder fungsi utamanya melindungi kelompok-kelompok kemasan lain. Misalnya kotak karton untuk wadah susu dalam kaleng, kotak kayu untuk buah yang dibungkus, dan sebagainya.

c. Kemasar tersier Kemasan tersier yaitu kemasan untuk mengemas setelah kemasan primer dan sekunder. Kemasan ini digunakan untuk pelindung selama pengangkutan. Misalnya jeruk yang sudah dibungkus, dimasukkan ke dalam kardus kemudian dimasukkan ke dalam kotak dan setelah itu ke dalam peti kemas.

19

NEXT WEEK

  • PRAKTIK ​EDITING FOTO & PAS PHOTO >>> WEEK 3

  • PRAKTIK PRINTING FOTO DAN PAS PHOTO >>> WEEK 4

LET'S TAKE THE QUIZ !!!​

RANCANGAN PROTOTYPE DAN PEMBUATAN KEMASAN PRODUK KREATIF

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan konsep desain produk kreatif

2. Menganalisis alur dan proses kerja pembuatan prototype/model produk Kreatif

3. Menganalisis proses kerja prototype/model produk kreatif

4. Membuat desain (rancangan) produk kreatif

5. Membuat alur dan proses kerja pembuatan prototype/model produk kreatif

6. Membuat prototype/ model produk kreatif

7. Membuat kemasan dan merek (brand) produk kreatif

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE