Search Header Logo
Pentingnya Landasan Teori

Pentingnya Landasan Teori

Assessment

Presentation

Education

University

Hard

Created by

Urip Tisngati

FREE Resource

22 Slides • 0 Questions

1

Landasan Teori

terdiri dari Kajian Teori dan Kajian Penelitian yang Relevan​

Beberapa PT menyebut:

kajian pustaka

studi literatur,

studi pustaka,

tinjauan pustaka,

ulasan kepustakaan,

Studi kepustakaan dan lainnya

MK Metopen-PGSD

2

​- Metopen-

KOMPONEN LANDASAN TEORI:

penelusuran kajian-kajian teori dan hasil penelitian terdahulu sekaligus penentuan teori-teori yang menjadi landasan atau kerangka teori dari penelitian yang akan dilakukan

Tujuan utama

membentuk landasan pengetahuan yang sedang dilakukan sehingga dapat mencerminkan pemahaman peneliti tentang teori

3

​- Metopen-

FUNGSI LANDASAN TEORI: untuk Penelitian Kuantitatif

üalat untuk menjelaskan suatu fenomena melalui premis-premis atau preposisi yang menyatakan hubungan suatu variabel dengan variabel lainnya

KEGUNAAN utama

sebagai landasan dari kerangka berpikir yang membingkai hipotesis penelitian agar terdapat hubungan yang logis dan kritis mengacu dari tujuan-tujuan yang telah dirumuskan sesuai dengan kaidah teoritik yang telah dibangun

4

​kHUSUS pENELITIAN KUALITATIF YANG MENGGUNAKAN Model deduksi, di mana teori masih menjadi alat penelitian sejak memilih dan menemukan masalah, membangun hipotesis, maupun melakukan pengamatan di lapangan sampai dengan menguji data.-

​FUNGSI LANDASAN TEORI: KUALITATIF

üalat untuk memberikan penjelasan lebih mendalam kepada peneliti atas masalah atau pertanyaan penelitian

> sebagai bekal perbandingan antara paradigma penelitian empiris dan penelitian fenomenologis​

> membantu peneliti mengumpulkan dan memahami data

5

​- Metopen-

PENTINGNYA TEORI:

Untuk menyusun landasan atau kerangka teori dengan baik, perlu dipahami terlebih dahulu apa itu teori,

Peneliti diharapkan dapat membedakan makna pernyataan yang merupakan teori dan mana yang bukan​

6

DEFINISI TEORI:

(1) tesis atau pernyataan kebenaran yang telah diteliti kebenarannya baik menggunakan pembuktian koherensi ataupun korespondensi;

(2) abstraksi dari sejumlah proposisi yang dibangun atas dasar asumsi-asumsi yang logis atau melalui pengujian hipotesis

(3) pernyataan mengenai sebab akibat atau mengenai adanya suatu hubungan positif antara gejala yang diteliti dari satu atau beberapa faktor.

​- Rahmadi, 2011-

7

FUNGSI TEORI:

1. Teori menuntun peneliti dalam merumuskan hipotesis, variabel, indikator dan instrumentasi.

2. Teori membantu peneliti dalam menafsirkan data. Interpretasi data akan lebih kuat jika didukung oleh teori.

3. Teori menghubungkan satu studi dengan studi lainnya. Teori membantu peneliti menemukan suatu kerangka konseptual untuk menjelaskan hubungan antara hasil penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya dengan penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti.

​- Harahap, 2001-

8

Sumber Penyusunan Landasan TEORI:

(1) Sumber primer, yaitu sumber yang berisi hasil penelitian atau tulisan yang merupakan karya asli peneliti atau teoritis yang orisinal (jurnal ilmiah profesional, laporan penelitian, tesis, disertasi)

(2) Sumber sekunder, yaitu bahan pustaka yang mengandung informasi yang tidak berasal langsung dari peneliti, SUDAH DIOLAH (buku bacaan, buku teks, dan ensiklopedi)

(3) Sumber preliminer, berisi bahan-bahan rujukan yang dimaksudkan untuk membantu pembaca menemukan sumber primer dan sekunder. (dari abstrak, dll)

​- Hadjar, 1999-

9

​Teknik Menyusun Landasan Teori

-Hadjar, 1999-

​1. Cari konsep atau variabel yang berkaitan dengan masalah untuk dijadikan kata kunci)

  1. Cari dan Baca sumber sekunder​

  2. Pilih dan baca sumber preliminer​ yang relevan

  3. Baca sumber Primer yang relevan​

  4. Organisir catatan

  5. Tulis Ulasan​

10

​Teknik Menyusun Landasan Teori

-Hadjar, 1999-

​Kajian secara narasi dari teori (tiap teori minimal didukung oleh 2 sumber tulisan/buku teks, jurnal,) dari literatur Indonesia, asing, dan Internet, kemudian diakhiri dengan sintesis.

11

​LANGKAH MENYUSUN KAJIAN TEORI

mETOPEN

1.Memilih Sumber Pustaka

übuku/ jurnal yang berkaitan dengan fokus/ permasalahan

üMutakhir-terbaru ( maksimal 10 tahun terakhir)

üAda identitas lengkap (judul, penulis, tahun, penerbit, alamat akses

2. Menelusuri Sumber Pustaka

3. Membaca Sumber Pustaka

4. Mencatat Hasil Interpretasi 

5. Menulis

12

Contoh Kajian Teori

mETOPEN

media

13

Contoh Kajian Teori

mETOPEN

media

14

Contoh Kajian Teori

mETOPEN

media

15

Contoh Kajian Teori

mETOPEN

media

16

Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

Tujuan

Menelaah persamaan dan perbedaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu

Fungsi

üMenghindari plagiasi dengan penelitian sebelumnya

> Sebagai landasan dan perbandingan hasil dari penelitian sebelumnya

17

Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

Unsur analisis

üRingkasan hasil : judul, penulis, tahun terbit, tujuan penelitian, metode, hasil penelitian

üPersamaan antara penelitian sekarang (akan diteliti) dgn penelitian sebelumnya yg dikaji

üPerbedaan antara penelitian sekarang (akan diteliti) dgn penelitian sebelumnya yg dikaji

18

Contoh ​Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

Arimbawa, dkk (2017) dengan judul “Pengaruh Penggunaan Ice Breaker Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar”. Hasil penelitiannya menunjukkan: (1) motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan ice; breaker tergolong sangat tinggi; (2) motivasi belajar yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker tergolong tinggi; (3) terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar IPS siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan menggunakan ice breaker dan kelas yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker. Hal ini menunjukkan bahwa ice breaker berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2016/2017. Persamaan dari penelitian ini adalah pada penggunaan pembelajaran aktif ice breaking pada siswa SD. Perbedaannya adalah Arimbawa (2017) meneliti motivasi belajar siswa  pada mata pelajaran IPS

19

Contoh ​Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

Judul: PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH BEBAS PLASTIK DI SD NEGERI 1 PLOSO PACITAN UNTUK MENGUATKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN DISIPLIN SISWA SD

Penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2017) dengan judul “Penguatan Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa Sekolah Alam Bengawan Solo”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Sekolah Alam Bengawan Solo dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif melalui pengumpulan data, sajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penguatan karakter peduli lingkungan pada siswa Sekolah Alam Bengawan Solo yang dimulai dari nama sekolah yang berbasis lingkungan, output yang bisa menjaga lingkungan dan mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Penguatan dilakukan tiap tahun melalui kegiatan di Masjid, Pasar, Sungai, Seklah, dan Outbond. Ketua kelas bertanggung jawab terhadap anggotanya dalam melakukan kegiatan peduli lingkungan. (2) Masukan dari pihak stakeholder untuk penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan pada siswa Sekolah Alam Bengawan Solo melalui 3M yaitu Melakukan, Mengerjakan, dan Membiasakan. (3) Model pengembangan penguatan karakter peduli lingkungan pada siswa Sekolah Alam Bengawan Solo dilakukan diluar pembelajaran, seperti bersih-bersih sungai bengawan solo

20

Contoh ​Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

Judul: PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH BEBAS PLASTIK DI SD NEGERI 1 PLOSO PACITAN UNTUK MENGUATKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN DISIPLIN SISWA SD

Penelitian yang dilakukan oleh Husnun (2017) dengan judul “Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan dalam Proses Pembelajaran di SD Alam Harapan Kita Kabupaten Klaten”. Penelitian tersebut menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru dan siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pendidikan karakter peduli lingkungan dalam proses pembelajaran di SD Alam Harapan Kita Kabupaten Klaten terdiri dari tiga tahap, yaitu: Pengintegrasian nilai peduli lingkungan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Faktor penghambatnya yaitu hambatan secara internal dan eksternal, diataranya: kondisi guru dan siswa, sarana dan prassarana yang terbatas, perhatian orang tua yang masih kurang terhadap anaknya dan lingkungan masyarakat yang kurang mendukung terhadap perkembangan karakter peduli pada anak. Solusinya dalam mengatasi hambatan ialah mendatangkan ahli atau pembicara, menambah dana anggaran yang digunakan, keluarga diberikan penghargaan ataupun sosialisasi, dan pihak sekolah memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pendidikan karakkter peduli lingkungan dalam proses pembelajaran

21

Contoh ​Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

Judul: PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH BEBAS PLASTIK DI SD NEGERI 1 PLOSO PACITAN UNTUK MENGUATKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN DISIPLIN SISWA SD

media

22

Contoh ​Kajian Penelitian yang Relevan

mETOPEN

media

Landasan Teori

terdiri dari Kajian Teori dan Kajian Penelitian yang Relevan​

Beberapa PT menyebut:

kajian pustaka

studi literatur,

studi pustaka,

tinjauan pustaka,

ulasan kepustakaan,

Studi kepustakaan dan lainnya

MK Metopen-PGSD

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 22

SLIDE