Search Header Logo
Teks Eksplanasi

Teks Eksplanasi

Assessment

Presentation

Other

8th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Saif Al Hadi

Used 9+ times

FREE Resource

9 Slides • 7 Questions

1

​Teks Eksplanasi

2

media

​Apa itu teks eksplanasi?

3

media

...teks yang menjelaskan tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi

Teks Eksplanasi adalah.....

4

Ciri Teks Eksplanasi

  • Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual).

  • Hal yang dibahas, yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

  • Sifatnya informatif dan tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.

  • Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan lainnya.

5

media

6

Multiple Choice

Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS).

1

Identifikasi

2

Proses Kejadian

3

Ulasan

4

Komentar

7

Multiple Choice

Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir dibandingkan dengan yang lainnya. Apabila suatu hutan yang berada dalam suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan meningkat antara 6 sampai 20 kali.

1

Identifikasi

2

Proses Kejadian

3

Ulasan

4

Komentar

8

Multiple Choice

Memang terdapat banyak sebab terjadinya banjir. Salah satunya juga karena perbuatan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, mari kita jaga bumi kita agar tidak terjadi bencana banjir.

1

Identifikasi

2

Proses Kejadian

3

Ulasan

4

Komentar

9

​Pola Pengembangan Teks Eksplanasi

media
  1. Pola Kronologis

  2. Pola Kausalitas​

10

media
media
  • ​Disusun berdasarkan urutan waktu

  • ​Konjungsi 'lalu', 'kemudian', 'akhirnya', 'sekarang', 'sebelumnya', dll.

  • Menjawab pertanyaan 'bagaimana'

​​Pola Kronologis

  • Disusun berdasarkan hubungan sebab-akibat.

  • Konjungsi 'sebab', 'akibatnya', 'karena', dll.

  • Menjawab pertanyaan 'mengapa'

​​Pola Kausalitas

11

  • ​Disusun berdasarkan urutan waktu

  • ​Konjungsi 'lalu', 'kemudian', 'akhirnya', 'sekarang', 'sebelumnya', dll.

  • Menjawab pertanyaan 'bagaimana'

​​Pola Kronologis

  • Disusun berdasarkan hubungan sebab-akibat.

  • Konjungsi 'sebab', 'akibatnya', 'karena', dll.

  • Menjawab pertanyaan 'mengapa'

​​Pola Kausalitas

​Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi  berkurang. Hujan yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan (run-off) di atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi permukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil. Akibatnya ada aliran permukaan tanah menuju sungai dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran sungai yang besar.

12

  • ​Disusun berdasarkan urutan waktu

  • ​Konjungsi 'lalu', 'kemudian', 'akhirnya', 'sekarang', 'sebelumnya', dll.

  • Menjawab pertanyaan 'bagaimana'

​​Pola Kronologis

  • Disusun berdasarkan hubungan sebab-akibat.

  • Konjungsi 'sebab', 'akibatnya', 'karena', dll.

  • Menjawab pertanyaan 'mengapa'

​​Pola Kausalitas

​ Indonesia Raya merupakan lagu kebangsaan Republik Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman pada tahun 1924 dan kemudian diperkenalkan di depan khalayak pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II di Batavia (Jakarta). Setelah beberapa kali mengalami perubahan, lagu "Indonesia Raya" diputar dalam upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia seusai pembacaan Teks Proklamasi oleh Soekarno. Lagu "Indonesia Raya" yang gubahannya sempat ditinjau ulang kemudian diatur keabsahannya sebagai lagu kebangsaaan dalam PP No. 44 Tahun 1958.

13

Multiple Choice

Akhir-akhir ini demonstrasi kerap terjadi hampir setiap waktu dan terjadi di berbagai tempat. Bahkan, demonstrasi sudah menjadi fenomena yang lumrah di tengah-tengah masyarakat kita. Menanggapi fenomena tersebut, seorang kepala daerah menyatakan bahwa penyebab demonstrasi dan anarkisme tidak lain adalah faktor laparnya masyarakat. Lantas ia mencontohkan rakyat Malaysia dan Brunei yang adem ayem, lantaran kesejahteraan mereka terpenuhi maka demonstrasi di negara-negara itu jarang terjadi.

1

Kronologis

2

Kausalitas

14

Multiple Choice

Pada masa Bupati Wiranatakusumah II (1794-1829) Ibu Kota Kabupaten Bandung dipindahkan dari Krapyak (Dayeuhkolot) ke pinggir Sungai Cikapundung atau Alun-alun Bandung sekarang. Pemindahan tersebut berdasarkan perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda,”Deandels”. Peristiwa itu terjadi pada 25 Mei 1810. Alasan pemindahan tersebut akan memberikan prospek baik terhadap perkembangan wilayah itu. Pada saat itu Deandels yang mendapat julukan "Mas Galak" tengah membuat jalan dari Anyer ke Panarukan. Kebetulan jalur tersebut melewati Tatar Priangan atau Kota Bandung pada saat sekarang ini.

1

Kronologis

2

Kausalitas

15

Multiple Choice

Gempa ini mengakibatkan gelombang laut setinggi 9 meter. Kekuatan gempa pada penghujung tahun 2004 itu mencapai 9.0 richter dengan korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1.126.900 kehilangan tempat tinggal. Gempa bumi yang disertai gelombang tsunami itu merupakan bencana yang mengakibatkan kematian terbesar sepanjang sejarah.

1

Kronologis

2

Kausalitas

16

Multiple Choice

Virus Corona atau COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) merupakan pandemi yang pertama kali ditemukan di daerah kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019 lalu. Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan menyebar ke berbagai wilayah. Virus Corona sendiri sudah masuk ke Indonesia pada awal bulan Maret 2020 dan hingga kini masih terus menyebar.

1

Kronologis

2

Kausalitas

​Teks Eksplanasi

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE