Search Header Logo
Materi Pramuka P3K

Materi Pramuka P3K

Assessment

Presentation

Other

9th - 12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Taqiudin Zarkasi

Used 26+ times

FREE Resource

12 Slides • 0 Questions

1

media

MATERI P3K PRAMUKA

PENGGALANG DAN PENEGAK

Oleh : Taqiudin Zarkasi

2

media

Melatih anggota untuk

dapat menangani
kecelakaan atau

penyakit dengan cepat

dan tepat

Anggota Pramuka

dapat menyelamatkan

nyawa korban

kecelakaan

Mampu mencegah

terjadinya kecelakaan

tambahan karena

pertolongan yang tidak

tepat

Dapat mengurangi rasa

sakit korban

kecelakaan atau
serangan penyakit

Paham apa yang harus

dilakukan saat

korbannya kita sendiri

apabila kecelakaan

skala ringan

Pentingnya Materi P3K Pramuka

Latihan rutin P3K (Pertolongan Pertama
Pada Kecelakaan) adalah materi yang sangat
penting

untuk

kehidupan

sehari

hari. Ketika ada orang yang terluka maka
kita

dapat

menolongnya

dengan

tepat.

Begitu juga saat kita terluka, kita tahu apa
yang harus kita lakukan.

3

media

Prinsip Dasar Tindakan Penerapan
P3K dalam Pramuka

Saat

pelaksanannya

seorang

anggota

Pramuka

harus

menerapkan

beberapa

prinsip dasarnya P3K sebagi berikut:

Penolong mengamankan

sendiri lebih dahulu sebelum

menolong

Amankan korban dari

gangguan di tempat kejadian
sehingga bebas dari bahaya

Tandai tempat kejadian
sehingga orang lain tahu
bahwa di tempat itu ada

kecelakaan

Usahakan menghubungi

ambulans, dokter, rumah sakit
atau yang berwajib polisi atau

keamanan setempat

Tindakan pertolongan

terhadap korban dalam urutan

paling tepat.

PATUT

4

media

Tindakan pertolongan yang dapat dilakukan antara lain:

Memastikan adanya respons, hal tersebut dapat dilakukan dengan
menepuk atau menggoncang korban dengan hati-hati pada bahunya
dan bertanya dengan keras

Pada saat bersamaan penolong melihat apakah korban tidak
bernapas atau bernapas tidak normal (gasping). Apabila korban tidak
merespons dan tidak bernapas atau bernapas tidak normal, harus
dianggap bahwa korban mengalami henti jantung

Lakukan pijat jantung (RJP)

Apabila ada perdarahan pada tubuh korban,penolong dapat
menekan area yang luka dengan menggunakan kain atau tisu
yang bersih untuk menghentikan perdarahan

5

media

Pemindahan pada setiap korban yang tidak sadarkan diri harus dilakukan oleh minimal 3 orang penolong untuk

mencegah cedera tidak bertambah parah.

Pindahkan korban seperti mengangkat jenazah, jangan memindahkan korban seperti menenteng atau menjinjing.
Posisi Penolong pada saat memindahkan korban adalah, satu orang pada bagian atas meliputi kepala sampai bahu,

kemudian 1 orang bagian tengah meliputi bagian punggung sampai pantat dan 1 orang selanjutnya bagian bawah
mulai dari lutut sampai mata kaki.

Hindari posisi korban menggantung terutama bagian leher/kepala.

6

media

Jenis - Jenis Kecelakaan

1. Shock
2. Pendarahan
3. Tersengat listrik
4. Patah tulang

Penyebab jenis kecelakaan ini adalah kehilangan darah, psikis yang
terganggu dan perasaan sakit luar biasa. Shock memiliki beberapa tanda
umum sebagai berikut :
Getaran nadinya cepat
Muka dan kulit korban terlihat pucat dan terasa dingin
Pernafasannya cepat
Korban merasa haus

Korban Shock dapat di tangani dengan :
Meletakkan korban secara terlentang dengan posisi kepala lebih tinggi

dari kaki

Menyelimuti tubuh korban dengan kain tebal agar hangat
Pada korban yang sadar maka berikanlah minuman hangat
Jika korban pingsan olesilah semacam minyak kayu putih pada bawah

hidungnya

7

media

Jenis - Jenis Kecelakaan

1. Shock
2. Pendarahan
3. Tersengat listrik
4. Patah tulang

Umumnya kecelakaan ringan berupa goresan benda tajam menjadi penyebab
keluarnya darah dari tubuh. Keluarnya darah tersebut dapat kita sebut sebagai
pendarahan luar. Pendarahan luar atau nama lainnya adalah pendarahan vena. Ciri
khas pendarahan vena yakni darah berwarna merah tua dan keluar cepat tanpa ada
pancaran.

Tindakan anggota Pramuka untuk mengatasi pendarahan luar adalah
Meletakkan kain kassa tepat di atas bagian yang luka..

membalutkannya hingga kain kassa menutupi area yang terluka sehingga
menekan darah yang keluar.

Umumnya pendarahan vena dan pendarahan yang tidak terlalu berat dapat
tertangani dengan cara ini.

8

media

EVAKUASI PASEN

9

media

Tandu Darurat (Dragbar)

Dragbar merupakan tandu atau usungan
darurat

yang

dibuat

dengan

memanfaatkan tongkat dan tali yang
tersedia.

Fungsi

utama

dari

dragbar

adalah untuk memudahkan penolong
melakukan evakuasi korban secara aman
dan nyaman menuju tempat yang lebih
aman

atau

untuk

mendapatkan

perawatan lebih lanjut.

Dalam

membuat

Dragbar

dibutuhkan

keahlian membuat simpul jangkar dan
simpul pangkal

10

media

Cara Membuat Simpul Jangkar (Cow Hitch)

Penjelasan

gambar

di

samping.

Persiapakan

sebuah

tongkat

pramuka dan seutas tali. Kemudian
letakkan

tongkat

dalam

posisi

melintang seperti pada gambar di
atas.

1. Lewatkan tali di atas tongkat
2. Lewatkan ke kanan dari belakang
3. Mengelilingi tongkat
4. Tarik ke bawah
5. Kencangkan simpulnya (selesai)

11

media

Cara Membuat Simpul Pangkal (Clove Hitch)

Kegunaan simpul pangkal ialah untuk
memulai dan mengakhiri sebuah ikatan.
Dalam kegiatan kepramukaan, simpul
pangkal merupakan simpul yang sangat
penting.

Simpul

ini

sangat

terkenal

karena kekuatan ikatannya.

Adapun cara pembuatan simpul, bisa
anda lihat pada gambar di samping

1. Lingkarkan tali ke tongkat.
2. Lingkarkan sekali lagi tali tersebut

seperti dalam contoh di atas.

3. Tarik ujung tali ke arah yang

berlawanan (ke atas dan ke bawah).

12

media

1. Rebahkan dua tongkat pramuka (ukuran 160 cm) secara sejajar dengan jarak kurang lebih 50 cm, ini menjadi induk

dragbar.

2. Palangkan dua tongkat ukuran 60 cm di ujung kiri dan kanan induk dragbar dengan jarak dari masing-masing ujung

sekitar 25 cm.

3. Ikat keempat pertemuan induk dragbar dengan anak dragbar dengan menggunakan ikatan palang

Cara membuat ikatan palang baca: Jenis-jenis Ikatan

4. Setelah keempat ikatan palang selesai, sisa ikatan palang dari salah satu sisi (pada gambar di bawah anggap saja yang

kiri), saling tautkan antara yang atas dan bawah di tengah-tengah (lihat huruf “f” pada gambar).

5. Tali dari atas (atas pada gambar) di tarik kembali ke atas, demikian juga sebaliknya.
6. Buatlah simpul jangkar pada masing-masing tongkat induk dragbar.
7. Ulangi langkah 5 dan 6 dengan jarak masing-masing simpul jangkar antara 20 – 25 cm.
8. Setelah 5 kali simpul jangkar, dikhiri dengan simpul pangkal di samping ikatan palang sebelah kanan.
9. Lingkarkan tali yang tersisa di bawah tongkat anak dragbar kemudian ikatkan sisa tali dari bawah dan atas

dengan simpul mati (lihat huruf “g” pada gambar)

media

MATERI P3K PRAMUKA

PENGGALANG DAN PENEGAK

Oleh : Taqiudin Zarkasi

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 12

SLIDE