Search Header Logo
BENCANA ALAM DI INDONESIA

BENCANA ALAM DI INDONESIA

Assessment

Presentation

Physics

University

Practice Problem

Easy

Created by

Nurfadilah Nurfadilah

Used 2+ times

FREE Resource

50 Slides • 4 Questions

1

​Assalamu alaikum wr wb.

nah, bagaimana kabarnya hari ini??
siap ya! untuk pertemuan hari ini.

2

​Pembahasan kita pada pertemuan ini >>>
BENCANA ALAM KEBUMIAN DI INDONESIA

3

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yangdisebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir,kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.

Bencana alam juga dapatdiartikan sebagai bencana yang diakibatkan oleh gejala alam.

Sebenarnya gejala alam merupakan gejala yang sangat alamiah dan biasa terjadi pada bumi. Namun, hanya ketika gejala alam tersebut melanda manusia (nyawa) dan segala produk budidayanya (kepemilikan, harta dan benda) kita baru dapat menyebutnya sebagai bencana.

4

Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan 'bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan'.

Dengan demikian, aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia, misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. Konsekuensinya, pemakaian istilah 'alam' juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk  bahayanya sendiri, mulai dari kebakaran, yang mengancam bangunan individual,sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umatmanusia.

5

Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan (ulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). Konsep ketahanan bencana merupakan evaluasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi, mencegah dan menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup

6

Nah, sekarang mari kita liat klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya!

🧐

7

Bencana alam geologis

 Bencana alam ini disebabkan oleh gaya-gaya yang berasal dari dalam bumi (gaya endogen). yang termasuk dalam bencana ini adalah gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami

8

Bencana alam klimatologis

 Bencana alam ini merupakan bencana alamyang disebabkan oleh faktor angin dan hujan. contoh bencana alam ini adalah banjir, badai, banjir bandang, angin puting beliung, kekeringan, dan kebakaran alami hutan (bukan oleh manusia). gerakan tanah (longsor) termasuk  juga bencana alam, walaupun pemicu utamanya adalah faktor klimatologis (hujan), tetapi gejala awalnya dimulai dari kondisi geologis (jenis dan karakteristik tanah serta batuan dan sebagainya)

9

Bencana alam ekstra-terestrial

Bencana alam ekstra-Terestrial adalah bencana alam yang terjadi di luar angkasa, contoh hantaman/impact meteor. Bila hantaman benda-benda langit mengenai permukaan bumi maka akan menimbulkan bencana alam yang dahsyat bagi penduduk bumi

10

sekarang, mari kita bahas tentang

Bencana Alam Kebumian Di Indonesia

🌏

11

Multiple Choice

ada berapa macam bencana alam di Inodesia?

1

2

2

3

3

4

4

5

5

6

12

Open Ended

tuliskan bencana alam, apa sajakah itu?

13

nah, sekarang kita bahas ya.. satu persatu dari bencana alam kebumian di Indonesia_____

14

1. Badai Guruh

Badai guruh dapat terjadi secara individu atau dalam kelompok sel-sel yang dikaitkan dengan daerah konvergensi skala meso atau front skala sinoptik. Dalam banyak hal badai guruh dapat menyebabkan banjir, angin kencang, bahaya batu es hujan, bahaya petir dan dapat menyebabkan hilangnya nyawa manusia.1

15

Badai guruh banyak terjadi di daerah tr!pis dan dapat diklasifiksikan sebagai berikut;

16

a. Badai guruh termal atau konvektif.

Badai ini disebabkan oleh pemanasan permukaan dari radiasi matahari.

Karakteristik dari badai ini adalah pertumbuhan cepat,daerah kurang luas,hujan lebat lokal,arus udara ke bawah kuat dan angin ribut lokal, serta adanya resiko hujan es batu lokal dan petir. Karena badai ini tumbuh dengan cepat maka peringatan dini sulit dilakukan1.

17

b. Badai guruh orografik . badai ini terjadi apabila udara tidak stabil secara bersyarat atau konvektif naik akibat pegunungan.

c. Badai guruh yang dikaitkan dengan gangguan tropis seperti badai tropis, badai monsun, gelombang timuran dan sebagainya2.

18

2. Gempa Bumi

adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tibayang menciptakan gelombang seismik . Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakankerak Bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu.

19

Gerak kerak bumi yang dikaitkan dengan gelombang seismik diukur oleh seismograf. Ada 3 jenis gelombang sieismik>>

20

a. Gelombang Primer atau preliminer disebut gelombang P, termasuk gelombang tercepat.

21

Kecepatan penjalaran gelombang P melalui bumi adalah 3 sampai 8 mil persekon, karena itiu gelombang ini yang pertama sampai pada seismograf dari gempa bumi. Amplitudonya kecil dan priodenya pendek yaitu 0,5 dampai 5 sekon.

Gelombang P serupa dengan gelombang suara yaitu gelombang longitudinal yang menjalar dengan penekanan (komrpresi) dengan peregangan (rarefaction) bumi.

22

b. Gelombang sekunder, disebut gelombang S.

23

Gelombang ini menjalar lebih lamabt dibanding gelombang P, kecepatannya 2/3 kecepatan gelombang P.

Gelombang S mempunyai amplitudo lebih bedas dan priodenya lebih lama daripada gelombang P.

Gelombang S merupakan gelombang tanversal, osilasinya lateral dan tegak lurus terhadap arah penjalaran gelombang.

Gelombang S juga disebut gelombang geser (sehar wave), karena material yang dilalui gelombang. mengalami deformasi geser.

24

Gelombang transversal tidak mampu menjalar melalui fluida, karena fluida tidak dapat terpotong.

jadi gelombang S yang memasuki inti cair bumi akan diserap dan tidak menembus inti fluida. Dari hasil pengamatan gelombang S yang memancar dari gempa bumi tidak tampak pada sisi bumi yang berlawanan, hal ini membenarkan bahwa bumi mempunyai inti fluida.

Zona bayangan gelombang S diilustrasikan pada gambar berikut;

25

media

26

c. Gelombang permukaan juga dikenal sebagai gelombang Rauleigh dan gelombang Love.

27

Gelombang-gelombang ini sangat lambatdengan periode gelombang yang panjang dan amplitudonya besar, yang menjalar melalui kerak bumi. Seperti gelombang air tetapi tidak menembus ke bagian dalam bumi.

28

Pusat gempa bumi, yaitu titik di dalam bumi di mana terjadi disebut hiposenter

dan titik pada permukaan bumi tepat di atas pusat gempa disebut episenter.

29

media

​.

Hiposenter

30

Menurut proses terjadinya, maka gempa bumi dibagi menjadi;

  • Gempa pendahuluan, amplitudonya kecil dan terjadi sebelum gempa besar atau gempa utama.

  • Gempa utama, amplitudonya besar sehingga dapat dirasakan oleh manusia.

  • Gempa susulan, terjadinya beberapa menit atau jam setelah gempa utama.

31

Menurut proses fisis, gempa bumi diklasifikasikan menjadi seperti berikut;

  • Gempa tektonik, terjadi akibat tumbukan lempeng-lempeng di litosfer kulit bumi oleh tenaga tektonik.Tumbukan ini akan menghasilkan getaran. Getaran ini yang merambat sampai ke permukaan bumi.

32

  • Gempa vulkanik, terjadi akibat aktivitas gunung api. Oleh karena itu, gempa ini hanya dapat dirasakan disekitar gunung api menjelang letusan, pada saat letusan,dan beberapa saat setelah letusan.

  • Gempa runtuhan atau longsoran terjadi akibat daerah kosong di bawah lahan mengalami runtuh. Getaran yang dihasilkan akibat runtuhnya lahan hanya dirasakan disekitar daerah yang runtuh.

33

Menurut kedalaman hip!sentrumnya, ada tiga jenis gempa.

  • Gempa bumi dalam, kedalaman hiposenter lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi.

  • Gempa bumi menengah, kedalaman hiposenter berada antara 60-300km di bawah permukaan bumi.

  • Gempa bumi dangkal, kedalaman hiposenter kurang dari 60 km

34

Open Ended

Berdasarkan kedalaman hiposentrumnya, Gempa yang terjadi di Palu pada tahun 2018 termasuk gempa?

35

Menurut kedalaman hip!sentrumnya, ada tiga jenis gempa.

  • Gempa bumi dalam, kedalaman hiposenter lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi.

  • Gempa bumi menengah, kedalaman hiposenter berada antara 60-300km di bawah permukaan bumi.

  • Gempa bumi dangkal, kedalaman hiposenter kurang dari 60 km

36

3. Siklon Tropis

adalah fenomena alam yang kuat dan bersifat merusak.

Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam

37

Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.

Kadangkala di pusat siklon tropis terbentuk suatu wilayah dengan kecepatan angin relatif rendah dan tanpa awan yang disebut dengan mata siklon. Diameter mata siklon bervariasi mulai dari 10 hingga 100 km. Mata siklon ini dikelilingi dengan dinding mata, yaitu wilayah berbentuk cincin yang dapat mencapai ketebalan 16 km, yang merupakan wilayah dimana terdapat kecepatan angin tertinggi dan curah hujan terbesar.

38

Masa hidup suatu siklon tropis rata-rata berkisar antara 3 hingga 18 hari. Karena energi siklon tropis didapat dari lautan hangat, maka siklon tropis akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.

.

Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah di muka bumi, yaitu "badai tropis" atau "typhoon" atau "topan" jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat, "siklon" atau "cyclone" jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan "hurricane" jika terbentuk di Samudra Atlantik.

39

Ukuran Siklon Tropis

Ukuran siklon tropis menyatakan diameter wilayah yang mengalami gale force wind. Ukuran siklon tropis bervariasi. mulai dari 50 km (Cyclone Tracy, 1977) hingga 1100 km (Typhoon Tip, 1979).

Daerah pertumbuhan siklon tropis mencakup Atlantik Barat, Pasifik Timur, Pasifik Utara bagian barat, Samudera Hindia bagian utara dan selatan, Australia dan Pasifik Selatan. Sekitar 2/3 kejadian siklon tropis terjadi di belahan bumi bagian utara. Sekitar 65% siklon tropis terbentuk di daerah antara 10° - 20° dari ekuator, hanya sekitar 13% siklon tropis yang tumbuh diatas daerah lintang 20° , sedangkan di daerah lintang rendah (0° - 10°) siklon tropis jarang terbentuk.

40

Daerah Pertumbuhan

.

Daerah pertumbuhan siklon tropis dapat dibagi menjadi 7 (tujuh) wilayah. Ini mencakup wilayah lautan di seluruh dunia.

41

media

42

4. Bencana Kekeringan

Perlu dibedakan antara keekringan (drought) dan kondisi kering (aridity).

Kekeringan merupangan kesenjanganantara air yang tersedia dengan air yang diperlukan.

sedangkan ariditas (kondisi kering) diartikan sebagai keadaan dengan jumlah curah hujan sedikit.

43

Kekeringan juga dapat terjadi oleh beberapa faktor di daerah dengan jumlah curah banyak. sementara itu ariditas merupakan jabaran iklim did aerah tertentu yang dapat dikatakan tetap.

44

Kekeringan yang terjadi secara alamiah dibedakan menjadi empat, yaitu;

  1. Kekeringan meteorologis merupakan kekeringan yang disebabkan karena tingkat curah hujan suatu daerah di bawah normal.

  2. Kekeringan hidrologis terjadi ketika pasokan air tanah dan air permukaan berkurang.

  3. Kekeringan agronomis berkaitan dengan berkurangnya kandungan air di dalam tanah, sehingga pertumbuhan tanaman dapat terganggu.

  4. Kekeringan sosial ekonomi merupakan merupakan muara dari semua kekeringan yang telah terjadi sebelumnya karena adanya bencana ini menyebabkan adanya krisis sosial dan ekonomi.

45

kekeringan merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada musim kemarau, apalagi ketika musim kemarau panjang melanda. Definisi kekeringan secara umum adalah kondisi di mana suatu wilayah, lahan, maupun masyarakat mengalami kekurangan air sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Kekeringan dapat disebabkan karena suatu wilayah tidak mengalami hujan atau kemarau dalam kurun waktu yang cukup lama atau curah hujan di bawah normal, sehingga kandungan air di dalam tanah berkurang atau bahkan tidak ada.

46

Konsumsi air yang berlebihan pun dapat menjadi penyebab kekeringan, hal tersebut disebabkan konsumsi air berlebih tidak diimbangi dengan sumber air yang berlebih pula. Konsumsi air berbanding terbalik dengan sumber air, artinya bencana ini dapat terjadi saat konsumsi air sudah melampaui batasnya namun sumber air hanya mengeluarkan air dengan jumlah yang sama (terbatas).

47

media

​Berikut bagan peristiwa bencana kekeringan meteorologis

48

5 . Bencana Banjir

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Definisi banjir adalah keadaan dimana suatu daerah tergenang oleh air dalam jumlah yang besar. Kedatangan banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air. Namun kadangkala banjir dapat datang tiba-tiba akibat dari angin badai atau kebocoran tanggul yang biasa disebut banjir bandang.

49

Penyebab banjir mencakup curah hujan yang tinggi; permukaan tanah lebih rendah dibandingkan muka air laut; wilayah terletak pada suatu cekungan yang dikelilingi perbukitan dengan sedikit resapan air; pendirian bangunan disepanjang bantaran sungai; aliran sungai tidak lancar akibat terhambat oleh sampah; serta kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sungai. Meskipun berada diwilayah "bukan langganan banjir'. Setiap orang harus tetap waspada dengan kemungkinan bencana alam ini.

50

Bencana banjir disebabkan oleh buruknya sistem cuaca skala meso atau makro. Faktor meteorologis utama yang menyebabkan benacana banjir adalah hujan torensial (torrential rains), distribusi hujan, dan durasi hujan.

Faktor lain yang penting adalah sifat fisis permukaan tanah.

51

siklon tropis dapat memperngaruhi sistem cuaca diIndonesia, terutama menigkatkan per-awanan, cuarah hujan, angin, dan gelombang laut.

Di Daerah Monsun, kebanyakan hujan terjadi dalam musim panas atau musim gugur, kecuali di daerah ekotorial yang mempunyai distribusi maksima ganda.

curah hujan maksimum dalam musim panas berkaitan dengan intensivikasi tekanan rendah-panas (head-low).

52

media

​bagan peristiwa bencana banjir

53

Open Ended

Mengapa bencana kekeringan dan banjir di Indonesia terjadi secara bergantian hampir setiap tahun?

54

Baik, sekian untuk hari ini...

Insya allah pekan depan baru final ya>>>

wassalamu alaikum warahmatullah.

​Assalamu alaikum wr wb.

nah, bagaimana kabarnya hari ini??
siap ya! untuk pertemuan hari ini.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 54

SLIDE