
PRESENTASI INTERAKTIF ARI KRISNAWATI KERAJAAN HINDU BUDHA
Presentation
•
Education
•
4th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
ARI KRISNAWATI
Used 1+ times
FREE Resource
11 Slides • 0 Questions
1
PRESENTASI INTERAKTIF ARI KRISNAWATI
2
Kerajaan Hindu Buddha Tersohor di Indonesia
Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia – Hindu-Buddha menjadi salah satu agama yang berkembang pesat di Nusantara pada masa lampau. Pengaruh agama Hindu mencapai Nusantara diperkirakan sejak abad ke-1. Perkembangan pesat agama Hindu diikuti dengan berdirinya banyak kerajaan bercorak Hindu saat itu. Beberapa kerajaan yang berdiri sekitar abad ke-4, yaitu Kerajaan Kutai Martapura di Kalimantan Timur, Tarumanagara di Jawa Barat, Kerajaan Kalingga di Pantai Utara Jawa Tengah, dan Kerajaan Bedahulu di Gianyar.
Adapun kerajaan Hindu kuno di Nusantara yang menonjol adalah Kerajaan Medang karena dikenal membangun Candi Prambanan. Sejak itulah, agama Hindu kemudian menyebar bersama dengan Buddhisme di seluruh Nusantara dan mencapai puncak pengaruhnya pada abad ke-14.
Some text here about the topic of discussion
3
2. Kerajaan Tarumanegara
-Kerajaan Tarumanegara berdiri pada tahun 450 Masehi.
-Terletak di barat Pulau Jawa
-Rajanya yang terkenal bernama Purnawarman.
-Salah satu peninggalan Kerajaan Tarumanegara adalah berupa tujuh prasasti yang
ditulis dalam bahasa Sanskerta, di antaranya Prasasti Ciaruteun , Prasasti Kebon
Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Muara Cianten, Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi, dan
Prasasti Lebak. Peninggalan sejarah yang lain adalah irigasi dari Sungai Gomati, arca
Wisnu Cibuaya Idan II, dan arca Rajarsi.
4
3. Kerajaan Mataram Kuno
-Kerajaan Mataram berdiri pada sekitar abad ke-8.
-Kerajaan Mataram terletak di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah.
-Raja yang pertama adalah Raja Sanna, kemudian digantikan oleh Raja Sanjaya.
-Peninggalannya berupa prasasti yang ditulis dengan huruf Pallawa dan dalam
bahasa Sanskerta.
5
3. Kerajaan Sriwijaya
-Kerajaan Sriwijaya berdiri sekitar abad ke-7 M
-Terletak di wilayah sumatra dan semenanjung Malaysia
-Raja yang pernah memerintah diantaranya Sri Jayanasa, Sri Indrawarman,
Dharanindra, Samaratungga, Balaputradewa, Sri Cudamani Warmadewa, Sri
Mara-Vijayottunggawarman, Sangrama-Vijayottunggawarman.
-Peninggalan sejarah berupa Candi Muara Takus dan bangunan tempat suci
Biara Bakal, serta prasasti yang ditulis dengan huruf Pallawa berbahasa Melayu
Kuno.
6
5. Kerajaan Kediri
-Kerajaan Kediri berdiri sekitar tahun 1042-1222.
-Terletak di Kediri, Jawa Timur
-Raja yang pernah memerintah Kerajaan Kediri adalah Bameswara,
Jayabaya, Sarweswara, Aryyeswara, Gandra,Kameswara, dan Kertajaya
-Peninggalannya berupa Prasasti Pandeglang, Prasasti Penumbangan,
Prasasti Hantang, Prasasti Talan, Prasasti Jepun, Prasasti Kahyunan,
Prasasti Weleri, Prasasti Angin, dan Prasasti Semanding.
7
6. Kerajaan Singasari
-Kerajaan Singasari tahun 1222.
-Terletak di Singasari, Malang, Jawa Timur.
-Raja-raja yang pernah berkuasa antara lain, Sri Rajasa Sang Amurwahbumi (Ken
Arok), Anusapati (1227 – 1248 M), Tohjaya (1248 M),Ranggawuni (1248 – 1268
M) dan Kertanegara (1268 – 1292 M).
-Peninggalannya berupa Candi Singasari (makam Kertanegara), Candi Kidal
(makam Anusapati), Candi Jago, CandiKangenan (makam Ken Arok), dan Candi
Katang Lumbang (makam Tohjaya).
6. Kerajaan Singasari
-Kerajaan Singasari tahun 1222.
-Terletak di Singasari, Malang, Jawa Timur.
-Raja-raja yang pernah berkuasa antara lain, Sri Rajasa Sang Amurwahbumi (Ken
Arok), Anusapati (1227 – 1248 M), Tohjaya (1248 M),Ranggawuni (1248 – 1268
M) dan Kertanegara (1268 – 1292 M).
-Peninggalannya berupa Candi Singasari (makam Kertanegara), Candi Kidal
(makam Anusapati), Candi Jago, CandiKangenan (makam Ken Arok), dan Candi
Katang Lumbang (makam Tohjaya).
8
7. Kerajaan Majapahit
-Kerajaan Majapahit berdiri sekitar tahun 1293.
-Terletak di selatan Sungai Brantas yang berpusat di Trowulan, Mojokerto.
-Pemerintahan Majapahit terdapat 2 periode yaitu masa Pemerintahan
Kertarajasa Jayawardhana (1295-1309) dan Girindrawardhana (1478-1498).
-Peninggalan berupa karya sastra dan candi. Diantaranya Kitab
Negarakertagama(Mpu Prapanca), Kitab Arjunawiwaha (Mpu Kanwa), Kitab
Sutasoma (Mpu Tantular), Candi Panataran (Blitar), Candi Sumberjati, Candi
Sawentar, Candi Tikusdi Trowulan, Candi Jabung, Candi Tigawangi, dan Candi
Surawana (Kediri).
9
8
9
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Paket A Tingkatan II Modul Tema 5
Teropong Waktu (Jejak Kerajaan Buddha, Hindu, dan Islam)
4. Kerajaan Sriwijaya
a. Letak Geografi s Kerajaan Sriwijaya
Letaknya yang strategis di Selat Malaka
(Palembang)
yang
merupakan
jalur
pelayaran dan perdagangan internasional.
Keadaan alam Pulau Sumatera dan
sekitarnya pada abad ke-7 berbeda dengan
keadaan sekarang. Sebagian besar pantai
timur baru terbentuk kemudian. Oleh
karena itu Pulau Sumatera lebih sempit bila
dibandingkan dengan sekarang, sebaliknya
Selat Malaka lebih lebar dan panjang.
Beberapa
faktor
yang
mendorong
perkembangan
kerajaan
Sriwijaya
menjadi kerajaan besar antara lain sebagai berikut :
1) Kemajuan kegiatan perdagangan antara India dan Cina melintasi selat Malaka,
sehingga membawa keuntungan yang besar bagi Sriwijaya.
2) Keruntuhan Kerajaan Funan di Vietnam Selatan akibat serangan kerajaan Kamboja
memberikan kesempatan bagi perkembangan Sriwijaya sebagai negara maritim
(sarwajala) yang selama abad ke-6 dipegang oleh kerajaan Funan.
Letak Sriwijaya yang strategis membawa keberuntungan dan kemakmuran. Walaupun
demikian, letaknya yang strategis juga dapat mengundang bangsa lain menyerang
Sriwijaya. Beberapa faktor penyebab kemunduran dan keruntuhan :
1) Adanya serangan dari Raja Dharmawangsa 990 M.
2) Adanya serangan dari kerajaan Cola Mandala yang diperintah oleh Raja
Rajendracoladewa.
3) Pengiriman ekspedisi Pamalayu atas perintah Raja Kertanegara, 1275 – 1292 M.
4) Muncul dan berkembangnya kerajaan Islam Samudra Pasai.
5) Adanya serangan kerajaan Majapahit dipimpin Adityawarman atas perintah
Mahapatih Gajah Mada, 1477 M. Sehingga Sriwijaya menjadi taklukkan Majapahit.
b. Raja-Raja Yang Memerintah.
Adapun nama-nama raja yang berkuasa pada kerajaan Sriwijaya, adalah sebagai berikut:
1) Daputra Hyang
2) Dharmasetu
3) Balaputradewa
4) Sri Sudamaniwarmadewa
5) Sanggrama Wijayattunggawarman
Untuk mengetahui lebih mendelam tentang masa berkuasanya raja kerajaan Sriwijaya,
dapat membaca pada referensi di https://ibnuasmara.com/sejarah-kerajaan-sriwijaya.
c. Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
Meskipun peninggalan kerajaan Sriwijaya cuma tersisa sedikit peninggalan budaya masa
lalunya, terlupakan dari ingatan masyarakat, penemuan kembali mengenai kemaharajaan
bahari ini oleh Coedès ditahun 1920-an telah menghidupkan kesadaran bahwa dalam
bentuk persatuan politik raya berbentuk kemaharajaan yang terdiri atas perpecahan
kerajaan-kerajaan bahari, dulu pernah tumbuh, bangkit, dan berjaya di masa lalu.
Di samping Majapahit, kaum
nasionalis
Indonesia
juga
memuliakan Sriwijaya sebagai
sumber
yang
dibanggakan
dan bukti kejayaan pada masa
lampau Indonesia. kejayaan
Sriwijaya telah menjadi suatu
kebanggaan identitas daerah
dan nasional, khususnya bagi
para penduduk kota Palembang,
Provinsi Sumatera Selatan.
Keluhuran Sriwijaya bagi penduduk Palembang, telah menjadi sebuah inspirasi seni
budaya, semisal lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. Hal yang sama juga
dialami oleh masyarakat selatan Thailand yang kembali menciptakan tarian Sevichai
(Sriwijaya) yang berdasarkan pada kemuliaan seni budaya Sriwijaya.
5. Kerajaan Singosari
a. Letak Geografi s Kerajaan Singosari
Kerajaan Singosari atau Singhasari (1222-1293 M ) adalah sebuah Kerajaan di
Jawa Timur yang didirikan
oleh Ken Arok pada tahun
1222.
Lokasi
Kerajaan
ini sekarang diperkirakan
berada di daerah Singosari,
Kabupaten Malang. Dan
merupakan
cikal
bakal
berdirinya
Kerajaan
Majapahit ( 1293 M - awal
abad ke 6 M )
10
4
5
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Paket A Tingkatan II Modul Tema 5
Teropong Waktu (Jejak Kerajaan Buddha, Hindu, dan Islam)
tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan
Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diberikan oleh para ahli
mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan
kerajaan tersebut. Kerajaan Kutai ini berdiri pada tahun 400 M.
Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang
sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.
c. Raja-Raja Yang Memerintah.
Adapun nama raja-raja yang berkuasa pada masa kerajaan Kutai, adalah sebagai
berikut:
1) Maharaja Kudungga, gelar Anumerta Dewawarman, pendiri kerajaan Kutai.
2) Maharaja Asmawarman (anak Kundungga)
3) Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman)
Untuk mengetahui nama raja-raja kerajan kutai yang lain yang berkuasa pada masa itu,
diharapkan dapat membaca referensi tentang sejarah kerajaan kutai atau di website
https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kutai
d. Peninggalan Kerajaan Kutai
Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh
para Brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak
disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam.
Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa
raja yang memerintah kerajaan Kutai saat
itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat
dalam
yupa
karena
kedermawanannya
menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada
kaum brahmana.
Dapat diketahui bahwa menurut buku sejarah
nasional Indonesia II : Zaman Kuno yang ditulis
oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan
Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka. Peninggalan sejarah yang
membuktikan kerajaan Kutai sebagai kerajaan Hindu pertama adalah ditemukannya
prasasti berbentuk Yupa menggunakan bahasa sansekerta dan huruf pallawa,
peninggalan kerajaan kutai:
1) Tujuh buah Yupa, yang ditemukan di daerah sekitar Muara Kaman
2) Kalung Cina yang diterbuat dari emas
3) Satu Arca Bulus, dan dua belas arca batu
2. Kerajaan Tarumanegara
a. Letak Geografi s Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Tarumanegara adalah salah satu kerajaan tertua ke dua di Indonesia setelah
Kerajaan Kutai dan kerajaan tertua di Jawa Barat (Sunda) yang meninggalkan catatan
sejarah. Tarumanegara berkuasa dari abad ke 4 sampai abad ke 7 Masehi. Dari catatan
sejarah dan artefak yang ditinggalkan. Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan
yang bercorak Hindu.
Tarumanegara didirikan oleh Raja Dirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M
(naskah wangsakerta). Kerajaan Tarumanegara merupakan kelanjutan dari kerajaan
Salakanegara (130-362 M). Pada saat berdirinya kerajaan Tarumanegara, ibu kota
kerajaan berpindah dari Rajatapura (ibukota Salakanegara) ke Tarumanegara.
Salakanegara menjadi kerajaan daerah. Berdasarkan catatan sejarah ataupun
prasasti yang ada, tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah
yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa
dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia
memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang
6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan
dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana.
b. Raja-Raja Yang Memerintah
Adapun nama raja-raja yang berkuasa pada masa kerajaan Tarumanegara, adalah
sebagai berikut:
1) Jayasingawarman (358-382 M).
2) Dharmayawarman (382-395 M)
3) Purnawarman (395 - 434 M)
4) Wisnuwarman (434-455)
)
(
)
11
26
27
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Paket A Tingkatan II Modul Tema 5
Teropong Waktu (Jejak Kerajaan Buddha, Hindu, dan Islam)
ini menguasai sebagian besar Halmahera selatan, Pulau Buru, Ambon, dan banyak
pulau-pulau di pesisir Papua barat. Di Maluku, terletak diantara sulawesi dan papua.
sebelah barat pulau Halmahera,Maluku Utara.
Secara geografi s kerajaan Tidore terletak di Kepulauan Maluku, antara Sulawesi dan
Papua. Letak tersebut sangat strategis dan penting dalam dunia perdagangan masa
itu. Pada masa itu, kepulauan Maluku merupakan penghasil rempah-rempah terbesar
sehingga dijuluki sebagai “The Spicy Island”. Rempah-rempah menjadi komoditas
utama dalam dunia perdagangan pada saat itu, sehingga setiap pedagang maupun
bangsa-bangsa yang datang dan bertujuan ke sana.
Melewati rute perdagangan tersebut agama Islam meluas ke Maluku, seperti Ambon,
Ternate, dan Tidore. Keadaan seperti ini telah mempengaruhi aspek-aspek kehidupan
masyarakatnya, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
b. Raja-Raja Yang Memerintah
Adapun nama-nama raja yang berkuasa pada kerajaan Tidore adalah sebagai berikut:
1) Kolano Syahjati alias Moh. Naqil bin Jaff ar Assidiq
2) Kolano Bosamawange
3) Kolano Syuhud alias Subu
4) Kolano Balibunga
Untuk mengetahui lebih mendelam tentang masa berkuasanya raja-raja kerajaan Tidore,
dapat membaca pada referensi di sejarah kesultanan Tidore di https://id.wikipedia.org/
wiki/Kesultanan_Tidore.
c. Peninggalan Kerajaan Islam Tidore
1) Benteng Torre dan Tahula, merupakan peninggalan dari Zaman penjajahan
Portugis, Benteng Torre dibangun pada tahun 1512 , dan dibangun didekat makan
Sultan Zainul Abidin, letaknya berdekatan dan sama-sama dekat dengan Instana
Kie (Kadato Kie).
2) Kadato Kie (Istana Kie), kadato sendiri berarti Istana dan orang – orang sering
menyebutnya Istana Kie atau Kedaton Kie, dibangun di masa pemerintahan Sultan
Syahjuan T pada tahu 1812.
3) Keraton Tidore, dibangun oleh Sultan Muhammad Taher pada Tahun 1812 masa
Sultan pemerintahan Syahjuan.
6. Kerajaan Banten
a. Letak Geografi s Kerajaan Banten
Secara geografi s Banten terletak di Jawa Barat bagian utara (sekarang Provinsi
Banten). Kerajaan Banten terletak di wilayah Banten, di ujung barat Pulau Jawa.
Kerajaan Banten meliputi wilayah sebelah barat pantai Jawa sampai ke Lampung.
Daerah ini sebelumnya merupakan daerah tetangga Kerajaan Pajajaran,yang dalam
Carita Parahyangan di kenal dengan nama Wahanten Girang.Peletak dasar Kerajaan
Banten adalah Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.
Pada tahun 1526 M, Syarif Hidayatullah
menguasai ba gian pantai utara Jawa
tersebut untuk menundukkan Kerajaan
Pajajaran. Kerajaan Pajajaran di jadikan
sebagai basis penyerangan Kerajaan
Demak dan Cirebon untuk menguasi
Kerajaan Pajajaran dan pelabuhan
Sunda Kelapa.Penyerangan Kerajaan
Pajajar an dilakukan karena Kerajaan
Pajajaran menolak usaha penyebaran
agama islam.
Meskipun Pelabuhan Sunda Kelapa
berhasil di kuasai pada tahun 1527, tetapi Kerajaan Banten masih tetap menjadi bagian
daerah kekuasaan Kerajaan Demak.Ketika Sultan Hadiwijaya berkuasa di Demak,Kerajaan
banten menjadi kesultanan yang merrdeka dari Kerajaan Demak.Raja pertamanya adalah
putra Syarif Hidayatullah, Maulana Hasanuddin.
b. Raja-Raja Kerajaan Banten
Adapun nama-nama raja yang berkuasa pada kerajaan Banten adalah sebagai berikut:
1) Sultan hasanuddin (1552-1570)
2) Maulana Yusuf (1570-1580)
3) Maulana Muhammad (1580-1596)
4) Pangeran Ratu (Abdul Mufakhir) (1596-1651)
5) Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682)
c. Peninggalan Kerajaan Islam Banten
1) Masjid Agung Banten
Masjid Agung Banten adalah salah satu bukti peninggalan kerajaan Banten sebagai
salah satu kerajaan Islam di Indonesia. Masjid yang berada di desa Banten Lama,
kecamatan Kasemen ini masih berdiri kokoh sampai sekarang.
Masjid Agung Banten dibangun pada tahun 1652, tepat pada masa pemerintahan
putra pertama Sunan Gunung Jati yaitu Sultan Maulana Hasanudin. Masjid Agung
Banten juga merupakan salah satu dari 10 masjid tertua di Indonesia yang masih
berdiri sampai sekarang.
PRESENTASI INTERAKTIF ARI KRISNAWATI
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 11
SLIDE
Similar Resources on Wayground
7 questions
Belajar Tema 9
Presentation
•
4th Grade
8 questions
Tugas TOT_Slide__AniRahmawati
Presentation
•
4th Grade
9 questions
BAHASA INDONESIA KELAS 4 TEKS NARASI
Presentation
•
4th Grade
10 questions
Bahasa Melayu Tahun 4 (Pemahaman)- Nilai Murni.
Presentation
•
4th Grade
7 questions
Kegiatan Pembelajaran 17 Maret 2023
Presentation
•
KG
7 questions
Modul ajar
Presentation
•
KG
6 questions
CU 02 SPECIALISED FACIAL MASK THERAPY
Presentation
•
4th Grade
10 questions
Bahasa Melayu Tahun 4 - Penyeri majlis (Imbuhan Apitan)
Presentation
•
4th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Grade 3 Simulation Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
4th Grade
16 questions
Grade 3 Simulation Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
19 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
5th Grade
17 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
24 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade