Search Header Logo
Budaya Lokal

Budaya Lokal

Assessment

Presentation

Religious Studies

University

Practice Problem

Easy

Created by

Sulianus Susanto

Used 2+ times

FREE Resource

41 Slides • 3 Questions

1

Budaya Lokal

Suku Dayak, Melayu dan Tionghoa

Kelas Budaya Lokal

2

Open Ended

Apa Itu Budaya?

3

media

PENGERTIAN BUDAYA

Istilah budaya sudah melekat dan

bahkan kerap kali hadir dalam
kehidupan sehari-hari. Sebagai warga
Indonesia, kita tentunya tahu bahwa
Indonesia mempunyai beraneka ragam
budaya yang tersebar di berbagai
wilayah.

4

media

Budaya adalah suatu cara hidup yang

berkembang dan dimiliki oleh sekelompok
orang. Kemudian diwariskan kepada generasi
selanjutnya. Budaya itu terbentuk dari
beberapa unsur yang rumit. Diantaranya yaitu
adat istiadat, bahasa, karya seni, sistem
agama dan politik. Bahasa sama halnya
dengan budaya, yakni suatu bagian yang tak
terpisahkan dari manusia.

5

media

Oleh sebab itu, banyak dari sekelompok

orang cenderung menganggap hal
tersebut sebagai sesuatu yang
diwariskan secara genetis. Seseorang
dapat berkomunikasi dengan orang-
orang yang memiliki budaya berbeda
dan menyesuaikan perbedaan di antara
mereka, membuktikan bahwa budaya
bisa dipelajari.

6

media

CIRI-CIRI BUDAYA

1. Bisa Dimiliki Bersama

Budaya dibentuk dan dikembangkan oleh

suatu kelompok masyarakat tertentu secara
bersama sama. Berarti bahwa bukan secara
individual saja, namun suatu golongan
masyarakat tertentu.

7

media

Oleh karena itu, suatu kelompok masyarakat

yang telah menetap cukup lama di suatu
daerah tertentu akan mempunyai ekspresi
budaya khas. Hal itulah yang menjadikan
budaya satu dengan lainnya berbeda dan
mempunyai karakteristik secara tersendiri.

8

media

CIRI-CIRI BUDAYA

2. Budaya Berbasis Simbol

Ciri-ciri budaya selanjutnya yakni budaya

berbasis simbol. Kamu perlu tahu bahwa,
budaya juga dapat diketahui dari representasi
simbol-simbol tertentu. Hal itu sebagai
bentuk makna yang terkandung dari ekspresi
budaya tersebut.

9

media

Bagian penting yang ada di simbol itu yakni

makna yang ada di budaya tersebut. Berarti
bahwa bukan dari simbol itu sendiri.
Sehingga simbol menjadi aspek krusial
ketika berinteraksi dengan masyarakat. Serta
bisa kemungkinan terjadi sebuah tindakan
secara khas.

10

media

Respon respon yang diberikan dengan simbol

oleh manusia ini terdiri dari lingkungan sosial
maupun alam dan bukan respon pasif.
Manusia tak hanya sekedar merespon meniru
simbol tertentu yang diwariskan, akan tetapi
juga dapat mengoptimalkan dan
menciptakan ulang simbol tersebut ketika
berinteraksi sosial.

11

media

CIRI-CIRI BUDAYA

3. Budaya Bersifat Adaptif
Kebudayaan tak hanya melanjutkan apa yang

telah menjadi kebiasaan suatu komunitas
tertentu, akan tetapi juga perlunya
memilikinya sebuah kemampuan untuk
menyesuaikan diri terhadap berbagai situasi.
Setiap kelompok tersebut mempunyai ciri-ciri
budaya dengan tingkat kemampuan yang
berbeda antara satu dengan lainnya.

12

media

FUNGSI BUDAYA

1. Sebagai Identitas
2. Sebagai Batas
3. Pembentuk Perilaku dan Sikap
4. Sebagai Komitmen
5. Sebagai Media Komunikasi

13

media

UNSUR-UNSUR BUDAYA

1. Sistem Religi
2. Bahasa
3. Sistem Pengetahuan
4. Peralatan Hidup dan Teknologi
5. Sistem Kemasyarakatan
6. Sistem Mata Pencaharian
7. Kesenian

14

media

PENGANTAR

Budaya Lokal adalah kebudayaan yang

tumbuh dan berkembang serta dimiliki dan
diakui oleh masyarakat suku bangsa
setempat.

15

media

PENGANTAR

Budaya lokal biasanya tumbuh dan

berkembang dalam suatu masyarakat suku
atau daerah tertentu karena warisan turun
temurun yang dilestarikan.

16

Open Ended

Sebutkan Agama Resmi di Indonesia

17

media

Bangsa Indonesia

mempunyai

ciri

pluralistik

yang meliputi

banyak

segi,

baik dalam

segi etnis, geografis,

historis,

maupun agama dan kepercayaan. Agama yang resmi hadir
di Indonesia

dan diakui adalah: Agama Islam, Kristen, Katolik,

Hindu, Buddha, dan Khong Hu Cu.

18

media

Dalam hal agama suku kasusnya memang berbeda dalam

konteks Indonesia dihitungkan pada "Kepercayaan" yang
bukan agama resmi.

19

media

Namun fakta sehari-hari eksistensinya sering begitu jelas

walaupun

tanpa "nama" menjadi praktik hidup dalam masyarakat Indonesia
walau agama resmi diakui hanya

dalam

KTP karena

praktek

agama suku tidak mudah hilang

dan muncul

dalam "baju"

agama resmi.

20

media

AGAMA SUKU

Agama

suku

sebagai

suatu kepercayaan yang
relatif kecil dan

tertutup

maka

penganut

agama

suku relatif tidak memiliki
kitab

suci

sebagai

pegangan.

21

media

AGAMA SUKU
Pada umumnya agama

suku bersifat:

1. Etikanya relatif dan

subjektif.

22

media

AGAMA SUKU

2. Pemahaman yang tentang ilahi adalah pantheistis

( "Tuhan adalah Semuanya" dan "Semua adalah
Tuhan“)dan kosmologis (Secara khusus, ilmu ini
berhubungan dengan asal mula dan evolusi dari suatu
subjek. Kosmologi dipelajari dalam astronomi, filosofi, dan
agama.).

23

media

AGAMA SUKU

3. Tokoh-tokoh

andalan bersifat
misterius dan
karismatis.

4. Alat dan syarat

ibadah bernuasa
simbolis dan magis.

24

media

PENGISTILAHAN

Dalam mempelajari
agama suku banyak
memakai istilah atau
pengistilahan untuk
mengetahui arti istilah
yang dipakai
menandai apa yang
dimaksudkan.
Istilah-istilah baku yang
dipakai adalah:

25

media

ANIMISME

Titik berangkat dari satu kepercayaan

adalah objek yang dipercayai.

26

media

ANIMISME

Para

antropolog

menempatkan
animisme sebagai
awal

dan

kunci

peristilahan

studi

agama

suku.

Kata

anima

dari

animus

menunjuk

pada

adanya

peribadi

yang

tidak

kelihatan

yang

dianggap

berkuasa.

27

media

ANIMISME

Animus

tertinggi

adalah

yang

terdahulu

dan sering

kali

sekaligus

terkuasa

yang

kemudian

menjadi

dewa

tertinggi

dalam

politeisme (lebih dari satu).

28

media

DINAMISME

Kata dinamis berarti kemampuan atau

kuasa secara aktif.

Dinanisme adalah kepercayaan terhadap

benda-benda yang mempunyai kuasa
bebas di sekitar manusia.

29

media

DINAMISME

Kuasa itu dapat berfungsi positif maupun

negatif Kemudian dinamisme bearti
kepercayaan yang bertujuan menempaatkan
kuasa gaib yang bebas sekaligus percaya dari
pengaruh negatifnya

30

media

MITOS

Mitos (bahasa Yunani: μθος— mythos)

atau mite (bahasa Belanda: mythe) adalah
bagian dari suatu folklor yang berupa kisah
berlatar masa lampau, mengandung penafsiran
tentang alam semesta (seperti penciptaan
dunia dan keberadaan makhluk di dalamnya),
serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang
empunya cerita atau penganutnya.

31

media

MITOS

Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat

mengacu kepada cerita tradisional. Mitos dapat
timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu
dilebih-lebihkan,
sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena
alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual.
Mereka disebarkan untuk menyampaikan
pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk
model sifat-sifat tertentu, dan sebagai
bahan ajaran dalam suatu komunitas.

32

media

SIMBOL

Simbol sebenarnya

merupakan kode
atau tanda atas
sesuatu yang artinya
lebih Iuas.
Peradaban semakin
maju dengan sistem
simbol yang semakin
canggih termasuk
abjad.

33

media

SIMBOL

Namun yang

terjadi dalam
agama dunia
adalah simbolisme,
Dimana simbol
menjadi berhala
yang didalamnya
dipercayai ada
kuasa gaib,
sehingga simbol itu
dijadikan obyek
pujaan.

34

media

MANA

Istilah ini diambil dari bahasa Polynesia

yang

berarti

kuasa

gaib

yang

menembus

segala

sesuatu

yang

berfokus

pada

perubahan

tempat,

atau benda tertentu.

35

media

OMEN

Omen adalah

isyarat alam
tentang sesuatu
yang akan terjadi.
Dalam hal ini
kepercayaan atas
hal-hal tertentu
sebagai pertanda
keberuntungan
atau kerugian

36

media

JENIS-JENIS OMEN

Alam Semesta :

Meteor, gunung
meletus, banjir,
badai.

Binatang Tertentu:

Bertemu ular,
kejatuhan cicak.

37

media

JENIS-JENIS OMEN

Benda tertentu:

kayu roboh.

Pengalaman

manusia: Tompel,
tahi lalat, mimpi,
tersedak.

38

media

TOTEMISME

Totem berarti lukisan binatang, benda atau binatang

yang dianggap suci dan dipuja.

Totemisme adalah kepercayaan adanya hubungan

khusus antara serumpun suku dengan jenis binatang
tertentu.

Contoh : Kera, ular, dan sapi dalam agama

hindu. Harimau bagi suatu suku di India.
Singa bagi suku-suku yang tinggal di
dekat padang gurun Afrika-Asia Barat.
Buaya dan ular bagi bangsa Mesir Kuno.

39

media

TOTEMISME

Ada mitos bahwa kekuatan binatang tertentu

dapat diperoleh melalui mengkomsumsi hati
atau empedunya (beruang, ular kobra),
memakai jimat dari kuku, taring (harimau,
singa, gajah), dll.

40

media

TABU

Kata “Tabu” berasal dari bahasa di Polynesia

berarti tentang suatu objek, tempat, orang,
atau keadaan mempunyai karakter suci atau
berbahaya, Sinominnya dengan pantangan.

Sesuatu yang dianggap suci (tidak boleh

disentuh, diucapkan, dsb); pantangan atau
larangan.

41

media

Dua sisi tabu adalah:

1.Sebagai sesuatu yang harus dihindari karena bila

dilakukan sembarangan maka akan dapat
mendatangkan celaka. Misalnya: menyebutkan
"Harimau", atau "Ular", supaya jangan binatang itu
datang menganggu. Tradisi tabu, gadis menyapu
tidak bersih: tabu makan dipintu: tabu berbaju Hijau
di pantai Selatan Jawa.

42

media

TABU

2. Untuk menghindarkan

bencana

harus dibuat tindakan/ upacara
penyelamatan. Contoh: bila ada
anak timbul ketakutan dan
kepanikan oleh campur tangan roh
jahat, mereka menyembah berhala.

43

media

TABU

Dengan demikian asal-usul agama-

agama adalah monotheisme. Dalam
Kej.11 Allah memilih Abraham dan
keturunannya menjadi warisan
monotheisme dalam keluarga.

Indikasi penyelewengan dari

monotheisme Yahweh yang paling rentan
adalah penyembahan berhala.

44

Open Ended

Menurut saydara apa itu Budaya

Budaya Lokal

Suku Dayak, Melayu dan Tionghoa

Kelas Budaya Lokal

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 44

SLIDE