Search Header Logo
Modul ajar Bahasa Indonesia Kelas X LHO

Modul ajar Bahasa Indonesia Kelas X LHO

Assessment

Presentation

Other

1st Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Izul Zulkarnain

Used 5+ times

FREE Resource

30 Slides • 0 Questions

1

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

1

Modul Ajar Kelas 10

MODUL AJAR

BAHASA INDONESIA

KELAS 10

Memproduksi dan Mempublikasi

Teks Laporan Hasil Observasi

MA-10.2

2

media

2

Modul Ajar Kelas 10

MENGEVALUASI

MEMPRODUKSI DAN MEMPUBLIKASI

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

IDENTITAS MODUL AJAR

Nama : Tarka, S.Pd., M.M.
Asal Sekolah : SMKN 1 Panyingkiran,
Majalengka
Jenjang : SMA/SMK
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan (@ 90’)

KODE PERANGKAT, MATA PELAJARAN

Kode Perangkat : IND.X.TRK.X.2
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

KOMPETENSI AWAL

1.Peserta didik sudah memahami struktur

dan kaidah teks laporan hasil observasi

2.Peserta didik sudah memahami gagasan

pokok dan pengembangan paragraf

MODA PEMBELAJARAN

Tatap Muka
PJJ Daring
PJJ Luring
Paduan tatap muka dan PJJ

Elemen
Menulis
Berbicara dan

Mempresentasikan

Konteks Situasi (Field)
Topik
Mengungkap Fakta Alam

Konteks Budaya
Genre

Teks Laporan Hasil Observasi

PROFIL PELAJAR PANCASILA

1.Kritis : memperoleh dan memproses

informasi/ gagasan

2.Kreatif : menghasilkan karya tulis

TARGET DAN JUMLAH PESERTA DIDIK

Target Peserta Didik : Peserta didik
regular/tipikal
Jumlah Peserta Didik : Maksimum 36

SARANA DAN PRASARANA

1. Sarana (alat dan bahan ) :

Laptop, infokus, jaringan internet, dan
HP (optional)

2. Posisi duduk peserta didik di ruang kelas

dalam formasi individu dan diskusi
.kelompok

KETERSEDIAAN MATERI

A. Pengayaan untuk siswa berpencapaian

tinggi : YA/TIDAK

B. Alternatif penjelasan , metode, aktivitas,

untuk siswa yang sulit memahami konsep
: YA/TIDAK

CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE E, ELEMEN , DAN TOPIK/KONTEN DOMAIN

Fase


Pada akhir fase E peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar
sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Peserta didik mampu memahami,
mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang
beragam. Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber. Peserta didik
mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk
menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara
kritis dan etis.

3

media

3

Modul Ajar Kelas 10

KATA KUNCI (kata/frasa yang mewakili konsep inti pembelajaran)

memproduksi, mengalihwahanakan, mempublikasikan
bentuk lain untuk tujuan ekonomi kreatif, berbagai rupa penyajian
kreatif, logis, runtut.

DESKRIPSI UMUM KEGIATAN

Fokus pembelajaran adalah mengkontruksi informasi tentang fakta alam lalu menuliskannya dalam
bentuk teks laporan.
Kemudian teks dibuat dalam berbagai rupa penyajian sampai dapat dipublikasikan ke media cetak
atau digital
(proses pembelajaran bahasa yang dilakukan : Joint Contruction of Text dan Independent
Contruction of Text )

PEMAHAMAN BERMAKNA

1.Seperti apakah teks laporan hasil observasi agar menarik dan bermanfaat bagi pembaca?

2.Apa yang membuat teks laporan hasil observasi menarik pembaca di media sosial atau media
cetak?

MATERI ,ALAT, DAN BAHAN AJAR

1. Materi:

Lembar Kerja Peserta Didik 2.1 tentang latihan menyusun teks LHO
Lembar Kerja Peserta Didik 2.2 tentang pengalihwahanaan teks LHO ke bentuk Lain
Lembar Kerja Peserta Didik 2.3 tentang teknik presenstasi dan publikasi teks LHO
Bahan Bacaan Peserta Didik (terlampir)
Bahan Bacaan Guru (terlampir)

2. Sumber pembelajaran :

Buku Panduan Guru Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia Kelas 10 terbitan

Puskurbuk 2021

Buku Siswa Cerdas Cergas Berbahasa Indonesia Kelas 10 terbitan Puskurbuk 2021
Buku Penunjang Jenis-jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Karya Dr. E.

Kosasih, M.Pd.

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Memahami-Struktur-

dan-Kaidah-Teks-Laporan-Hasil-Observasi-2014/konten6.html

https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/14/212554869/jenis-jenis-teks-

laporan?page=all

TUJUAN PEMBELAJARAN

10.5Peserta didik dapat memproduksi teks laporan hasil observasi secara logis, kreatif, dan
kolaboratif sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya.

10.6Peserta didik dapat mengalihwahanakan serta mengkreasi teks laporan hasil observasi ke
dalam bentuk lain untuk tujuan ekonomi kreatif.

10.7Peserta didik dapat mempresentasikan dan mempublikasikan teks laporan hasil observasi di
media cetak maupun digital dalam berbagai rupa penyajian.

4

media

4

Modul Ajar Kelas 10

KEGIATAN PEMBELAJARAN UTAMA

Pengaturan Siswa :

Individu

Berpasangan

Berkelompok (>2 orang)

Metode :
Diskusi
Presentasi
Demontrasi


Projek
Eksperimen
Eksplorasi

Permainan
ceramah
Kunjungan lapangan
Simulasi

JENIS ASESMEN

Bagaimana guru menilai ketercapaian Tujuan pembelajaran

Asesmen individu
Asesmen kelompok
Keduanya

Jenis Asesmen:
Performa
Tertulis
Keduanya

PERSIAPAN PEMBELAJARAN

1. Guru menggandakan contoh teks laporan hasil observasi pada modul ini minimal 4 (Guru bisa

memodifikasinya melalui power point, di-share ke HP siswa,dll.)

2. Guru menyiapkan contoh video projek teks LHO
3. Guru menggandakan lembar kerja peserta didik 2.1,2.2,2.3 antara 4-36 (kelompok/individu)
4. Guru membuat salindia bahan ajar (optional)
5. Guru memahami dulu materi ajar pada modul ini

MATERI, ALAT, DAN BAHAN AJAR

3.Alat dan bahan yang diperlukan

Lembar teks LHO berjudul “Mangga Gedong Gincu” (terlampir)

Fotocopi LK1.1, 1.2, 1.3

4.Perkiraan Biaya

Biaya Fotocopi lembar teks LHO : 36 Rp X250,00

Biaya Fotocopi lembar LK : 4 X 36 X Rp 250,00

Jumlah Total : Rp.45.000,00

URUTAN KEGIATAN BELAJAR

Aktivitas 1 : Latihan Menyusun Teks

Aktivitas 3 : Presentasi & Publikasi Teks

Aktivitas 2: Kreasi Teks LHO

Pemahaman Awal
Mengerjakan LK 2.1
Latihan Menyusun Teks LHO
Asesmen Formatif

Ragam Penyajian Teks LHO
Mengerjakan LK 2.2
Tugas Mengkreasi dan

Alihwahana Teks LHO

Asesmen Sumatif

Teknik Presentasi

Mengerjakan LK 2.3

Presentasi Teks LHO

Asesmen Formatif

Asesmen Sumatif

(Tes Tulis)

5

media
media

5

Modul Ajar Kelas 10

Kegiatan Awal (10’)

Keterangan

1.Mengondisikan peserta didik untuk siap belajar (menyapa peserta

didik , berdoa, cek absensi , dll.)

2.Pertanyaan pemantik (misalnya)

oApa yang harus kita lakukan bila ingin menyusun tesk LHO.
oSeperti apakah teks LHO yang menarik pembaca.

3.Menyampaikan tujuan pembelajaran.
4.Menyampaikan pemahaman bermakna kepada peserta didik.
5.Membuat kesepakatan kelas tentang rencana pembelajaran.

Kegiatan inti (65’)

Keterangan

1.Guru membagikan LK 2.1 dan menjelaskan Langkah-langkah berlatih

menyusun teks LHO berbasis projek.

2.Guru mengajak peserta didik menentukan objek observasi . Peserta

didik diarahkan untuk memilih objek observasi yang ada di
lingkungan sekolah. (Menentukan Projek)

3.Peserta didik dengan bimbingan guru mendesain projek berupa

langkah-langkah kegiatan penyusunan teks LHO. (Desain Projek )

4.Peserta didik mendapatkan pendampingan guru untuk melakukan

penjadwalan semua kegiatan. (Jadwal Projek)

(jadwal observasi dilaksanakan saat pembelajaran)

5.Peserta didik diberi waktu untuk mengamati objek dan menuliskan

hasilnya di lembar LK .( Pelaksanaan Projek)

6.Peserta didik mencari informasi tambahan dari sumber lain

(internet, buku sumber relevan, dll.)

7.Peserta didik menata informasi berdasarkan struktur teks.
8.Peserta didik berlatih mengembangkan kerangka teks menjadi teks

LHO utuh dengan memperhatikan isi, struktur, dan kebahasaan .
(Penyusunan Laporan Projek)

9.Peserta didik memeriksa hasil laporannya dengan menggunakan

instrument “Rubrik Penilaian Menulis Teks LHO”. (lampiran 1)
( Evaluasi Proses dan hasil Projek)

10.Peserta didik dengan bimbingan guru merevisi laporan yang

dibuatnya.

11.Peserta didik mengumpulan laporan hasil revisi sebagai bahan

asesmen formatif.


1.Model

pembelajaran
berbasis projek
dilakukan dalam
konteks latihan bagi
siswa.

2.Mengingat waktu

yang singkat,
seluruh tahapan
projek dilakukan di
dalam kelas dan di
sekitar sekolah .

3.Objek yang diamati

bisa berupa
tumbuhan, bunga di
taman,
perpustakaan
sekolah, lingkungan
sekitar sekolah, dan
kegiatan/ peristiwa.
yang bisa diamati
saat itu.

Kegiatan Akhir (15’)

Keterangan

1.Guru memberikan apresiasi terkait latihan yang sudah dikerjakan.

2.Guru bersama peserta didik memberikan umpan balik.

3.Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran.

4.Guru menutup pembelajaran.

Pertemuan Ke-1

6

media
media

6

Modul Ajar Kelas 10

Kegiatan Awal (10’)

Keterangan

1.Mengondisikan peserta didik untuk siap belajar (menyapa peserta

didik ,berdoa, cek absensi , dll.).

2.Pertanyaan pemantik

Bisakah teks LHO dibuat dalam bentuk lain?
Bentuk kreasi seperti apakah agar teks LHO bermanfaat ?

3.Menyampaikan tujuan pembelajaran .
4.Membentuk kelompok kelas.
5.Membuat kesepakan kelas.

1.Kelompok kelas

bersifat heterogen
berdasarkan hasil
asesmen formatif
sebelumnya.

Kegiatan Inti (65’)

1.Peserta didik menyimak berbagai tayangan video teks LHO melalui

tautan
https://www.youtube.com/watch?v=Rcj9dKaieKA&t=47s
https://www.youtube.com/watch?v=iAjNF5r4HcE
https://www.youtube.com/watch?v=VcA3Oz0pSc8
https://www.youtube.com/watch?v=pvYzbuHp9dE

2.Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang kreasi penyajian

teks LHO. (infografis, brosur, video, dll.).

3.Guru menjelaskan fungsi teks LHO untuk tujuan ekonomi kreatif.
4.Peserta didik dalam kelompok menerima LK 2.2
5.Peserta didik dalam kelompok berdiskusi tentang rencana projek.

kreasi teks LHO, meliputi:

Penentuan projek (tema/objek yang diobservasi)

Desain projek

Jadwal projek

(lampiran 1.2 : lembar observasi diskusi)

6.Masing masing kelompok mempresentasikan rencana projek kreasi

teks LHO. Kelompok lain menanggapinya. (lampiran 1.3)

7.Guru memberi masukan tentang rencana projek masing masing

kelompok.

8.Peserta didik bersama guru menyepakati desain projek yang akan

dilakukan.

1.Tayangan video teks

LHO bisa ditayangkan
menggunakan infokus
atau tautan video di-
bagikan ke HP siswa.

2.Diferensiasi Konten :

kelompok bebas
memilih tema /objek.

3.Diferensiasi proses:

Pembuatan projek
bisa individu atau
kelompok.

4.Diferensiasi produk:

Projek yang dihasilkan
bisa berbentuk video,
infografis, teks,
animasi, dll.).

Kegiatan akhir (15’)

1.Guru memberikan apresiasi terkait apa yang sudah dikerjakan.
2.Guru Bersama peserta didik memberikan umpan balik.
3.Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran.
4.Peserta didik diberi tugas untuk mengerjakan projek berdasarkan

desain yang telah disepakati.

5.Guru menutup pembelajaran.

1.Projek dilakukan di

luar jam tatap muka

2.Guru memonitor

saat pelaksaan
observasi.

3.Peserta didik diberi

ruang konsultasi
baik langsung
maupun daring.

Pertemuan Ke-2

7

media
media

7

Modul Ajar Kelas 10

Kegiatan Awal (10’)

Keterangan

1.Mengondisikan peserta didik untuk siap belajar (menyapa peserta

didik ,berdoa, cek absensi , dll).

2.Mengecek dan meninjau tugas projek pertemuan sebelumnya.
3.Pertanyaan pemantik

Apa yang Kalian rasakan bila hasil karya Kalian diminati orang lain?
Bagaimana agar hasil karya kita bisa dinikmati orang lain?

4.Menyampaikan tujuan pembelajaran
5.Membuat kesepakatan kelas

1.Kelompok kelas

masih
menggunakan
kelompok
sebelumnya.

Kegiatan Inti (65’)

1.Guru menjelaskan teknik presentasi dan teknik menjadi pendengar

yang benar.

2.Guru membagikan LK 2.3 tentang teknik pelaksanaan presentasi
3.Guru membimbing cara melakukann presentasi yang baik di depan

kelas .

4.Secara bergiliran masing masing kelompok melakukan presentasi teks

LHO

5.Kelompok lain menanggapi isi dan teknik presentasinya
6.Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang fungsi dan manfaat

presentasi.

7.Peserta didik menyimak tata cara mempublikasikan hasil karya ke

media sosial, media cetak, dan digital.

8.Peserta didik diminta mengirimkan tautan hasil publikasi teks LHO

sebagai bahan asesmen sumatif

1.Bahan presentasi

berasal dari projek
teks LHO yang
dibuat kelompok.

2.Berikan beberapa

alternatif tempat
mempublikasi hasil
karya siswa. (mading
,medsos, youtube,
miniblog, dll.).

Kegiatan akhir (15’)

1.Guru memberikan apresiasi terkait apa yang sudah dikerjakan
2.Guru bersama peserta didik memberikan umpan balik.
3.Peserta didik dan guru menyimpulkan pembelajaran.
4.Guru memberi tahu jadwal asesmen sumatif pada pertemuan

berikutnya.

6.Guru menutup pembelajaran.

1.Asesmen sumatif

dilakukan pada
pertemuan akhir,
mencakup modul
10.1 dan 10.2.

2.Berikan kisi kisi tes

kepada peserta didik

Kegiatan Awal (5’)

Keterangan

1.Mengondisikan peserta didik untuk siap melaksaanakan asesmen

sumatif. (menyapa, berdoa, cek absensi , dll.)

2.Jelaskan jenis, bentuk dan teknis asesmen sumatif!
3.Buat kesepakatan kelas untuk pelaksanaan asesmen sumatif.

Kegiatan Inti (75’)

1.Peserta didik dibagi lembar asesmen sumatif (terlampir).
2.Peserta didik melaksanakan asesmen sumatif tulis.
3.Peserta didik mengumpulkan hasil asesmen sumatif tulis.

Asesmen sumatif dapat

dilakukan secara daring
dengan menggunakan
aplikasi yang dikuasi guru.

Kegiatan akhir (10’)

1.Guru memberikan apresiasi terkait apa yang sudah dikerjakan.
2.Guru Bersama peserta didik memberikan umpan balik.
3.Guru memberikan asesmen sumatif berupa tes tulis.
4.Guru menutup pembelajaran.

Asesmen sumatif berupa
tes tulis.

Pertemuan Ke-4

Pertemuan Ke-3

8

media

8

Modul Ajar Kelas 10

ASESMEN SUMATIF

Pilihlah jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang pada huruf A,B,C atau D pada lembar
jawaban yang disediakan!

1.Cermati penggalan paragraf di bawah ini!

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli

Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003
menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia.
Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece
of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga.

Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau
wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan
wayang. ...

Struktur teks LHO yang ada pada penggalan teks di atas adalah...

a.Pernyataan Umum dan deskrifsi manfaat
b.Pengklasifikasian dan deskrifsi bagian
c.Deskrifsi bagian dan deskrifsi manfaat
d.Deskrifsi manfaat dan klasifikasi
e.Pernyataan umum dan pengklasifikasian

Asesmen Sumatif

KRITERIA UNTUK MENGUKUR KETERCAPAIAN PEMBELAJARAN/ ASESMEN

1. Kriteria untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran:

Peserta didik mampu

menyusun teks LHO sesuai struktur dan kaidah kebahasaan
mengalihwahanakan teks LHO ke dalam bentuk/media lain
mempresentasikan dan mempublikasikan teks laporan hasil observasi

2. Bagaimana asesmen dilakukan?

Asesemen formatif guru selama kegiatan belajar berlangsung :aktivitas

menyimak,diskusi, presentasi, dan penilaian diri sendiri (terlampir)

Skor lembar kerja siswa (lembar kerja terlampir)
Mengadakan asesmen sumatif (projek dan tulis)

3. Skor Penilaian

Skor > 70 menunjukkan siswa mencapai tujuan pembelajaran

9

media

9

Modul Ajar Kelas 10

2. Cermati penggalan paragraf di bawah ini!

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.

UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan
wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan
warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and
Intangible Heritage of Humanity).

Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga.

Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau
wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan
wayang. ...

Paragraf kedua penggalan Teks Laporan hasil Observasi terdiri dari…

a.Objek klasifikasi
b.Objek klasifikasi dan jumlah klasifikasi
c.Objek Klasifikasi, jumlah klasifikasi, jenis atau dasar klasifikasi
d.Objek klasifikasi dan jenis klasifikasi
e.Objek klasifikasi, jenis klasifikasi dan pernyataan umum, deskripsimanfaat

3. Cermati penggalan paragraf di bawah ini!

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.

UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan
wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang
merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral
and Intangible Heritage of Humanity).

Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga.

Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau
wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan
wayang. ...

Kalimat definisi pada penggalan teks di atas terdapat pada…

a.Kalimat kesatu paragraf kesatu
b.Kalimat kedua paragraf kedua
c.Kalimat kesatu paragraf kedua
d.Kalimat ketiga paragraf kedua
e.Kalimat kedua paragraf kesatu

4. Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.

Jumlah nomina pada kalimat di atas adalah…

a.Satu
b.Dua
c.Tiga
d.Empat
e.Lima

10

media

10

Modul Ajar Kelas 10

5. Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga.

Kata kerja /verba pada kalimat di atas adalah…

a.Penyebar
b.Agama
c.Wayang
d.Membagi
e.Tiga

6. Bagian yang berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar

pemahaman tentang hal yang akan diuraikan dalam teks LHO disebut...

a.Pernyataan umum
b.Pengklasifikasian
c.Deskrifsi bagian
d.Deskrifsi manfaat
e.Dasar pengklasifikasian

7. Cermati penggalan teks di bawah ini!

(1)Badui Dalam belum mengenal budaya luar sebab terletak di hutan pedalaman. (2)Karena itu,
suku Badui Dalam masih memiliki budaya yang sangat asli. (3)Mereka dikenal sangat taat
mempertahankan adat istiadat dan warisan nenek moyangnya. (4)Mereka memakai pakaian yang
berwarna putih dengan ikat kepala putih. (5)Pakaian Suku Badui Dalam pun tidak berkancing .
Kalimat kompleks / majemuk terdapat pada kalimat...

a.(1) dan (2)
b.(2) dan (3)
c.(4) dan (5)
d.(3) dan (4)
e.(1) dan (3)

8. Manggis juga memiliki ciri khusus pada bunganya. Bunga manggis disebut bunga berumah dua.

Pada pohon manggis bunga betina yang dijumpai, sedangkan bunga jantan tidak berkembang
sempurna. Bunga jantan tumbuh kecil kemudian mengering dan tidak dapat berfungsi lagi. Oleh
karena itu, buah manggis dihasilkan tanpa penyerbukan. Bunga manggis termasuk bunga sendiri
atau berpasangan di ujung ranting, bergagang, dan pendek tebal. Bunga manggis berdiameter 5,5
cm. Daun kelopak dua pasang, daun mahkota dua pasang, tebal dan berdaging, berwarna hijau -
kuning dengan pinggir kemerah-merahan. Benang sari semu dan biasanya banyak.(dikutif :
detik.com/edu.)
Paragraf tersebut merupakan contoh laporan hasil observasi karena...
a. tidak berdasarkan imajinasi atau khayalan penulisnya.
b. menggambarkan suatu kejadian yang sangat berkesan.
c. mengungkapkan pendapat penulisnya untuk suatu benda.
d. menceritakan suatu kegiatan yang terjadi di lingkungannya.
e. Fakta-fakta yang diungkapkan dalam dalam laporan hasil observasi diperoleh melalui ….

9. Jenis presentasi yang paling baik untuk dilakukan dibanding jenis lainnya. Pembicara mempersiapkan

materi dengan garis besarnya saja, kemudian pada saat presentasi akan dijabarkan secara
mendetail.adalah…

a. ekstempore b. impromto c. hapalan d. Naskah

10. Berikut ini kegiatan yang dilakukan setelah observasi, kecuali…

a. menuliskan informasi b. menata informasi c. mengembangkan kerangka d. menentukan tema

impromto

11

media

11

Modul Ajar Kelas 10

A . Jawablah Pertanyaan di bawah ini dengan benar dan jelas !

1.Tulislah strukrur Teks LHO!
2.Tulislah langkah-langkah mnyusun Teks LHO!
3.Tulislah minimal 3 Jenis Presentasi

Kunci Jawaban A

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

E

C

A

E

D

A

E

E

A

D

Kunci Jawaban B

1.a. Pernyataan umum

b. Deskripsi bagian
c. Deskripsi manfaat

2.a. Melakukan observasi

b. Mendaftar topik
c. Menyusun kerangka
d. Mengembangkan kerangka menjadi paragraf utuh

3.a. Impromto

b. hafalan
c. naskah

Skor Total B: 10

Nilai = Skor yang didapatkan( A + B)
Skor Total A dan B

X 100

12

media

12

Modul Ajar Kelas 10

Setelah pelaksanaan pembelajaran modul 10.2 tentang memproduksi dan mempublikasi teks LHO
berakhir, guru akan merefleksi pelaksanaan pembelajaran dengan menjawab pertanyaan berikut:

1.Apakah kegiatan pembelajaran tentang memproduksi dan mempublikasi teks LHO berjalan

dengan baik dan sesuai dengan rencana?

2. Apakah tujuan pembelajaran berhasil dicapai?

3. Uraikan keberhasilan apa saja yang telah dicapai selama pelaksanaan pembelajaran!

4. Kesulitan atau kendala apa yang dialami selama pelaksanaan pembelajaran?

5. Langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut?

6. Apakah seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan baik?

Refleksi Guru

Refleksi Peserta Didik

Uraian Refleksi Peserta Didik

Sudah Dapat
Masih Perlu
Belajar Lagi

Rencana
Tindak
Lanjut

Saya paham langkah-langkah penyusunan teks
LHO.

Saya memahami cara menata informasi
menjadi kerangka teks.

Saya paham dan mampu mengakses informasi
tambahan untuk laporan teks LHO.

Saya paham dan mampu mengembangan
kerangka teks menjadi teks LHO utuh.

Saya mampu mengkreasi teks LHO menjadi
bentuk lain untuk tujuan ekonomi kreatif.

Saya mampu mempublikasikan teks LHO ke
dalam media cetak dan digital.

Saya paham dan mampu mepresentesaikan
teks LHO secara runtun dan santun.

Jika Kalian diminta untuk memberikan bintang 1-5, berapa bintang yang akan Kalian berikan atas
usaha yang telah dilakukan dalam pembelajan ini ?
…………………………………………………………………………..

13

media

13

Modul Ajar Kelas 10

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Aulia,Fadilah Tri & Sefi Indra Gumelar. 2021. Buku Siswa Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra

Indonesia Kelas X. Jakarta : Puskurbuk BPPP Kemendikbudristek.

Gumelar, Sefi Indra & Fadilah Tri Aulia. 2021, Buku Panduan Guru Cerdas Cergas Berbahasa dan

Bersastra Indonesia Kelas X .Jakarta : Puskurbuk BPPP Kemendikbudristek.

Keraf, Goris. 1979. Komposisi.Ende:Nusa Indah
Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung:

Yrama Widya.


Sumber Internet:
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5540253/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-beserta-

strukturnya diunduhpadatanggal 10 November 2021 pukul 10.00.WIB

https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/#!/Package/Home/Complete/45d2674fd69244e4b143a92c

342ac99e pada tanggal 11 November 2021 pukul 13.00.WIB

https://hewanpedia.com/mengenal-burung-gereja-dan-berbagai-faktanya/ pada tanggal 11

November 2021 pukul 14.00.WIB

https://brainly.co.id/tugas/409838 diunduk tanggal 14 November 2021 pukul 20.00
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5728747/kalimat-kompleks-vs-kalimat-simpleks-ini-

penjelasannya diunduh tanggal 14 November 2021 pulu 11.00 WIB

https://mmc.tirto.id/image/2017/08/18/ciplukan--MILD--Quita-01.jpg
diunduh 14 Nov 2021 pukul 20.00

PENGAYAAN DAN REMIDIAL

Pengayaan :

Peserta didik disuruh menyusun teks LHO

dengan tema yang beragam

Peserta didik membuat teks laporan hasil

observasi dalam bentuk infografik, video,
dll.

Remidial :

Pesertra didik diberi bimbingan khusus

dalam menyusun teks LHO sesuai
ketertinggalannya

Latihan menyusun teks LHO dengan objek

di sekitar sekolah atau rumah.

14

media

14

Modul Ajar Kelas 10


LK 2.1_ Latihan Proyek Penyususnan Teks LHO

Nama : …………………………………
NISN : ………………………………….
Kelas : ……………………………………
Kelompok : ……………………………………

Tujuan Pembelajaran

10.5Peserta didik dapat memproduksi teks laporan

hasil observasi secara logis , kreatif dan kolaboratif
sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaannya

Pengantar :
Setelah Kalian memahami ciri, struktur, dan kebahasan teks laporan hasil observasi, kali ini kita
akan berlatih menyusun teks LHO dalam bentuk projek.

A.Sebelum melakukan observasi , kalian harus membaca beberapa pernyataan di bawah ini!

1.Tentukan salah satu objek yang ada di sekitar sekolah untuk bahan pengamatan!

(Objek pengamatan dapat berupa : tumbuhan, hewan, benda, tempat, kegiatan/ peristiwa
di sekitar sekolah ).

2.Tentukan hal apa saja yang akan di amati!

berikut ini contoh hal yang akan diamati.
Bila yang diamati hewan atau tumbuhan,
a.Nama, definisi objek ,kelas/spesies, istilah dan informasi umum tentang objek
b.Deskripsi objek yang diamati seperti bagian hewan/tumbuhan ,karakteristik(ukuran,

bentuk, warna, ciri, keunikan )

c.Habitat, pertumbuhan/perkembangbiakan objek
a.Prilaku objek
b.Manfaat objek / simpulan
Bila yang diamati benda, tempat atau alam sekitar,
a.Nama, sejarah, informasi umum
b.Rincian objek
c.Manfaat/ kesimpulan tentang objek

3.Isilah kolom hasil observasi dengan kata kunci/ gagasan pokok!
4.Carilah sumber lain untuk melengkapi informasi laporan!

(sumber informasi: buku sumber relevan/ Wikipedia/ Ensiklopedia /internet, dll.)

Objek yang diamati

Hal yang Diamati

(diisi sebelum observasi)

Kata Kunci Hasil Pengamatan

(diisi saat observasi)

Sumber Informasi

Hal Informasi

Kata Kunci/ Uraian Informasi

LAMPIRAN-LAMPIRAN

15

media

15

Modul Ajar Kelas 10

B.Susunlah kata kunci hasil observasi dan informasi sumber lain ke dalam bentuk kerangka teks

LHO di bawah ini!

Struktur Teks

Gagasan Pokok

Pengembangan Paragraf

Pernyataan umum

Deskripsi bagian

Deskripsi manfaat/
kesimpulan

C.Kembangkan kerangka teks menjadi teks LHO secara utuh! Perhatikan penulisan ejaan,

tanda baca, dan kaidah kebahasaannya! (beri judul yang menarik!)

…………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………..

Guru Mata Pelajaran

………………………………………

Orang Tua

…………………………………………..

Nilai

………………………………………..

16

media

16

Modul Ajar Kelas 10

LK 2.2_ Projek Penyususan Teks Kreasi LHO

Nama : …………………………
NISN : ………………………..
Kelas : ……………………….
Kelompok : ……………………….

Tujuan Pembelajaran

10.6Peserta didik dapat mengalihwahanakan serta mengkreasi

teks laporan hasil observasi ke dalam bentuk lain untuk
tujuan ekonomi kreatif.

Pengantar :
Setelah berlatih menyusun teks LHO berbasis projek, Kalian akan menyusun kreasi teks LHO dan
berbagai rupa penyajian. LK ini terdiri dari 2 kegiatan. Kegiatan I berupa perencanaan projek.
Kegiatan II berupa pelaksanaan dan laporan proyek.
I.Lakukan kegiatan ini sebelum melaksanakan projek!

1.Bacalah materi tentang langkah-langkah penyusunan teks LHO berbasis projek. (terlampir)
2.Silakan berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi kolom di bawah ini!
3.Mintalah bantuan guru bila mengalami kesulitan
4.Presentasikan rencana projek/ desain proyek di depan kelompok lain!

Format Isian Rencana Proyek:
1.Tema , objek yang akan diobservasi

Tema Projek

Objek yang Akan Diamati

2.Desain Projek

a.Bentuk produk :

Teks
Infografis/ brosur/ leaflet/ dll.
video

b.Media publikasi :

Media cetak
Media Sosial (youtube, istagram, FB, dll.)
Media Digital

c.Hal- hal yang akan diobservasi dan didokumentasikan :

Hal yang Akan Di-

Observasi

Sumber Informasi
Pendukung Selain

Observasi

Jenis Informasi/Data

Buku sumber relevan
Wikipedia
Internet
Nara sumber

Teks
Foto
video

dst.

dst.

dst.

d.Penataan informasi berdasarkan struktur teks LHO

Struktur Teks

Hal-hal yang Akan Diobservasi

3.Jadwal projek

No. Waktu Kegiatan

Rencana Kegiatan

Tempat Kegiatan

17

media

17

Modul Ajar Kelas 10

II.Lakukan kegiatan ini saat pelaksanaan proyek dan pelaporan projek!

1.Lakukan observasi sesuai jadwal yang telah disepakati!
2.Bagi tugas anggota sesuai kemampuannya!
3.Catat informasi yang diperoleh dari hasil observasi pada kolom di bawah!
4.Lengkapi data yang belum terisi dengan menggunakan data dari sumber lain!
5.Masukan informasi atau data yang diperoleh sesuai struktur teks!
6.Kembangkan menjadi sebuah teks LHO utuh!
7.Kreasikan dan alihwahanakan teks LHO ke dalam berbagai rupa penyajian!

(Rupa penyajian teks dapat berupa : infografis, video, dll.)

A.Penataan Informasi berdasarkan struktur Teks LHO

Struktur Teks

Gagasan Pokok

Pengembangan Paragraf

Pernyataan umum

Deskripsi bagian

Deskripsi manfaat/
kesimpulan


B.Pengembangan kerangka menjadi teks LHO utuh













C.Alihwahanakan teks LHO yang dibuat menjadi berbagai rupa penyajian (infografis/video, dll.)!

Guru Mata Pelajaran

……………………………………….

Orang Tua

………………………………………….

Nilai

………………………………………….

18

media

18

Modul Ajar Kelas 10

LK 2.3 : Teknik Presentasi

Nama : …………………………
NISN : ………………………..
Kelas : ……………………….
Kelompok : ……………………….

Tujuan Pembelajaran

10.7 Peserta didik dapat mempresentasikan dan

mempublikasikan teks laporan hasil observasi di media
cetak maupun digital dalam berbagai rupa penyajian .

Instruksi Penggunaan LK :

1.Bagilah tiap anggota kelompok untuk pelaksanaan presentasi!
2.Pelajari dan diskusikan teks LHO yang akan ditampilkan!
3.Pahami teknik presentasi yang baik!
4.Gunakan Infokus untuk mempresentasikan teks LHO Anda!
5.Sebelum presentasi, silakan berlatih dalam kelompok!
6.Lakukan presentasi secara kolaboratif dan aktif.
7.Tanggapi hasil presentasi kelompok lain!
8.Setelah selesai presentasi, publikasikan ke media cetak atau digital!
9.Kirimkan tautan teks yang diunggah ke guru!

Cara Mengatur Intonasi Saat Presentasi

1.Gunakan suara lantang untuk menegaskan suatu hal yang penting danharus diingat oleh

audiensi!

2.Gunakan tempo berbicara yang lambat untuk menyampaikan sebuah butir penting pada

presentasi. Sebaliknya, gunakan tempo berbicara yang cepat untuk menyampaikan suatu hal
yang memang bukan hal penting, seperti cerita atau hanya sekadar basa-basi kepada audiens!

3.Tinggikan suaramu ketika menyapa audiens pada awal presentasi. Sebaliknya, rendahkan

suaramu saat menjelaskan isi presentasi, baik saat berada pada butir yang penting atau pun
tidak, kalian dapat mengondisikannya. Namun, kalian harus mengatur agar suaramu tidak terlalu
rendah hingga tidak dapat terdengar oleh audiens, dan juga tidak terlalu tinggi hingga
mengganggu pendengaran audiens!

4.Gunakan perasaan atau emosi sesuai dengan kalimat yang kalian ucapkan!

19

media

19

Modul Ajar Kelas 10

FORMAT PENILAI PROJEK

PENYUSUNAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Mata Pelajaran

: …………………………………………………………..

Nama Projek

: …………………………………………………………….

Nama Guru

: …………………………………………………………..

Nama Kelompok

: ………………………………………………………………

Nama Anggota

: ,………………………………………………………………

A.Penilaian Proses

No. Aspek

Score (1-4)

Perencanaan

a.Penentuan judul objek
b.Penyajian desain projek

Pelaksanaan

a.Prosedur observasi objek
b.Pencarian sumber tambahan
c.Kelengkapan data hasil observasi

Pelaporan

a.Penataan informasi berdasarkan struktur

teks

b.Sistematika kerangka teks LHO
c.Ketepatan penggunaan kaidah kebahasan

Total Skor A

B.Penilaian Produk

No. Aspek

Score (1-4)

1 Dokumen Penyajian

a.Tampilan Projek
b.Kelengkapan Isi Projek

Total Skor B

Nilai
Jumlah skor A dan B yang diperoleh
X 100
Jumlah skor maksimal

20

media

20

Modul Ajar Kelas 10

Lampiran 1.1

RUBRIK PENILAIAN MENULIS

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Nama

: ……………………………………..

Kelas

: …………………………………….

Tanggal

: …………………………………….

Pernyataan

Ya

Tidak

Penulisan judul diawali dengan huruf kapital, kecuali pada kata depan

10

0

Judul tidak diakhiri dengan tanda titik

10

0

Laporan memuat definisi umum

10

0

Laporan memuat deskripsi per bagian

10

0

Laporan memuat deskripsi manfaat

10

0

Mengajukan dan menjawab pertanyaan sebagai bukti telah menyimak

10

0

Informasi yang disampaikan bersifat objektif

10

0

Penulisan kata benda, kerja dan sifat sudah benar

10

0

Terdapat kalimat definisi dan kalimat deskripsi

10

0

Terdapat kalimat simpleks dan kompleks

10

0

Total

100

0

Nilai = Jumlah nilai yang di dapat/ Nilai maksimal X 100

Lampiran 1.2

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA
DALAM KEGIATAN DISKUSI KELOMPOK

Kelompok

: ………………………………………………………..

Nama

: ………………………………………………………..

Kelas

: ………………………………………………………..

Tanggal

: …………………………………………………………

Petunjuk

: Barilah tanda ceklis (V) pada kolom yang tersedia berdasarkan penilaian Anda!


Nilai Keaktifan :
Skor yang diperoleh
Nilai = ----------------------------- X 100%
Skor Total maksimal
Katergori :
Sangat aktif

: 80% - 100%

Aktif

: 70% - 79%

Kurang Aktif

: 60% - 69%

Tidak Aktif

: < 60%

43214321432143214321

Persentasi

kategori

Nama Siswa

No.

Melaksanakan
tugas kelompok

Menjawab
pertanyaan

Menghargai
pendapat

teman

Berpatisifasi
aktif dalam
kelompok

Merespon
penjelasan

Guru

Total Skor

21

media

21

Modul Ajar Kelas 10

Lampiran 1.3

RUBRIK PENILAIAN PRESENTASI

Nama

: ……………………………………..

Kelas

: …………………………………….

Kelompok

: ……………………………………

Tanggal

: …………………………………….

22

media

22

Modul Ajar Kelas 10

BAHAN BACAAN PESERTA DIDIK

MEMPRODUKSI TEKS LHO

A.Pengertian Teks LHO


Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi
tentang suatu objek atau situasi, setelah diadakannya penelitian secara sistematis.

B.Langkah-Langkah Menyusun Teks LHO

Berbeda dengan anekdot, eksposisi, dan jenis teks lainnya untuk menulis laporan,
penulisnya harus mengawalinya dengan kegiatan observasi atau pengamatan lapangan.
Dari kegiatan itu kemudian diharapkan terkumpul sejumlah fakta yang bisa disajikan ke
dalam bentuk laporan.

Agar observasi berjalan efektif, ada beberapa hal yang harus dilakukan :
1.Tentukan objek yang akan diamati. Usahakan objek yang diamati dikuasai Anda dapat

dapat diakses dengan mudah. Selain itu, objek yang diamati harus menarik pembaca.
Berikut ini objek yang bisa dijadikan bahan observasi:
a.Tumbuhan atau tanaman yang berkasiat
b.Hewan yang unik, langka dan bermanfaat
c.Benda yang unik dan menarik
d.Tempat-tempat yang menarik dan bersejarah
e.Objek wisata
f.Peritiwa/ kegiatan

2.Tentukan hal apa saja yang akan diamati! berikut ini contoh hal yang akan diamati.

Bila yang diamati hewan atau tumbuhan :
a.Nama, definisi objek ,kelas/spesies, istilah dan informasi umum tentang objek
b.Deskripsi objek yang diamati seperti bagian hewan/tumbuhan

,karakteristik(ukuran, bentuk, warna, ciri, keunikan )

c.Habitat, pertumbuhan/perkembangbiakan objek
a.Prilaku objek
b.Manfaat objek / simpulan

Bila yang diamati benda, tempat atau alam sekitar

a.Nama, sejarah, informasi umum
b.Rincian objek
c.Manfaat/ kesimpulan tentang objek

3.Carilah sumber lain untuk melengkapi informasi laporan

(sumber informasi: buku sumber relevan/ wikipedia/ ensiklopedia/ internet,dll.)

4.Lengkapi laporan dengan gambar, foto, grafik dan video.
5.Rencanakan rupa sajian laporan observasi yang akan dibuat. Apakah berbentuk

teks, infografis atau video.





Langkah-langkah menyusun teks hasil observasi adalah

1.Menentukan topik yang akan ditulis

Topik dapat berupa tumbuhan, hewan, fenomena alam sekitar, objek buatan

manusia, dan lain-lain yang dapat dicari sumber rujukannya.

Pertemuan ke-1

23

media

23

Modul Ajar Kelas 10

Menurut E. Kosasih (2014,58) langkah langkah menyusun teks laporan hasil observasi
adalah sebagai berikut.
1. Melakukan observasi atau pengamatan lapangan dengan kriteria objek menarik dan

dikuasai atau kekhasan suatu daerah. Topik observasi misalnya tentang Mangga
Gedong Gincu.

2. Mendaftar topik-topik kecil yang dapat dikembangkan menjadi laporan.
Contoh:

a.Jenis mangga khas Majalengka
b.Karakteristik pohon dan daun mangga Gedong Gincu
c.Keunggulan Mangga Gedong Gincu
d.Ukuran dan rasa Mangga Gedong Gincu
e.Cara perkembangbiakan
f.Habitat mangga
g.Manfaat mangga


3. Menyusun kerangka laporan sesuai dengan sistematika umum sebuah teks laporan

observasi yaitu definisi umum, deskripsi per bagian, dan deskripsi manfaat.

Struktur Teks LHO

Rincian Topik

Pengembangan

Definisi umum

Jenis mangga khas Majalengka

Deskripsi bagian

Karakteristik pohon dan daun Mangga
Gedong Gincu

Keunggulan Mangga Gedong Gincu

Ukuran dan rasa Mangga Gedong Gincu

Cara perkembangbiakan

Habitat mangga

Deskripsi manfaat

Manfaat mangga

4. Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi suatu teks yang padu. Dalam

tahap ini kita pun perlu memerhatikan kaidah-kaidah kebahasaan yang menjadi
karakteristik dari teks laporan observasi. Dengan demikian, hasilnya benar-benar
sesuai dengan kaidah-kaidahnya itu dan tidak berubah wujud menjadi teks jenis
lainnya.
Contoh pengembangan teks

24

media

24

Modul Ajar Kelas 10


Contoh pengembangan paragraf

MANGGA GEDONG GINCU MAJALENGKA

Mangga Gedong Gincu adalah jenis mangga unik dan khas yang diusahakan para petani asal
Kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Indramayu provinsi Jawa Barat. Tanaman tofis ini
berasal dari india dengan nama latin Mangifera indica L. Jenis mangga ini menjadi salah satu
icon oleh-oleh khas di Kabupaten Majalengka.

Tinggi tanaman Mangga Gedong Gincu rata-rata mencapai 9 m sampai dengan 15 m,
mempunyai tajuk alami berbentuk sapu atau piramida tumpul dengan percabangan yang
banyak. Letak daun mangga mendatar dan permukaan daunnya sempit serta dasar daun
berbentuk lancip. Bentuk malai lancip dengan warna malai merah dan tangkainya berwarna
kuning atau merah.

Keunggulan Mangga Gedong Gincu terletak pada bentuknya yang bulat pendek dan warna
buah yang sangat menarik. Bak gincu, warna dasar kulit yang hijau mulus akan dihiasi warna
merah cerah. Warna kulit bakal berubah buah kuning kemerahan saat kematangan mencapai
90-100%. Buah ini juga digemari karena rasa yang manis bercampur sedikit asam, sehingga
terasa segar dan juga beraroma harum.

Ukuran Mangga Gedong Gincumemang tak sebesar mangga arumanis. Hanya sekepalan
tangan, sekitar 200-300 gram, atau 4-5 buah dalam satu kilogram. Buah ini kaya vitamin,
terutama vitamin C, juga serat, gula, karbohidrat, kalsium, dan zat besi. Buah memiliki serat
halus, rasa segar dan berair. Kandungan dan citarasa yang terdapat pada mangga gedong
gincu itu membuatnya digemari segala lapisan.

Pembiakan pada tanaman Mangga Gedong Gincu umumnya dilakukan dengan cara okulasi.
Okulasi adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga
merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman setelah terjadi
regenerasi jaringan pada bekas luka sambungan atau tautannya.

Mangga Gedong Gincubisa diusahakan dalam skala luas perkebunan atau hanya tanaman
buah dalam pot. Tanaman ini cocok ditanam di dataran rendah sampai menengah,
berketinggian 0-500 m di atas permukaan laut. Tanaman ini memerlukan curah hujan 1.000
mm/tahun, serta dengan 3-6 bulan kering semasa pertumbuhannya. Kebutuhan akan sinar
matahari sangatlah krusial untuk hasil yang maksimal. Pupuk yang dibutuhkan seperti pupuk
kandang, kompos, dan NPK. Musim panen raya biasanya pada bulan September, Oktober,
November, dan Desember. Meski demikian masih ada panen buah di luar musim meski
jumlahnya tidak banyak.

25

media

25

Modul Ajar Kelas 10

Saat ini, Mangga Gedong Gincu sudah menjadi komoditi yang memiliki nilai ekonomis. Kita
dapat menemukan jenis mangga cantik ini di berbagai tempat yang terbesar dan tersedia di
pasar, kios buah, toko buah, swalayan, sampai supermarket. Bahkan kini sudah diekspor ke
beberapa negara seperti Jepang, Singapura, Malaysia, dan Timur Tengah.

Selain buahnya, Mangga Gedung Gincu sudah banyak dijadikan berbagai macam olahan.
Beberapa olahan yang dapat ditemui di daerah Majalemgka seperti dodol mangga, keripik
mangga, selai mangga, manisan mangga, sirup mangga, bolu kukus mangga dan lain
sebagainya.

Mangga Gedung Gincu juga bermanfaat bagi Kesehatan tubuh manusia. Mangga ini
merupakan salah satu sumber terbaik beta karoten, quercetin dan astragalin. Ketiga senyawa
ini merupakan antioksidan yang mampu menetralisir radikal bebas. Selain itu Mangga
Gedong Gincu juga mengandung vitamin A, B, C, E, dan beberapa mineral.

26

media

26

Modul Ajar Kelas 10

D. Contoh Kreasi dan Alihwahana Teks Laporan Hasil Observasi

Dewasa ini bentuk penyajian teks laporan hasil observasi tidak hanya berbentuk teks tulisan.

Dengan perkembangan teknologi, teks LHO dapat disajikan dalam bentuk lain seperti infografis,
video, dan lain sebagainya. Fungsi teks LHO bukan hanya mengiformasikan tapi bisa juga sebagai
bahan promosi.

Kita dapat mempromosikan tumbuhan, hewan, produk, objek wisata, sekolah, makanan khas

daerah, dan berbagai hal ciri khas daerah. Berikut ini contoh teks LHO hasil kreasi.

Sebagai inspirasi kalian, silakan kalian klik tautan video projek teks LHO ini dalam berbagai tema
dan tujuan.

Pertemuan ke-2

https://www.youtube.com/watch?v=Rcj9dK

aieKA&t=47s

https://www.youtube.com/watch?v=iAjNF5
r4HcE

https://www.youtube.com/watch?v=VcA3O

z0pSc8

https://www.youtube.com/watch?v=pvYzbuHp9dE

27

media

27

Modul Ajar Kelas 10

Menurut Keraf (2004) langkah-langkah untuk menyusun sebuah laporan teks hasil
observasi adalah sebagai berikut.
1) Merumuskan tema teks laporan hasil observasi yang akan ditulis dengan cara
menentukan objek yang diamati.
2) Menyusun kerangka sesuai dengan struktur hasil observasi yang meliputi definisi
umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat.
3) Mengembangkan kerangka teks yang telah disusun sesuai dengan data yang telah
diperoleh.
4) Melengkapi teks laporan hasil observasi dengan unsur-unsur kebahasaan.

PRESENTASI

Pengertian Presentasi

Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin. Berbeda dengan pidato yang lebih
sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.
Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga),
untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh
seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).

Jenis-Jenis Presentasi

1.Presentasi Dadakan (Impromptu)

Pembicaraan impromptu merupakan jenis presentasi yang dilakukan secara mendadak tanpa persiapan
apapun. Dalam hal ini, pembicara ditunjuk langsung untuk menyampaikan informasi kepada para
pendengar tanpa melakukan persiapan segala sesuatunya baik itu mengenai tema pembicaraan maupun
alat bantu yang digunakan sehingga perasaan pembicara akan mengejutkan.

2.Presentasi Naskah (Manuscript)

Presentasi naskah merupakan jenis presentasi yang dilakukan dengan cara membaca naskah. Tidak sedikit
orang dalam menyampaikan informasi menggunakan naskah berupa teks. Setiap kata-kata yang keluar
merupakan hasil dari sebuah naskah. pembicara melupakan tugasnya yang utama yaitu melakukan kontak
mata dengan pendengar. Jadi dapat dikatakan pembicara bukan menyampaikan pidato, tetapi
membacakan naskah pidato.

3. Presentasi Hafalan (Memoriter)

Jenis presentasi yang dilakukan menghafal dari teks yang telah disediakan. Berbeda dengan jenis
manuscript, memoriter tidak menggunakan naskah dalam penyampaiannya, pembicara hanya melakukan
persiapannya dengan menghafal dari teks dimana isinya mengenai informasi yang akan disampaikan.
Kelebihan dan kelemahannya hampir sama dengan manuscript. Jenis ini sangat buruk untuk dilakukan,
karena apabila melupakan kata-kata dari naskah maka presentasi yang dilakukan akan terjadi kegagalan.

4.Presentasi Ekstempore

Jenis Ekstempore merupakan jenis presentasi yang paling baik untuk dilakukan dibanding jenis lainnya.
Pembicara mempersiapkan materi dengan garis besarnya saja, kemudian pada saat presentasi akan
dijabarkan secara mendetail.

https://www.dosenpendidikan.co.id/presentasi-adalah/

Cara Mengatur Intonasi Saat Presentasi

1.Gunakan suara lantang untuk menegaskan suatu hal yang penting dan harus diingat oleh audiensi.
2.Gunakan tempo berbicara yang lambat untuk menyampaikan sebuah poin penting pada presentasi.

Sebaliknya, gunakan tempo berbicara yang cepat untuk menyampaikan suatu hal yang memang
bukan hal penting, seperti cerita atau hanya sekadar basa-basi kepada audiensi.

3.Tinggikan suaramu ketika menyapa audiens pada awal presentasi. Sebaliknya, rendahkan suaramu

saat menjelaskan isi presentasi, baik saat berada pada poin yang penting atau pun tidak, kalian dapat
mengondisikannya. Namun, kalian harus mengatur agar suaramu tidak terlalu rendah hingga tidak
dapat terdengar oleh audiens, dan juga tidak terlalu tinggi hingga mengganggu pendengaran audiens.

4.Gunakan perasaan atau emosi sesuai dengan kalimat yang kalian ucapkan.

Pertemuan ke-3

28

media

28

Modul Ajar Kelas 10

PUBLIKASI KARYA SISWA

Aturan Hak Cipta Publikasi Karya di Media Sosial dan Platform Digital Lainnya

Media sosial telah menjadi wadah untuk mempublikasikan
sebuah

karya.

Tentu

karya

tersebut

memiliki

hak

cipta, sebagaimana pengamalan butir sila ke-5 Pancasila,
yakni menghormati hasil karya orang lain.

Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara
otomatis setelah karya diwujudkan dalam bentuk nyata dan
dipublikasikan.


Seperti disinggung di awal, publikasi bisa bisa dilakukan dengan mengunggah karya di media sosial atau
platform daring lainnya. Bisa juga melalui pameran, pertunjukan, majalah, jurnal, atau media sejenis
Pencatatan ciptaan sendiri dicatat oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum
dan HAM.

"Kreasi dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra bisa dilindungi oleh Hak Cipta seperti buku dan
karya tulis, musik dan lagu, karya seni rupa, fotografi, audio visual, drama dan koreografi, program
komputer, dan lainnya," papar Kementerian Komunikasi dan Informatika, di akun Instagram
@Kemenkominfo, Kamis (5/8/2021).

Kominfo menjelaskan, memakai karya orang lain tanpa izin diperbolehkan jika penggunaannya tidak
bersifat komersil baik langsung, serta mencantumkan sumbernya secara lengkap."Misalnya untuk
pendidikan, pertunjukan bebas biaya, penelitian, dan lainnya," tambah Kominfo.

Sementara pemilik karya sebagai pencipta, pemegang Hak Cipta, pemilik hak terkait atau kuasanya, bisa
melapor jika merasa karya yang diciptakan disalahgunakan. "Aduan bisa dilakukan ke Penyidik Pegawai
Negeri Sipil (PPNS) di DJKI, dengan melampirkan bukti kepemilikan, bukti pelanggaran, serta bukti-bukti
pendukung lainnya," tandas Kominfo.

(Sumber : https://tekno.sindonews.com/read/502900/207/aturan-hak-cipta-publikasi-karya-di-media-
sosial-dan-platform-digital-lainnya-1628176127)

Pertemuan ke-3

29

media

29

Modul Ajar Kelas 10

Pertemuan ke-3

Tiga Cara

Upload Video

di Channel Youtube

A.Cara Upload Video melaui HP Android

1.Buka aplikasi Youtube di HP Android.
2. Klik Buat atau tanda plus di bagian tengah kemudian pilih Upload Video.
3. Pilih Rekam video baru atau pilih video yang sudah ada di galeri HP milikmu.
4.Lakukan penyempurnaan berupa pangkas video dengan menarik ujung kotak biru muda di

bawah video atau tambahkan filter ke video milikmu, selanjutnya pilih Berikutnya.

5.Tambahkan detail video seperti Pilih "Ya, batasi video saya untuk penonton berusia 18 tahun ke

atas" atau "Tidak, jangan batasi video saya untuk penonton berusia 18 tahun ke atas" lalu pilih
Berikutnya.

6.Klik Upload untuk mempublikasikan video.

B. Cara Upload Video melalui IPhone dan Ipad

1. Buka aplikasi Youtube di iPhone atau iPad milikmu.
2. Klik Buat dan Pilih Upload Video.
3. Rekam video baru atau pilih video yang sudah ada dari galeri milikmu.
4. Lakukan penyempurnaan berupa pangkas video dengan menarik ujung kotak biru muda di

bawah video atau tambahkan filter ke video milikmu, selanjutnya pilih Berikutnya.

5. Tambahkan detail video seperti Pilih "Ya, batasi video saya untuk penonton berusia 18 tahun ke

atas" atau "Tidak, jangan batasi video saya untuk penonton berusia 18 tahun ke atas", lalu pilih
Berikutnya.

6. Klik Upload untuk mempublikasikan video.

C.Cara Upload Video melalui Komputer

1.Login ke Youtube Studio
2.Pada pojok kanan atas, klik Buat dan pilih Upload Video.
3.file yang ingin kamu Upload.
4.Klik Edit di setiap file yang kamu upload untuk mengedit detail video.
5.Jika menggunakan kompeter kamu dapat mengupload hingga 15 video sekaligus dan jika kamu

menutup halaman upload sebelum selesai, video akan tersimpan sebagai draf di halaman

(sumber : https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/tekno/pr-701974707/3-cara-upload-video-di-channel-
youtube-lewat-hp-dan-komputer?page=2)

30

media

30

Modul Ajar Kelas 10

BAHAN BACAAN GURU

1.Jenis-jenis Teks laporan:

https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/14/212554869/jenis-jenis-teks-
laporan?page=all

2.Jenis-jenis Teks

https://penerbitbukudeepublish.com/apa-itu-teks/

3.Observasi dan Jenis-jenisnya:

https://penerbitdeepublish.com/pengertian-observasi-dan-jenis-jenisnya/

4.Pembelajaran berbasis projek:

https://ainamulyana.blogspot.com/2016/06/model-pembelajaran-berbasis-proyek.html

5.Presentasi:

https://www.presentasi.net/4-jenis-presentasi/

GLOSARIUM

Memproduksi : menghasilkan, mengeluarkan hasil produk
Mengalihwahanakan : pemindahan / perubahan dari satu jenis ke jenis lainnya
Mempublikasikan : membuat konten yang diperuntukkan bagi publik atau umu
Ekonomi kreatif : kegiatan ekonomi yang mencakup industri dengan kreativitas sumber daya

manusia sebagai aset utama untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.

Berbagai rupa penyajian : berbagai bentuk tampilan
Kreatif : menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, atau menghubungkan hal-hal yang

tadinya tidak berhubungan.

Logis : benar menurut penalaran; masuk akal
runtut. : selaras, bersesuaian

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

1

Modul Ajar Kelas 10

MODUL AJAR

BAHASA INDONESIA

KELAS 10

Memproduksi dan Mempublikasi

Teks Laporan Hasil Observasi

MA-10.2

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 30

SLIDE