
SOSIOLOGI XI
Presentation
•
Social Studies
•
9th - 12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Boedi Darmawan
Used 1+ times
FREE Resource
65 Slides • 0 Questions
1
2
BAB I
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian
BAB II
Pemecahan Masalah Konflik dan
Kekerasan dalam Masyarakat
3
BAB I
Konflik Kekerasan dan Perdamaian
Pernahkah Anda melihat teman atau tetangga mengalami
perselisihan? Lantas, apa yang dilakukan ketua RT atau tokoh
masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan tersebut?
Kemukakan pendapat Anda!
4
A. Konflik dan Kekerasan dalam Masyarakat
B. Dampak Konflik dan Kekerasan dalam
Masyarakat
C. Metode Penyelesaian Konflik dan Kekerasan
untuk Perdamaian
Tujuan Pembelajaran:
1.Setelah membaca materi, peserta didik mampu mendeskripsikan konflik sosial dan kekerasan
yang terjadi dalam masyarakat secara tepat.
2.Setelah melakukan pengamatan mengenai konflik yang terjadi di lingkungan sekitar, peserta
didik mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial dan kekerasan dalam masyarakat
serta faktor penyebabnya secara benar.
3.Setelah berdiskusi, peserta didik mampu menganalisis dampak konflik dan kekerasan serta
metode penyelesaiannya untuk menciptakan perdamaian masyarakat secara kritis.
4.Setelah menganalisis, peserta didik mampu menunjukkan sikap bijak untuk mengatasi konflik
dan kekerasan dalam masyarakat secara benar.
5
A. Konflik dan Kekerasan dalam
Masyarakat
1. Konflik Sosial
2. Kekerasan
3. Faktor Penyebab Konflik dan Kekerasan
6
1. Konflik Sosial
Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan
konflik sosial?
Konflik merupakan perselisihan atau
pertentangan antaranggota masyarakat
karena benturan perbedaan dan tujuan
untuk mengalahkan lawannya.
7
Bentuk-Bentuk Konflik dalam Masyarakat
Berdasarkan
Dampaknya
Berdasarkan
Cakupannya
Berdasarkan Skala
Wilayahnya
Berdasarkan
Subjeknya
8
Berdasarkan
Dampaknya
Konflik Destruktif
Konflik Konstruktif
Ciri:
-Memiliki dampak positif
-Bersifat membangun
-Menghasilkan
konsensus
Ciri:
-Memiliki dampak
negatif
-Bersifat merusak
- Menimbulkan korban
9
Berdasarkan
Cakupannya
Konflik Horizontal
Konflik Vertikal
Ciri:
-Terjadi antarpihak yang
tidak sederajat
Ciri:
-Terjadi antarpihak yang
sederajat
10
Berdasarkan
Cakupannya
Konflik Nasional
Konflik Lokal
Ciri:
Melibatkan individu/
kelompok dalam lingkup
relatif sempit
Ciri:
Melibatkan massa dengan
jangkauan yang lebih luas
daripada konflik lokal
Konflik
Internasioal
Ciri:
Melibatkan dua negara atau
lebih karena perbedaan
tujuan dan kepentingan
11
Berdasarkan
Subjeknya
Konflik
Antarpersonal
Konflik
Intrapersonal
Ciri:
Terjadi hanya dalam diri
seorang
Konflik Individu
dan kelompok
Ciri:
Melibatkan dua atau lebih
kelompok
Konflik
Antarkelompok
Ciri:
Melibatkan dua orang
Ciri:
Melibatkan satu individu
dengan satu atau lebih
kelompok
12
2. Kekerasan
Kekerasan adalah tindakan individu/
kelompok baik sengaja maupun tidak
sengaja untuk melukai/mencederai orang
lain secara fisik, mental, dan sosial.
13
Bentuk-Bentuk Kekerasan dalam Masyarakat
Bentuk-Bentuk Kekerasan
dalam Masyarakat
Berdasarkan
Bentuknya
Berdasarkan
Caranya
Berdasarkan
Subjeknya
14
Kekerasan Langsung
(Direct Violence)
Kekerasan tidak Langsung
(Indirect Violence)
Dilakukan melalui kontak secara
langsung
Dampak dapat dirasakan secara
langsung
Contoh: pemukulan, intimidasi, dan
penganiayaan
Dilakukan melalui perantara atau
media tertentu
Pelaku tidak bertemu secara
langsung dengan korban
Contoh: meneror orang melalui
telepon seluler
Sumber gambar: https://tinyurl.com/y46hftcz, https://tinyurl.com/yxh9hlne
Berdasarkan Caranya
15
KEKERASAN INDIVIDUAL
KEKERASAN KOLEKTIF
Dilakukan secara langsung
maupun tidak langsung oleh
suatu kelompok kepada
kelompok lain.
Disebabkan oleh benturan
identitas antarkelompok.
Sumber gambar: https://tinyurl.com/yxvb9k3r, https://tinyurl.com/yxr8thd7
Berdasarkan Subjeknya
Dilakukan baik secara
langsung maupun tidak
langsung oleh individu
kepada individu.
16
Kekerasan Fisik
Melibatkan
sentuhan
fisik antara
pelaku dan
korban.
Dilakukan
mengguna-
kan benda
atau anggota
tubuh.
Kekerasan
Nonfisik
Kekerasan
yang tidak
dapat dilihat
karena tidak
melibatkan
sentuhan
fisik.
Kekerasan
Struktural
Dilakukan
mengguna-
kan sistem,
kebijakan,
hukum,
ekonomi,
atau tata
kebiasaan
masyarakat.
Kekerasan
Kultural
Disebab-
kan oleh
kultur
(budaya)
suatu
masyarakat
dan
stereotype.
Berdasarkan Bentuknya
17
KONFLIK
KEKERASAN
PENYELESAIAN
Konflik dapat berkembang
menjadi kekerasan
apabila tidak dikelola
dengan baik
Kekerasan diawali dari
konflik
Apabila dikelola dengan
baik, konflik dapat
diredakan sehingga tidak
berkembang menjadi
kekerasan
Konflik hendaknya
diselesaikan tanpa
kekerasan
Hubungan antara Konflik dan Kekerasan
18
Contoh Kasus Kekerasan dalam Masyarakat
Contoh kekerasan sebagai berikut.
Perundungan
Tawuran pelajar
Terorisme
Kekerasan terhadap TKI
Kekerasan antarumat beragama
KDRT
Sumber gambar : https://tinyurl.com/jg8oao2, https://tinyurl.com/y6d46o8o, https://tinyurl.com/y538yj23
19
KLIK DI SINI
Saksikan video berikut!
Buatlah catatan berdasarkan materi yang terdapat
dalam video berkaitan dengan cara mencegah
terorisme.
20
Perbedaan pendirian dan keyakinan
Perbedaan Latar Belakang Kebudayaan
Contohnya, perbedaan pendirian saat
pemilihan ketua OSIS dapat menimbulkan
konflik.
Contohnya, perbedaan
kebudayaan antarkelompok
dapat memicu terjadinya
konflik.
Sumber: https://tinyurl.com/y67t2htf
Sumber: https://tinyurl.com/y2seb38j
3. Faktor Penyebab Konflik dan Kekerasan
21
Perbedaan Kepentingan
Perubahan Sosial
Contohnya perbedaan
kepentingan antara pedagang kaki
lima dan pejalan kaki dalam
memanfaatkan trotoar dapat
memicu konflik.
Contohnya konflik antara
pengemudi ojek online dan ojek
konvensional.
Sumber: https://tinyurl.com/y326rr3yhttp
Sumber: https://tinyurl.com/yxbfuptn
22
Kesenjangan Sosial
Kesenjangan
sosial diartikan sebagai ketidaksetaraan
dalam
kualitas hidup yang terlihat sangat mencolok. Kesenjangan sosial
dapat menimbulkan kecemburuan sosial. Dampak kecemburuan
sosial akibat kesenjangan dapat memicu terjadinya konflik.
Sumber: https://tinyurl.com/yyl6wma9
Sumber: https://tinyurl.com/yxcwmyt5
23
Diskriminasi Sosial
Perbedaan Status Sosial
Contohnya, penerapan politik apartheid di
Afrika Selatan pada 1948 - 1992.
Contohnya, seorang pekerja yang dipaksa
bekerja terus-menerus tanpa diberikan waktu
istirahat.
Sumber: https://tinyurl.com/yy6leb6a
Sumber: https://tinyurl.com/y5vpfkar
24
B.
Dampak Konflik dan Kekerasan
dalam Masyarakat
1. Dampak Fisik
2. Dampak Mental
3. Dampak Sosial
25
Apa dampak fisik konflik dan
kekerasan?
Konflik dan kekerasan
dapat meninggalkan
jejak kerusakan fisik
seperti kerusakan
fasilitas umum dan harta
benda. Selain itu, konflik
dapat menyebabkan
jatuhnya korban jiwa.
Sumber gambar://tinyurl.com/y5klj4ma, https://tinyurl.com/yy66hc2g
Dampak Fisik
26
Apa dampak mental konflik
dan kekerasan?
Konflik dan kekerasan
dapat mengakibatkan
trauma psikis dan depresi
bagi korban, terutama
bagi korban konflik
berkepanjangan.
Sumber: https://tinyurl.com/y6howvl2, https://tinyurl.com/y3auzjlx
Dampak Mental
27
Apa saja dampak sosial konflik
dan kekerasan?
Rusaknya sistem organisasi dalam
masyarakat
Terjadinya perubahan sosial dalam
masyarakat
Disintegrasi masyarakat
Bertambah kuat rasa solidaritas
antaranggota kelompok
Menghidupkan kembali norma-
norma lama dan menciptakan
norma-norma baru
Munculnya sikap etnosentrisme
Dampak Sosial
28
C. Metode Penyelesaian Konflik dan
Kekerasan untuk Perdamaian
1. Pemetaan Konflik untuk Melakukan
Penyelesaian Konflik
2. Metode Penyelesaian Konflik
29
1. Pemetaan Konflik untuk Melakukan
Penyelesaian Konflik
Unsur-Unsur Konflik
yang perlu Dianalisis
Sejarah konflik
Isu-isu konflik
Aktor konflik
Pandangan antaraktor
Hubungan antaraktor
Akar penyebab konflik
30
Tujuan Analisis Konflik
Tujuan analisis konflik
Mengidentifikasi semua kelompok
yang terlibat konflik.
Memahami pandangan dan
hubungan tiap-tiap pihak yang
terlibat konflik.
Mengidentifikasi faktor-faktor yang
memengaruhi terjadinya konflik.
Analisis konflik
dilakukan untuk
memahami
dinamika/sejarah, situasi,
serta kejadian terkini dari
pihak-pihak yang
berkonflik.
31
2. Metode Penyelesaian Konflik dan
Kekerasan untuk Perdamaian
Metode
penyelesaian
Konflik untuk
Perdamaian
Mediasi
Negosiasi
Arbitrase
Rekonsiliasi
Transformasi
Konflik
32
Mediasi
Bagaimana proses penyelesaian konflik melalui
mediasi?
Mediasi (mediation) merupakan upaya penyelesaian
pertikaian melalui pihak ketiga, tetapi pihak ketiga tidak
memberikan keputusan mengikat. Metode mediasi sering
dipilih masyarakat untuk menyelesaikan konflik. Apa saja
alasan masyarakat memilih metode mediasi untuk
menyelesaikan konflik?
33
Alur Mediasi
34
Negosiasi
Negosiasi merupakan
kesepakatan antarpihak
yang bertikai untuk
bertemu dan bertatap
muka melakukan
perundingan yang
bersifat win win solution
(menguntungkan kedua
belah pihak).
35
Bagaimana proses negosiasi
yang benar?
Terdapat salah satu pihak yang
menawarkan untuk melakukan
negosiasi.
Pihak yang meminta negosiasi
mengutarakan maksud dan tujuan
negosiasi.
Melakukan proses tawar-menawar
(bargaining).
Jika sudah ditemukan kesepakatan,
kedua belah pihak menjalankan
kesepakatan tersebut.
Sumber: https://tinyurl.com/y533rmnz
Proses Negosiasi
36
Arbitrase
Jenis-jenis arbritase
Arbitrase Nasional
Arbitrase Khusus
Arbitrase Internasional
Metode penyelesaian konflik
yang bersifat formal dengan
melibatkan pihak ketiga yaitu
lembaga arbitrase dalam
memutuskan pertentangan
yang terjadi. Pihak ketiga
memiliki wewenang penuh
memberikan putusan
penyelesaian konflik.
37
Rekonsiliasi
Rekonsiliasi merupakan usaha
menyelesaikan konflik pada masa
lalu dan berupaya memperbarui
hubungan ke arah perdamaian
dan lebih harmonis.
Contoh konflik yang diselesaikan
dengan metode rekonsiliasi antara
lain perang, bentrok antar-
kelompok, antarsuku, dan
antarpemeluk agama.
Sumber gambar: https://tinyurl.com/yy8b7zpi https://tinyurl.com/yxqvfbc6
38
Transformasi Konflik
Transformasi konflik merupakan upaya penyelesaian konflik dengan
mengatasi akar penyebab konflik. Proses transformasi konflik merupakan
proses jangka panjang. Adapun alur proses transformasi konflik sebagai
berikut.
39
Proses Transformasi Konflik
Peace making (menciptakan
perdamaian), pihak-pihak
yang terlibat konflik memiliki
kesadaran mencegah konflik
dan kekerasan.
Peace keeping (menjaga
perdamaian), pihak-pihak
yang bertikai tidak
melakukan aksi kekerasan.
Conflict management
(pengelolaan konflik),
melibatkan pihak-pihak
yang bertikai bersama-
sama mencari solusi
permasalahan.
Peace building (membangun
perdamaian). Terjadi proses
peningkatan kesejahteraan,
pembangunan infrastruktur,
dan rekonsiliasi seluruh pihak
yang bertikai.
40
BAB II
Pemecahan Masalah Konflik dan
Kekerasan dalam Masyarakat
Gotong royong merupakan kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan
sebagai bagian dari program pelaksanaan integrasi dan reintegrasi
sosial. Menurut Anda, nilai penting apa yang terkandung dalam
gotong royong?
41
A. Upaya Pemecahan Masalah Konflik dan
Kekerasan Melalui Integrasi dan Reintegrasi
Sosial
1. Integrasi Sosial
2. Reintegrasi Sosial
3. Konflik dan Kekerasan yang
Membutuhkan Proses Integrasi dan
Reintegrasi Sosial
42
1. Integrasi Sosial
Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan
integrasi sosial?
Integrasi Sosial merupakan proses
membaurnya masyarakat menjadi satu
kesatuan/keadaan masyarakat yang saling
berhubungan dalam satu kesatuan.
43
Syarat Integrasi
menurut
W.F. Ogburn
Antaranggota
masyarakat sudah saling
memenuhi kebutuhan
satu sama lain
Berhasil menciptakan
konsensus
Adanya nilai dan norma
yang berlaku secara
konsisten
Syarat Terbentuknya Integrasi
44
Proses Terwujudnya Integrasi Sosial
Konflik
Akomodasi
Kerja sama
Koordinasi
Asimilasi
Integrasi
sosial
berhasil
45
Sifat Integrasi Sosial
Terbentuk karena kesepakatan
bersama.
Kesepakatan meliputi nilai, norma,
dan cita-cita.
Integrasi Normatif
Terbentuk karena rasa ketergantungan
antarkelompok.
Disatukan untuk saling memenuhi
kebutuhan.
Integrasi Fungsional
Sumber gambar: https://tinyurl.com/y3l2hh7z
Terbentuk karena adanya paksaan.
Bertujuan menciptakan kondisi gencatan
senjata.
Integrasi Koersif
46
Faktor Pendorong Integrasi Sosial
Besar kecilnya kelompok
Homogenitas kelompok
Aktivitas komunikasi
Mobilitas geografis
47
Pihak yang Terlibat dalam Proses Integrasi Sosial
Dalam
• Ketua adat
• Ketua RT/RW
• Kepala desa
• Tokoh agama
Luar
•Polri
•TNI
•LSM
48
2. Reintegrasi Sosial
Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan
reintegrasi sosial?
Reintegrasi Sosial merupakan upaya untuk
kembali membangun kepercayaan antarpihak
yang terlibat konflik agar bersatu kembali.
49
Faktor pendorong
Konflik/kekerasan
kembali terjadi
Terdapat
permintaan untuk
membangun
kembali hubungan
Keinginan
menciptakan
kembali kondisi
aman
Faktor Pendorong
Reintegrasi Sosial
50
Proses Pelaksanaan
Reintegrasi Sosial
Meredam konflik
Pelaksanaan reintegrasi
-Akomodasi
-Kerja sama
- Koordinasi
- Asimilasi
-Trust building
- Penguatan identitas
- Penguatan melalui
kegiatan bersama
- Pembuatan kebijakan
Reintegrasi tercapai
Menggunakan upaya
reintegrasi
Kembali menggunakan
upaya integrasi
51
Pihak yang Terlibat dalam Proses
Reintegrasi Sosial
Dalam
• Ketua adat
• Ketua RT/RW
• Kepala desa
• Tokoh agama
Gabungan
• Badan khusus
reintegrasi
Luar
• TNI
• LSM dalam negeri
• LSM luar negeri
• Pemerintah daerah
52
3. Konflik dan Kekerasan yang Membutuhkan
Proses Integrasi dan Reintegrasi Sosial
Tingkat Lokal
Tingkat Nasional
Kalimat Kunci:
Merupakan konflik yang terjadi dalam lingkup/skala wilayah kecil.
Kalimat kunci:
Merupakan konflik yang terjadi dalam lingkup/skala yang lebih
luas/nasional.
Perkembangan dari konflik lokal yang tidak diakomodasi dengan baik.
Tingkat Internasional
Kalimat Kunci:
Merupakan konflik yang melibatkan dua negara atau lebih.
53
B. Upaya Pemecahan Masalah Konflik
dan Kekerasan melalui Penelitian Sosial
1.Peran Penelitian Sosial dalam
Penyelesaian Konflik dan Kekerasan
2. Tahap-tahap Penelitian Sosial
Berorientasi pada Pemecahan Konflik
dan Kekerasan
3.Alat Bantu Analisis Konflik dalam
Mengolah Data Penelitian
54
1. Peran Penelitian Sosial dalam
Penyelesaian Konflik dan Kekerasan
1. Sebagai acuan penyusunan program yang mampu
menciptakan perdamaian.
2. Sebagai bahan referensi kepustakaan di bidang
keilmuan yang berkaitan dengan konflik.
55
2. Tahap-Tahap Penelitian Sosial Berorientasi
pada Pemecahan Konflik dan Kekerasan
Faktual
Aktual
Bermanfaat
Terjangkau
Koleratif
Syarat konflik dapat diteliti antara
lain:
Sumber gambar:
https://tinyurl.com/y3ocy4zb /
Menentukan topik dan objek penelitian
56
Menentukan Latar Belakang Penelitian,
Rumusan Masalah, dan Tujuan Penelitian
Karakteristik rumusan
masalah yang baik
Asking the
answerable
question
Asking the right
question
Asking the
important
question
57
Melakukan Kajian Pustaka dan Membaca
Penelitian yang Relevan
Manfaat kajian pustaka bagi peneliti
Menghindari plagiarisasi.
Membantu membangun struktur berpikir sistematis.
Memudahkan penyusunan instrumen pengumpulan data.
Membantu membangun hipotesis sebelum penelitian.
Memberikan informasi mengenai aspek yang sudah dan belum
diselesaikan peneliti lain.
Memberikan informasi tentang langkah awal yang dapat
dilakukan di lapangan.
Membantu menentukan strategi dan prosedur teknis selama
penelitian.
Menginformasikan langkah yang dibutuhkan agar topik yang
dikaji dapat dipecahkan.
58
Mengumpulkan, Mengolah, dan Menganalisis Data
Metode
pengumpulan data
Observasi
Wawancara
Dokumentasi
Survei
Jenis pengolahan
data
Reduksi Data
Pengujian
Data
Jenis analisis data
Analisis Data
Lapangan
Analisis
Konflik
59
Menarik Kesimpulan, Membuat Rekomendasi,
dan Membuat Laporan Penelitian
Kesimpulan
Menunjukkan garis besar yang diambil berdasarkan hasil analisis
data dan mampu menjawab rumusan masalah.
Rekomendasi
Memberikan saran konstruktif dan praktis ditunjukkan kepada
pihak yang berkonflik dan pihak yang mampu menyusun suatu
kebijakan.
Laporan
Memperhatikan standar baku penulisan yang berlaku. Laporan
penelitian adalah karya yang dapat dipercaya dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks penelitian sosial konflik, fungsi kesimpulan,
rekomendasi, dan penulisan laporan sebagai berikut.
60
3. Alat Bantu Analisis Konflik
Peta
Konflik
Pohon
Konflik
Segitiga
SPS
Analisis
Kekuatan
Konflik
61
Peta Konflik
Tujuan penggunaan peta
konflik:
Melihat hubungan
antarpihak yang terlibat
konflik.
Memahami situasi
konflik lebih baik.
Mengidentifikasi
kemungkinan intervensi
untuk melakukan suatu
tindakan.
62
Pohon Konflik
Tujuan penggunaan pohon
konflik:
Menganalisis secara rinci
mengenai penyebab
konflik.
Menganalisis pengaruh
masalah utama dan
dampak penyebab
konflik.
Mengilustrasikan
hubungan antara masalah
utama, penyebab, dan
dampak konflik.
63
Segitiga SPS
Tujuan enggunaan segitiga
SPS:
Mengidentifikasi situasi,
perilaku, dan konteks
setiap kelompok yang
berkonflik.
Menganalisis pengaruh
situasi, perilaku, dan
konteks terhadap konflik.
Menghubungkan situasi,
perilaku, dan konteks
dengan kebutuhan serta
ketakutan setiap pihak
yang berkonflik.
64
Analisis Kekuatan Konflik
Tujuan penggunaan
analisis kekuatan konflik:
Memperoleh gambaran
mengenai kekuatan-
kekuatan yang
memengaruhi konflik.
Mengidentifikasi
kekuatan positif dan
kekuatan negatif.
Mengukur besarnya
pengaruh kekuatan
suatu kelompok
terhadap kelompok lain.
65
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 65
SLIDE
Similar Resources on Wayground
55 questions
PTS GASAL PAI KELAS XI TKP DAN XI TITL SMKN 2 NANGA BULIK
Lesson
•
9th - 12th Grade
67 questions
Kelangkaan dan kebutuhan manusia
Lesson
•
9th - 12th Grade
65 questions
Development Planning
Lesson
•
KG - University
61 questions
keterlibatan keluarga
Lesson
•
9th - 12th Grade
61 questions
JURNAL PENYESUAIAN AKUTANSI PERUSAHAAN JASA
Lesson
•
11th Grade
66 questions
Diseminasi Upskilling sanjani
Lesson
•
KG - University
58 questions
Materi 8 Gelombang Berjalan dan Stasioner
Lesson
•
11th Grade
57 questions
Way Excellent
Lesson
•
KG - University
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Social Studies
12 questions
Unit 8: The Early Cold War
Quiz
•
11th Grade
17 questions
World War 2 (World History 25-26)
Quiz
•
9th Grade
16 questions
USHC 4.8 Immigration and Urbanization
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Unit 4 FA: Charlemagne, feudalism and catholic church
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Unit 7.3 Japan and Germany Quiz Review
Quiz
•
10th Grade
10 questions
Exploring the Executive Branch and Presidential Powers
Interactive video
•
6th - 10th Grade
9 questions
Unit 8: The 1950s & Early Civil Rights
Quiz
•
11th Grade
16 questions
SBAC Practice HSS26
Quiz
•
9th - 12th Grade