
Persentasi interaktif Agama Kelas 4
Presentation
•
Architecture
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Ni Nilawati,s.ag
Used 3+ times
FREE Resource
7 Slides • 2 Questions
1
Pendidikan
Agama Hindu
dan Budi Pekerti
Materi:
Punarbhava
Oleh:
Ni Wayan
Nilawati,S.Ag
2
Punarbhava
A.Pengertian Punarbhava
Kata Punarbhava dari akar kata Punar
(kembali) dan Bhava (lahir) bisa diartikan
Reinkarnasi, yang memiliki arti kelahiran kembali
ke mayapada atau bhumi. Dalam pandangan
filsafat, Atma berarti jiwa yang masih dibungkus
oleh badan kasar (stula sarira) dan badan halus
(suksma sarira), maka atma terbelenggu oleh
unsur maya.
Kepercayaan terhadap Punarbhava
mengajarkan kita untuk percaya diri. Dengan
adanya Punarbhava, kita diberikan kesempatan
untuk berbuat baik (subha karma) di dunia.
Perbuatan baik (subha karma) yang dilakukan
dapat membebaskan kita dari perputaran
kelahiran kembali.
Pelajaran 1
Sumber : http//:wikipedia.id
Gambar 1.1 Ilustrasi Punarbhava
3
B.Pengertian Surga Cyuta dan
neraka Cyuta
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar1.2 Ilustrasi
Punarbhava
Agama Hindu, mengajarkan setelah kematian
akan ada alam lain (neraka, surga, dan moksa).
Keadaan alam setelah kematian hampir sama dengan
keadaan alam dunia. Kelahiran manusia ke dunia
juga berbeda-beda. Perbedaan ini disebabkan oleh
bekas perbuatannya (karma wasana), ada yang lahir
dalam keadaan cacat, sempurna, kaya, miskin, cantik,
tidak cantik, tampan, dan tidak tampan serta yang
lain. Perbuatan itulah yang menyebabkan manusia
dilahirkan dari surga atau neraka.
1.Pengertian Surga Cyuta
Surga Cyuta adalah seseorang yang terlahir dari surga. Orang
tersebut terlahir dari surga, karena dalam hidupnya selalu menjalankan
dharma. Dharma mengajarkan kita untuk menghargai sesama
makhluk, berbuat kebajikan, suka menolong, welas asih, dan selalu
mendekatkan diri kehadapan Sang Hyang Widhi. Jika sudah menaati
dharma, maka orang tersebut ditempatkan di Surga Loka.
2.Pengertian neraka Cyuta
Neraka Cyuta adalah seseorang yang terlahir dari neraka, Orang
tersebutterlahirdarinerakakarenadalamkehidupanmasalampaunya
selalu melakukan perilaku buruk (adharma). Mereka suka berbohong,
durhaka kepada kedua orang tua, suka mencuri, malas, mencontek,
korupsi, berlaku kasar serta segala perbuatan yang merugikan orang
lain dan tidak dibenarkan oleh agama.
Atas perbuatannya yang buruk itu, maka mereka akan
dimasukkan neraka loka. Setelah menikmati hasil perbuatannya di
neraka, mereka akan menjelma kembali ke mayapada atau bhumi.
Kelahiran manusia dari neraka loka disebut dengan Neraka Cyuta.
KOLOM InFO
Moksa adalah
kebahagiaan
abadi, Manusia
yang mampu
mencapai moksa
akan merasakan
kebahagian
selamanya dan
tidak akan lahir
kembali Ke
dunia. Moksa
merupakan
tujuan akhir
hidup bagi
pemeluk agama
Hindu.
4
C.Ciri-ciri Kelahiran Surga Cyuta dan neraka
Cyuta
1.Ciri-Ciri Kelahiran Surga Cyuta
Menurut Slokantara, manusia yang dilahirkan dari Surga Cyuta
memiliki ciri-ciri, seperti tak gentar, suci hati, bijaksana, dermawan
atau murah hati, mempelajari sastra, tenang, lemah lembut, berbudi
luhur, tidak iri hati, tidak sombong, dan penyabar:
2.Ciri-Ciri Kelahiran neraka Cyuta
Menurut Slokantara, manusia yang dilahirkan dari Neraka
Cyuta memiliki ciri-ciri, seperti bisu, sumbing, tuli, sakit ayan, gila,
lepra, lumpuh, dan buta.
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 1.3 Ilustrasi Neraka
KOLOM InFO
Manusia yang
belum mencapai
tujuan hidupnya,
maka harus
mengalami
proses kelahiran
kembali
berulang-ulang
sampai mencapai
Moksa.
5
D.Cerita Terkait dengan Punarbhava
Maharaja Mahabhima
Zaman dahulu ada seorang raja yang bernama Maharaja
Mahabhima.Beliau adalah rajaketurunan SuryaVamsa(dinasti
surya). Suatu hari Maharaja Mahabhima menyelenggarakan kurban
kuda sebanyak 1.000 ekor, agar mendapat pahala tinggal di surga.
Setelah lama tinggal di surga, Mahabhima memutuskan menghadap
Dewa Brahma. Seluruh dewa dan dewi ikut menghadap, termasuk
Dewi Gangga.
Setelah sampai di tempat Dewa Brahma semua penduduk
surga berdiri dan memberikan sembah kepada Dewa Brahma,
sambil mengucapkan “Om Svastyastu”. Setelah mengucapkan salam,
semua dewa-dewi duduk. Secara tiba-tiba, angin berhembus dengan
hembusannya membuat kain yang dipakai oleh Dewi Gangga
tersingkap. Semua Dewa serempak menundukkan kepala, kecuali
Maharaja Mahabhima. Dewa Brahma yang memperhatikan perbuatan
Maharaja menjadi marah dan memberikan kutukan kepada Maharaja
Mahabhima dan Dewi Gangga agar menjadi manusia. Dewi Gangga
kemudian turun ke bumi menjadi manusia.
Sesampainya di bumi, Dewi Gangga didatangi oleh Sang
Retabhasu. Retabhasu adalah salah seorang dari delapan Vasu yang
dikutuk oleh Maharsi Vasistha karena mencuri Lembu Nandhini
milik Maharsi. Sang Retabhasu meminta kepada Dewi Gangga agar
bersedia melahirkannya sebagai putranya. Permintaan Sang Retabhasu
diterima oleh Dewi Gangga. Setelah Dewi Gangga menikah dengan
Raja Santanu dan dikaruniai putra yang bernama Bhisma atau Dewa
Bratha. Dewa Bratha adalah penitisan kembali Sang Retabhasu
menjadi manusia ke dunia.
6
Lima keyakinan agama Hindu disebut Panca Sraddha terdiri
dari Brahman, Ātman, Karmaphala, Punarbhava, dan Moksa.
Keyakinan atau Sraddha keempat adalah Punarbhava.
Punarbhava adalah keyakinan akan adanya kelahiran kembali
untuk memberikan kesempatan ke- pada kita agar dalam hidup ini
selalu berbuat baik, sehingga mencapai tujuan hidup, Moksa.
Kata Punarbhava berasal dari bahasa Sansekerta Punar dan Bhava.
Punar artinya kembali dan Bhava artinya lahir. Jadi, Punarbhava
adalah kelahiran kembali untuk memberikan kesempatan kepada
makhluk hidup dalam mencapai tujuan hidup.
Surga Cyuta adalah kelahiran dari surga, karena dalam
kehidupannya selalu menerapkan dharma. Sedangkan Neraka
Cyuta adalah seseorang yang terlahir dari neraka, karena dalam
kehidupannya ia selalu melakukan perilaku buruk (adharma).
Ciri-ciri kelahiran Surga Cyuta, seperti welas asih kepada semua
makhluk, tak gentar, suci hati, bijaksana, dermawan, mempelajari
sastra, hidup sederhana, berbuat jujur, tanpa kekerasan,
menegakkan kebenaran, tidak pemarah, tidak egoisme, tenang,
kasih sayang pada sesama makhluk, tidak lobha, lemah lembut,
sopan, suka memaafkan, berbudi luhur, tidak iri hati, tidak
angkuh, taat pada peraturan yang berlaku, dan bhakti kepada
kedua orang tua.
Ciri-ciri kelahiran Neraka Cyuta, seperti berpenyakit asma,
sumbing, gila, lepra, berpenyakit komplikasi, lumpuh, buta, bisu, tuli,
bermata sebelah, kerdil, bermata juling, dan berperilaku buruk
lainnya.
Rangkuman
Kelas IV SD
7
Multiple Choice
Agama Hindu memiliki lima keyakinan. Keyakinan agama Hindu yang ke-4 adalah ....
Atman
Karmaphala
Punarbhava
Moksa
8
Multiple Choice
Kata Punarbhava berasal dari bahasa ....
Indonesia
Pali
Inggris
Sanskerta
9
TERIMAKASIH
Pendidikan
Agama Hindu
dan Budi Pekerti
Materi:
Punarbhava
Oleh:
Ni Wayan
Nilawati,S.Ag
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 9
SLIDE
Similar Resources on Wayground
8 questions
Mengokohkan Iman pada Hari Akhir
Presentation
•
12th Grade
11 questions
JANGAN KUATIR
Presentation
•
11th Grade
5 questions
FIKIH
Presentation
•
12th Grade
5 questions
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Presentation
•
10th Grade
12 questions
EDUQATION KIMIA KELAS 11
Presentation
•
11th Grade
11 questions
UJIAN MID SEMESTER KLS XE2
Presentation
•
10th Grade
9 questions
Ramadhan di Era Digitalisasi
Presentation
•
9th - 12th Grade
8 questions
MODUL AJAR PAI SMPN 167 JAKARTA
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 1 Review
Quiz
•
5th Grade
22 questions
Day 9 Equations and Inequalities Review
Quiz
•
9th Grade
10 questions
Writing and Identifying Ratios Practice
Quiz
•
5th - 6th Grade
7 questions
PYRAMID PERSPECTIVES part 1
Presentation
•
9th - 12th Grade
12 questions
Understanding the Fourth of July
Quiz
•
9th Grade
15 questions
Soccer World Cup Quiz Questions
Quiz
•
7th Grade