Search Header Logo
Struktur Teks Drama

Struktur Teks Drama

Assessment

Presentation

Education

8th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Ni Sari

Used 28+ times

FREE Resource

12 Slides • 4 Questions

1

media

Materi Drama

2

Struktur Teks Drama

1. Prolog

merupakan pembukaan atau peristiwa pendahuluan dalam sebuah drama atau sandiwara.

3

2.Dialog

adalah percakapan antartokoh yang menggambarkan cerita. Di dalam dialog tersaji urutan peristiwa yang dimulai dengan, orientasi, komplikasi, sampai dengan resolusi.

  • Orientasi, adalah bagian awal cerita yang menggambarkan situasi yang sedang sudah atau sedang terjadi.

  • Komplikasi, berisi tentang konflik-konflik dan pengembangannya: gangguan-gangguan, halangan-halangan dalam mencapai tujuan, atau kekeliruan yang dialami tokoh utamanya.

  • Resolusi, adalah bagian klimaks (turning point) dari drama, berupa babak akhir cerita yang menggambarkan penyelesaian atas konflik-konflik yang dialami para tokohnya.

4

3.Epilog

adalah bagian terakhir dari sebuah drama yang berfungsi untuk menyampaikan inti sari cerita atau menafsirkan maksud cerita oleh salah seorang aktor atau dalang pada akhir cerita.

5

Match

Struktur teks drama

Dialog

Prolog

Epilog

percakapan antartokoh yang menggambarkan cerita (orientasi,komplikasi,resolusi)

pembukaan atau peristiwa pendahuluan dalam sebuah drama atau sandiwara.

bagian terakhir dari sebuah drama yang berfungsi untuk menyampaikan inti sari cerita dan amanat.

6

Multiple Choice

Struktur teks drama terdiri dari...

1

prolog, dialog, epilog

2

orientasi, konflik, koda

3

epilog, prolog, dialog

4

orientasi, dialog, resolusi

7

Multiple Choice

Narasi di awal cerita, kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang cerita yang biasanya disampaikan oleh narator atau dalang disebut ...

1

dialog

2

prolog

3

resolusi

4

komplikasi

8

Menggunakan kata-kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana. Kata-kata yang dimaksud, misalnya, ramai, bersih, baik, gagah, kuat.

2.Kata Sifat

Menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu (konjungsi temporal), seperti: sebelum, sekarang, setelah itu, mula-mula, kemudian.

1. Konjungsi Temporal

Kaidah Kebahasaan Drama

9

segala kata yang dipakai untuk menggantikan kata benda atau kata yang dibendakan.

4.Kata Ganti (Pronomina)

kalimat yang diucapkan secara langsung kepada orang yang dituju. Kalimat langsung ditandai dengan pemakaian tanda petik ("...").

3.Kalimat Langsung

Kaidah Kebahasaan Drama

10

media

a.       Kata ganti orang pertama ialah kata ganti untuk orang yang berbicara/si pembicara, selanjutnya disebut “kata ganti orang pertama”.

Contoh: Tunggal: Aku/Saya

Jamak: Kami/Kita

b.      Kata ganti orang kedua ialah kata ganti untuk lawan bicara atau yang diajak berbicara, selanjutnya disebut “kata ganti orang kedua”.

Contoh:Tunggal: Engkau/Kau

                     Jamak : Kalian

c.       Kata ganti orang ketiga ialah kata ganti untuk orang yang sedang dibicarakan atau yang menjadi bahan pembicaraan, selanjutnya disebut “kata ganti orang ketiga”.

Contoh:Tunggal: Ia/Dia

Jamak : Mereka.

Kata ganti orang (pronomina persona)

11

Menulis Teks Drama

1. Teks Drama dari Karya yang Sudah Ada

Membuat naskah drama dari karya yang sudah ada tidak begitu sulit. Hal ini karena ide cerita, alur, latar, dan unsur-unsur lainnya sudah ada. Kamu hanya mengubah formatnya ke dalam bentuk dialog.

12

Menulis Teks Drama

2. Naskah Drama dengan Orisinalitas Ide

Langkah-langkah penulisannya tidak jauh berbeda dengan ketika menulis cerpen, puisi, ataupun karya-karya fiksi lain. 

  • Menentukan topik, yakni berupa suatu peristiwa yang menarik dan memiliki konflik yang kuat.

  • Menentukan tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya serta karakternya.

  • Membuat kerangka alur, yang menarik dan tidak mudah ditebak (penuh kejutan).

  • Mengembangkan kerangka itu ke dalam dialog-dialog dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaannya yang tepat.

13

Menulis Teks Drama

3. Pementasan Karya Sendiri

Langkah-langkah pementasan drama berikut :

  1. Melakukan pembedahan secara bersama-sama terhadap isi naskah yang akan dipentaskan.

  2. Reading. Calon pemain membaca keseluruhan naskah sehingga dapat mengenal masing-masing peran.

  3. Casting. Melakukan pemilihan peran. Tujuannya agar peran yang akan dimainkan sesuai dengan kemampuan akting pemain.

  4. Mendalami peran yang akan dimainkan.

  5. Blocking. Sutradara mengatur teknis pentas, yakni dengan cara mengarahkan dan mengatur pemain.

  6. Running. Pemain menjalani latihan secara lengkap, mulai dari dialog sampai pengaturan pentas.

  7. Gladi resik atau latihan terakhir sebelum pentas. Semua bermain dari awal sampai akhir melakukan latihan akhir; tanpa ada kesalahan lagi.

  8. Pementasan. Semua pemain sudah siap dengan kostumnya. Dekorasi panggung sudah lengkap.


14

15

Open Ended

Bagaimana tanggapan kalian megenai pementasan drama monolog tersebut?

16

media
media

Materi Drama

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE