Search Header Logo
Merancang Pembelajaran-Modul Ajar

Merancang Pembelajaran-Modul Ajar

Assessment

Presentation

•

Education

•

Professional Development

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Kadek Wijayanti

FREE Resource

36 Slides • 0 Questions

1

media
media

Berikut ini adalah dan cara pengisian format lembar kerja demonstrasi kontekstual.

2

media
media

ELABORASI
PEMAHAMAN

3

media

TERIMA KASIH,

SEMOGA SUKSES!

4

media
media

Mari diskusi!

1. Seberapa penting perancangan dokumen

perencanaan pembelajaran untuk memandu
kegiatan pembelajaran yang efektif dan
menyenangkan?

2. Apa saja yang harus dipertimbangkan dalam

membuat rancangan pembelajaran yang
berpusat pada murid?

3. Bagaimana merancang pembelajaran yang

ideal di dalam kelas?

5

media
media

Diskusikan bersama-sama
mengenai hal di bawah ini!

Ibu Ani adalah seorang guru yang bekerja pada sebuah sekolah
menengah pertama. Pada hari itu Bu Ani mendapatkan penugasan
untuk supervisi kelas oleh kepala sekolah yang bersangkutan,
didampingi oleh pengawas sekolah.

Pada pelaksanaannya, ibu kepala sekolah keberatan karena Bu Ani
membuat dokumen perencanaan dengan meniru modul ajar buatan
orang lain yang terlalu simpel dan sederhana, sementara pengawas
menginstruksikan pada saat supervisi guru, guru harus membuat
dokumen perencanaan pembelajaran yang lengkap dan sesuai.

Bagaimana menurut Bapak dan Ibu apabila dihadapkan pada
kondisi ini?

6

media

MODUL AJAR

MERANCANG PEMBELAJARAN

7

media
media
media

EKSPLORASI

KONSEP

8

media

AGENDA

Sinkronus 3 JP

Detail Sesi

●Mulai Dari Diri
●Eksplorasi Konsep
●Ruang Kolaborasi
●Refleksi Ter5bimbing

Alur Sinkronus dan Asinkronus
Total JP : 8 JP ( 2 JP asinkronus dan 6 JP sinkronus)
(60 menit bimtek FSP/45 menit PKP)

Asinkronus 1 JP :

Digunakan peserta untuk membaca bahan materi mengenai

modul ajar dalam buku panduan

pembelajaran dan asesmen pada link berikut :

1. Link Panduan Pembelajaran dan Asesmen :

http://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-

content/uploads/2022/06/Panduan-Pembelajarn-dan-

Asesmen.pdf

2. Bagaimana menyiapkan pembelajaran kurikulum merdeka :
https://guru.kemdikbud.go.id/video-
inspirasi/playlists/video/?id=69&video=Xl4rwwe57ro

Sesi 1 Hari pertama

9

media
media

Mari diskusi!

1.
Bagaimana

cara

proses

pengawasan

pembelajaran agar guru fokus pada proses
pembelajaran dan berpusat pada siswa?

2.
Apa

saja

prinsip

yang

harus

dipertimbangkan

dalam

membuat

rancangan pembelajaran yang berpusat
pada murid?

3.
Bagaimana merancang pembelajaran yang
ideal di dalam kelas dengan memperhatikan
perbedaan capaian pada siswa?

10

media

AGENDA

Sinkronus 3 JP

Detail Sesi

●Mulai Dari Diri
●Eksplorasi Konsep
●Demonstrasi Kontekstual
●Elaborasi Pemahaman
●Rencana Aksi Nyata
●Penutup

Asinkronus 1 JP :

Digunakan peserta untuk membaca bahan materi mengenai modul ajar dalam buku panduan
pembelajaran dan asesmen pada link berikut :

1. Mengembangkan rencana pembelajaran sesuai kesiapan murid :
https://guru.kemdikbud.go.id/video-inspirasi/playlists/video/?id=69&video=w-
np0UBC4qs

2. Merencanakan pembelajaran yang berpusat pada murid:
https://guru.kemdikbud.go.id/video-inspirasi/playlists/video/?id=69&video=lGoku9gGiS0

3. Bahan tambahan terkait tautan Menuju Pelatihan Mandiri Transisi PAUD - SD di PMM:
Topik I - Penguatan Transisi PAUD-SD di Awal Tahun Ajaran
https://guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri/topik/32

4. Topik II - Penguatan Transisi PAUD-SD Melalui Pembelajaran
https://guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri/topik/33

Sesi 2 Hari kedua

11

media

Tujuan Pembelajaran

oPeserta secara mandiri akan menggunakan

pembelajaran untuk memahami teknik memodifikasi
modul ajar

oMemahami kriteria ketercapaian tujuan

pembelajaran

oMenentukan teknik asesmen awal dan akhir

oMenentukan desain langkah kegiatan pembelajaran

yang sesuai pada modul ajar yang dimodifikasi.

oMenentukan media pembelajaran yang relevan

12

media

AGENDA

oPerkenalan

oKesepakatan Kelas

oMulai Dari Diri

oEksplorasi Konsep

oRuang Kolaborasi

oDemonstrasi Kontekstual

oElaborasi Pemahaman

oRencana Aksi Nyata

Agenda keseluruhan

13

media

PERTEMUAN HARI KE 2

14

media

MULAI DARI

DIRI

15

media

Mari diskusi!

1.Seberapa penting perancangan dokumen

perencanaan pembelajaran untuk memandu
kegiatan

pembelajaran

yang

efektif

dan

menyenangkan?

2.Apa

saja

yang

harus

dipertimbangkan

dalam membuat rancangan pembelajaran
yang berpusat pada murid?

3.Bagaimana merancang pembelajaran yang

ideal di dalam kelas?

16

media

EKSPLORASI

KONSEP

17

media

Mari diskusi!

1. Bagaimana

cara

proses

pengawasan

pembelajaran agar guru fokus pada proses
pembelajaran dan berpusat pada siswa?

2. Apa

saja

prinsip

yang

harus

dipertimbangkan

dalam

membuat

rancangan

pembelajaran

yang

berpusat

pada murid?

3. Bagaimana merancang pembelajaran yang

ideal di dalam kelas dengan memperhatikan
perbedaan capaian pada siswa?

18

media

Pengawasan proses pembelajaran oleh kepala satuan pendidikan dan pengawas
berfokus pada keseluruhan proses pembelajaran.

Pendidik diberikan ruang untuk mengembangkan rencana pembelajaran dengan
komponen dan format yang sesuai karakteristik peserta didik. Dengan demikian
tidak

ada

standar

format

baku

dokumen

pembelajaran

yang

membatasi

kemerdekaan pendidik dalam mendesain pembelajaran.

Hasil pengawasan proses pembelajaran disusun dalam bentuk laporan untuk
kepentingan

tindak

lanjut

pengembangan

keprofesionalan

pendidik

secara

berkelanjutan.

Mari menyimak bersama!

19

media

Prinsip Pembelajaran Pembelajaran dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip

pembelajaran sebagai berikut:

1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan

tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta
mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga
pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.

2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk

menjadi pembelajar sepanjang hayat.

3. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta

didik secara holistik.

4. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks,

lingkungan dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan masyarakat
sebagai mitra.

5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.

20

media

Merencanakan Pola Diferensiasi Mengajar dalam Modul Ajar

Pendidik
mengidentifikasi
kesiapan belajar, minat,
dan tingkat penguasaan
kompetensi peserta didik
dengan melakukan
asesmen awal
pembelajaran.

Menyesuaikan lingkup
materi yang akan
dipelajari oleh peserta
didik berdasarkan
kesiapan, minat dan
tingkat penguasaan
kompetensi peserta
didik.

Merancang strategi
bagaimana lingkup materi
dipelajari oleh peserta
didik

21

media

Teknik Diferensiasi dalam Mengajar

Alternatif 1:

Berdasarkan asesmen yang dilakukan
di awal pembelajaran, peserta didik di
kelas yang sama dibagi menjadi dua
atau lebih kelompok menurut capaian
belajar mereka, dan keduanya
diajarkan oleh guru yang sama atau
disertai guru pendamping/asisten.
Selain itu, satuan pendidikan juga
menyelenggarakan program pelajaran
tambahan untuk peserta didik yang
belum siap untuk belajar sesuai dengan
fase di kelasnya.

Alternatif 2:

Berdasarkan asesmen yang
dilakukan di awal
pembelajaran, peserta
didik di kelas yang sama
dibagi menjadi dua atau
lebih kelompok menurut
capaian belajar mereka,
dan keduanya diajarkan
oleh guru yang sama atau
disertai guru
pendamping/asisten.

Alternatif 3:

Berdasarkan asesmen yang
dilakukan di awal pembelajaran,
pendidik mengajar seluruh
peserta didik di kelasnya sesuai
dengan hasil asesmen tersebut.
Untuk sebagian kecil peserta
didik yang belum siap, pendidik
memberikan pendampingan
setelah jam pelajaran berakhir.

22

media

Contoh Diferensiasi dalam Mengajar

Konten/materi yang
diajarkan

Bagi peserta didik yang
memerlukan bimbingan dapat
mempelajari 3 (tiga) hal
terpenting terkait materi, bagi
siswa yang cukup mahir dapat
mempelajari keseluruhan
materi dan bagi peserta didik
yang sudah sangat mahir
dapat diberikan pengayaan.

Proses/cara Mengajarkan

Proses

pembelajaran

dan

bentuk

pendampingan

dapat

didiferensiasi

sesuai kesiapan peserta didik, bagi siswa
yang membutuhkan bimbingan pendidik
perlu mengajarkan secara langsung, bagi
peserta didik yang cukup mahir dapat
diawali

dengan

Modeling

yang

dikombinasi

dengan

kerja

mandiri,

praktik, dan peninjauan ulang (review),
bagi peserta didik yang sangat mahir
dapat

diberikan

beberapa

pemantik

untuk tugas mandiri kepada peserta
didik yang sangat mahir.

Produk (luaran atau performa yang akan
dihasilkan).

Diferensiasi

pembelajaran

juga

dapat

dilakukan melalui produk yang dihasilkan.
Contohnya,

bagi

peserta

didik

yang

memerlukan bimbingan bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan mengenai konten
inti materi, sedangkan bagi peserta didik
yang

cukup

mahir

dapat

membuat

presentasi yang menjelaskan penyelesaian
masalah sederhana, dan bagi peserta
yang sangat mahir bisa membuat sebuah
inovasi

atau

menelaah

permasalahan

yang lebih kompleks.

23

media

Hal penting lain yang harus

diperhatikan saat akan

membuat modul ajar adalah ;

“Menyesuaikan Lingkup

kesiapan belajar, minat, dan

tingkat penguasaan

kompetensi peserta didik.

Contoh ruang lingkup Pembelajaran :

Peserta didik yang
belum menguasai
kompetensi prasyarat
atau belum siap untuk
belajar di suatu lingkup
materi pada tingkat
yang lebih rendah atau
dengan cakupan
lingkup materi yang
lebih sederhana.

Peserta didik yang
telah siap belajar
diberikan kesempatan
untuk mempelajari
seluruh lingkup materi
dengan penugasan
yang sesuai.

Peserta didik yang
memiliki tingkat
penguasaan yang
tinggi dapat diminta
untuk menyelesaikan
tugas dengan tingkat
kesulitan yang lebih
tinggi atau menantang.

24

media

DEMONSTRASI
KONTEKSTUAL

25

media

● Bagaimana agar perhatian peserta didik senantiasa fokus dan mereka terus

bersemangat sepanjang kegiatan pembelajaran?

● Bagaimana saya sebagai pendidik akan membantu setiap individu peserta didik

memahami pembelajaran?

● Bagaimana mendorong peserta didik untuk melakukan refleksi, mempelajari lagi,

memperbaiki, dan berpikir ulang tentang konsep atau materi pelajaran yang
telah mereka pelajari?

● Bagaimana peserta didik dapat menunjukkan pemahaman mereka dan

melakukan evaluasi diri yang berarti setelah mempelajari materi ini?

● Bagaimana saya akan menyesuaikan langkah dan/atau materi pelajaran

berdasarkan keunikan dan kebutuhan masing-masing peserta didik?

● Bagaimana saya akan mengelola pengalaman belajar yang mendorong peserta

didik untuk menjadi pelajar yang aktif dan mandiri?

Pertanyaan-pertanyaan reflektif berikut ini dapat digunakan pendidik

dalam proses perancangan modul ajar.

26

media

Pilihlah salah satu modul ajar pada platform dan

link yang

telah

disediakan,

kemudian

analisis

tujuan

pembelajaran,

asesmen awal dan asesmen lain yang relevan baik proses

maupun

akhir,

cermati

aktivitas/langkah-langkah

kegiatan

pembelajaran dengan mencantumkan pola deferensiasi dan

media pembelajaran yang relevan dari modul ajar yang telah

dimodifikasi

sesuai

dengan

karakteristik,

kebutuhan

dan

kondisi sekolah masing-masing!

Sesi Tugas Individual

27

media

Berikut ini adalah dan cara pengisian format lembar kerja demonstrasi kontekstual.

28

media

Presentasi Hasil Demonstrasi
Kontekstual !

● Beberapa peserta diperkenankan untuk

mempresentasikan tugas yang dilakukan secara
individual.

● Penunjukan peserta yang presentasi dapat dilakukan

secara aklamasi dengan penunjukan maupun inisiatif
peserta secara pribadi.

● Peserta sangat disarankan melalukan modifikasi pada

langkah pembelajaran dengan memasukan unsur
deferensiasi dalam mengajar.

● Presentasikan hasil tugas individual dan paparkan

modifikasi yang dilakukan pada modul ajar yang dipilih.

● Peserta yang tidak presentasi diminta untuk memberikan

tanggapan, saran dan kritik yang membangun.

29

media

Rubrik Penilaian
yang digunakan.

30

media

ELABORASI
PEMAHAMAN

31

media

Diskusikan bersama-sama
mengenai hal di bawah ini!

Ibu Ani adalah seorang guru yang bekerja pada sebuah sekolah
menengah pertama. Pada hari itu Bu Ani mendapatkan penugasan
untuk supervisi kelas oleh kepala sekolah yang bersangkutan,
didampingi oleh pengawas sekolah.

Pada pelaksanaannya, ibu kepala sekolah keberatan karena Bu Ani
membuat dokumen perencanaan dengan meniru modul ajar buatan
orang lain yang terlalu simpel dan sederhana, sementara pengawas
menginstruksikan pada saat supervisi guru, guru harus membuat
dokumen perencanaan pembelajaran yang lengkap dan sesuai.

Bagaimana menurut Bapak dan Ibu apabila dihadapkan pada
kondisi ini?

32

media

Identifikasi masalah

Kesimpulan

Tindak lanjut

Terdapat suatu kondisi dimana Ibu Ani
adalah seorang guru yang bekerja
pada

sebuah

sekolah

menengah

pertama.

Pada

hari

itu

Bu

Ani

mendapatkan

penugasan

untuk

supervisi kelas oleh kepala sekolah
yang bersangkutan, didampingi oleh
pengawas sekolah.

Pada pelaksanaannya, ibu kepala
sekolah keberatan karena Bu Ani
membuat dokumen perencanaan
dengan meniru modul ajar yang telah
dibuat oleh orang lain yang terlalu
simpel dan sederhana, sementara
pengawas menginstruksikan pada saat
supervisi guru, guru harus membuat
dokumen perencanaan pembelajaran
yang lengkap dan sesuai.

Perlu dipahami bahwa dalam kurikulum
merdeka terdapat penyederhaan
dokumen termasuk dokumen untuk
perancangan pembelajaran.

Para guru diperbolehkan apabila ingin
membuat sendiri rancangan
pembelajaran dengan komponen lengkap
maupun dengan komponen yang
sederhana secara mandiri. Selain itu guru
juga diperkenankan apabila
menggunakan rancangan yang telah
dibuat orang lain baik dengan komponen
lengkap maupun dengan komponen
sederhana dengan terlebih dahulu
melakukan modifikasi pada rancangan
pembelajaran yang dipilih.

Adapun modifikasi yang dilakukan
berdasarkan pertimbangan kondisi,
kebutuhan, karakteristik dan kekhasan di
satuan pendidikan masing-masing.

Keputusan apa yang dapat diambil dari kondisi di

samping?

● Pengawas, kepala sekolah dan guru harus benar-benar

memahami mengenai konsep perencaan pembelajaran
dan menyepakati konsep yang terkait modul ajar.
Pemahaman ini bisa didapatkan dengan membaca
panduan pembelajaran dan asesmen maupun video-
video yang terkait.

● Guru dapat diberi pengertian bahwa merancang sendiri

atau menggunakan modul ajar yang telah tersedia
diperbolehkan selagi itu mempermudah guru di dalam
kelas.

● Beri pengertian pada guru apabila menggunakan modul

yang telah dibuat oleh orang lain, akan lebih baik
apabila modul tersebut dimodifikasi sesuai dengan
kekhasan, kondisi dan karakteristik satuan pendidikan
masing-masing agar lebih relevan dan sesuai dengan
kebutuhan siswa di kelas.

● Untuk situasi yang kondisional dan khusus, akan lebih

baik apabila guru mencoba untuk membuat sendiri atau
menggunakan modul ajar dengan komponen lengkap.

33

media

RENCANA

AKSI NYATA

34

media

Buatlah rencana terkait ide perancangan perencanaan pembelajaran melalui modifikasi modul ajar
yang nanti akan dilakukan di sekolah penggerak!

35

media

Mari membuat catatan kecil mengenai :

1. Apa yang telah dipelajari, hal baru apa saja yang bisa

menjadi bahan belajar terkait perancangan pembelajaran
dalam modul ajar?

2. Apa saja yang akan dilakukan untuk membuat rancangan

belajar yang baik?

3. Manfaat apa yang diperoleh setelah mempelajari modul ini?

SESI REFLEKSI

36

media

TERIMA KASIH,

SEMOGA SUKSES!

pattern-tertiary
media
media

Berikut ini adalah dan cara pengisian format lembar kerja demonstrasi kontekstual.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE