Search Header Logo
Produksi Massal XII TKJ 1

Produksi Massal XII TKJ 1

Assessment

Presentation

Education

9th - 12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Nerfy Nerfiana

Used 7+ times

FREE Resource

42 Slides • 0 Questions

1

Perencanaan Produksi Massal

Produk Perangkat Keras

Produksi massal merupakan metode yang paling umum diterapkan dalam produk-produk perangkat keras. Dengan adanya produksi massal, produk-produk perangkat keras dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang relatif cepat . Namun, produksi massal harus direncanakan dengan matang karena produksi massal merupakan produksi yang berkesinambungan.

2

Produksi massal dikenal juga dengan istilah produksi mengalir atau produksi terus-menerus.

Konsep Umum Produksi Massal

media

3

Produksi Massal

Istilah produksi massal pertama kali dipopulerkan pada tahun 1926 lewat artikel yang ditulis di Encyclopediae Britannica. Artikel tersebut ditulis oleh seseorang yang bekerja di perusahaan Ford Motor. sebelumnya, Koran The New York Times menggunakan istilah "Produksi Massal (Mass Production) di dalam judul berita utamanya.

4

MENGAMATI

Amatilah proses produksi massal perusahaan laptop ternama di dunia!

Bagaimana langkah-langkah mereka dalam memproduksi laptop-laptop tersebut secara massal ?

Tulislah pada secarik kertas folio kemudian kumpulkan kepada gurumu!

5

Sejarah Produksi Massal Produk Perangkat Keras

Sejarah produksi massal perangkat keras yakni perangkat keras komputer

Pada tahun 1953, IBM Endicott yang berlokasi di New York mengumumkan produk bernama IBM 650. IBM 650 merupakan produk perangkat keras komputer yang pertama kali diproduksi secara massal. Antara 1953-1962, sebanyak 2000 sistem telah dihasilkan untuk meningkatkan performa IBM 650.

6

IBM 650 telah membawa bidang komputer ke dalam tingkatan yang lebih tinggi. Selain itu, IBM 650 memiliki ketahanan yang tidak dimiliki oleh komputer-komputer produksi sebelumnya. pada produk IBM 650. Komputer akan mengulang kembali proses jika terdapat error di dalam sistem. Fitur tersebut pada zaman dahulu dianggap sebagai fitur yang baru, karena pada produk sebelumnya pengguana harus mematikan komputer secara paksa jika terjadi error

7

MENANYA

Berkunjunglah ke toko-toko penjualan komputer yang ada di sekitar daerahmu. Setelah itu, tanyakan pada mereka mengenai konsep keuangan yang terencana atau planned obsolence kepada penjual perangkat keras di toko tersebut. Tanyakan pula apa keuntungan bagi perusahaan manufaktur terhadap penerapan metode keuangan yang terencana terhadap laju penjualan produk perangkat keras !

8

Keuntungan dalam melakukan produksi massal :
a. Produksi massal adalah proses otomatis, yakni hanya dijalankan oleh mesin

b. Menekankan biaya pengeluaran untuk pegawai

c. Tingkat produksi menjadi meningkat

d. Banyak modal yang dapat ditingkatkan dengan mengurangi beban biaya pegawai

Keuntungan

Keuntungan dan Kerugian Produksi Massal

9

Keuntungan dan Kerugian Produksi Massal

Kerugian

Kegiatan produksi massal yang dapat merugikan :

a. Mesin untuk produksi massal biasanya berharga mahal

Karena sifatnya yang berulang-ulang, maka pekerja akan kehilangan rasa semangat

c. Merupakan produksi yang dianggap kurang fleksibel

d. Jika ada salah satu bagian yang rusak , maka divisi lain harus berhenti sampai mesin tersebut diperbaiki lagi.

10

Perencanaan Produksi Massal

Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar .

Perusahaan harus memiliki strategi cadangan apabila produk gagal dalam pemasarannya. Termasuk diantaranya ekstensi produk atau perbaikan, distribusi, perubahan harga, dan promosi

11

Terdapat 5 indikator yang berhubungan dengan laba dan biasa digunakan untuk menilai kinerja usaha pengembangan produk

​Kualitas Produk

Biaya Produk

Waktu Pengembangan Produk

Biaya Pengembangan

Kapasitas Pengembangan

12

MENGEKSPLORASI

Berikan alasan mengapa kebanyakan perusahaan manufaktur perangkat keras menggunakan lini assembly sebagai proses untuk memproduksi perangkat keras secara massal ? Carilah alasanmu dari berbagai referensi baik dari buku maupun internet

13

Hubungan antara perencanaan dengan control produksi

Perencanaan produksi adalah fungsi manajerial yang berhubungan dengan masalah-masalah berikut.

  1. apa yang diperlukan dalam fasilitas produksi

  2. cara membagi alat-alat produksi agar dapat digunakan dalam proses produksi

  3. cara agar alat-alat produksi tersebut dapat membuat produk yang diinginkan dalam jumlah yang diinginkan

14

Aspek tata letak atau hubungan antar sumber daya

Aspek penjadwalan dan perencanaan tugas

Secara umum, perencanaan produksi berkaitan dengan 2 aspek yaitu :

15

Perencanaan produksi bersifat dinamis artinya perencanaan produksi selalu berubah-ubah sesuai dengan adanya perubahan rencana yang mungkin terjadi.

Kontrol produksi adalah mekanisme untuk mengawasi agar produksi bisa berjalan sesuai dengan rencana.

Kontrol produksi memiliki fungsi-fungsi penting diantaranya :

  1. Menjaga agar proses produksi bisa berjalan sesuai dengan rencana

  2. Mengamati kemajuan produksi dan mencatat kekurangan-kekurangannya

16

media

Proses Produksi

17

Perencanaan proses produksi

Perencanaan proses produksi adalah sebuah perencanaan yang berkaitan dengan cara mengorganisasi setiap sumber daya yang terlibat dalam produksi, mulai dari proses input bahan baku atau material, proses fabrikasi yang melibatkan aspek mesin dan tenaga kerja, hingga tahapan output atau pengelolaan produk jadi mulai dari warehouse hingga fase penjualan.

18

Tujuan dari proses produksi

  1. Mengolah bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi

  2. Memberikan nilai tambah atau nilai jual pada produk yang dihasilkan

  3. Mendapatkan keuntungan dengan prinsip pengeluaran biaya seminimal mungkin

  4. Dalam rangka memenuhi order atau permintaan dari konsumen

  5. Memperbaiki atau mengganti produk yang gagal, rusak, kadaluwarsa atau lainnya

  6. Mempertahankan roda bisnis perusahaan

19

Bagan Jenis Produksi

media

20

Berdasarkan karakter penerapan produksi

  1. Produksi dalam jangka pendek, jenis produksi ini dilakukan dalam waktu cepat dan produknya dapat langsung diuji serta dipasarkan.

    Contohnya : Produksi makanan dan minuman (Roti, Camilan, Bolu kukus, gorengan, temulawak, es degan, dan lainnya.

  2. Produksi dalam jangka panjang, jenis produksi ini membutuhkan waktu proses produksi yang lebih lama.

    Contohnya : pembangunan jalan, pembangunan perumahan, produksi kopi, lainnya.

21

  1. Produksi secara bergantian atau berselingan, jenis produksi yang tidak dapat sekali jadi karena harus melalui proses perangkaian, perakitan, dan pengombinasian beberapa bahan baku menjadi bahan setengah jadi hingga barang jadi.

    contohnya : manufaktur dalam produksi sepeda motor, mobil, dan komputer.

  2. Produksi secara terus-menerus, jenis produksi ini dilakukan secara berkelanjutan terus-menerus. mulai dari produksi bahan mentah hingga bahan jadi dilakukan secara langsung. sebagai contoh, produksi gula pasir, gula merah, kertas, karet, dan lainnya.

22

Berdasarkan waktu pengerjaan produksi

  • Intermitten process atau proses produksi secara terputus-putus

    karakteristik produksi ini dilakukan secara tidak menentu, dilakukan sewaktu-waktu sesuai dengan musim, orderan, cuaca, panen, dan aspek lainnya.

    contohnya : perbaikan laptop, perbaikan mobil

  • Continuous process atau proses produksi secara terus-menerus

    karakteristik produksi ini dilakukan secara terus menerus karena berhubungan dengan kebutuhan orang banyak dan biasanya dibuat dalam jumlah besar tanpa terpengaruh musim, cuaca, waktu, dan faktor lainnya.

23

  • Repetitive process atau proses produksi secara berulang-ulang

    karakteristik proses ini adalah aktivitas manufaktur yang dilakukan secara berulang dalam jangka waktu tertentu dengan tipe dan jumlah produk yang telah ditetapkan sebelumnya.

    contohnya : produksi microchip sebanyak 3.500 unit dijadwalkan pada januari - maret 2022

  • Combination process atau proses produksi campuran

    jenis produksi ini mengombinasikan karakteristik proses produksi secara terputus, berkelanjutan, dan berulang. dengan mekanisme proses ini, perusahan dapat memproduksi produk dengan beragam jenis dalam satu waktu

24

Berdasarkan Hasil Produk

  1. Produksi tidak langsung

    jenis produksi ini tidak menghasilkan produk secara langsung dan dapat dilihat secara nyata, melainkan cenderung berupa produk layanan atau jasa yang dilakukan berdasarkan keahlian.

    contohnya :

    layanan konsultan pembuatan logo, desain eb, kesehatan, kecantikan, perbaikan mobil, dan lainnya.

  2. Produksi langsung

    jenis produksi ini dilakukan secara langsung dan menghasilkan produk. jenis ini dibedakan menjadi dua kategori yaitu sebagai berikut :

25

  • Produksi primer

    kategori produksi ini diklasifikasikan berdasarkan penggunaan bahan baku yang berasal dari alam.

    contohnya : perikanan, hasil pertanian, hasil pertambangan , perkebunan, kehutanan, dan lainnya

  • Produksi sekunder

    produksi ini dilakukan dengan menambahkan nilai baru dalam bahan yang diolahnya.

    contohnya : kayu hutan diolah menjadi meja dan kursi, serta bahan mentah baja di cetak menjadi mesin

26

Berdasarkan proses yang dilakukan

Berdasarkan proses yang dilakukan, produksi dibagi menjadi tujuh jenis yaitu :

  1. proses ekstraktif, aktivitas produksi ini dilakukan dengan mengambil bahan baku dari alam.

  2. proses nonekstraktif, kegiatan produksi yang dilakukan menggunakan bahan yang berasal dari produksi lain, misal tripleks, kayu lapis, ban mobil dan lainnya.

  3. proses analitik, proses produksi ini dilakukan dengan menganalisis produk dan merakitnya kembali hingga menyerupai wujud sebenarnya.

27

  1. proses fabrikasi, kegiatan produksi ini dilakukan dengan mengolah bahan baku menjadi batang produk baru

  2. proses sintentis, proses ini dapat disebut dengan proses perakitan, yaitu penggabungan, perangkaian, dan perakitan beberapa komponen menjadi sebuah bentuk produk baru

  3. proses kreativitas, jenis produksi ini memanfaatkan teknologi informasi dalam pembuatan produknya berdasarkan kreativitas pembuatnya

  4. proses fasilitatif, proses produksi ini menjalankan usahanya dengan memberikan layanan jasa pada masyarakat, misalnya perbankan, kesehatan, asuransi, ekspedisi dan angkutan.

28

Berdasarkan jenis usaha yang dijalankan

Berdasarkan jenis usaha yang dijalankan, terdapat lima jenis produksi sebagai berikut :

  1. produksi agraris, produksi yang memanfaatkan kondisi alam untuk menghasilkan produk, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan

  2. produksi ekstraktif, jenis usaha produksi yang memanfaatkan hasil alam sebagai bahan baku utama pembuatan produk baru.

    contohnya: hasil perkebunan kopi, teh, pertambangan, ikan, dan lainnya.

29

  1. produksi industri, jenis produksi yang bekerja untuk mengolah bahan mentah serta beberapa bahan pendukung lainnya menjadi barang siap pakai, misalnya industri otomotif, industri pesawat terbang, industri roda mobil, dan lainnya.

  2. produksi perdagangan, produksi yang berhubungan dengan usaha perdagangan dalam memperoleh keuntungan seperti dalam bidang penyaluran, distribusi, pengemasan barang, transportasi pengiriman ekspedisi dan lainnya.

30

  1. Produksi jasa, produksi yang menghasilkan layanan jasa pada konsumen, seperti jasa keuangan (bank dan konsultan pajak), jasa infrastruktur, jasa komunikasi, jasa transportasi, jasa kesehatan, dan jasa pendidikan

31

Berdasarkan kuantitas

Berdasarkan kuantitasnya, produksi dibagi menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut :

  1. produksi satuan, produksi yang dilakukan dalam jumlah tidak banyak. biasanya produksi dilakukan berdasarkan pesanan atau jumlah yang telah ditetapkan.

  2. produksi massal, produksi yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi dalam jumlah besar dan siap dipasarkan pada konsumen

32

Analisis Proses Produksi

Setelah memahami kelebihan dan dampak dari aktivitas proses produksi massal, Anda harus dapat membuat perencanaan bagaimana proses produksi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Berikut 5W + 1 H yang perlu dianalisis.

  1. What (apa)

  2. Who (siapa)

  3. Where (di mana)

  4. When (kapan)

  5. Why (mengapa)

  6. How (bagaimana)

33

Aspek dalam pengendalian produksi

  1. Model dan wujud produk

    keberagaman bentuk dan model produk yang akan diproduksi harus diperhitungkan sesuai dengan kapasitas mesin pembuat dan dukungan sumber daya manusia yang terlibat.

  2. Jumlah produk

    faktor ini berkaitan dengan banyaknya produk yang dapat dihasilkan dalam waktu tertentu.

34

  1. Faktor kompleksitas

    dalam melakukan produksi massal, terkadang sebuah perusahaan melakukan produksi secara bersamaan terhadap beberapa jenis produk yang menggunakan bahan baku, cetakan, model atau metode kerja yang saling terkait dan mempunyai standar yang sama.

Contohnya : suatu perusahaan konveksi batik berencana memproduksi model batik A dengan jumlah 1000 potong , tetapi produksinya dilakukan bersamaan dengan model batik B karena memiliki bahan baku sama dan pola cetakan yang mirip.

35

Pembuatan rencana produksi massal

  • Sistem penjadwalan

    penjadwalan adalah metode untuk mengatur dan menentukan waktu pelaksanaan pekerjaan dimulai, kapan berakhirnya, siapa saja yang dilibatkan, proses atau bagian operasi apa saja yang akan dilakukan, hingga target apa yang hendak dicapai berdasarkan sumber daya yang dimiliki.

  • Human management

    Perencanaan terkait jumlah personal yang terlibat dalam proses produksi, kompetensi yang wajib dimiliki, hingga tahapan seleksi serta pembayaran gaji yang harus diperhitungkan secara matang.

36

  • Aspek mesin dan peralatan pendukung

    faktor ketersediaan mesin produksi beserta peralatan pendukung sangat mempengaruhi kelancaran dan kesesuaian waktu yang dibutuhkan dalam setiap operasi yang dijalankan.

  • Pengelolaan bahan baku

    manajemen pengolahan bahan baku, mulai dari pencarian, pembelian, transportasi, hingga tahapan persiapan bahan siap produksi harus diperhitungkan dan diatur sebaik mungkin

37

  • Proses fabrikasi

    Perencanaan proses produksi yang dimulai dari persiapan bahan baku siap proses, pengaturan jadwal kerja proses mesin, fase pengontrolan kualitas hasil produksi, hingga tahap penyelesaian akhir harus ditentukan secara medetail dan rinci.

  • Warehouse

    metode penyimpangan dan manajemen produk barang jadi yang siap dijual di pasaran

38

UJI PENGETAHUAN

  1. Jelaskan konsep proses produksi massal dalam dunia usaha

  2. Tuliskan tujuan melakukan proses produksi

  3. Jelaskan empat macam proses produksi berkaitan dengan karakter penerapan produksi

  4. Tuliskan faktor-faktor khusus dalam melakukan proses produksi

  5. Dalam membuat perencanaan proses produksi, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk memastikan proses produksi dapat berjalan dengan baik. Tuliskan jelasakan kriteria tersebut.

39

Eksperimen (Nilai Proyek I)

  1. Buatlah perencanaan proses produksi dari proyek berikut. (dapat memilih salah satu)

    a. Buatlah desain tulisan dan gambar pada kaus dengan sablon

    b. Buatlah desain animasi video dengan Macromedia flash atau tools lainnya. '

    c. Buatlah desain logo, simbol, gambar yang memiliki kriteria penilaian dalam lomba atau berdasarkan kebutuhan perusahaan (konsumen)

    d. Rancanglah laboratorium kelas dengan 36 komputer peserta didik, 1 komputer guru, dan perangkat pendukung koneksi internet

    e. Buatlah aplikasi berbasis web yang mendukung dan menyediakan fitur presensi peserta didik dan penilaian dalam sekolah anda

40

  1. Setelah memilih salah satu proyek tersebut, jelaskan beberapa hal pendukung sebagai berikut :

    a. Buatlah rencana penjadwalan produksi yang akan dilakukan

    b. Tentukan berapa jumlah personel yang akan dilibatkan

    c. Tentukan perencanaan biaya yang akan diperlukan selama proses

    d. Buat laporan dan presentasikan di kelas bersama guru dan teman anda.

41

Analisis Keberhasilan Produksi Massal

Indikator keberhasilan proses produksi adalah kesesuaian proses dengan perencanaan. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek, antara lain sebagai berikut :
1. jaminan mutu/ kualitas produk
2. besar biaya yang relatif rendah dalam produksi
3. waktu proses produksi yang relatif singkat
4. biaya pengembangan proses produksi rendah
5. Kemampuan dan kapabilitas produksi yang meningkat

42

Dalam mengukur keberhasilan proses produksi masssal, ada dua aspek penting yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut:
1. Aspek produktivitas

Perencanaan Produksi Massal

Produk Perangkat Keras

Produksi massal merupakan metode yang paling umum diterapkan dalam produk-produk perangkat keras. Dengan adanya produksi massal, produk-produk perangkat keras dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang relatif cepat . Namun, produksi massal harus direncanakan dengan matang karena produksi massal merupakan produksi yang berkesinambungan.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 42

SLIDE