Search Header Logo
Belum Berjudul

Belum Berjudul

Assessment

Presentation

Practice Problem

Hard

Created by

DEWI WARHAMNI

FREE Resource

40 Slides • 1 Question

1

media

Nilai adalah cita-cita, prinsip dalam kehidupan seseorang, atau tujuan menyeluruh yang diperjuangkan

seseorang untuk memperoleh sesuatu.

Nilai merupakan keadaan akhir yang diri kita inginkan dan dianggap sudah berhasil melampaui situasi

tertentu.

Bentuk-bentuk nilai:

Nilai-nilai universal: kebebasan, kesetaraan dan keindahan.

Nilai-nilai peningkatan diri: pemenuhan diri, kegembiraan, pengakuan, kekuasaan, prestasi, membangun

hubungan yang hangat dengan orang lain, rasa cinta dan keamanan

DEFINISI NILAI

2

Multiple Choice

DIBAWAH INI EFEK PERSUASI, KECUALI

1

sikap

2

nilai

3

prilaku

4

prioritas

3

media

Nilai adalah bersifat makro, global dan abstrak

Nilai menyerang inti dari konsep diri kita.

Contoh:

Politik liberal – cenderung mendukung nilai-nilai seperti

keadilan dan kesetaraan.

Politik konservatif - cenderung menganut nilai-nilai: loyalitas

kelompok dan rasa hormat terhadap otoritas.

KARAKTERISTIK NILAI

4

media

Perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap rangsangan yang berasal dari luar

dirinya sendiri.

DEFINISI PERILAKU

5

media

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN ANTARA

SIKAP & PERILAKU

Aspek situasi

Karakteristik

pribadi

Kualitas sikap

6

media

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN ANTARA

SIKAP & PERILAKU

Norma dan peran. Individu akan

bersikap untuk memilih dengan

tidak menunjukkan sikap yang

dianggap melanggar norma sosial.

Contoh: tidak melakukan

kritik terhadap orang lain

ditempat kerja secara langsung,

melainkan menggunakan

prasangka, agar tidak

menciptakan konflik.

Aspek

situasi

Norma bervariasi ditiap budaya.

Perilaku suka berteman yang dianggap

positif bagi warga Amerika Serikat,

namun dapat dipandang negatif di

beberapa negara-negara bagian Timur.

Peran juga mempengaruhi hubungan sikap-

perilaku.

Ketika orang mengambil peran

profesional, mereka harus melakukan

bagian itu, mengesampingkan bias

mereka.

Skrip. Layaknya sebuah

naskah.

Urutan peristiwa atau

aktivitas.

Diri kita bagaikan seorang

aktor yang menghafal &

mengucapkan kalimat

sesuai dialog serta isyarat,

menggunakan aturan &

cara yang sudah dipelajari

sebelumnya, mengatur

nada percakapan.

7

media

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN ANTARA

SIKAP & PERILAKU

Karakteristik

pribadi

Tiap individu berbeda

ketika menampilkan

konsistensi antara sikap

dan perilaku.

Beberapa orang sangat

konsisten; lainnya lebih

bervariasi.

Dua faktor penentunya

adalah: pemantauan diri

dan pengalaman

langsung.

Pemantauan diri.

High self-monitors: peduli

dengan pengelolaan kesan,

mahir membaca isyarat

situasional, menampilkan

perilaku yang sesuai dalam

situasi sosial.

Low self-monitors: kurang

peduli untuk menyesuaikan

diri dengan situasi atau

tampil secara sosial.

Pengalaman langsung.

Sikap yang dibentuk melalui pengalaman langsung

akan bertahan lebih lama dan cenderung lebih

stabil dari waktu ke waktu dari pada pengalaman

tidak langsung seperti mendengarkan orang tua atau

teman sebaya, membaca buku & menonton televisi.

Sikap berdasarkan pengalaman langsung berpotensi

membentuk perilaku daripada yang pengalaman

secara tidak langsung.

8

media

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN ANTARA

SIKAP & PERILAKU

Sikap umum vs sikap khusus

Sikap umum lazim disebut

sikap terhadap objek.

Contoh: sikap individu

terhadap perilaku keagamaan:

berdoa, menghadiri ritual

keagamaan, berbicara tentang

agama dalam kehidupan

sehari-hari, dan berdonasi

untuk kegiatan keagamaan

Kualitas sikap

Sikap khusus: merupakan sikap terhadap

salah satu perilaku pada waktu dan tempat

tertentu.

Contoh: seorang mahasiswa yang sangat

religius hanya dapat hadir beberapa kegiatan

keagamaan, bukan karena ia meninggalkan

agama, tetapi karena ia tenggelam dalam

kesibukan akademik yang menyita waktu

sehingga ia harus meninggalkan bagian dari

identitas agamanya untuk sementara waktu.

9

media

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUBUNGAN ANTARA

SIKAP & PERILAKU

Kekuatan sikap.

Dimensi lain dari hubungan sikap-perilaku

adalah kekuatan sikap individu.

Khususnya bagi individu yang memiliki

keyakinan kuat tentang isu-isu sosial yang

terjadi.

Aspek afektif dari suatu sikap (perasaan) dapat

mendorong individu ke satu pilihan, sedangkan

dimensi kognitif (keyakinan) dapat mendorong

individu pada pilihan yang berbeda arah.

Kualitas sikap

10

media

MODEL HUBUNGAN SIKAP-PERILAKU

The

Reasoned

Action
Model

Accessibility

Theory

11

media

The

Reasoned

Action
Model

Model ini menekankan bahwa

sikap tidak akan

mempengaruhi perilaku jika

individu tidak berpikir untuk

mengendalikan tindakan

tersebut.

Tiap individu itu rasional;

cenderung mempertimbangkan

bagaimana mereka

memutuskan dan melakukan

perilaku tertentu.

Proses dimana keyakinan

mempengaruhi perilaku.

Individu akan bertindak

berdasarkan keyakinan ini

dengan cara yang dapat

diprediksi dan bersifat

konsisten.

Keyakinan mereka

memberikan dasar kognitif

atas sikap, niat, dan perilaku.

Komunikator membutuhkan

serangkaian strategi dan

taktik komunikasi terhadap

fenomena sosial ini.

12

media

Gagasan inti dari teori

aksesibilitas adalah bahwa sikap

akan mempengaruhi perilaku

jika terjadi aktivasi memori

(memunculkan sikap dalam

ingatan).

Jika seseorang berhasil

melakukan aktivasi memori atas

sikap, maka ia akan bertindak.

Jika tidak, individu cenderung

terombang-ambing atas situasi

yang dihadapi.
Accessibility

Theory

Dua hal hendaknya dipenuhi agar sikap mampu

mempengaruhi perilaku.

Pertama, sikap hendaknya muncul secara

spontan dalam pikiran pada suatu situasi

tertentu.

Kedua, sikap hendaknya mempengaruhi

persepsi terhadap suatu isu atau orang lain,

hal ini berfungsi sebagai penyaring informasi.

Individu bertindak atas konsekuensi tertentu;

individu akan mempertimbangkan pro dan kontra

dari tindakan yang akan dilakukan.

Individu dapat bersikap terhadap seseorang atau

masalah, jika sikap itu terlintas dalam pikiran.

13

media

MSC 3005 – Effective Persuasive Communication

Penerapan Komunikasi Persuasif

dalam Kampanye Produk

Dr. Endah Murwani, M.Si.
Ariel Obadyah, M.I.Kom.

Nathaniel Antonio Parulian, S.Psi, M.I.Kom

Gustav Aulia, S.T, M.I.Kom
Dewi Warhamni, M.I.Kom

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA

SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2023/2024

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

14

media

CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) 9

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Sub-CPMK-9
Mahasiswa mampu merancang dan menerapkan komunikasi persuasif
dalam kampanye produk (C6, A2. A3)

Pokok Bahasan
Penerapan Komunikasi Persuasif dalam Kampanye Produk

Sub-Pokok Bahasan

Tipe-Tipe Kampanye Persuasif
Model Yang Berfokus Produk (Model Hirarki Efek, Model Positioning)
Tahap-Tahap Perencanaan Kampanye Produk

15

media

KAMPANYE

Roger

dan

Storey

(1987)

:

”Serangkaian

tindakan

komunikasi yang terencana dengan tujuan menciptakan
efek

tertentu

pada

sejumlah

besar

khalayak

yang

dilakukan

secara

berkelanjutan

pada

kurun

waktu

tertentu”

Pfau dan Parrot (1993) : “kampanye adalah suatu proses

yang dirancang secara sadar, bertahap dan berkelanjutan
yang dilaksanakan pada rentang waktu tertentu dengan
tujuan

mempengaruhi

khalayak

sasaran

yang

telah

ditetapkan”

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

16

media

KAMPANYE

Kampanye komunikasi adalah tindakan komunikasi
yang terorganisir yang diarahkan pada khalayak
tertentu,

pada

periode

waktu

tertentu

guna

mencapai tujuan tertentu

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

17

media

TIPE

Product-oriented

campaigns

Kampanye yang
berorientasi pada
produk, pada umumnya
di lingkungan bisnis.
Tujuan :
untuk mempromosikan
produk atau brand

Candidat-oriented

campaign

Kampanye yang
berorientasi pada
kandidat atau personal.
Disebut juga political
campaigns
Tujuan:
untuk

memperoleh

kekuasaan

Ideologically

campaigns

Kampanye

yang

berorientasi pada ide,
gagasan, inovasi
Tujuan:
Perubahan sosial.
Disebut

juga

sebagai

social

change

campaign

18

media

Pfau & Parrot

: “Campaign are inherently persuasive communication

activities”

4 aspek kampanye persuasif

Kampanye secara sistematis berupaya menciptakan “tempat” tertentu dalam

pikiran khalayak tentang produk, kandidat atau gagasan

Kampanye berlangsung dalam berbagai tahapan mulai dari menarik perhatian

khalayak, menyiapkan khalayak untuk bertindak hingga akhirnya mengajak
mereka melakukan tindakan nyata

Kampanye juga mendramatisasi gagasan-gagasan yang

disampaikan pada

khalayak dan mengundang mereka untuk terlibat baik secara simbolis maupun
praktis, guna mencapai tujuan kampanye

Kampanye juga secara nyata menggunakan kekuatan media massa dalam upaya

menggugah kesadaran hingga mengubah perilaku khalayak

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

19

media

TUJUAN

Perubahan pada

level kognitif

- Munculnya kesadaran
- Berubahnya keyakinan
- Meningkatnya
pengetahuan

Perubahan pada

level afektif

- Simpati
- Rasa suka
- Kepedulian
- Keberpihakan
- Perubahan Sikap

Perubahan pada

level konatif

Perubahan perilaku
Adopsi inovasi

20

media

21

media

THE HIERARCHY OF EFFECT MODEL : AIDA

action

desire

interest

attention

Buyer
Customer

Visitor data
Follow up

Visitor

Viewer

Orang yang akhirnya membeli dan menjadi

pelanggan Anda

Orang yang bertanya lebih jauh dan bersedia

memberikan kontak mereka

Orang yang tertarik mengunjungi website dan

menghubungi Anda

Orang yang melihat promosi Anda dari iklan di Google atau

Social Media

Decision
making
process

on

customer
response

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

22

media

THINK, FEEL, DO MODEL

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

3 General kinds of responses

The Think-Feel-Do models is a way of
understanding how our thoughts shape our lives.
The concept is rooted in Cognitive Behavioral
Therapy and can be a great tool for understanding
our thought patterns, how they impact our feelings,
our behavior choices, and ultimately our lives.

RESULT
The outcome of the actions that you
do or don’t take.

Whatever the circumstance, the way you THINK determines
how you FEEL which impact what you DO to create your life
RESULT.

23

media

THE POSITIONING MODEL

Model positioning muncul karena dirasakan

perlu mengantisipasi persaingan ketat antar
produk sejenis.

Positioning

ditemukan

dari

analisis

cara

berpikir konsumen yang mengingat produk
berdasarkan

“nilai”

/

keunggulan

suatu

produk dibanding produk lainnya (dari segi
tingkatan dan atribut).

Positioning adalah upaya mengatur produk

agar dapat menempati suatu tempat/posisi
yang jelas dan khusus dibandingkan dengan
produk pesaing dalam pikiran konsumen.

Pernyataan

positioning

berhubungan

erat

dengan

strategi

komunikasi.

Pernyataan

positioning harus bisa mewakili citra yang
akan ditanamkan di benak konsumen

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

24

media

THE POSITIONING MODEL

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Positioning berdasarkan karakteristik produk

Cara positioning ini memberi penekanan pada karakteristik spesifik dari suatu produk atau perbedaan suatu produk
dibandingkan pesaingnya. Perbedaan bisa dilihat secara fisik (dari produknya) seperti unjuk kerja yang lebih baik,
bentuk/model yang lebih menarik , dengan pelayanan yang lebih baik

Positioning berdasarkan manfaat produk

Cara positioning ini memberi penekanan pada manfaat atau keuntungan yang diperoleh konsumen. Manfaat atau
keuntungan dapat bersifat ekonomis (murah, hemat), fisik (tahan lama).

Positioning berdasarkan pemakaian

Positioning yang ditonjolkan dalam cara ini adalah mengasosiasikan merk dengan pemakaian atau
penggunaan produk. Misal : Bodrex obat sakit kepala

Positioning berdasarkan kelas/kategori produk

Cara positioning ini memberikan gambaran atau asosiasi tentang kelas atau kategori atau jenis
dari suatu produk. Misal : Extra Joss minuman energi

25

media

THE POSITIONING MODEL

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Positioning berdasarkan pesaing

Posisi yang ditonjolkan dalam pendekatan ini yaitu suatu produk dikaitkan atau dihubungkan
dengan produk pesaing. Misalnya tema kamapanye yang dilancarkan oleh perusahaan sewa
mobil AVIS dalam upayanya bersaing dengan perusahaan Hertz yaitu ‘we are number two, we
try harder’.

Positioning berdasarkan pengguna/pemakai

Cara positioning ini mengasosiasikan seatu merk produk dengan
pengguna/pemakainya. Misal : L-men untuk pria

Positioning berdasarkan asosiasi gaya hidup/kepribadian

Asosiasi sebuah merk dengan suatu gaya hidup dapat dilhami oleh asosiasi
para pelanggan merk tsb dengan kepribadian dan karakteristik gaya hidup yang
hampir sama.

26

media

Siapa target konsumennya;

Siapa pesaing utamanya;

Bagaimana brand mirip dengan para pesaing;

Bagaimana brand berbeda dari para pesaing.

Menentukan brand positioning memerlukan kerangka
acuan dan Point of Difference yang optimal. Dengan
kata lain, pemasar perlu mengetahui :

Brand positioning yang baik memandu konsumen
untuk

menjelaskan

apa

itu

brand

Anda,

apa

keunikannya dibanding kompetitor, dan mengapa
konsumen harus membeli dan menggunakannya.

THE POSITIONING MODEL

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

27

media

PRODUCT CAMPAIGN PLANNING

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Identify
Target

Audience

Analyze
SWOTs

Determine
Objectives

Develop
Strategies
and Tactics

Determine

Budget

Evaluation

Effectiveness

Analyze the

various

customer and

prospect

segments, and

determine

which to target

and to what

extent

Summarize

internal
(strength,

weakness) and

external

(opportunities,
threats) brand-

related

conditions;

determine the
success of the

product
campaign

functions and
media used in
preceding year

Decide what
marketing

communication

programs

should

accomplish

Determine
which MC
functions

should be used

and to what

extent. Choose
messages and

means of
delivery.

Decide when

each MC

program will
begin and end.

Decide what
the overall MC
budget will be
and then how
money will be
divided among

the selected
MC functions.

Conduct

ongoing MC

tests in a effort

to find more
effective ways

to do IMC.
Monitor and

evaluate all the
IMC effort to
determine

effectiveness

and

accountability.

28

media

IDENTIFY TARGET AUDIENCES

Segmenting:

grouping

customers

or

prospects

according

to

common

characteristics

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

• Age
• Gender
• Occupation
• Education

•Needs
•Pain points
•Hobby & interest

• City
• Country
• Distance
• Language

• Purchasing

habits

• Spending

habits

Behavioral

Geographic

Demographic

Psychographic

29

media

Analisis SWOT:

Strength

Weekness

Opportunity

Threat

Analisis Pesaing:

Kompetitor langsung

Kompetitor tidak langsung

Analisis Produk:
Latar Belakang produk

Deskripsi produk

Distribusi produk

Kemasan produk

Analisis Konsumen:
Geografi, demografi, psikografi

Pendapat terhadap produk :
kualitas, harga,kemasan, iklan
dan aktivitas promosi lain, after
sales service, dsb

Pola penggunaan produk

SITUATION ANALYSIS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

30

media

SWOT ANALYSIS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

31

media

SWOT ANALYSIS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

W E A K N E S S

Where can we improve?

What are our customers or partners dissatisfied
with?

What do we fall behind our competitors

Where are we lacking in knowledge or resources?

T H R E A T S

What is our competition doing?

How could our weaknesses leave us vulnerable?

What market trends are we unprepared for?

What economic, political, or technological issues
could impact our business?

S T R E N G T H S

What do we do well

What have our customer or partners told us they
like about us?

What is the unique point about our business,
products, or services?

What assets do we own? (intellectual property,
technology, capitol)

O P P O R T U N I T I E S

What emerging trends can we take advantage of?

Which of our strengths might be valuable to our
potential partners?

Any new technology can benefit us?

Are there geographic locations with less
competition?

Internal

External

Positive

Negative

32

media

PRODUCT CAMPAIGN OBJECTIVES

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Tujuan Kampanye Produk ditetapkan berdasarkan analisa situasi yang telah ditetapkan lebih dulu

A

T

R

S

M

Specific

Measurable

Achievable

Relevant

Time-bound

State what you’ll

do

Using action

words (5W+1H)

Provide a way to

evaluate

Using metrics or

data target

Within your

scope

Using current

resources, time,

and money

Make sense

within your job

function

Why do you

want to achieve

the goal

When you’ll get

it done

Be specific on

date or

timeframe

33

media

Creative
Tactics

DEVELOPING STRATEGY AND TACTICS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Creative
Tactics

Creative
Strategy

Determining what the
advertising message will say or
communicate

Determining how the
message strategy will be
executed

Creative
Tactics

Tactics are much more concrete and are
often oriented toward smaller steps and a

shorter time frame along the way. They

involve best practices, specific plans,

resources, etc. They’re also called

“initiatives.”

Strategy defines your long-term
goals and how you’re planning to
achieve them. In other words, your
strategy gives you the path you need
toward achieving your organization’s

mission.

34

media

PRODUCT MESSAGE STRATEGY

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Product message is an idea about An idea about how to creatively
and persuasively communicate a brand message to a target audience

Product message is also an idea that motivates audience to respond

The messaging strategy is essentially a core part of business
marketing. With an engaging and reliable messaging strategy, one
can set positions in their business. The right messaging strategy will
build business awareness of your business and inform the customers
about the company.

35

media

STEPS IN DEVELOPING A MESSAGE STRATEGY

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

A compelling story –
Every business has a
story to tell its
customers about why
and how it started. Find
out the story behind
your business and talk
about it to connect with
customers emotionally.
The story you tell your
customer should be a
crucial part of your
messaging strategy.
When the customer
feels personal, it will be
easier to resonate.

A Specified Goal – The right message
strategy will convey meaningful
objectives to the customer and
generate profit. The customers
understand the purpose of a company,
which will, in turn, help you and your
business.

Understanding the Target
Audience – Finding most of
the information about your
business will aid you in
designing your messaging
strategy to target the right
audience for your business.

The key factor in developing message strategy are:

Structured| Content | Framing | language | Emotional Appeal

36

media

THE MESSAGE STRATEGIES

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Type of Response

Message Objective

Message Strategies

Think

Awareness, Knowlegde,
Understanding, Conviction

Feel
Image, Personality, Liking,
Desire, Self Identity

Do

Buy, repeat, Visit, Contact

37

media

1

2

3

4

Interpersonal Communication

Tactics

Organizational Media Tactics

Advertising Media Tactics

New Media Tactics

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

The Communication Tactics

38

media

INTERPERSONAL COMMUNICATION TACTICS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Personal Involvement

Organizational Site Involvement (plant tour, open

house, test drive, trial membership, free class, etc)

Audience-Site Involvement (door to door, canvassing, in

home demonstration)

Information Exchange

Educational gathering
Product Exhibition
Demonstration
Speech

Special Events

Yearly Event
Festival
Seminar

39

media

ORGANIZATIONAL MEDIA TACTICS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

General Publications

Serial Publications (Newsletter, bulletin)
Stand Alone Publication (Brochure, flyer, booklet)

Audiovisual Media

Web Series Advertising
Film
Movie, social media, digital billboard

40

media

ADVERTISING AND PROMOTIONAL
MEDIA TACTICS

©MSC 3005 - Effective Persuasive Communication - Pertemuan 11 - Gasal 2023

Print Advertising Media

Magazine Advertising
Newspaper Advertising
Banner and Handies Printing

Electronic Media Advertising

Television Commercials
Radio Commercials

Out of Home Advertising

Ambient Advertising
Point-of Sale Display
Iklan Sarana Publik

Promotional Items

Press Release and Press Kit
Merchandise
Voucher

41

media

MSC 3005 – Effective Persuasive Communication

Penggunaan Komunikasi Persuasif

dalam Kampanye Politik

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS MULTIMEDIA

NUSANTARA

MSC 3005

-

Effective Persuasive Communication

-

Pertemuan

11

Tim EPC

media

Nilai adalah cita-cita, prinsip dalam kehidupan seseorang, atau tujuan menyeluruh yang diperjuangkan

seseorang untuk memperoleh sesuatu.

Nilai merupakan keadaan akhir yang diri kita inginkan dan dianggap sudah berhasil melampaui situasi

tertentu.

Bentuk-bentuk nilai:

Nilai-nilai universal: kebebasan, kesetaraan dan keindahan.

Nilai-nilai peningkatan diri: pemenuhan diri, kegembiraan, pengakuan, kekuasaan, prestasi, membangun

hubungan yang hangat dengan orang lain, rasa cinta dan keamanan

DEFINISI NILAI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 41

SLIDE