Search Header Logo
potensi ekonomi lingkungan

potensi ekonomi lingkungan

Assessment

Presentation

Social Studies

8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Susilawati Susilawati

Used 1+ times

FREE Resource

53 Slides • 0 Questions

1

media

Media

Pembelajaran

Ilmu

Pengetahuan

Sosial

untuk

SMP/MTs

Kelas

VII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2

media

Peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan potensi sumber daya alam.

Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perubahan potensi
sumber daya alam.

Menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat pada masa Hindu-
Buddha dan masa Islam.

Mengidentifikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

Menganalisis peran masyarakat dalam rantai perekonomian.

Menjelaskan status dan peran sosial.

Menjelaskan diferensiasi dan stratifikasi sosial.

Tujuan Pembelajaran

BAB 3

POTENSI EKONOMI LINGKUNGAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

Sumber daya alam merupakan seluruh
potensi alam yang berada di bumi, baik
berbentuk benda mati maupun makhluk
hidup, yang dapat dimanfaatkan untuk
pemenuhan kebutuhan hidup manusia.
Nilai dari sumber daya alam ditentukan
atas kegunaannya bagi manusia.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

DEFINISI

CONTOH

4

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Pengelompokan Sumber Daya Alam

a. Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifatnya

Sumber daya alam terbarukan dapat dibentuk kembali oleh alam
dalam waktu yang relatif cepat. Sumber daya alam ini hampir tidak
dapat habis.

1) Sumber daya alam terbarukan (renewable resources)

2) Sumber daya alam yang tidak terbarukan (unrenewable resources)

Jumlah jenis sumber daya alam ini sangat terbatas karena tidak
adanya

penambahan

jumlah

serta

proses

pembentukannya

memerlukan waktu yang sangat lama. Contoh sumber daya alam
yang tidak terbarukan adalah mineral, barang tambang, batu bara,
gas alam, dan bahan bakar fosil lainnya.

5

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Pengelompokan Sumber Daya Alam

b. Sumber Daya Alam Berdasarkan Jenisnya

Sumber daya hayati adalah sumber daya alam yang materi
pembentuknya berasal dari jasad hidup atas hewan dan tumbuhan.
Contoh sumber daya alam organik adalah kehutanan, perikanan,
pertanian, dan peternakan.

1) Sumber daya alam organik (biotik)

2) Sumber daya alam anorganik (abiotik)

Sumber daya alam nonhayati adalah sumber daya alam yang berasal
dari benda mati yang berupa zat padat, cair, dan gas. Contoh
sumber daya alam anorganik adalah batuan, gas alam, minyak,
mineral, dan tanah.

6

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Pengelompokan Sumber Daya Alam

c.Sumber Daya Alam Berdasarkan Jenisnya

Seluruh sumber daya yang mempunyai hubungan dengan tanah
sebagai tempat atau lahan kegiatan manusia. Contoh sumber daya
alam terestris adalah tanah yang dapat dijadikan bahan untuk
industri, seperti pembuatan keramik, genteng, dan batu bata.

1) Sumber daya alam terestris (daratan)

2) Sumber daya alam akuatik (perairan)

Sumber daya alam akuatik atau perairan adalah sumber daya alam
yang ada hubungan dengan air. Contoh sumber daya alam akuatik
adalah danau, sungai, air hujan, dan air laut

7

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

a. Sumber Daya Alam Hutan

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun
1999 tentang Kehutanan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem
berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang
didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya,
yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

8

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

1) Hutan Konservasi

Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang
mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa
serta ekosistemnya.

Kawasan hutan
pelestarian alam

Kawasan hutan

suaka alam

Taman buru

Taman nasional, taman

wisata alam, dan
taman hutan raya.

Cagar alam dan suaka

margasatwa.

Tempat wisata

berburu

9

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

2) Hutan Lindung

Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai
perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah
banjir, mengendalikan erosi, mencegah instrusi air laut, dan memelihara
kesuburan tanah.

CONTOH

HUTAN

LINDUNG

10

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

3) Hutan Produksi

Hutan

produksi

adalah

kawasan

hidup

yang

mempunyai

fungsi

pokok

memproduksi hasil hutan. Indonesia memiliki potensi sumber daya hutan yang
besar. Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra merupakan lokasi hutan luas
yang saat ini masih dapat dijumpai. Beberapa hasil hutan yang dapat diambil
dari hutan, diantaranya:

Bambu: di Jawa Tengah dan Sulawesi

Kayu jati: di Jawa Tengah, Jawa Timur

Kayu pinus: di Takengon, Aceh

Kayu cendana: di Wilayah Nusa Tenggara

Kayu meranti, kamper, kruing, ulin,
kayu besi, kayu hitam: di Sumatra,
Kalimantan, Sulawesi, Seram, Kei,
dan Papua

11

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

b. Sumber Daya Alam Tambang

Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia,
pertambangan

adalah

suatu

kegiatan

pengambilan

endapan

bahan

galian

berharga

dan

bernilai

ekonomis dari

dalam kulit bumi, baik secara mekanis
maupun manual, pada permukaan bumi,
di bawah permukaan bumi, dan di bawah
permukaan air

12

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

b. Sumber Daya Alam Tambang

Menurut UU RI No. 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan
Pokok Pertambangan, bahan galian dibagi menjadi tiga golongan.

BAHAN GALIAN

Bahan galian golongan A, yaitu
bahan galian golongan strategis.

Bahan galian golongan B, yaitu
bahan galian vital

Bahan galian golongan C, yaitu
bahan galian yang tidak termasuk
golongan A dan B.

13

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

b. Sumber Daya Alam Tambang

Persebaran Sumber Daya Tambang di Indonesia

Jenis Tambang

Daerah

Gas alam

Aceh, Kalimantan Timur, Riau, dan Jawa Timur

Minyak bumi

Jawa, Sumaters, Kalimantan, dan Papua

Batu bara

Kalimantan, Sumatera, Jawa, Papua dan Sulawesi

Bauksit

Pulau Bintan, Bangka, Kepulauan Riau, dan Singkawang

Pasir besi

Cilacap, Lombok, Sumbawa, Sumba, dan Flores.

14

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

b. Sumber Daya Alam Tambang

Persebaran Sumber Daya Tambang di Indonesia

Jenis Tambang

Daerah

Emas

Meulaboh, Logos, Rejang Lebong, Bolaang Mongondow
dan Minahasa, Sambas, Cikotok, dan Pongkor, serta
Timika

Timah

Sungai Liat (Pulau Bangka), Manggara (Pulau Belitung),
dan Dabo (Pulau Singkep)

Tembaga

Tembagapura (Papua)

Nikel

Sulawesi, Maluku, dan Papua

15

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

b. Sumber Daya Alam Tambang

Persebaran Sumber Daya Tambang di Indonesia

Jenis Tambang

Daerah

Nikel

Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Mangan

Sumatra, Kepulauan Riau, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa
Tenggara, Maluku, Papua, Kliripan, Tasikmalaya, dan Martapura

Belerang

Gunung Patuha (Jawa Barat), Gunung Welirang (Jawa Timur)

Aspal

Pulau Buton (Sulawesi Tenggara)

Marmer

Jawa Timur, Lampung, Makassar, dan Timor

Yodium

Semarang (Jawa Tengah) dan Mojokerto (Jawa Timur).

16

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

c.Sumber Daya Alam Kemaritiman

Dua pertiga wilayah Indonesia berupa laut. Hal ini membuat potensi
sumber daya alam kemaritiman Indonesia sangat besar

POTENSI

Perikanan: Perikanan pantai dan
Perikanan Laut

Energi Kelautan: Gelombang laut,
Pasang surut, Panas Laut dan Arus Laut

Wisata Bahari: Pantai, Terumbu Karang,
Hutan Bakau, Wisata Bawah Laut

17

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3.

Penyebab Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

2) Pertambahan jumlah penduduk yang pesat

Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia menjadi daya
dukung lingkungan terhadap kepentingan manusia. Namun, seiring
dengan perkembangan waktu potensi sumber daya alam tersebut
mengalami perubahan. Adapun faktor yang menyebabkan perubahan:

3) Pencemaran lingkungan

1) Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan

18

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4.

Hubungan Potensi Sumber Daya Alam dan Mitigasi Kebencanaan

Indonesia

memiliki

keberagaman

potensi

sumber daya alam yang disebabkan oleh
kondisi

geografis

dan

geologis

Indonesia.

Selain memengaruhi keragaman sumber daya
alam Indonesia, kondisi geografis dan geologis
tersebut juga menyebabkan Indonesia rentan
terhadap bencana alam, seperti banjir, gempa
bumi, gunung meletus, dan tsunami. Mitigasi
bencana merupakan salah satu wujud atau
tindakan

yang

dapat

dilakukan

untuk

mengurangi

dan

menanggulangi

dampak

terjadinya bencana.

Hal 150

19

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4.

Hubungan Potensi Sumber Daya Alam dan Mitigasi Kebencanaan

KEGIATAN MITIGASI

Pelaksanaan penataan tata ruang

Pengaturan pembangunan, pembangunan
infrastruktur, tata bangunan

Penyelenggaraan pendidikan, penyuluhan,
dan pelatihan baik secara konvensional
maupun modern

Mitigasi tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko bencana bagi
masyarakat yang berada pada kawasan rawan bencana

20

media

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4.

Hubungan Potensi Sumber Daya Alam dan Mitigasi Kebencanaan

Kegiatan mitigasi dapat bersifat struktural maupun nonstruktural.

1) Struktural: membangun konstruksi bangunan tahan gempa.
2) Nonstruktural: penataan ruang dan building code. Kegiatan ini

umumnya disusun oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Kegiatan mitigasi juga dapat dilakukan oleh masyarakat di lingkungannya

1) Melakukan latihan-latihan mitigasi bencana
2) Mendesain dan membangun rumah yang kokoh dengan bahan berkualitas
3) Mengikuti pendidikan terkait upaya mitigasi bencana

21

media

AKTIVITAS KELOMPOK

1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang
2. Diskusikanlah dampak barang tambang terutama yang

sifatnya tidak dapat diperbaharui, di eksploitasi tanpa
memperhatikan kelestarian lingkungan?

3. Upaya apa yang dapat kalian lakukan untuk menjaga

kelestarian lingkungan tempat tinggal sekitar?

4. Tulis hasil diskusi kalian lalu presentasikan di depan

kelas.

22

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Teori Brahmana

Teori Ksatria

Teori Waisya

Teori Sudra

Teori Arus Balik

Teori Masuknya Hindu-Buddha

23

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Kerajaan Hindu tertua di Indonesia

(abad ke-4) Kerajaan ini terletak di
tepi Sungai Mahakam, Kalimantan
Timur.

Bukti arkeologis keberadaan

kerajaan ini adalah ditemukannya
tujuh buah yupa.

Kerajaan

Bercorak

Hindu

-

Buddha

Pusat pemerintahan Kerajaan Kutai
diperkirakan terdapat di hulu
Sungai Mahakam.

Raja pertama: Kudungga

Puncak kejayaan: Mulawarman

Kehidupan bertani di sawah atau
ladang, berternak dan berdagang.

1) Kerajaan Kutai (Kutai Martadipura)

24

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Kerajaan Tarumanegara merupakan

kerajaan

yang

bercorak

Hindu

sekitar abad ke-5 di lembah Sungai
Citarum, Bogor, Jawa Barat.

Bukti: Prasasti Ciaruteun, Prasasti

Kebon Kopi, Prasasti Jambu, dan
Prasasti Pasir Awi.

Kerajaan

Bercorak

Hindu

-

Buddha

Wilayah kekuasaan Tarumanegara:
Banten, Jakarta, Bogor, Cirebon.

Raja terkenal: Purnawarman

Kehidupan bertani dengan cara sistem
irigasi karena ditemukan prasasti Tugu
tentang penggalian Sungai Gomati
sepanjang 12 km dalam waktu 12 hari

2) Kerajaan Tarumanegara

25

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Kerajaan bahari (maritim) bercorak

Buddha yang pernah berdiri di Pulau
Sumatra dan berdiri pada abad ke-7M.

Raja mencapai masa keemasan: Raja

Balaputradewa

Sumber dan bukti tertulis: Prasasti

Kedukan Bukit

Kerajaan

Bercorak

Hindu

-

Buddha

Pusat

pemerintahan

Kerajaan

Sriwijaya pertama berada di Muara
Takus, Riau kemudian dipindahkan ke
Sungai Musi.

Dalam hal ekonomi, Kerajaan Sriwijaya

bertumpu

pada

perdagangan

internasional dan pertanian.

3) Kerajaan Sriwijaya

26

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Mataram kuno berkembang abad ke-

8, di pedalaman Jawa Tengah yang
pusatnya di Prambanan, Klaten.

Sumber tertulis kerajaan ini antara lain

Prasasti Canggal dan Prasasti Kalasan.

Raja pertama: Raja Sanna
hidup dari

bertani,

beternak,

dan

membuat kerajinan rumah tangga

Kerajaan

Bercorak

Hindu

-

Buddha

Singasari kerajaan bercorak Hindu di
Jawa Timur yang didirikan pada tahun
1222.

Raja pertama: Ken Arok

Puncak kejayaan: Raja Kertanegara.

Perekonomian: pertanian, kerajinan
tangan

perdagangan

internasional,

buruh dan nelayan.

4) Kerajaan Mataram Kuno

5) Kerajaan Singasari

27

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Kerajaan Majapahit bercorak Hindu

yang pusat kerajaannya diperkirakan
di daerah Trowulan, Jawa Timur.

Pendiri kerajaan: Raden Wijaya
Masa kejayaan: Hayam Wuruk yang

dibantu oleh Patih Gajah Mada.

Terjadi perang paregreg.

Kerajaan

Bercorak

Hindu

-

Buddha

Prasasti: Kudadu, Balawi, Sukamerta,

dan Waringin Pitu.

Kitab Pararaton dan Negarakertagama.
Kegiatan ekonomi Kerajaan Majapahit

didominasi oleh aktivitas pertanian,
perdagangan,

pelayaran,

dan

kerajinan.

6) Kerajaan Majapahit

28

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

b. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

PROSES PENYEBARAN

Perdagangan Pendidikan Pernikahan
Tasawuf
Kesenian

Dakwah

TEORI

Teori

Gujarat

Teori

Makkah

Teori

Persia

Hal.
161

29

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

1) Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan Islam

pertama di

Indonesia: abad
ke-13M di Aceh.

Masa Kejayaan:
Sultan Malik al-

Saleh

Perekonomian:
berdagang dan
bertani dengan

uang sbg alat tukar

Komoditi: lada,

kapur barus,

dan emas

30

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

2) Kerajaan Aceh

Berdiri pada awal
abad ke-16 dgn
pusat di Kotaraja,

Banda Aceh

Sultan pertama:
Sultan Ibrahim
Masa kejayaan:

Sultan Iskandar Muda

Perekonomian:
perdagangan dan

bertani lada

Memiliki
pelabuhan

transit ekspor

dan impor

31

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

3) Kerajaan Demak

Kerajaan Islam pertama
di Jawa: akhir abad ke-

15 dengan pendiri

Raden Patah

Perekonomian:

bertani. Sbg

penghasil beras &
Pelabuhan transit

Pusat penyebaran agama

Islam di Jawa dan

Nusantara bagian timur
dgn bantuan wali songo

32

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

4) Kerajaan Mataram Islam

Berdiri sekitar
tahun 1586

dengan pusatnya

di Kota Gede,

Yogyakarta

Perekonomian:
bertani, nelayan
dan pedagang

Pada 1755 Mataram
terbagi: Kesultanan

Yogyakarta dan

Kesuhunan
Surakarta

Raja pertama:

Sutawijaya

Puncak kejayaan:

Sultan Agung

33

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

5) Kerajaan Banten

Awalnya Bersatu dengan
Kerajaan Demak, namun
memisahkan diri ketika

Demak melemah

Hasanuddin yang

membawa Banten sbg.

penguasa tunggal

pelayaran di Selat Sunda.

Perkembangan

pesat: masa

pemerintahan Sultan

Ageng Tirtayasa

34

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

6) Kerajaan Gowa dan Tallo

Kerajaan ini

adalah 2 kerajaan
yang menjadi satu
menjadi Kerajaan

Makassar

Perekonomian:
perdagangan dan

pelayaran

Kerajaan Makassar tumbuh
menjadi kerajaan maritim

terbesar di wilayah

Indonesia bagian timur

35

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Kerajaan

Bercorak

Islam

6) Kerajaan Tidore dan Ternate

Kedua kerajaan ini

dikenal menjadi pusat

penghasil rempah-

rempah di Asia Tenggara

Perekonomian:

bertani dan
berdagang.

Dua kerajaan ini

berdiri sekitar abad

ke-13, mulai

menyebarkan Islam

abad ke-14

36

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Kegiatan Ekonomi

a. Produksi

Kegiatan ekonomi untuk menghasilkan dan menambah nilai guna atau
manfaat barang dan jasa.

Produksi menghasilkan beragam nilai guna: Nilai guna bentuk, tempat,
waktu, dan kepemilikan barang.

Adapun faktor produksi: SDA, Tenaga kerja, Modal, dan Kewirausahaan.

37

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Kegiatan Ekonomi

b. Distribusi

Kegiatan yang dilakukan oleh orang atau lembaga
untuk menyampaikan barang atau jasa dari
produsen kepada konsumen.

Dalam kegiatannya, distribusi memiliki beberapa
cakupan diantaranya: Pembelian, Pemilahan dan
pengelompokan

barang,

Pembungkusan

dan

pengepakan, Penggudangan serta Pengangkatan
dan pengangkutan.

Badan distribusi yang terlibat: Agen, Makelar,
Komisioner, Importir, Eksportir, Grosir, Eceran.

Sistem distribusi: langsung, semilangsung dan
tidak langsung.

38

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Kegiatan Ekonomi

c. Konsumsi

Kegiatan yang dilakukan oleh orang atau badan untuk menghabiskan atau
mengurangi nilai guna suatu barang atau jasa.

Faktor ekonomi: Tingkat pendapatan, Tingkat harga barang dan jasa serta
Ketersediaan barang dan jasa.

Faktor nonekonomi: jumlah tanggungan keluarga, Tingkat pendidikan,
Tempat tinggal serta Lingkungan sosial, budaya, agama, dan adat istiadat.

39

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3. Pelaku Ekonomi

a. Rumah Tangga Keluarga atau Konsumen (RTK)

Kegiatan utama dari rumah tangga keluarga adalah konsumsi.
Faktor yang memengaruhi perbedaan, antara lain pendapatan, jumlah

anggota keluarga, gaya hidup, dan wilayah tempat tinggal.

Peran penting lainnya adalah sebagai penyedia faktor produksi, seperti

tenaga kerja, tanah, dan modal.

b. Rumah Tangga Produsen atau Perusahaan (RTP)

Badan usaha yang menjalankan suatu kegiatan yang bertujuan untuk

memperoleh keuntungan dalam memproduksi barang.

Pada pasar faktor produksi, perusahaan berperan sebagai konsumen

faktor-faktor produksi dari rumah tangga untuk digunakan dalam proses
produksi.

40

media

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

3. Pelaku Ekonomi

c. Pemerintah

Dalam perekonomian, peran utama pemerintah adalah sebagai pengatur

kegiatan ekonomi agar kegiatan perekonomian berjalan dengan lancar.

Kegiatan konsumsi: tugas administratif dan tanggung jawab dalam

memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kegiatan produksi: pembangunan sarana publik, seperti jalan raya,

jembatan, dan sekolah.

c. Masyarakat Luar Negeri

Kegiatan ekonomi dengan masyarakat luar negeri disebut perdagangan

internasional yang terdiri dari ekspor dan impor.

Sebagai konsumen: membeli produk dari rumah tangga produsen.
Sebagai produsen: menghasilkan dan menjual produk-produk tersebut.

41

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

a. Permintaan

Menurut hukum permintaan, jika harga suatu barang dan jasa meningkat,
kuantitas yang diminta akan menurun. Sebaliknya, apabila harga suatu
barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang diminta akan meningkat

FAKTOR

Harga barang

Jumlah pendapatan

Jumlah penduduk

Perubahan selera masyarakat

Harga barang pengganti dan barang komplementer
Perkiraan dan harapan masyarakat

42

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

a. Permintaan

Permintaan

berdasarkan

Jumlah

Konsumen

Permintaan absolut

Permintaan individu

atau perorangan

Permintaan pasar

atau kolektif

Permintaan

berdasarkan

Kemampuan

Konsumen

Permintaan potensial

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Permintaan efektif

43

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

b. Penawaran

Menurut hukum penawaran, apabila harga barang naik, jumlah barang
yang ditawarkan akan meningkat. Sebaliknya, jika harga barang turun,
jumlah barang yang ditawarkan menurun.

FAKTOR

Kemajuan teknologi

Biaya produksi

Persediaan sarana produksi

Meningkatnya jumlah produsen dan harapan produsen

Peristiwa alam
Harga barang dan jasa lain

44

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

FUNGSI PASAR

Fungsi Distribusi

Proses berlangsungnya transaksi permintaan dan penawaran barang dan
jasa atas kesepakatan antara penjual dan pembeli.

c. Pasar

Fungsi Pembentuk

Harga

Fungsi Promosi

45

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

c.Pasar

Jenis Pasar

Contoh Pasar

Berdasarkan wujudnya

Pasar Konkret

Pasar Abstrak

Berdasarkan jenis

barang

Pasar barang konsumsi

Pasar barang produksi

Berdasarkan distribusi

Pasar lokal

Pasar nasional

Berdasarkan waktu
penyelenggaraan

Pasar harian

Pasar mingguan

Pasar regional

Pasar internasional

Pasar bulanan

Pasar tahunan

46

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

c.Pasar

Jenis Pasar

Contoh Pasar

Berdasarkan jumlah
penjual dan pembeli

Oligopoli

Duopoli

Monopoli

Berdasarkan
strukturnya

Pasar persaingan sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna

Oligopsoni

Duopsoni

Monopsoni

47

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Permintaan dan Penawaran

FUNGSI HARGA

Fungsi pemberi sinyal
(signalling function)

Sejumlah uang yang diperlukan untuk membeli atau memperoleh satu unit
barang atau jasa.

d. Harga

Fungsi penjatahan
(rationing function)

Fungsi pemberi insentif

(incentive function)

48

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Status, Peran, Diferensiasi, dan Stratikasi Sosial

Permintaan dan penawaran juga dipengaruhi oleh status dan peran dalam
masyarakat yang berkaitan dengan pengelompokan dan masyarakat.

Secara Horizontal
(diferensiasi sosial)

Secara Vertikal

(stratifikasi sosial)

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Klan, Agama, Suku
Bangsa, dan Ras.

Kekayaan, Kekuasaan, Keturunan,

dan Pendidikan

49

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Status, Peran, Diferensiasi, dan Stratikasi Sosial

a. Status Sosial (Kedudukan)

1) Ascribed status

status yang didapat dengan sendirinya secara otomatis.

2) Achieved status

status seseorang yang diperoleh melalui usaha-usaha yang
disengaja.

3) Assigned status

status yang diperoleh karena ada pihak lain yang memberikannya.

50

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

Peran adalah perilaku yang diharapkan oleh pihak lain terhadap seseorang
dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan status yang dimilikinya.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Status, Peran, Diferensiasi, dan Stratikasi Sosial

b. Peran Sosial

Peran sosial membantu menciptakan tatanan dan stabilitas sosial dengan
memberikan individu gagasan umum tentang apa yang akan terjadi dalam
interaksi dengan orang lain

Status dan peran tidak dapat dipisahkan karena tidak ada peran tanpa status
dan tidak ada status tanpa peran.

51

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Status, Peran, Diferensiasi, dan Stratikasi Sosial

c. Diferensiasi Sosial

Dalam sosiologi, pengelompokan berdasarkan perbedaan seperti ini
dilakukan secara horizontal yang biasa disebut sebagai diferensiasi sosial.

BENTUK

Berdasarkan ras

Berdasarkan suku bangsa (etnis)

Berdasarkan agama

Berdasarkan gender

Berdasarkan profesi

52

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

Stratifikasi sosial adalah pembedaan atau pengelompokan masyarakat ke dalam
lapisan-lapisan sosial secara bertingkat yang biasa disebut kelas sosial.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Status, Peran, Diferensiasi, dan Stratikasi Sosial

d. Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial karena ada sesuatu yang dihargai lebih. Ukuran yang dipakai
untuk menggolongkan seseorang pada lapisan tertentu adalah ukuran kumulatif.

Kekayaan

Pendidikan

Kekuasaan

Ukuran

penggolongan

stratifikasi

sosial

:

53

media

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Status, Peran, Diferensiasi, dan Stratikasi Sosial

d. Stratifikasi Sosial

STRATIFIKASI BERDASARKAN SIFAT

Stratifikasi sosial

tertutup

Stratifikasi sosial

terbuka

BENTUK

Perbudakan

Kasta

Kelas

Sosial

Stratifikasi sosial

campuran

media

Media

Pembelajaran

Ilmu

Pengetahuan

Sosial

untuk

SMP/MTs

Kelas

VII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 53

SLIDE