
Memeriksa Sistem Suspensi Sepeda Motor
Presentation
•
Special Education
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Ketut Wirama
Used 2+ times
FREE Resource
33 Slides • 0 Questions
1
Data Diri
NAMA
PENDIDIKAN
ALAMAT
JABATAN
: KETUT WIRAMA, S.Sos
SATKER
: S1 PENERANGAN AGAM HINDU
: Dusun Merta Sari, Desa Cendana Putih
: SMK 2 LUWU UTARA
: AHLI PERTAMA GURU
: ketutwirama@gmail.com
1
2
SISTEM
SUSPENSI
3
1.
Peserta dapat menjelaskan fungsi suspensi
2.
Peserta dapat menyebutkan bagian-bagian suspensi
3.
Peserta dapat menyebutkan jenis-jenis suspensi depan dan belakang
4.
Peserta dapat menjelaskan cara kerja suspensi
4
01. Memeriksa sistem
/ komponen
suspensi dan
menentukan
kondisinya
1.Pemeriksaan
sistem
suspensi
dilakukan
tanpa
menyebabkan kerusakan terhadap komponen sistem
lainnya.
2.Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik
dan dipahami.
3.Pemeriksaan sistem suspensi dilakukan berdasarkan
metode
dan
perlengkapan
yang
sesuai
dengan
spesifikasi pabrik.
4.Kondisi
sistem/komponen
ditentukan
dengan
membandingkan kondisi komponen yang sebenarnya
(standar)
pada
spesifikasi
pabrik
untuk
batasan/toleransi
sesuai
dengan
perundang-
perundangan kelaikan kendaraan.
5.Data yang tepat dilengkapi sesuai hasil pemeriksaan
sistem suspensi.
6.Seluruh kegiatan pemeriksaan sistem suspensi dan
pengidentifikasian
kondisi
dilakukan
berdasarkan
SOP (Standard Operation Procedures), peraturan
K3L
(Keselamatan,
Kesehatan
Kerja,
dan
Lingkungan), dan prosedur/kebijakan perusahaan.
ELEMEN
KOMPETENSI
KRITERIA UNJUK KERJA
5
SISTEM SUSPENSI
FUNGSI :
Suspensi terletak diantara frame dan roda yang berfungsi untuk meredam
getaran yang diterima roda dengan permukaan jalan sehingga memberikan
kenyamanan bagi penegendara.
1. Menyerap getaran, kejutan, oksilasi (goncangan) dari kenyamanan jalan
sehingga akan menambah kenyamanan dan stabilitas dalam berkendara
2. Menghubungkan frame dengan roda-roda
3. Meningkatkan kemampuan cengkeram roda terhadap jalan
4. Menopang body pada axle dan memelihara letak geometris antara body
dan roda-roda. (khusus mobil)
5. Memindahkan gaya pengereman dan gaya kebody melalui gesekan atara
jalan dengan roda-roda
6
BAGIAN UTAMA SISTEM SUSPENSI
7
BAGIAN UTAMA SISTEM SUSPENSI
1. Per/ Spring
Gulungan
per
dan
karet
damper
digunakan terpisah atau dikombinasikan
Fungsi :
Untuk menahan beban kendaraan dan
memberikan
efek
elastis
pada
suspensi.
8
BAGIAN UTAMA SISTEM SUSPENSI
2. Dumper/ Peredam Oli
Fungsi :
Untuk menahan goncangan/ pantulan
dari spring/ menahan gerkan ke atas
akibat
gaya
potensial
spring
dan
sedikit menambah fungsi spring.
Tanpa Dumper
Dengan Dumper
9
SISTEM SUSPENSI
Cara Kerja Dumper/ Peredam Oli/ Shock Absorber
suatu piston yang ada aliran olinya atau klep yang bergerak keatas dan kebawah
dan didalamnya ada seal cylinder, oli harus mengalir melalui lintasan oli dalam
piston, tetapi mengalirnya tertahan oleh aliran oli.
Shock absorber tekan ke bawah oli mengalir darri lubang besar shock
turun dengan cepat shock absorber kembali ke atas oli mengalir melaluai
lubang kecil gerakan shock absorber pelan.
10
SISTEM SUSPENSI
Cara Kerja Dumper/ Peredam Oli/ Shock Absorber
Diamaeter lubang
aliran / orifice besar
Efek peredaman/
bantalan kecil
Kecepatan piston
sama
Diamaeter lubang
aliran / orifice kecil
Efek peredaman/
bantalan besar
Kecepatan piston
sama
Kecepatan Piston
tinggi
Efek peredaman
besar
Diameter orifice
sama
Kecepatan piston
rendah
Efek peredaman
kecil
Diameter orifice
sama
11
SISTEM SUSPENSI DEPAN
1.
TIPE
TELESKOPIK
(TELESCOPIC
TYPE)
Terdiri dari inner tube dan outer tube
Ujung dari inner tube terpasang under bracket yang juga tempat menopang Front fork dan
outer tube dipasang as roda depan.
TIPE SISTEM SUSPENSI DEPAN
12
TIPE SISTEM SUSPENSI DEPAN
1. Tipe Piston Slide
Piston dan slide metal bergerak dengan bagian
tabung luar. Pada posisi ini, kontak areanya kecil
dan
tekanan
permukaannya
tinggi.
Pernya
terpasang
pada
bagian
luar
dari
inner
tube.
dampernya ditempatkan pada celah antara Inner
tube dan outer tube, Sesuai dengan hal itu, gaya
redam
untuk
gaya
menyamping
lebih
lemah
sehingga
karakteristik
damper
mudah
berubah
dalam kondisi kerja berat dan limit langkahnya 150
mm. tipe ini banyak digunaan pada model sport.
Ada 2 tipe suspensi telescopic
13
TIPE SISTEM SUSPENSI DEPAN
2. Tipe Per Dalam / Inner Spring Type
Tipe ini dikembangkan oleh perusahaan Itali
Ceriani. Bagian inner tube dan outer tube
meluncur saling berlawanan sehingga kontak
area luas dan tekanan permukaan rendah
yang
membuat
faktor
regiditas
tinggi.
per/spring terpasang dalam inner tube, dan
dapat melentur dengan langkah yang panjang
(lebih dari 300 mm)
Letak damper independent, dibuat didalam
inner
tube,
dengan
sedikit
perubahan
karakteristik. Umumnya dipakai pada sepeda
motor sport.
Ada 2 tipe suspensi telescopic
14
CARA KERJA SISTEM SUSPENSI DEPAN TIPE TELESCOPIC
Klep D terbuka, oli mengalir tanpa hambatan
Cara Kerja Oli Pada Saat Kompresi/ Ditekan
15
CARA KERJA SISTEM SUSPENSI DEPAN TIPE TELESCOPIC
Klep
(D)
tertutup
oli
hanya
mengalir melalui orifices (B) dan (E).
sehingga shock dapat diredam.
Oli Mengalir Pada Saat Tekanan Balik/ Rebound
16
SISTEM SUSPENSI DEPAN
2.FORK
TIPE
LINK
(BOTTOM
LINK
FORK)
Tipe ini terbuat dari plat-plat baja dan memiliki cushion unit yang terdapat didalamnya. ujung
bawah dari fork menopang roda depan melalui linkage. Cushion unit terdiri dari coil spring
dan oil damper, kerja yang halus dapat terjamin oleh linkage tersebut.
Tipe fork ini terutama digunakan untuk moped, sepeda motor ukuran kecil, dan sepeda
motor scooter yang menggunakan roda kecil.
TIPE SISTEM SUSPENSI DEPAN
17
SISTEM SUSPENSI BELAKANG
1. TIPE LENGAN AYUN/ SWING ARM
Dua buah lengan ayun digantung pada frame dan ujung lain dari lengan tersebut
menopang roda belakang. dan Cushion unit diletakkan antara ujung belakang dari
lengan dan frame. Untuk sepeda motor umumnya menggunakan lengan dari plat
baja. untuk motor sport menggunakan pipa baja.
TIPE SISTEM SUSPENSI BELAKANG
18
SISTEM SUSPENSI BELAKANG
2. TIPE UNIT SWING
Mesin sendiri berfungsi sebagai lengan ayun. Tipe sistim suspensi ini digunakan
untuk sepeda motor scooter dan sebagian moped.
TIPE SISTEM SUSPENSI BELAKANG
19
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
1. DIBEDAKAN MENURUT KONSTRUKSINYA
Cushion unit dengan ruang damper ditetakkan disebelah atas dari unit tersebut,
disebut. inverted type, sedangkan ruang damper yang terletak di bawah dari unit
tersebut, disebut dengan erected type.
TIPE SISTEM SUSPENSI BELAKANG
Tipe erected dapat dibagi dalam dua tipe :
single cylinder EFEKTIF PADA GERKAN KEMBALI/REBOUND
double cylinder BAIK PADA GERAKAN REBOUND DAN KOMPRESI
unit tersebut arah gerakannya bervariasi tetapi arah gerakan redam lebih efektive.
20
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
1. DIBEDAKAN MENURUT KONSTRUKSINYA
TIPE SISTEM SUSPENSI BELAKANG
Inverted single-cylinder,
one-way type SEPEDA
MOTOR UKURAN KECIL
Erected double cylinder,
one-way type SEPEDA
MOTOR UKURAN
MENENGAH
Erected double cylinder,
two-way type SEPEDA
MOTOR UKURAN BESAR
DAN KEMAMPUAN TINGGI
21
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
2. BAGIAN UTAMA SUSPENSI BELAKANG
Eye bush
Oil
Bearing
Piston rod
Damper rubber
Per/Spring
Piston
Klep/Valve
Oil seal
22
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
3.
PRINSIP
KERJA
SUSPENSI
BELAKANG
Klep C terbuka, aliran oil B tidak ada
hambatan (damping).
Aliran Oli Pada Saat Kompresi
23
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
PRINSIP KERJA SUSPENSI BELAKANG
Klep C tertutup. Oil mengalir dari
orifices D tanpa melalui jalur B
untuk menaikkan efek bantalan
(damping).
Aliran Oli Pada Saat Kembali/ Rebound
24
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
4. TIPE NITROGEN GAS SEALED (DE CARBON
TYPE)
Suspensi tipe ini menggunakah tipe inverted, single-cylinder gas
yang dikompresi (nitrogen gas) dimampatkan dalam cylinder oil
chamber dan dikompresi oleh free piston. Ruang oil diisi oleh oil
dan konstruksinya dibuat agar tidak ada udara yang bisa masuk
ke dalam, sehingga efek peredaman yang stabil dapat terjamin.
Suspensi sistim ini banyak digunakan untuk sepeda motor jarak
jauh, dan motocross
25
SHOCK ABSORBER BELAKANG/ REAR CUSHION
5. PENYETELAN KONDISI
BEBAN
Beban tergantung jumlah
penumpang dan bagasi
Beban dapat berubah karena berat
dari pengemudi dan kecepatan
Posisi penyetelan biasanya ada 3
atau 5.
26
SUSPENSI MONOCROSS
Berupa lengan ayun/ swing arm dengan posisi dan bentuk cushion unit yang
unik, yaitu satu unit cushion saja yang mendukung trianguler rear swing arm.
Ditemukan oleh MR. TELKENS dari Belgia
Dikembangkan untuk motor sport dan racing
27
SUSPENSI MONOCROSS TIPE LINK
Biasa dikenal dengan tipe suspensi pregresive
Terdiri dari “I” shaped rod dan “L” shaped arm yang terpasang pada swing arm dan shock
absorber untuk menngkatkan dumping dalam berbagai kondisi jalan.
Ketika terjadi perubahan langkah, posisi nilai lever rationya mengecil dan per menjadi
kaku, dan damper menjadi keras. Dengan merubah lever ratio dengan cara ini,
pengendalian suspensi yang empuk dan keras dapat dilakukan tanpa kesulitan.
28
SUSPENSI MONOCROSS TIPE LINK
Jika cushion berputar dengan sebuah
lengkungan pada gantungan dari lengan
penyambung (relay arm). Langkah dari
cushion
berubah,
sama
dengan
perubahan langkah roda.
Jika
langkah
roda
membesar,
menyebabkan
arm
1
(lengan
penyambung) bergerak lebih jauh. Oleh
karena
itu,
tergantung
pada
posisi
dimana langkah roda tersebut berada,
kecepatan dari pergerakan piston road
dalam cushion unit berubah. Jadi gaya
peredaman
bervariasi
sekalipun
jarak
pergerakan roda adalah sama. Sebagai
hasil,
jika
langkah
roda
kecil,
(pada
tingkat
pertama
dari
stroke)
cushion
damping adalah lembut, dan sedikit keras
pada tingkat menengah, serta keras pada
langkah akhir. ini adalah suspensi yang
mempunyai
karakteristik
yang
bagus,
yang mana sifat keras pada langkah
akhir.
29
PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN SUSPENSI
1. Pemeriksaan Jumlah Minyak Didalam Peredam Kejut Depan
Periksa kebocoran apabila terjadi
kebocoran :
1. Buang
minyak/
oli
suspensi
sampai bersih
2. Gantilah part yang menyebabkan
kebocoan (seal)
3. Kemudian isi Oli sesuai spesifikasi
buku manual
30
PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN SUSPENSI
2. Pemeriksaan Kedua Poros Roda Depan dan Belakang
Periksa Keolengan dari As/ Poros Roda Depan dan belakang Dengan Dial gauge
Batas Servis : 0,2 mm
31
PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN SUSPENSI
3.
Pemeriksaan
garpu
Depan
Terhadap
Kebengkokan atau Pemasangan Yang Tidak
Seimbang
4. Periksa kondisi karet dudukan poros garpu
belakang (pivot bushing). Apabila rusak, agar
diganti dengan yang baru.
32
MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PADA SISTEM
SUSPENSI
.
33
Data Diri
NAMA
PENDIDIKAN
ALAMAT
JABATAN
: KETUT WIRAMA, S.Sos
SATKER
: S1 PENERANGAN AGAM HINDU
: Dusun Merta Sari, Desa Cendana Putih
: SMK 2 LUWU UTARA
: AHLI PERTAMA GURU
: ketutwirama@gmail.com
1
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 33
SLIDE
Similar Resources on Wayground
23 questions
PERMAINAN BOLA KECIL (TENIS MEJA)
Presentation
•
11th Grade
25 questions
PENGANTAR PENELITIAN SOSIAL
Presentation
•
10th Grade
27 questions
sistem pertahanan tubuh
Presentation
•
11th Grade
27 questions
Khutbah, Tabligh dan Dakwah
Presentation
•
11th Grade
28 questions
ppt kinematika
Presentation
•
11th Grade
25 questions
UAS AL- qur'an Hadits XI genap 2022
Presentation
•
11th Grade
25 questions
Upaya Penyelesaian Konflik
Presentation
•
11th Grade
25 questions
Prinsip-prinsip Dasar Animasi
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
School Wide Vocab Group 1 Master
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade
Discover more resources for Special Education
18 questions
Informative or Argumentative essay
Quiz
•
5th Grade - University
20 questions
Career
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Consumer Skills
Quiz
•
9th - 12th Grade
25 questions
Early Cold War Quizziz
Quiz
•
11th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
10 questions
Geography of East Asia
Interactive video
•
7th - 12th Grade
20 questions
AEST Ag. Associates/Systems
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Banking
Quiz
•
9th - 12th Grade