
PPT KONEKTIFITAS
Presentation
•
Science
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Deti Isnayetti
FREE Resource
46 Slides • 1 Question
1
Keruangan serta
Konektivitas Antar ruang
dan Waktu
Oleh Deti Isnayetti, S.Pd
2
01
Konektivitas Antar
ruang dan Waktu
3
Aspek Ruang
Aspek ruang meliputi darat, perairan, udara beserta kelengkapan
berbagai organisme biotik dan abiotik. Setiap ruang mempunyai
bentuk, kondisi fisik dan karakteristik yang berbeda-beda, sehingga
mengakibatkan memiliki potensi yang beda pula sesuai kondisinya
masing-masing.
RUANG
Tempat di muka bumi sebagai tempat
tinggal yang dapat dimanfaatkan untuk
kegiatan individu atau kelompok.
4
Aspek Waktu
o Waktu Lampau, yaitu waktu yang berkaitan kejadian masa lalu yang
telah terjadi.
o Waktu sekarang, yaitu waktu saat sedang sebuah kegiatan
berlangsung.
o Waktu akan datang, yaitu waktu yang belum dilalui.
WAKTU
Waktu merupakan semua rangkaian
saat ketika proses sesuatu
berlangsung.
5
Multiple Choice
Yang dimaksud dengan waktu adalah....
Waktu merupakan semua rangkaian
saat ketika proses belum
berlangsung.
Waktu merupakan semua rangkaian
saat ketika proses sesuatu
berlangsung.
Waktu merupakan semua rangkaian
saat ketika proses setelah sesuatu
berlangsung.
Waktu merupakan semua rangkaian
ketika proses sesuatu
berlangsung.
6
Perbedaan Karakteristik Ruang Antarwilayah
Unsur lapisan tanah pada masing-masing wilayah
memiliki karakteristik yang berbeda
KANDUNGAN UNSUR HARA LAPISAN TANAH
Struktur yang berbeda memengaruhi kandungan
mineral yang ada di suatu wilayah
KANDUNGAN MINERAL
7
Menyebabkan perbedaan flora dan fauna serta
komoditas pangan di setiap wilayah
KEANEKARAGAMAN HAYATI
Memiliki keterkaitan dengan kondisi iklim dan
cuaca di suatu wilayah.
LAPISAN ATMOSFER
Perbedaan Karakteristik Ruang Antarwilayah
8
Complementarity
Kondisi saling melengkapi
antar wilayah untuk saling
melengkapi kebutuhan.
Transferability
Kemudahan perpindahan
barang maupun orang
01
02
03
Intervening opportunity
Hal-hal yang berkaitan
dengan pilihan tempat yang
menawarkan komoditas yang
sama
Syarat Interaksi Keruangan
9
PENGARUH INTERAKSI KERUANGAN DAN WAKTU
Perkembangan Pusat Perdagangan dan Produksi Lokal
Setiap wilayah memiliki potensi daerahnya yang
dikembangkan sebagai keunggulan komoditas daerahnya.
Perkembangan Sarana Prasarana
Fasilitas yang memadai dapat memperlancar interaksi dan
mengakomodasi meningkatnya mobilitas penduduk.
Perubahan Penggunaan Lahan
Interaksi keruangan menuntut alih fungsi lahan
sebagai tempat pusat perdagangan, infrastruktur
transportasi, jaringan komunikasi, hunian penduduk.
01
02
03
10
PENGARUH INTERAKSI KERUANGAN DAN WAKTU
Perubahan Orientasi Pekerjaan
Berkembangnya kegiatan jasa menyebabkan
masyarakat mulai meninggalkan kegiatan agraris.
Perubahan Sosial
Perubahan tatanan sosial merupakan bentuk upaya
dalam memperlancar seseorang untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya.
04
05
11
BENTUK INTERAKSI KERUANGAN
Migrasi
Transportasi
Bentuk interaksi
antar ruang dalam
pergerakan barang
dari daerah satu ke
daerah lain
Bentuk interaksi antar
ruang yang mengakomodasi
pergerakan orang dari satu
wilayah ke wilayah lain
dengan tujuan tertentu
Komunikasi
Bentuk interaksi
antarruang yang
melibatkan pertukaran
ide atau gagasan baik
secara langsung maupun
tidak langsung.
01
03
02
12
Imigrasi, yaitu mobilitas orang dari luar negeri ke dalam negeri, baik yang
sifatnya sementara maupun menetap.
Emigrasi, yaitu mobilitas orang dari dalam negeri ke luar negeri, baik
yang sifatnya sementara maupun menetap.
Urbanisasi, yaitu mobilitas penduduk dari desa ke kota yang bersifat
permanen.
Ruralisasi, yaitu mobilitas penduduk dari kota kembali ke desa.
JENIS MIGRASI
13
Transmigrasi, yaitu mobilitas penduduk antarpulau dalam suatu negara
yang sifatnya menetap.
Evakuasi, yaitu mobilitas penduduk karena adanya bencana alam atau
masalah keamanan lainnya di suatu wilayah.
Sirkulasi, yaitu mobilitas penduduk yang bersifat sementara untuk
keperluan pekerjaan atau keperluan lain yang mengharuskan menginap
di tempat tujuan.
Komutasi, yaitu mobilitas penduduk dari desa ke kota yang bersifat tidak
permanen pada hari yang sama.
JENIS MIGRASI
14
Contoh Pertukaran Informasi
Siaran televisi
• Menyiarkan kejadian-kejadian aktual di suatu wilayah.
Streaming
• Berbagai platform streaming di dunia internet memudahkan seseorang
untuk menyaksikan kejadian-kejadian di berbagai belahan dunia.
Website
• Jejaring dunia maya yang saling terhubung di dunia internet.
Marketplace
• Tempat bertemunya penjual dan pembeli di dunia maya.
15
KONDISI GEOGRAFIS
INDONESIA
02
16
Luas dan Batas Wilayah Indonesia
Luas Wilayah Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan
dengan sekitar 17.500 pulau dengan luas
total wilayah sekitar 7,81 juta km² yang
membentang dari Sabang sampai
Merauke. Dari total luas wilayah tersebut,
wilayah Indonesia terdiri atas 3,25 juta
km² berupa lautan; 2,55 juta km² berupa
Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE); dan 2,01
juta km² berupa daratan. Luas wilayah
daratan Indonesia hanya sekitar 1,2
persen dari luas daratan dunia.
17
Batas Darat Indonesia
Batas buatan adalah batas
yang sengaja dibuat oleh
manusia, misalnya tembok,
pagar, dan pos penjagaan.
Indonesia memiliki perbatasan
darat internasional dengan
tiga negara tetangga, yaitu
Malaysia, Papua Nugini, dan
Timor Leste.
Batas darat terdiri atas batas
alami dan batas buatan. Batas
alami adalah batas yang
terbentuk secara alami karena
suatu wilayah dipisahkan oleh
kenampakan alam berupa
pegunungan, sungai, laut, dan
hutan.
18
Batas Laut Indonesia
ZONA EKONOMI
EKSKLUSIF (ZEE).
ZEE adalah batas
wilayah perairan
ekonomis suatu Negara.
Indonesia memiliki hak
untuk mengolah dan
memanfaatkan sumber
daya laut di dalamnya.
ZONA LAUT
TERITORIAL.
Zona laut ini diambil dari
garis dasar ke arah laut
lepas sepanjang 12 mil
atau kisaran 22,2 km.
Indonesia memiliki
kedaulatan penuh atas
laut hingga batas laut
teritorial.
ZONA LANDAS
KONTINEN.
Landas kontinen adalah
laut yang secara
geologis dan morfologis
menjadi kelanjutan dari
sebuah kontinen
(benua). Indonesia
terletak di antara dua
landasan kontinen, yaitu
Asia dan Australia
19
Batas Atas Udara
Batas atas udara wilayah negara Indonesia mengikuti
batas laut, batas angkasa luar mengikuti perkembangan
hukum internasional konvensi Chicago 1944.
20
Letak Wilayah Indonesia
Letak Geografis
Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari
posisinya berdasarkan kedudukan garis lintang dan
garis bujur. Indonesia berada di antara Benua Asia dan
Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan
Samudra Pasifik.
21
Letak Wilayah Indonesia
Letak Geologis
Indonesia terletak pada tiga lempeng benua besar. Bagian
utara yang merupakan paparan Sunda terletak pada
lempeng Eurasia, bagian barat dan selatan yang merupakan
paparan Sahul berada diatas lempeng Indo-Australia, dan
bagian timur yang merupakan dasar samudera terletak pada
lempeng Pasifik.
22
Letak Wilayah Indonesia
Letak Indonesia Berdasarkan
Garis Lintang dan Garis Bujur
Indonesia hanya mengenal dua
musim, yaitu musin penghujan
dan kemarau. Berdasarkan garis
lintangnya, Indonesia terletak di
antara 6° lintang utara (LU) dan
11° lintang selatan (LS).
Berdasarkan garis bujurnya,
Indonesia terletak di antara 95°
bujur timur (BT) sampai 141°
bujur timur (BT)
23
Bentang Alam Indonesia
Bentang alam Indonesia adalah perwujudan muka bumi yang ada di
wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jenis-
jenis bentang alam yang tersebar di wilayah Indonesia meliputi
dataran tinggi, gunung, pesisir pantai, dataran rendah, lembah,
danau atau sungai. Bentang alam tersebut merupakan kekayaan
alam yang sangat memesona dan dapat menjadi daya tarik bagi
wisatawan mancanegara.
24
Gunung dan Pegunungan
Sirkum Pasifik
• Deretan gunung api yang berawal dari barisan Pegunungan Andes
Amerika Selatan dan bersambung ke Pegunungan Rocky Amerika
Utara, lalu bersambung ke Jepang hingga Filipina. Jalur pegunungan
ini melalui wilayah Indonesia dari Sulawesi lalu berbelok ke Pulau
Halmahera dan akhirnya sampai di Papua.
Sirkum Mediterania
• Deretan gunung api yang berawal dari pegunungan Alpen Eropa yang
terhubung ke pegunungan Himalaya. Sirkum Mediterania memasuki
Indonesia melalui Pulau Sumatra, dan membentuk dua busur melintasi
pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku.
25
Bukitdan Perbukitan
Daerah bukit umumnya memiliki
sumber air yang tidak banyak layaknya
pegunungan. Aktivitas ekonomi di
daerah perbukitan berupa pemanfaatan
lahan-lahan kering dengan pasokan air
yang mengandalkan air hujan.
Penduduk daerah bukit biasa bercocok
tanam umbi-umbian, biji-bijian palawija
dan tanaman buah tahunan.
26
Dataran Tinggi
Hasil Erosi dan Sedimentasi
• Dataran tinggi yang terbentuk dari gunung atau pegunungan
yang mengalami pengikisan bagian atas dan mengendap dan
berkumpul menjadi dataran.
Hasil Kaldera
• Material dari lereng gunung sekitar atau aktivitas vulkanik yang
tertimbun di kaldera, semakin lama semakin meninggi dan
mengeras hingga menjadi dataran tinggi.
27
Dataran Rendah
Dataran rendah umumnya
banyak digunakan sebagai
pusat permukiman.
Permukaan dataran rendah
yang cenderung rata
memudahkan manusia
dalam melakukan mobilitas
sehingga sering dijadikan
sebagai pusat kegiatan
masyarakat. Contohnya, DKI
Jakarta
28
Karakteristik wilayah daratan
dan Perairan Indonesia
Bersuhu hangat
• Daerah tropis memiliki suhu yang tinggi ksrena berada di sabuk
khatulistiwa. Suhu Indonesia tidak ektrim karena Indonesia berbentuk
kepulauan yang dikelilingi lautan keberadaan lautakan menjagasuhu
daratan sehingga menjadi lebih stabildan tidak extrem.
Pergantian musim penghujan dan kemarau yang reltif stabil
• Posisi Indonesia berada di antara dua Samudra dan dua benua
menyebabkan pergantian angin posisi matahari bergeser.
29
Terbebas dari embusan angin taifun
• Wilayah Indonesia berada digaris lintang rendah yaitu terletak diwilayah
yang tidak lebih dari 10 derajat LU.
Kelembapan udara yang tinggi
• Wilayah Indonesia berupa kepulauan yang dikelilingi lautan yang berada
disabuk khatulistiwa. Hal ini mengakibatkan penguapan wilayah peraian
terjadi sepanjang tahun.
Karakteristik wilayah daratan
dan Perairan Indonesia
30
Kondisi
Sosial
Indonesia
03
31
Kondisi Sosial Budaya
a.Sistem Kekerabatan
Karakter asli yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sejatinya adalah system
kerabatan yang sangat erat. Sering perkembangan zaman, Masyarakat
Indonesia mulai dituntut dengan kehidupan yang serba praktis yang
menyababkan system kekerabatan lambat laun mulai bergerus
b.Taraf Pendidikan
taraf pendididkan Masyarakat perkotaanumumnya lebih tinggi daripada
Masyarakat pedesaan. Hal ini karena tuntutan kehidupan kota yang lebih
kompleks dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Sementara
itu kehidupan di pedasaan cenderung lebih sederhana.
32
Kondisi Sosial Budaya
c. Pola pikir
Masyarakat perkotaan cenderung berpikir praktis dan prakmatis
saat berhadapan dengan permasalahan kehidupan yang dihadapi
dalam kehidupan sehari hari. kongkrit adalah Ketika sebuah
keluarga akan menyelenggarakan hajatan.
d. Mobilitas
Tingkat mobilitas yang tinggi pada umumnya terlihat diwilayah
perkotaan dan pusat perdagangan. Pulau Jawa dan Pulai Batam
merupakan contoh pulau yang mempunyai aktivitas mobilitas tinggi.
Terutama pulau wilayah pesisir Jawa.
33
Kondisi Sosial Ekonomi
Negara yang memiliki sebaran penduduk seperti piramida dapat
dikatakan mendapatkan bonus demografi, yaitu usia produktif lebih
banyak daripada usia memproduktif. Hal ini wajib menjadi perhatian
bagi pemerintahan agar dapat mengelola dengan baik karena bonus
demografi sejatinya memiliki dua mata sisi pisau yang saling
bertolak belakang.
34
a. Bentuk Pemerintahan Indonesia
Negara Indonesia merupakan Negara Republik, yaitu sebuah negara
dengan rakyat memegang kekuasaan atas jalanya pemerintahan
yang dikepalai oleh seorang presiden.
Kondisi Sosial Politik
35
b. Sistem Politik Indonesia
1) Sistem politik dalam negeri dijalankan berdasarkan asas demokrasi, yang berarti
pusat kekuasaan berada ditangan rakyat dan bertandaskan pada ideologi
Pancasila dan konstitusi Undang Undang Dasar 1945.
Kondisi Sosial Politik
Sila keempat
Pancasila.Men
gisyaratkan
bahwa
kekuasaan
tertinggi
berada
ditangan
rakyat yang
diwakili oleh
wakilnya.
Pasal 27 ayat
[1] UUD 1945
Amendemen,
warga negara
mempunyai
kependudukan
yang sama
dalam hukum
dan
pemerintahan.
Pasal 28D ayat
[1] UUD 1945
Amendemen,
setiap orang
berhak atas
pengakuan
sama
dihadapan
hukum.
Pasal 28D ayat
[3] UUD 1945
Amendemen,
setiap warga
negara berhak
memperoleh
kesempatan
yang sama
dalam
pemerintahan.
36
2) Sistem politik luar negeri
a) Politik bebas aktif, bebas berarti tidak terikat dalam menentukan
sikap dan membina hubungan dengan dunia internasional serta
tidak memihak salah satu blok.
b) Pembukaan UUD 1945, Alinea pertama menjelaskan bahwa
kemerdekaan adalah hak segala bangsa
c) UUD 1945 Amandemen pasal 11 ayat (1) presiden mengangkat duta
dan konsul untuk negara lain.
d) UUD 1945 pasal 13 ayat (1) presiden mengangkat duta dan konsul
untuk negara lain. Sedangkan ayat (2) menyatakan presiden
menerima duta negara lain.
Kondisi Sosial Politik
37
c.Aktivitas Politik
1) Aktifitas politik dalam negeri
Kondisi Sosial Politik
Pemilihan umum
• sarana bagi rakyat dalam menjalankan kedaulatannya.
Unjuk rasa
• sarana penyampaian aspirasi rakyat ketika aspirasi yang
diwakilkan kepada anggota DPR tidak terakomodasi dengan
baik.
Dialog terbuka politik
• Media massa dan potcast sering dipakai oleh pelaku media
untuk mewadahi dialog terbuka antar tokoh politik.
38
2) Aktifitas politik luar negeri
Kondisi Sosial Politik
Pertukaran duta negara.
Membina persahabatan dan kerja sama antarnegara di dunia dalam
bidang sosial budaya, ekonomi, IPTEK, dan pertahanan keamanan.
39
Kerjasama Antar
Negara
04
40
a. Motif kerja sama
Bilateral umumnya timbul didasari oleh motif dan kepentingan
masing-masing negara yang terlibat, tiga motif uitama yang menjadi
pertimbangan sebuah negara yaitu sebagai berikut,
1) menjaga kepentingan nasional,
2) menjaga perdamaian.
3) kesejahteraan ekonomi.
Kerja Sama Bilateral
41
b. Negara yang melakukan kerja sama dengan Indonesia
Afghanistan
Afrika Selatan
India
Mozambik
Swedia
Argentina
Italia
Norwegia
Timor Leste
Bahrain
Papua Nugini
Ukraina
Belanda
Kenya
Peru
Uzbekistan
Belgia
Kolombia
Polandia
Vatikan
Bosnia
Herzegovina
Libya
Slovakia
Ethiopia
Madagaskar
Hongaria
Aljazair
Inggris
Myanmar
Swiss
Australia
Jepang
Oman
Tiongkok
(RRT)
Kazakhstan
Perancis
Korea
Selatan
Portugal
Venezuela
Brasilia
Korea
Utara
Qatar
Vietnam
Brunei
Darussal
am
Spanyol
Fiji
Malaysia
Suriah
Mesir
Amerika
Serikat
Irak
Namibia
Tanzania
Austria
Jerman
Pakistan
Tunisia
Bangladesh
Kroasia
Rumania
Yaman
Bulgaria
Kuba
Rusia
Yordania
Ceko
Kuwait
Maroko
Sudan
Finlandia
Meksiko
Suriname
Arab Saudi
Iran
Nigeria
Thailand
Azerbaizan
Kamboja
Panama
Turki
Kanada
Uni Emirat
Arab
(UEA)
Selandia
Baru
Yunani
Cili
Laos
Serbia
Zimbabwe
Denmark
Lebanon
Singapura
Ekuador
Filipina
Sri Lanka
Kerja Sama Bilateral
42
c. Bidang kerja sama bilateral
Kerja Sama Antar Negara
Kerja sama
kerja hukum
meliputi
bentuk
interpol,
perjanjian
ekstradisi dan
pertukaran
tahanan.
Kerja sama
bidang
ekonomi
meliputi
perdagangan
ekspor impor,
penanaman
modal, utang
piutang.
Kerja sama
bidang
Pendidikan dan
sosial budaya
meliputi
pertukaran
pelajar,
beasiswa guru,
pementasan
budaya.
Kerja sama
bidang
pertahanan,
meliputi
latihan militer,
pembelian
alutsista, kerja
sama daerah
perbatasan.
43
Kerja sama regional adalah
kerja
sama
antar
negara
disuatu
yang
umumnya
berdekatan. Tujuan utama kerja
sama tersebut adalah untuk
mengajukan dan memperkokoh
eksistensi negara yang berada
pada suatu Kawasan.
Kerja Sama Regional
44
Kerja sama multirateral merupakan
bentuk kerja sama yang melibatkan
lebih dari dua negara ataupun
kelompok. Kerja sama tersebut
tidak
memandang
regional
kewilayahan.
Kerja Sama Multirateral
45
a. Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nation)
1)Struktur organisasi PBB, untuk menjalankan fungsinya antara lain sebagai
berikut,
a) Majelis Umum (General Asembly).
b) Dewan Keamanan (Security Council)
c) Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and social Council)
d) Dewan Perwalian (Trusteesship Council)
e) Mahkamah Internasional (International Court of Justice)
f) Sekretariat (Sekretariat)
2)PBB juga memiliki Lembaga-Lembaga khusus yang menangani berbagi
permasalahan, diantaranya UNESCO Pendidikan dan kebudayaan, WHO
Kesehatan, UNHCR pengungsian, serta Lembaga khusus lainnya yang
jumlahnya 17 Lembaga.
Kerja Sama Multirateral
46
b. World Trade Center Organzation (WTO)
WTO merupakan organisasi perdagangan dunia yang memiliki kewenangan
mengatur perdagangan antar negara di Jenewa, Swiss.
c. International Manetary Fund (IMF)
IMF merupakan lembaga yang menjadi bagian dari system PBB. IMF berfungsi
sebagai organisasi yang menyediakan pinjaman kepada negara anggotanya.
d. Organisation of Islamic Cooperation (OIC)
OIC atau dalam Bahasa Indonesia lebih dikenal sebagai organisani kerja sama
Islam (OKI), yaitu organisasi solidaritas sesame muslim di dunia.
Kerja Sama Multirateral
47
TERIMA KASIH
Keruangan serta
Konektivitas Antar ruang
dan Waktu
Oleh Deti Isnayetti, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 47
SLIDE
Similar Resources on Wayground
43 questions
Finding Epicenter
Presentation
•
10th Grade
44 questions
kimia
Presentation
•
10th Grade
40 questions
materi pengukuran
Presentation
•
10th Grade
43 questions
FASTABIQUL KHOIROT
Presentation
•
10th Grade
42 questions
Tekanan
Presentation
•
9th Grade
40 questions
Soal US_Pengukuran
Presentation
•
9th Grade
44 questions
-KONTEKSTO NG SULIRANING PANGKAPALIGIRAN:SOLID WASTE
Presentation
•
10th Grade
43 questions
Keruangan serta Konektivitas Antarruang dan Waktu Kelas X-DKV
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade
Discover more resources for Science
10 questions
Exploring Light and Waves Concepts
Interactive video
•
6th - 10th Grade
10 questions
Evolution Review
Presentation
•
10th Grade
10 questions
Exploring Plant Structures and Adaptations
Interactive video
•
6th - 10th Grade
5 questions
Evolution (Darwin)
Interactive video
•
9th - 12th Grade
10 questions
Classification and Properties of Matter
Interactive video
•
6th - 10th Grade
10 questions
Exploring Natural Selection Concepts
Interactive video
•
6th - 10th Grade
16 questions
Taxonomy and Classification
Quiz
•
6th - 12th Grade
10 questions
Exploring the Phases of the Moon
Interactive video
•
6th - 10th Grade