
Perhitungan Statika Bangunan 2
Presentation
•
Mathematics
•
10th Grade
•
Hard
RESTI NURDIANTIE
Used 2+ times
FREE Resource
16 Slides • 10 Questions
1
Menghitung Keseimbangan Gaya
pada Konstruksi Balok Sederhana
2
Struktur balok merupakan gelagar tunggal yang menerima beban lentur atau momen lentur. Konstruksi balok disebut juga konstruksi batang. Konstruksi batang adalah konstruksi yang terdiri atas satu atau lebih batang yang dapat menerima gaya normal, gaya lintang, dan momen lentur.
Konstruksi balok sederhana (simple beam) adalah konstruksi yang ditumpu oleh dua titik tumpu, yaitu berupa tumpuan sendi dan tumpuan rol. Konstruksi balok sederhana merupakan bagian dari konstruksi bangunan yang biasanya menerima beban berupa beban lentur (momen lentur) dan mengalami lendutan akibat momen lentur. Arah beban lentur tegak lurus dengan sumbu batang.
3
Multiple Choice
Konstruksi yang terdiri atas satu atau lebih batang yang dapat menerima gaya normal, gaya lintang, dan momen lentur disebut ...
Konstruksi balok sederhana
Konstruksi rangka
Konstruksi batang
Konstruksi balok kansol
Konstruksi balok kantilever
4
Multiple Choice
Gaya yang bekerja tegak lurus terhadap sumbu memanjang batang atau melintang terhadap arah serat disebut ...
Gaya normal
Gaya lintang
Gaya momen
5
Multiple Choice
Berikut ini yang merupakan jenis tumpuan pada konstruksi balok sederhana adalah ...
Sendi dan rol
Engsel dan jepit
Jepit dan gelinding
Sendi dan pendel
Pendel dan rol
6
Multiple Choice
Bagian konstruksi bangunan yang biasanya menerima beban berupa beban lentur (momen lentur) dan mengalami lendutan akibat momen lentur adalah ...
Konstruksi rangka batang
Konstruksi rangka baja
Konstruksi batang konsol
Konstruksi batang kantilever
Konstruksi batang sederhana
7
Multiple Choice
Untuk menjamin kestabilan bangunan pada segala kondisi pembebanan yang memungkinan terjadi, diperlukan …
Gaya internal
Gaya eksternal
Kestabilan struktur
Kekuatan bangunan
Kekuatan elemen
8
Konstruksi balok sederhana merupakan jenis stastis tertentu, sehingga dapat diselesaikan dengan persamaan keseimbangan. Rumusan persamaan keseimbangan tersebut adalah:
∑H = 0 (jumlah gaya-gaya horizontal)
∑V = 0 (jumlah gaya-gaya vertikal)
∑M = 0 (jumlah momen gaya pada suatu titik)
Melalui ketiga persamaan kesetimbangan tersebut (pada struktur dua dimensi), dapat dihitung paling banyak tiga bilangan yang belum diketahui. Sehingga, sruktur yang dapat dianalisis dengan menggunakan persamaan kesetimbangan di atas adalah struktur statis tertentu dua dimensi yang hanya memiliki tiga reaksi. Contohnya adalah struktur balok sederhana (simple beam).
Mengitung Reaksi Tumpuan
a. Kesetimbangan akan terjadi jika aksi = reaksi
b. Jumlah gaya yang mendatar (horizontal) harus sama dengan nol (H=0)
c. Jumlah gaya yang vertikal harus sama dengan nol (V=0)
d. Jumlah momen harus sama dengan nol (M=0)
Apabila keseluruhannya dalam keadaan setimbang maka berlaku juga syarat kesetimbangan bahwa momen pada salah satu titik = 0.
9
Menghitung Reaksi Tumpuan
Reaksi di Tumpuan A
∑Fx = 0
RAH = 0
∑MB = 0
RAv . 10 + RAH . 0 – P1 . 7,5 – P2 . 5 – P3 . 2,5 = 0
RAv . 10 + 0 – 5 . 7,5 – 10 . 5 – 15 . 2,5 = 0
RAv . 10 = 125
RAv = 12,5 kN
10
Multiple Choice
Perhitungan reaksi di tumpuan B terhadap momen tumpuan A yaitu ...
RBv . 10 + P3 . 2,5 + P2 . 5 + P1 . 7,5 = 0
-RBv . 10 + P3 . 7,5 + P2 . 5 + P1 . 2,5 = 0
RBv . 10 - P3 . 7,5 - P2 . 5 - P1 . 2,5 = 0
11
Menghitung Reaksi Tumpuan
Reaksi di Tumpuan B
∑MA = 0
-RBv . 10 + P3 . 7,5 + P2 . 5 + P1 . 2,5 = 0
-RBv . 10 + 15 . 7,5 + 10 . 5 + 5 . 2,5 = 0
-RBv . 10 = -175
RBv = 17,5 kN
12
Kontrol Kesetimbangan
∑Fy = 0
RAv + RBH – P1 – P2 – P3 . 2,5 = 0
12,5 + 17,5 – 5 – 10 – 15 = 0 → Terpenuhi
Menghitung Gaya Geser
Mengitung gaya geser pada tiap titik penampang:
DA = RAv = 12,5 kN
DB = RBv = 17,5 kN
DC = RAv – P1 = 12,5 – 5 = 7,5 kN
DD = RAv – P1 – P2 = 12,5 – 5 – 10 = -2,5 kN
DE = RAv – P1 – P2 – P3 = 12,5 – 5 – 10 – 15 = -17,5 kN
Jadi, gaya geser maksimum terletak di titik B, yaitu sebesar 17,5 kN.
13
Menghitung Gaya Momen
Mengitung gaya momen pada tiap titik penampang:
MA = 0 (tumpuan sendi)
MB = 0 (tumpuan rol)
MC = RAv . 1AC = 12,5 . 2,5 = 31,25 kNm
MD = RAv . 1AD – P1 . 1CD = 12,5 . 5 – 5 . 2,5 = 50 kNm
ME = RAv . 1AE – P1 . 1CE – P2 . 1DE = 12,5 . 7,5 – 5 . 5 – 10 . 2,5 = 43,75 kNm
Jadi, momen maksimum terletak di titik D, yaitu sebesar 50 kNm.
14
Gambar Diagram Gaya Geser (SFD) dan Gaya Momen (BMD)
15
Multiple Choice
Suatu balok ABC ditumpu oleh A (sendi) dan B (rol), panjang AB = 6 m dan BC = 2 m. Pada titik D (AD = 3 m) bekerja gaya P1 = 4 t dan titik C bekerja gaya P2 = 2 t, seperti gambar di bawah ini. Besarnya reaksi vertikal tumpuan B (RBv) pada balok tersebut adalah ….
1,3 t
4,7 t
2 t
4 t
3 t
16
KONSTRUKSI BALOK SEDERHANA DENGAN BEBAN TERPUSAT
Reaksi Vertikal di Tumpuan B (RBv)
Reaksi di Tumpuan B
∑MA = 0
-RBv . 6 + P1 . 3 + P2 . 2 = 0
-RBv . 6 + 4 . 3 + 2 . 8 = 0
-RBv . 6 = 28
RBv = 4,7 kN
17
Pada balok sederhana tunggal yang dibebani dengan beban merata, gaya lintang (geser) dan momen yang terjadi pada balok akan mengikuti sifat-sifat sebagai berikut.
1) Besarnya gaya geser akan terus berubah di sepanjang balok, sebanding dengan besarnya beban merata, sehingga bentuk diagram gaya geser akan berupa garis miring.
2) Diagram gaya geser berbentuk dua luasan segitiga yang sama besarnya, dengan tanda (+ ; -) yang berlawanan.
3) Diagram momen akan berbentuk parabola.
4) Momen maksimal terjadi di tengah bentang, pada posisi gaya geser nol.
Q = q . L
Masing-masing tumpuan akan memberikan reaksi vertikal sebesar separuh dari total beban tersebut.
RAv = RBv = Q/2
18
Kontrol Kesetimbangan
∑Fy = 0
RAv + RBH – Q = 0
7,5 + 7,5 – 15 = 0 → Terpenuhi
Menghitung Gaya Geser
Mengitung gaya geser pada tiap titik penampang:
DA = RAv = 7,5 kN
DB = RBv = 7,5 kN
DC = RAv – q . 1AC = 7,5 – 3 . 1,25 = 3,75 kN
DD = RAv – q . 1AD = 7,5 – 3 – 2,5 = 0 kN
DE = RAv – q . 1AE = 7,5 – 3 – 3,75 = -3,75 kN
Jadi, gaya geser maksimum terletak di titik A dan B, yaitu sebesar 7,5 kN.
Menghitung Reaksi Tumpuan
RAH = 0
RAv = RBH = ½ . Q = ½ . q . L
Q = q . L = 3 . 5 = 15 kN
Sehingga RAv = RBH = ½ . Q = ½ . 15 = 7,5 kN
19
MC = RAv . 1AC – q . 1AC . ½ . 1AC
= 7,5 . 1,25 – 3 . 1,25 . ½ . 1,25
= 9,375 – 2,3438 = 7,0312 kNm
MD = RAv . 1AD – q . 1AD . ½ . 1AD
= 7,5 . 2,5 – 3 2,5 . ½ . 2,5
= 18,75 – 9,375 = 9,375 kNm
ME = RAv . 1AE – q . 1AE . ½ . 1AE
= 7,5 . 2,5 – 3 . 2,5 . ½ . 2,5
= 28,125 – 21,0938 = 7,0312 kNm
Jadi, momen maksimum terletak di titik D, yaitu sebesar 9,375 kNm.
Menghitung Gaya Momen
Mengitung gaya momen pada tiap titik penampang:
MA = 0 (tumpuan sendi)
MB = 0 (tumpuan rol)
20
Gambar Diagram Gaya Geser (SFD) dan Gaya Momen (BMD)
21
Multiple Choice
Sebuah balok menerima beban merata sebagaimana gambar berikut ini. Reaksi vertikal pada titik A yaitu …
6 kN
12 kN
-12 kN
9 kN
-6 kN
22
Reaksi Vertikal di Tumpuan A (RAv)
RAv = RBv = ½ . Q = ½ . q . L
Q = q . L = 3 . 6 = 18 kN
Sehingga RAv = RBV = ½ . Q = ½ . 18 = 9 kN
23
Multiple Choice
Momen maksimal terjadi pada ...
Titik A
Titik B
Titik C
Titik D
Titik E
24
Multiple Choice
Momen yang terjadi pada titik C sebesar …
6 kNm
8 kNm
12 kNm
-6 kNm
-8
25
MC = RAv . 1AC – q . 1AC . ½ . 1AC
= 9 . 2 – 3 . 2 . ½ . 2
= 18 – 6 = 12 kNm
MD = RAv . 1AD – q . 1AD . ½ . 1AD
= 9 . 3 – 3 . ½ . 3
= 27 – 4,5 = 22,5 kNm
ME = RAv . 1AE – q . 1AE . ½ . 1AE
= 9 . 4 – 3 . 4 . ½ . 4
= 36 – 24 = 12 kNm
Jadi, momen maksimum terletak di titik D, yaitu sebesar 22,5 kNm dan momen di titik C yaitu sebesar 12 kNm.
Menghitung Gaya Momen
Mengitung gaya momen pada tiap titik penampang:
MA = 0 (tumpuan sendi)
MB = 0 (tumpuan rol)
26
Menghitung Keseimbangan Gaya
pada Konstruksi Balok Sederhana
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 26
SLIDE
Similar Resources on Wayground
19 questions
X - BAB 4. F. Nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional
Presentation
•
10th Grade
21 questions
Algoritma
Presentation
•
10th Grade
21 questions
PENDIDIKAN SENI VISUAL Tingkatan 4 - Tajuk 1 dan 2
Presentation
•
10th Grade
19 questions
Ragam Fashion Nusantara
Presentation
•
10th Grade
19 questions
Quiz UH Bab 1&2
Presentation
•
10th Grade
18 questions
MATERI P5 GAYA HIDUP BERKELANJUTAN FASE E
Presentation
•
10th Grade
20 questions
Narrative Text
Presentation
•
10th Grade
20 questions
Perubahan Sosial Budaya
Presentation
•
9th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Safety Day 2026 – Student Review
Quiz
•
9th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Mathematics
10 questions
Exploring the Basics of Exponents
Interactive video
•
6th - 10th Grade
20 questions
Unit 5 Test RSC (25-26)
Quiz
•
10th Grade
12 questions
Identify Rigid Transformations
Quiz
•
8th - 12th Grade
10 questions
Complementary, Supplementary, Vertical, and Linear Pairs
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Solving Two-Step Equations with Negatives
Interactive video
•
6th - 10th Grade
22 questions
Identify Vertical and Horizontal Translations
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Exploring Equivalent Ratios and Ratio Tables
Interactive video
•
6th - 10th Grade
10 questions
Graphing Inequalities on a Number Line
Quiz
•
9th - 12th Grade