Search Header Logo
Penyusunan KSP

Penyusunan KSP

Assessment

Presentation

Education

Vocational training

Practice Problem

Hard

Created by

DAVID LUKITHODEDI

FREE Resource

45 Slides • 0 Questions

1

media
media
media

Penyusunan
Kurikulum
Satuan
Pendidikan

Ita Guntari

2

media
media

Permendikbudristek 12 tahun 2024

2

“Pengawas sekolah atau penilik dan dinas
pendidikan memastikan satuan pendidikan

melibatkan warga satuan pendidikan

berdasarkan potensi dan data.”

3

media
media

Peran Pengawas Sekolah atau Penilik

Dalam rangka koordinasi dan supervisi pengembangan KSP:

Pengawas sekolah atau penilik memfasilitasi satuan pendidikan melakukan

refleksi, mengidentifikasi akar masalah, dan membuat prioritas.

Pengawas sekolah atau penilik memfasilitasi satuan pendidikan melakukan

analisis karakteristik di lingkungan sekolah.

Pengawas sekolah atau penilik membantu atau mendorong sekolah untuk

mencari data atau informasi menyeluruh untuk analisis karakteristik daerah
(potensi dan tantangan daerah dan sekolah), termasuk melibatkan komite satuan
pendidikan.

Pengawas sekolah atau penilik membantu satuan pendidikan untuk berjejaring

memperkaya pembelajaran untuk intrakurikuler dan kokurikuler projek
penguatan profil pelajar Pancasila.

4

media
media

PERAN KOORDINASI DAN SUPERVISI:

Satuan pendidikan menginformasikan ke dinas melalui pengawas sekolah

atau penilik bahwa satuan pendidikan sudah mengembangkan dan
menetapkan Kurikulum Satuan Pendidikannya.

Dinas pendidikan diwakili pengawas sekolah atau penilik melakukan supervisi

terhadap satuan pendidikan untuk memastikan dokumen KSP sudah selaras
dengan prinsip pengembangan dan komponen minimum KSP.

Jika belum selaras, maka pengawas sekolah atau penilik perlu mendampingi

satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan
komponen minimum.

5

media
media

Transformasi Satuan Pendidikan

PERENCANAAN BERBASIS DATA

Pemanfaatan data Rapor Pendidikan dan data lain untuk

refleksi kondisi layanan dan perencanaan pembelajaran ke
depan

Analisis Data Rapor Pendidikan dan data lain mempengaruhi

penyusunan komponen KSP

Siklus kerja Kepala Sekolah

6

media
media

Capaian

Indikator

Kurang

Kemampuan literasi

Kurang

Kemampuan numerasi

Baik

Karakter

Sedang

Iklim keamanan satuan pendidikan

Kurang

Iklim kebinekaan

Sedang

Kualitas pembelajaran

CONTOH PENGGUNAAN RAPOR PENDIDIKAN UNTUK PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI SMP A

Dari seluruh capaian tahun ini, karakter SMP A menjadi indikator pencapaian terbaik. Meski demikian, kemampuan
literasi, numerasi, dan iklim kebinekaan adalah indikator dengan pencapaian ‘kurang’.

Berdasarkan data tersebut,
pembenahan yang dilakukan oleh
satuan pendidikan berdasarkan akar
permasalahannya dapat disusun untuk
membuat perencanaan pembelajaran di
beberapa mata pelajaran sebagai
berikut:

Tindak Lanjut

Mata Pelajaran dan
Pemberdayaan &

Keterampilan

Subindikator yang perlu

ditingkatkan

Indikator
yang perlu
dibenahi

Pembiasaan membaca hening buku cerita sastra selama 15 menit sebelum
pembelajaran dimulai dan diskusi sastra saat pembelajaran berlangsung.
Bahasa Indonesia
Kompetensi membaca teks
sastra
Kemampuan
literasi

Pembiasaan berbagi informasi terkait pemaknaan isi teks yang relevan bagi
peserta didik dari berbagai sumber media informasi di dalam kelompok
sebelum pembelajaran dimulai dan saat pembelajaran berlangsung.

Pendidikan Pancasila, IPA,
IPS, dan/atau Bahasa
Indonesia

Kompetensi membaca teks
informasi

Pembiasaan mengerjakan soal cerita berisi permasalahan sehari-hari yang
sering dijumpai pada materi aljabar.
Matematika
Kompetensi pada Domain
Aljabar

Kemampuan
numerasi

Melakukan pembelajaran integrasi pada mata pelajaran Seni Rupa dan
Matematika berhubungan dengan geometri (garis, bangun, ruang).
Seni Rupa dan Matematika
Kompetensi pada Domain
Geometri

Memilih tema Bhinneka Tunggal Ika dan mengembangkan elemen refleksi
terhadap pengalaman kebinekaan.

Pendidikan Pancasila, IPS,
dan Pemberdayaan
Komitmen kebangsaan
Iklim
kebinekaan

7

media

8

media
media

Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan

8

9

media
media

9

10

media
media

1.Berpusat pada peserta didik, pembelajaran harus memenuhi keragaman
potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan
peserta didik. Profil Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukan pada semua
tahapan dalam penyusunan kurikulum operasional sekolah.

2.Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan
pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan)

3.Esensial, semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan oleh para
pemegang kepentingan tentang kurikulum yang digunakan di satuan
pendidikan dapat diperoleh di dokumen tersebut. Bahasanya lugas dan mudah
dipahami, tidak mengulang naskah/kutipan yang sudah ada di naskah lain.
Dokumen tidak perlu memuat kembali misalnya lampiran Kepmendikbud
seperti CP, struktur, dll., dalam dokumen kurikulum operasional. Kecuali tabel
distribusi SKK.

4.Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual

5.Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum
satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai
pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, di
bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan.

Prinsip
pengembangan
kurikulum
operasional di
satuan
pendidikan

11

media
media

Merumuskan

VISI
MISI

TUJUAN

evaluasi jangka pendek

(semester/tahunan)

Proses
Penyusunan
Kurikulum
Operasional
Satuan
Pendidikan

Menganalisis konteks

KARAKTERISTIK

SATUAN

PENDIDIKAN

Menentukan

PENGORGANISASIAN

PEMBELAJARAN

Menyusun
RENCANA

PEMBELAJARAN

Merancang

PENDAMPINGAN,
EVALUASI, DAN
PENGEMBANGAN

PROFESIONAL

Proses penyusunan kurikulum operasional bersifat

TETAP (mengacu kepada kerangka dasar kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah pusat), dan

FLEKSIBEL/DINAMIS (mengembangkan kurikulum operasional berdasarkan kerangka dan struktur kurikulum,
sesuai karakteristik dan kebutuhan satuan pendidikan).

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN KURIKULUM OPERASIONAL
(bagi yang belum pernah menyusun kurikulum operasional di satuan pendidikan)

1

2

3

4

5

evaluasi jangka panjang

(4-5 tahun)

12

media
media

Meninjau

VISI
MISI

TUJUAN

evaluasi jangka panjang

(4-5 tahun)

evaluasi jangka pendek

(semester/tahunan)

Proses
Peninjauan
dan Revisi
Kurikulum
Operasional
Satuan
Pendidikan

Menganalisis

konteks

KARAKTERISTIK

SATUAN

PENDIDIKAN

Meninjau

PENGORGANISASIAN

PEMBELAJARAN
Menyusun
RENCANA

PEMBELAJARAN

Merancang

PENDAMPINGAN,
EVALUASI, DAN
PENGEMBANGAN

PROFESIONAL

LANGKAH-LANGKAH PENINJAUAN DAN REVISI KURIKULUM OPERASIONAL
(bagi yang telah memiliki dokumen kurikulum operasional di satuan pendidikan)

1

2

3

4

5

13

media
media

Komponen Kurikulum Satuan Pendidikan

Karakteristik Satuan Pendidikan
Visi, Misi, dan Tujuan
Pengorganisasian Pembelajaran
Perencanaan Pembelajaran

14

media
media
media

Komponen 1
Analisis Karakteristik Satuan Pendidikan

1

15

media
media
media

Komponen 2
Visi, Misi dan Tujuan

16

media
media
media

Komponen 3
Pengorganisaisian Pembelajaran

17

media
media

Pengorganisasian Pembelajaran

Satuan Pendidikan Menyusun pembelajaran meliputi:

Intrakurikuler:

Mata Pelajaran Umum

Mata Pelajaran Pilihan

Muatan Lokal

Kokurikuler :

Pemberdayaan

Keterampilan

Ekstrakurikuler (opsional)
23

18

media
media

Alternatif Pendekatan Pembelajaran


Setiap pembelajaran dilakukan terpisah antara satu mapel
dengan mapel lainnya.


Tatap muka dilakukan secara reguler setiap minggu, dengan
jumlah jam tatap muka sesuai dengan yang ditetapkan oleh
masing-masing satuan pendidikan berdasarkan ketentuan
minimal dari pemerintah.

24

Pendekatan mata pelajaran

1

19

media
media

25

Skema
Pengorganisasian
dengan
pendekatan mata
pelajaran

20

media
media

26

Contoh Jadwal pembelajaran yang dilaksanakan
selama 3 hari dengan pendekatan mata pelajaran.

21

media
media

27

Contoh Jadwal pembelajaran yang dilaksanakan
selama 3 hari dengan pendekatan mata pelajaran bergantian

22

media
media

28

Contoh Jadwal pembelajaran yang dilaksanakan
selama 3 hari dengan pendekatan mata pelajaran bergantian.

23

media
media


Pembelajaran disusun berdasarkan tema yang menaungi
kompetensi-kompetensi dari berbagai mata pelajaran.


Pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai
kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai
tema.


SD/MI dapat mengorganisasikan muatan pembelajaran
dengan menggunakan pendekatan mata pelajaran atau
tematik.
29

Pendekatan tematik

2

24

media
media


Konsep-konsep dan keterampilan tertentu dari mata
pelajaran diajarkan secara kolaboratif (team teaching).


Pendidik berkolaborasi sedemikian rupa untuk
merencanakan, melaksanakan dan melakukan asesmen
untuk suatu pembelajaran yang terpadu.


Sebagai contoh mengajarkan muatan Ilmu Pengetahuan
Alam atau Ilmu Pengetahuan Sosial secara terintegrasi

30

Pendekatan secara terintegrasi3

25

media
media


Pembelajaran

dikelola

dalam

bentuk

blok-blok

waktu

dengan berbagai macam pengelompokkan.


Contoh:


mata pelajaran IPS, Bahasa Indonesia dan IPAS

akan

diajarkan dari jam 07.00- 12.00 dalam semester 1.


muatan Ilmu Pengetahuan Alam atau Ilmu Pengetahuan
Sosial

secara

bergantian

dalam

blok

waktu

yang

terpisah.

31

Pendekatan secara bergantian dalam blok waktu terpisah

4

26

media
media
media

Komponen 4
Perencanaan Pembelajaran

27

media
media

ruang lingkup satuan pendidikan - penyusunan ALUR
TUJUAN PEMBELAJARAN atau silabus.

perumusan dan penyusunan alur dan tujuan pembelajaran
atau silabus mata pelajaran berfungsi mengarahkan satuan
pendidikan dalam merencanakan, mengimplementasikan,
dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan
sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara
sistematis, konsisten, dan terukur.

33

28

media
media

34

29

media
media

ruang lingkup kelas - penyusunan MODUL AJAR atau
RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN.

satuan pendidikan dapat menggunakan, memodifikasi, atau
mengadaptasi contoh modul ajar yang disediakan
Pemerintah, dan cukup melampirkan beberapa contoh
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)/modul ajar atau
bentuk rencana kegiatan yang mewakili inti dari rangkaian
pembelajaran pada bagian Lampiran

35

30

media
media

36

31

media
media

Evaluasi,

Pengembangan
Profesional dan
Pendampingan

Perencanaan

Pemetaan kurikulum

dan perencanaan

pembelajaraan

Evaluasi

Pembelajaran

Pelaksanaan
Pembelajaran

Refleksi

dan

Umpan
Balik

Pendampingan

dan

Pengembangan

Profesional

SIKLUS

32

media
media

Prinsip Evaluasi Pembelajaran dan Kurikulum Satuan Pendidikan

Prinsip-prinsip melakukan evaluasi

1. Menetapkan tujuan evaluasi yang akan

dilakukan.

2. Menetapkan data/informasi yang ingin

didapatkan dalam kegiatan peninjauan.

3. Menentukan bentuk asesmen yang akan

dilakukan untuk mendapatkan
data/informasi yang diinginkan.

4. Merancang aktivitas evaluasi yang

bersifat reflektif dan dapat dijadikan
pengembangan bagi pendidik dan
pelaksana program.

5. Menggunakan alat penilaian pencapaian

yang jelas dan terukur.

Apa saja yang yang menjadi sumber dalam
evaluasi PEMBELAJARAN & KSP

1. Hasil asesmen peserta didik per unit.

2. Artefak peserta didik: projek peserta didik,

portofolio peserta didik, pameran karya,
pertunjukan, dan sebagainya.

3. Survei lulusan

4. Refleksi proses belajar oleh pendidik

5. Observasi kepala satuan pendidikan

6. Rapor Pendidikan.

33

media
media

Pendampingan dan Pengembangan Profesional

Kepala satuan pendidikan merancang dan melakukan proses pendampingan
dan pengembangan profesional sesuai kebutuhan sebagai tindak lanjut dari
hasil pengamatan dan evaluasi dengan melibatkan pengawas.
Aktivitasnya dapat berbentuk:

Coaching: proses pendampingan untuk mencapai tujuan dengan
menggali pemikiran-pemikiran seseorang terhadap suatu masalah.

Mentoring: proses pendampingan dengan berbagi
pengalaman/pengetahuan untuk mengatasi suatu kendala.

Pelatihan: proses pendampingan dengan menguatkan pengetahuan dan
keterampilan yang berkaitan dengan kinerja, dengan narasumber internal
atau eksternal (menyesuaikan dengan kemampuan satuan pendidikan).

34

media
media
media

Contoh Kurikulum Satuan
Pendidikan

35

media
media

Cover (Judul, NPSN, Alamat Sekolah)

Daftar Isi

Daftar Lampiran

I. Karakteristik Satuan Pendidikan

Kekhasan sekolah sebagai hasil analisis konteks yang dilampirkan, meliputi:

A.Peserta Didik (merumuskan/meninjau kembali analisis konteks terhadap data/kondisi riil saat ini)

B.Pendidik dan Tenaga Kependidikan (merumuskan/meninjau kembali analisis konteks terhadap
data/kondisi riil saat ini)

C.Sosial-Ekonomi-Budaya Satuan Pendidikan (merumuskan/meninjau kembali analisis konteks terhadap
kondisi riil sosial budaya saat ini)

II. Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan

A. Visi

B. Misi

C. Tujuan

36

media
media

III. Pengorganisasian Pembelajaran

Satuan Pendidikan memilih pendekatan pembelajaran sesuai dengan karakteristik
peserta didik dan satuan pendidikan. Penyusunan struktur kurikulum berdasarkan
pendekatan pembelajaran yang dipilih (pendekatan mata pelajaran, tematik,
integratif, atau sistem blok).

A. Struktur Kurikulum (Intrakurikuler) – Menentukan muatan tambahan lainnya

jika ada (mulok), pilihan mata pelajaran, pengorganisasian cara regular, atau
blok. Struktur Kurikulum dapat mengacu pada peraturan perundang-
undangan yang relevan.

B. Pemberdayaan & Keterampilan berbasis Profil Pelajar Pancasila

C. Ekstrakurikuler - Menetapkan kegiatan ekstrakurikuler apa saja yang akan

dilakukan dan rasional pemilihannya.

37

media
media

CONTOH PENGORGANISASIAN

PEMBELAJARAN

(penetapan SKK berdasarkan

pendekatan mapel)

1 (satu) SKK adalah satu satuan kompetensi yang dicapai melalui pembelajaran 1 (satu) jam tatap muka atau 2 (dua) jam tutorial atau
3 (tiga) jam mandiri, atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya pada tiap minggu.

Pengorganisasian SKK bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan serta analisis dari satuan Pendidikan.

Alokasi waktu Kelas VII dan VIII masing-masing 36 minggu efektif, dan pada kelas IX sejumlah 32 minggu efektif.

Alokasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berdasarkan SKK pada program Pemberdayaan dan Keterampilan.

1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

2

2

2

2. Pendidikan Pancasila

2

2

2

3. Bahasa Indonesia

5

5

4

4. Matematika

5

5

4

5. IPA

4

4

4

6. IPS

4

4

4

7. Bahasa Inggris

4

4

4

8. PJOK

2

2

2

9. Seni

2

2

2

1. Pemberdayaan

4

4

4

2. Keterampilan

6

6

6

Jumlah SKK

40

40

38

118

Alokasi SKK Mata Pelajaran Paket B (Fase D)

Kelas VII

Kelas VIII

Kelas IX

Muatan Lokal

B. Pemberdayaan dan Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila

30

A. Kelompok Mata Pelajaran Umum

88

No

Mata Pelajaran

Jumlah

SKK

38

media
media

CONTOH PERENCANAAN PEMBELAJARAN (Ruang lingkup sekolah)

Intrakurikuler (Mata Pelajaran Umum)

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Kelas/Semester

: X/1

Elemen

: Menyimak

SUMBER
BELAJAR

ASESMEN

Alur Tujuan
Pembelajaran

Tujuan

Pembelajan

CAPAIAN

PEMBELAJARAN

BUKU TEKS
MODUL
INTERNET
DLL.

FORMATIF/
SUMATIF

39

media
media

CONTOH PERENCANAAN PEMBELAJARAN (ruang lingkup kelas)

INTRAKURIKULER (Mata Pelajaran Umum)

NAMA MAPEL

:

KELAS/SEMESTER

:

SUMBER
BELAJAR/

PERANGKAT AJAR

ASESMEN

LANGKAH
KEGIATAN

TUJUAN

PEMBELAJARAN

BUKU TEKS
MODUL
INTERNET
DLL.

FORMATIF/ SUMATIF

CATATAN:
Komponen dalam dokumen perencanaan pembelajaran minimal mengandung 3 elemen di
atas, yaitu tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, dan asesmen (Standar Proses)

40

media
media

CONTOH Program Pemberdayaan dan atau Keterampilan)

NAMA PROJEK

: KEWIRAUSAHAAN

TEMA & TOPIK

: MENGGALI POTENSI DIRI UNTUK BERWIRAUSAHA

KLS & SEMESTER

: X/1 (Fase E)

Program Keterampilan

: TATA BOGA

Profil Pelajar Pancasila : Kreatif
Elemen

: Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

Sub elemen

: Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau
tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan
lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.

SUMBER BELAJAR

ASESMEN

LANGKAH KEGIATAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

MODUL
INTERNET
DLL.

FORMATIf

SUMATIF

Pengolahan Makanan

Peserta didik mampu
menganalisis produk makanan
Indonesia, menyiapkan makanan
makanan dan minuman Indonesia
(daerah), memodifikasi makanan produk
lokal, dan menyiapkan makanan
kekinian dari bahan makanan lokal dari
hewani dan nabati.

41

media
media

47

IV. Perencanaan Pembelajaran

A. Ruang Lingkup Satuan Pendidikan

Alur tujuan pembelajaran (Menjelaskan dan memberikan contoh alur
tujuan pembelajaran dan dilampirkan bagaimana menurunkan
Capaian Pembelajaran → alur tujuan pembelajaran)

B. Ruang Lingkup Kelas

Perangkat Pembelajaran (Menjelaskan dan memberikan contoh
rencana pelaksanaan pembelajaran atau modul ajar). RPP/Modul ajar
sekurang-kurangnya menggambarkan tentang tujuan, langkah
pembelajaran, dan penilaiannya)

42

media
media

V. Evaluasi, Pendampingan, dan Pengembangan Profesional

A. Evaluasi

Evaluasi dilakukan secara mandiri dan berkala oleh satuan pendidikan, dan
dapat dilakukan merujuk pada hasil asesmen peserta didik, artefak peserta
didik, survey lulusan, refleksi proses belajar oleh pendidik, observasi kepala
satuan Pendidikan, rapor Pendidikan, dan data lain yang relevan.

Evaluasi jangka panjang

Evaluasi jangka pendek

B. Pendampingan dan Pengembangan Profesional

Pendampingan dan pengembangan professional dapat dilakukan melalui
coaching, monitoring, atau evaluasi.

Membuat jadwal diskusi untuk memperoleh solusi atas kendala-kendala yang
dihadapi

43

media

EVALUASI , PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL

PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL

EVALUASI

Waktu/PJ

Kegiatan

Waktu/PJ

Kegiatan

Coaching :
Pemahaman CP dan ATP

dll

Mentoring
Melakukan pengembangan
program

dll

Pelatihan
Penyusunan perangkat ajar
mata pelajaran umum

Penyusunan perangkat ajar
Program Pemberdayaan dan
Program Keterampilan

dll

44

media
media

Lampiran

Contoh rumusan alur tujuan pembelajaran mata pelajaran

Contoh perencanaan pembelajaran (rencana pelaksanaan

pembelajaran/modul ajar mata pelajaran)

Contoh modul projek Pemberdayaan & Keterampilan

berbasis profil pelajar Pancasila

Hal-hal yang dianggap esensial lainnya (RKS, RKAS, Kalender

Pendidikan, dll.)

50

45

media
media

Kebijakan dan panduan
dapat diakses pada laman:

kurikulum.kemdikbud.go.id

media
media
media

Penyusunan
Kurikulum
Satuan
Pendidikan

Ita Guntari

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 45

SLIDE