Search Header Logo
Modul Ajar 1 Pemrograman Teks Grafik dan Multimedia

Modul Ajar 1 Pemrograman Teks Grafik dan Multimedia

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Arif Sukatmo

Used 2+ times

FREE Resource

13 Slides • 0 Questions

1

Menerapkan pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi obyek

Arif Joko Sukatmo,S.Kom
Pertemuan minggu 1

2

​Pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi objek (OOP) tingkat lanjut adalah dua paradigma yang berbeda dalam pengembangan perangkat lunak. Berikut adalah poin-poin penting yang bisa dibahas terkait menerapkan keduanya:
Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik dapat memahami dasar konsep pemrograman.

  2. Peserta didik mampu merancang solusi yang terstruktur.

  3. Peserta didik mengembangkan kode yang dapat digunakan kembali kedalam sebuah modul.

  4. Peserta didik dapat dapat mengorganisir data dan perilaku ke dalam objek-objek yang memiliki atribut dan metode terkait

3

  1. Peserta didik dapat menggunakan konsep pewarisan, polimorfisme, dan enkapsulasi untuk mengelola kompleksitas dan meningkatkan fleksibilitas.

  2. Peserta didik dapat dapat mengorganisir kode dengan lebih baik dan menggunakan konsep-konsep yang mempermudah pengembangan solusi.

4

Konsep dasar pemrograman terstruktur

Pemrograman terstruktur pada prinsipnya digunakan untuk menbangun aplikasi atau sistem  dengan menerapkan prosedur-prosedur yang ada agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuan pembuatnya

5

6

Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.

7

​Tujuan pemrograman terstruktur antara lain :
1. Meningkatkan kehandalan suatu progam,
2. Program mudah dibaca dan ditelusuri,
3. Menyederhanakan kerumitan program,
4. Pemeliharaan program,
5. Meningkatkan produktivitas pemrograman.

Ciri-Ciri Pemrograman terstruktur

  • mengandung teknik pemecahan yang tepat dan benar,

  • memiliki algoritma pemecahan masalah yang sederhana, standar dan efektif,

  • memiliki struktur logika yang benar dan mudah dipahami,

    terdiri dari 3 struktur dasar yaitu urutan, seleksi dan perulangan,

8

  • menghindari penggunaan GOTO,

  • biaya pengujian rendah,

  • Source Program penterjemah Machine

  • languages Komputer dan Pemrograman

    memiliki dokumentasi yang baik biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan rendah.

Manfaat Pemrograman terstruktur

  • Dapat menangani program yang besar dan komplek,

  • Dapat menghindari konflik internal team,

  • Membagi kerja team berdasarkan modul-modul program yang sudah dirancang,

  • Kemajuan pengerjaan sistem dapat dimonitor dan dikaji

9

Langkah – langkah pengembangan pemograman terstruktur

  • Definisikan masalah (Batasan masalah)

  • Rancang outline pemecahan masalah (Pengembangan model)

  • Buat algoritma berdasarkan outline pemecahan masalah

  • Test algoritma (Perbaikan algoritma)

  • Coding (Pemrograman dan pengujian program)

  • Execute (Running)

  • Dokumentasi dan pemeliharaan

10

Bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman terstruktur:

1)      Cobol Turbo Prolog

2)      C

3)      Pascal

4)      Delphi

5)      Borland Delphi

11

Pemrograman Berorientasi Obyek

Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,

12

Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

13

Contoh OOP Bahasa pemrograman yaitu :

1)      Visual Foxpro

2)      Java

3)      C++

4)      Pascal (bahasa pemrograman)

5)      SIMULA

6)      Smalltalk

7)      Ruby

8)      Python

9)      PHP

10)   C#

11)   Delphi

12)   Eiffel

13)   Perl

14)   Adobe Flash AS 3.0

Menerapkan pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi obyek

Arif Joko Sukatmo,S.Kom
Pertemuan minggu 1

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE