

Menghindari Sikap Ghadab
Presentation
•
Religious Studies
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Muhammad Riyadh
Used 1+ times
FREE Resource
44 Slides • 0 Questions
1
Ghadab - Mujahadah An
Nafs - Syajaah
ِمْيِحَّرلا ِنْٰحَّْرلا ِالله ِمْسِب
Menghindari
Akhlak
Mazmumah
dan
Membiasakan
Akhlak
Mahmudah
Agar
Hidup
Lebih
Nyaman
dan
Berkah
2
Tentang Penulis
•Rian Hidayat, M.Pd
•GPAI SMP-SMA Semesta Semarang
•Konselor MIBS Semarang
•Pengurus MGMP PAI SMA Kota Semarang
•Pengurus MGMP PAI SMA Jawa Tengah
•FB: Rian Hidayat Abi
•IG: @rianhidayatabi
•Twitter: @rianhidayatabi
•Youtube 1: Rian Hidayat Abi
•Youtube 2: Pendidikan Agama Islam
3
Kita Mulai Dengan Membaca
4
• 1. Menganalisis manfaat menghindari sikap temperamental (ghadhab),
menumbuhkan sikap kontrol diri dan berani dalam kehidupan sehari-hari
pengertian, dalil, macam dan manfaatnya.
• 2. Menyajikan paparan tentang menghindari perilaku temperamental (ghadhab),
menumbuhkan sikap kontrol diri dan berani;
• 3. Meyakini bahwa sikap temperamental (ghadhab) merupakan larangan dan
sikap kontrol diri dan berani adalah perintah agama;
• 4. Menghindari sikap temperamental (ghadhab) dan membiasakan sikap kontrol
diri dan berani dalam kehidupan sehari-hari.
5
6
Ghadab
Menghindarkan
Diri
dari
Sifat
Temperamental
7
Kisah
Paku
dan
Sebatang
Balok
Kayu
8
Pengertian
Pengertian Ghadab (Temperamental / Marah)
Emosi yang terjadi akibat ketidaksenangan terhadap suatu
keadaan. Sifat seseorang yang mudah marah karena tidak
senang dengan perlakuan atau perbuatan orang lain.
ghadhiba
yaghdhibu
ghadhaban
Istilah
Marah adalah perubahan emosional yang menimbulkan penyerangan
dan penyiksaan guna melampiaskan dan mengobati apa yang ada di
dalam hati
Dr. Sayyid Muhammad
Nuh
Imam Nawawi
Marah adalah tekanan nafsu dari hati yang mengalirkan darah pada
bagian wajah yang mengakibatkan kebencian kepada seseorang.
9
ghadab
Ridha: menerima dengan senang hati
Al-Hilm: murah hati, tidak cepat marah
10
Dalil Larangan Marah
“Jika setan benar-benar menggodamu dengan halus,
berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf
[07]: 200).
Dalil - 1
11
Dari Nenekku ‘Athiyyah RA, dia memiliki shahabat dan dia berkata bahwa Rasulullah bersabda
“Sesungguhnya marah itu datangnya dari setan, dan setan diciptakan dari api dan
sesungguhnya api itu dipadamkan dengan air, maka apabila salah seorang di antara
kamu marah, maka hendaklah dia berwudu” (HR. Abu Daud)
Marah itu dari Setan
Dalil - 2
12
Siapa Orang Terkuat?
Dari Abu Hurairah r.a. dia berkata: Rasulullah Saw bersabda, "Orang kuat bukanlah yang kuat dalam
bergulat, namun orang yang mampu menguasai dirinya tatkala ia sedang marah.” (HR. Muttafaq
'Alaih)
Dalil - 3
13
Dari sahabat Abu Hurairah ra, katanya: Ada seorang laki-laki berkata kepada
Nabi SAW: “Berilah wasiat kepadaku.” Beliau menjawab: “Jangan suka marah.”
Maka diulanginya berkali-kali, beliau tetap menjawab: “Jangan suka marah.”
(HR. Imam Bukhari no 137)
Wasiat Rasulullah Saw
Dalil - 4
14
Faktor Fisik
(Jasmaniyah)
Kelelahan yang berlebihan
Kekurangan zat-zat tertentu dalam
tubuh
Reaksi hormon kelamin
PENYEBAB SIFAT
TEMPERAMENTAL
(GHADAB)
Faktor Psikis
(Rohaniah)
Ujub (Bangga terhadap Diri Sendiri)
Perdebatan atau Perselisihan
Senda Gurau yang Berlebihan
Ucapan yang Keji dan Tidak Sopan
Sikap Permusuhan kepada Orang Lain
Ketergantungan alkohol
Depresi
Rasa cemas yang berlebihan
Gangguan perkembangan saraf
Kepribadian ganda
Rasa sedih
15
Golongan Marah Berlebihan
(Ifrath)
TINGKATAN SIFAT
TEMPERAMENTAL
(GHADAB)
Golongan yang Tidak Memiliki
Sifat Marah (Tafrith)
Mereka tidak akan kehilangan sifat pemarah sama sekali tetapi akan
marah hanya pada saat-saat tertentu dengan kemarahan yang
proporsional.
Golongan yang Mampu
Berlaku Adil dan Proporsional
(I’tidal)
Yaitu golongan yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan
sifat pemarah, lalu bersikap berlebihan sehingga kehilangan kendali
terhadap akal sehatnya, hal ini bisa membentuk dendam, benci dan
dengki. Terbentuk karena dua hal; pembawaan, kebiasaan.
Kebalikaan dari ifrath. Golongan ini sama sekali tidak akan
menunjukkan sikap marah terhadap apa pun yang terjadi di
sekitarnya. urusan agama yang dihina maupun, diinjak-injak oleh
golongan lain pun, mereka akan bersikap acuh, tidak peduli dan
tidak memiliki hasrat untuk melakukan pembelaan terhadap
kebenaran. Golongan ini tercela.
16
Membaca kalimat istiadzah (ta’awudz)
Berwudhu
Mengubah posisi tatkala marah, misalkan lagi berdiri, ia duduk.
Memperbanyak berzikir kepada Allah Swt
Cara
Menghindari
Sikap Marah
Memperbanyak shalat sunnah
Diam dan menjaga ucapan.
17
Dapat menumbuhkan kekuatan jiwa dan berpikir jernih.
Dapat menjadi orang yang kuat.
Tidak merugikan orang lain dan lingkungan sekitar.
Allah Swt memberikan hadiah surga.
Manfaat
Menghindari
Sikap Marah
Menghindari kebencian dan permusuhan
Membawa kebahagiaan
Mendapatkan pahala yang besar dari Allah Swt. (Q.S. Ali Imran/3: 133-134)
18
Mujahadah
An-Nafs
Menumbuhkan
Sikap
Kontrol
Diri
19
Pengertian
Pengertian Mujahadah an-Nafs (Kontrol Diri)
Upaya sungguh-sungguh untuk mengendalikan diri atau menahan nafsu yang
melanggar hukum-hukum Allah Swt.
Mujahadah
Bersungguh-sungguh
An-Nafs
Istilah
Mujahadah
An
-
Nafs
Jiwa, nafsu, diri
Ittiba
’
ul
Hawa
Mengikuti hawa nafsu
20
Kemampuan untuk menyusun, membimbing, mengatur dan mengarahkan perilaku
seseorang menjadi lebih positif.
Menahan tingkah laku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, karena orang
yang memiliki kontrol diri yang baik, cenderung akan patuh dan mengikuti peraturan yang
ada di mana pun ia berada, serta mampu menekan atau menahan tingkah laku yang
bersifat impulsif atau sekehendak hatinya
Mampu menahan reaksi yang bersifat negatif terhadap sesuatu dan mengarahkannya
menjadi reaksi yang lebih positif
Keinginan mengontrol diri sendiri, dengan menempatkan diri pada posisi terbaik yaitu
mengerti apa yang baik dan buruk, yang harus dikerjakan atau harus ditinggalkan.
21
Dalil Mujahadah An-Nafs (Kontrol Diri)
“Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga
(yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan
bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang
selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit,
orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan
orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain.
Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS.
Al-Imron ayat 133-134).
Dalil - 1
22
Dalil Mujahadah An-Nafs (Kontrol Diri)
Perbanyak Zikir untuk Meredam Konflik Jiwa
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan
hati mereka menjadi tenteram dengan
mengingat Allah Swt. Ingatlah, hanya
dengan mengingat Allah Swt. hati
menjadi tenteram.” (Q.S. ar-
Ra’d/13:28).
Dalil - 2
23
Dalil Mujahadah An-Nafs (Kontrol Diri)
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Rasulullah Saw.
bersabda: “Apakah yang kamu sebut dengan orang yang
perkasa (kuat) di antara kamu?” Jawab kami: “orang yang
mampu merobohkan lawannya”. Jawab Nabi: “bukan itu
orang yang perkasa, melainkan seseorang yang mampu
menguasai dirinya pada saat ia marah” (HR. Muslim).
Dalil - 3
24
Dalil Mujahadah An-Nafs (Kontrol Diri)
Dari Abu Hurairah r.a.,ia mendengar Rasulullah Saw.
bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba berbicara
dengan suatu kata yang tidak dipikir (apakah ia baik
atau buruk), sehingga dengan satu kata itu, ia
terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh
daripada jarak antara timur” (H.R. Bukhari)
Dalil - 4
25
Dalil Mujahadah An-Nafs (Kontrol Diri)
Dari Abdillah bin Amr r.a. dari Rasulullah Saw. Ia bersabda:
“Seorang muslim adalah orang yang menjaga lisan dan
tangannya dari menyakiti orang lain. Dan muhajir
adalah orang yang meninggalkan apa yang Allah larang
kepadanya. ” (H.R. Bukhari)
Dalil - 5
26
Mencuri
Berbohong
Marah
Sombong
SIFAT BURUK MANUSIA
Sabar
Teliti
Jujur
Syukur
SIFAT BAIK MANUSIA
Dll
Dll
27
Quote of the day:
“Sesungguhnya,
musuh terbesar
adalah diri
sendiri.”
28
Kontrol Prilaku (Behavior
Control)
Kesiapan atau kemampuan
seseorang untuk
memodifikasi suatu keadaan
yang tidak menyenangkan.
Kemampuan individu untuk
mengelola informasi yang
tidak diinginkan sehingga
dapat mengurangi tekanan
bagi diri seseseorang.
Kemampuan untuk memilih
suatu tindakan berdasarkan
sesuatu yang diyakini atau
disetujui.
ASPEK-ASPEK KONTROL DIRI
Kontrol Kognitif (Cognitive
Control)
Kontrol Keputusan (Decicion
Making Control)
29
Memikirkan risiko dan akibat dari setiap perbuatan
Bersabar dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan
Memperbanyak zikir kepada Allah Swt.
Berdoa memohon perlindungan kepada Allah Swt
Cara
Menerapkan
Kontrol Diri
dalam
Kehidupan
Meyakini bahwa kemuliaan manusia karena memiliki akhlakul karimah
Meyakini bahwa control diri bagian dari akhlakul karimah yang menjadikannya terhormat
Berteman dengan orang-orang shalih
Berlatih bersikap kontrol diri secara terus menerus
30
Memiliki sikap sabra dalam menghadapi sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai
Tidak mudah tersinggung dan emosi atas sesuatu yang dialami
Selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt untuk menenangkan suasana hati di dalam dirinya.
Selalu mempertimbangkan tindakan yang akan dilakukannya.
Ciri-ciri
Seseroang
Yang Memiliki
Kontrol Diri
31
Menjaga kehormatan diri
Terhindar dari perilaku yang dapat merugikan orang lain
Menyelesaikan segala persoalan dengan pikiran yang jernih
Menjadi inspirasi dan teladan bagi orang lain
Alasan
Pentingnya
Kontrol Diri
dalam
Kehidupan
32
Dalam Keluarga
CONTOH
KONKRIT
PENGENDALIAN
DIRI
Dalam Masyarakat
Dalam Lingkungan
Sekolah
Mengembangkan pola hidup sederhana, menghindari sifat tabzir (boros) dan israf
(berlebih-lebihan)
Tidak menciptakan keributan dan pertengkaran dalam keluarga sehingga
mengganggu ketenteraman anggota keluarga yang lain
Patuh pada nasihat dan perintah orang tua, terutama yang berhubungan dengan
perintah agama.
Menghindari konflik, menebarkan ukhuwah dan silaturahim dengan orang lain
Menghargai perbedaan, toleran serta menghormati orang lain
Patuh dan tunduk pada norma dan aturan yang berlaku di masyarakat, baik norma
yang tertulis maupun adat istiadat yang berlaku.
Disiplin, patuh dan taat pada aturan serta tata tertib sekolah
Menghormati guru dan karyawan sekolah serta menghargai teman
Menjaga perilaku hidup sederhana tidak sombong dan tidak gengsi dengan
kehidupan dan kondisi serta kemampuan sendiri.
33
Mampu menahan emosi dengan baik, sehingga dapat meminimalisir akibat negatif dari perbuatan
yang dilakukan tanpa pertimbangan secara matang.
Terhindar dari sifat rakus, serakah dan tamak, khususnya kontrol diri dalam harta.
Terhindar dari kesalahpahaman yang tidak perlu. Tidak cepat bereaksi negatif terhadap masalah
yang timbul.
Sabar & optimis dalam menghadapi musibah dan cobaan dari Allah Swt. Ia akan beri pertolongan
Manfaat
Kontrol Diri
dalam
Kehidupan
Mampu bergaul dan bersosialisasi dengan baik di masyarakat
Selalu ingat akan pertanggungjawaban semua perbuatan kepada Allah, termasuk lepas kontrol
Hidup menjadi tenang dan damai
Mewujudkan dan memperkuat ukhuwah insaniyah
Dapat menahan setiap luapan emosi diri
Terhindar dari sifat iri, dengki, ria, takabur, dan tidak rela dengan takdir Allah Swt
34
SYAJA’AH
Menumbuhkan
Sikap
Pemberani
Membela
Kebenaran
35
Amati Gambar
36
Pengertian
Pengertian Syaja’ah (Berani)
Keteguhan hati, kekuatan pendirian untuk membela kebenaran dengan
cara yang ksatria, konsisten, dan terpuji.
Berani atau gagah
Istilah
Syaja’ah merupakan suasana bathiniah seseorang yang direalisasikan
dalam sikap lahiriah untuk berani mengambil tindakan dengan penuh
keyakinan dan siap dengan segala risikonya.
Keputusan untuk berani mengambil tindakan ini harus dilandaskan pada
kebenaran dan keadilan, sesuai dengan norma agama, adat istiadat
maupun hukum positif yang berlaku, agar mendapatkan rida dari Allah Swt.
Berani atau gagah
Penakut, lemah, pengecut
Keras kepala, keras hati, nekat
37
Orang yang tidak takut menghadapi apa pun demi membela kebenaran
dan siap menerima risiko apa saja serta senantiasa takut untuk berbuat
kesalahan.
orang yang justru merasa takut untuk membela kebenaran. Padahal
agama mengajarkan kepada setiap muslim untuk menjadi pembela
kebenaran dan tidak takut terhadap apa pun kecuali kepada Allah Swt.
Keberanian yang bersifat berlebihan dan cenderung keras kepala, keras
hati dan membabi-buta.
Kisah Manusia Pemberani
38
Dalil Syaja’ah (Berani)
“Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan
(pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi
(derajatnya) jika kamu orang-orang mukin”. (QS.
Ali Imron ayat 139).
Dalil - 1
39
Dalil Syaja’ah (Berani)
Dari Al-Mughirah bin Syu’bah, dari Nabi Saw.
beliau bersabda: “Akan senantiasa ada dari
golongan umatku yang membela
kebenaran hingga ketetapan Allah Swt.
datang kepada mereka, dan mereka dalam
keadaan menang" (H.R. Bukhari)
Dalil - 2
40
Berani menghadapi musuh di medan pertempuran (jihad fii sabiilillah)
Berani mengatakan kebenaran atau menegakkan kebenaran
Berani menyimpan dan menjaga rahasia
Memiliki daya tahan tubuh yang kuat
Implementasi
Sikap Syajaah
dalam
Kehidupan
Dalam konteks kehidupan saat ini, jihad fii sabilillah tidaklah harus bermakna perang, bisa dalam bentuk amar
ma’ruf nahiy munkar
Dari Abu Dzar r.a. berkata, Kekasihku Rasulullah Saw. memerintahkan kepadaku untuk mengatakan yang benar,
walaupun itu pahit”.(H.R. Ahmad)
Mampu mengendalikan hawa nafsu
Berani mengakui kesalahan
Berani objektif menilai diri sendiri
41
Memiliki rasa takut kepada Allah Swt.
Mencintai kehidupan akhirat
Tidak takut menghadapi kematian yang merupakan ancaman untuk berani membela kebenaran
Faktor
Pembentuk
Sikap Syaja’ah
Pada Diri
Seorang Muslim
Tidak ragu-ragu dalam membela kebenaran
Tidak materialistis
Berserah diri (tawakkal) dan yakin akan pertolongan Allah Swt. dalam membela kebenaran
Kristalisasi Pendidikan karakter dari keluarga, masyarakat dan sekolah
Membiasakan diri berani membela kebenaran
Berteman dengan seseorang yang memiliki sikap berani membela kebenaran
Memahami betapa besar manfaat berani membela kebenaran
42
Manfaat Bagi Diri
Sendiri
HIKMAH DAN
MANFAAT
SYAJAAH
Manfaat bagi
Keluarga
Manfaat bagi
Agama, Negara
dan Bangsa
Memiliki kualitas mental dan bersikap dewasa dalam menghadapi semua persoalan.
Bersikap berani memperjuangkan kebenaran dan tidak sampai hati membiarkan
terjadinya kemunkaran.
Mendahulukan perintah Allah Swt. dibandingkan dengan urusan duniawi. Keberanian
seorang muslim lahir dari rasa takutnya kepada Allah Swt.
Keluarga yang mendidik dan membiasakan perilaku syaja’ah bagi semua anggotanya,
akan hidup dengan tenteram dan nyaman.
Energi syaja’ah yang mereka miliki akan membuat mereka tetap berani berjuang,
bekerja keras berikhtiar, tawakkal kepada Allah Swt. dan qanaah terhadap segala
sesuatu yang mereka terima.
Bangsa yang besar akan terwujud jika masyarakatnya terbiasa dan memiliki budaya
berani (syaja’ah) dalam setiap langkahnya.
menjadi negara yang kuat, maju dan terhindar dari tindakan-tindakan yang melanggar
hukum dan norma agama seperti korupsi, peredaran narkoba, terorisme dan
tindakan tindakan kriminal lainnya karena seluruh masyarakat dan aparat penegak
hukum berani dan kompak dalam ber-amar ma’ruf nahiy munkar sesuai dengan
kapasitas dan kewenangan masing-masing
43
Kisah Ummu Sulaim Menjadi Perisai Rasulullah Saw
44
Ghadab - Mujahadah An
Nafs - Syajaah
ِمْيِحَّرلا ِنْٰحَّْرلا ِالله ِمْسِب
Menghindari
Akhlak
Mazmumah
dan
Membiasakan
Akhlak
Mahmudah
Agar
Hidup
Lebih
Nyaman
dan
Berkah
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 44
SLIDE
Similar Resources on Wayground
40 questions
Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Presentation
•
10th Grade
39 questions
TATA BAHASA
Presentation
•
10th Grade
40 questions
Ecoprint eps 1
Presentation
•
10th Grade
41 questions
Membaca, Membuat, & Proyeksi Peta
Presentation
•
10th Grade
40 questions
Berlomba-lomba dalam kebaikan dan etos kerja
Presentation
•
10th Grade
37 questions
Ahlak Tercela (Nafsu Ghadab)
Presentation
•
10th Grade
36 questions
Kedatangan Bangsa Eropa Ke Indonesia
Presentation
•
10th Grade
38 questions
Seisme
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
16 questions
Grade 3 Simulation Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
19 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Cinco de Mayo Trivia Questions
Interactive video
•
3rd - 5th Grade
17 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
4th Grade
24 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
5th Grade
13 questions
Cinco de mayo
Interactive video
•
6th - 8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
30 questions
GVMS House Trivia 2026
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Religious Studies
5 questions
A.EI.1-3 Quizizz Day 1
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Cinco De Mayo
Presentation
•
10th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
10th Grade
210 questions
Unit 1 - 4 AP Bio Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
100 questions
Biology EOC Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
A.EI.1-3 Quizizz Day 2
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
A.EI.1-3 Quizizz Day 4
Quiz
•
9th - 12th Grade
16 questions
AP Biology: Unit 1 Review (CED)
Quiz
•
9th - 12th Grade