
PKI Madiun 1948 & DI/TII
Presentation
•
History
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
El Ibrahimy
Used 23+ times
FREE Resource
30 Slides • 0 Questions
1
PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MENGHADAPI ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA
Ibrahim, M.Pd. | Guru Sejarah Ahli Pertama
MAN 1 Ogan Ilir
2
Berbagai Pergolakan di Dalam Negeri (1948-1965)
Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkaitan dengan ideologi.
Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkait dengan kepentingan (vested interest).
Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkait dengan sistem pemerintahan.
3
Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkaitan dengan ideologi.
Pemberontakan PKI Madiun 1948
Gerakan DI/TII
Pemberontakan G-30-S/PKI 1965
4
Pemberontakan PKI Madiun 1948
Kapal Perang Amerika USS Renville
5
Perdana Menteri Ke-2 Indonesia
Amir Syarifuddin
6
Wilayah RI berdasarkan Perjanjian Renville
7
Amir Syarifuddin memberikan mandat sepenuhnya kepada Presiden Soekarno. Sehari kemudian PNI menuntut Amir Syarifuddin untuk mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri dan menteri pertahanan pada tanggal 18 Januari 1948. Kemudian Presiden Soekarno memutuskan untuk memecat Amir Syarifuddin dari Perdana Menteri dan sekaligus Menteri Pertahanan dan pada akhirnya Kabinet Amir Syarifuddin digantikan oleh Kabinet Hatta.
8
FDR
(Front Demokrasi Rakyat)
Amir Syarifudin yang merasa kecewa akhirnya membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada tanggal 26 Februari 1948 yang melibatkan beberapa Partai di antaranya Partai Sosialis Indonesia, Partai Komunis Indonesia, Pemuda Sosialis Indonesia, Partai Buruh Indonesia, Sarekat Buruh Perkebunan Republik Indonesia.
9
18 September 1948
Amir Syarifuddin memproklamirkan berdirinya Republik Soviet Indonesia (RSI)
10
11
Tujuan Pemberontakan
12
13
Upaya Penumpasan
Pemerintah mengirimkan pasukan TNI (Divisi Siliwangi) di bawah pimpinan Abdul Haris Nasution untuk memadamkan pemberontakan PKI di Madiun
14
Akhir Pemberontakan
Dalam upaya memulihkan keamanan di Madiun, pasukan TNI berhasil mengalahkan pemberontak PKI. Musso ditembak mati dan Amir Syarifuddin ditangkap kemudian dihukum mati.
15
16
17
2. Pemberontakan DI/TII
(Darul Islam/Tentara Islam Indonesia)
Jawa Barat
Jawa Tengah
Sulawesi Selatan
Kalimantan Selatan
Aceh
18
DI/TII Jawa Barat
Salah satu keputusan Renville adalah pasukan RI dari daerah-daerah yang berada di dalam garis van Mook harus pindah ke daerah yang dikuasai RI.
Divisi Siliwangi dipindahkan ke Jawa Tengah karena Jawa Barat dijadikan negara bagian Pasundan oleh Belanda. Akan tetapi laskar bersenjata Hizbullah dan Sabilillah yang telah berada di bawah pengaruh Kartosuwiryo tidak bersedia pindah dan malah membentuk Tentara Islam Indonesia (TII).
Kosongnya kekuasaan RI di Jawa Barat segera dimanfaatkan Kartosuwiryo
19
20
DI/TII Jawa Barat
Pada mulanya ia memimpin perjuangan melawan Belanda dalam rangka menunjang perjuangan RI, namun akhirnya perjuangan tersebut beralih menjadi perjuangan untuk merealisasikan cita-citanya.
Ia lalu menyatakan pembentukan Darul Islam (negara Islam/DI) dengan dukungan TII, di Jawa Barat pada Agustus 1948.
21
Akibat persetujuan Renville daerah Pekalongan-Brebes-Tegal ditinggalkan TNI dan aparat pemerintahan.
Hal ini menyebabkan terjadinya kevakuman di wilayah ini dan Amir Fatah beserta pasukan Hizbullah yang tidak mau di-TNI-kan segera mengambil alih.
DI/TII Jawa Tengah
22
Amir Fatah kemudian ikut memproklamirkan berdirinya Negara Islam di Jawa Tengah. Sejak itu terjadi kekacauan dan konflik terbuka antara pasukan Amir Fatah dengan pasukan TNI.
Berbeda dengan DI/TII di Jawa Barat, perlawanan Amir Fatah tidak terlalu lama. Kurangnya dukungan dari penduduk membuat perlawanannya cepat berakhir. Desember 1951, ia menyerah.
23
DI/TII Sulawesi Selatan
Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan dipimpinan oleh Letnan Kolonel Kahar Muzakkar.
Pada tahap awal, pemberontakan ini disebabkan akibat ketidakpuasan para bekas pejuang gerilya kemerdekaan terhadap kebijakan pemerintah dalam membentuk Tentara Republik dan demobilisasi yang dilakukan di Sulawesi Selatan.
Namun beberapa tahun kemudian pemberontakan malah beralih dengan bergabungnya mereka ke dalam DI/TII Kartosuwiryo.
24
Pada tanggal 7 Agustus 1953 Kahar Muzakkar menyatakan diri sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia Kartosuwiryo.
Untuk menumpas pemberontakan yang dilakukan oleh Kahar Muzakkar, pemerintah memerlukan waktu yang lama.
Pemberontakan baru berakhir pada tahun 1965. Kahar Muzakkar tewas tertembak dalam suatu penyergapan
25
DI/TII Kalimantan Selatan
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) Divisi IV, sebagai pasukan utama Indonesia dalam menghadapi Belanda di Kalimantan Selatan tumbuh menjadi tentara yang kuat dan berpengaruh di wilayah Kalimantan Selatan.
Namun ketika penataan ketentaraan mulai dilakukan di Kalimantan Selatan oleh pemerintah pusat di Jawa, tidak sedikit anggota ALRI Divisi IV yang merasa kecewa karena di antara mereka ada yang harus didemobilisasi atau mendapatkan posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.
Suasana mulai resah dan keamanan di Kalimantan Selatan mulai terganggu. Penangkapan-penangkapan terhadap mantan anggota ALRI Divisi IV terjadi.
Alasannya karena diantara mereka ada yang mencoba menghasut mantan anggota ALRI yang lain untuk memberontak. Salah satunya adalah Letnan Dua Ibnu Hajar.
Ibnu Hajar berhasil mengumpulkan pengikut, terutama di kalangan anggota ALRI Divisi IV yang kecewa terhadap pemerintah. Ia menamai pasukannya sebagai Kesatuan Rakyat Indonesia yang Tertindas (KRIyT).
26
27
Kerusuhan akhirnya terjadi. Berbagai penyelesaian damai dilakukan pemerintah, namun upaya ini mengalami kegagalan. Pemberontakan pun pecah.
Akhir tahun 1954, Ibnu Hajar memilih untuk bergabung dengan pemerintahan DI/TII Kartosuwiryo, yang menawarkan kepadanya jabatan dalam pemerintahan DI/TII sekaligus Panglima TII Kalimantan.
Gerakan DI/TII Kalimantan Selatan merupakan pemberontakan yang relatif kecil, di mana pemberontak tidak menguasai daerah yang luas dan pergerakan pasukan yang besar.
Pemberontakan ini berlangsung lama dan berlarut-larut hingga tahun 1963. Akhirnya Ibnu Hajar ditangkap dan menyerah. Kemudian pengadilan militer menjatuhinya hukuman mati.
28
DI/TII Aceh
Penyebab pecahnya pemberontakan DI/TII di Aceh adalah ketika pada tahun 1950 pemerintah menetapkan wilayah Aceh sebagai bagian dari Provinsi Sumatera Utara.
Para ulama Aceh yang tergabung dalam Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) menolak hal ini. Bagi mereka, pemerintah terlihat tidak menghargai masyarakat Aceh yang telah berjuang membela republik.
Mereka menuntut agar Aceh memiliki otonomi sendiri dan mengancam akan bertindak bila tuntutan mereka tak dipenuhi. Tokoh terdepan PUSA dalam hal ini adalah Daud Beureueh.
29
30
Pemerintah pusat kemudian berupaya menempuh jalan pertemuan. Wakil Presiden M. Hatta (1950), Perdana Menteri M. Natsir (1951), bahkan Soekarno (1953) menyempatkan diri ke Aceh untuk menyelesaikan persoalan ini, namun mengalami kegagalan.
Akhirnya pada tahun 1953, setelah Daud Beureuh melakukan kontak dengan Kartosuwiryo, ia menyatakan Aceh sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia yang dipimpin Kartosuwiryo.
Konflik antara pengikut Daud Beureuh dengan tentara RI pun terjadi selama beberapa tahun.
Pemerintah RI Kemudian melakukan pendekatan melalui tokoh-tokoh penting yang berpengaruh di Aceh.
Atas prakarsa Panglima Kodam I/Iskandar Muda, Kolonel M. Jasin, akhirnya dilakukan Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh. Pemerintah menjadikan Aceh sebagai daerah istimewa pada tahun 1959.
Daud Beureuh akhirnya dapat dibujuk kembali ke masyarakat sehingga pemberontakan DI/TII di Aceh dapat diakhiri.
PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MENGHADAPI ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA
Ibrahim, M.Pd. | Guru Sejarah Ahli Pertama
MAN 1 Ogan Ilir
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 30
SLIDE
Similar Resources on Wayground
22 questions
BAB 8 : PEMBANGUNAN DAN PERPADUAN UNTUK KESEJAHTERAAN
Presentation
•
12th Grade
20 questions
PRE TEST SEJARAH PERGERAKAN KEBANGSAAN INDONESIA
Presentation
•
12th Grade
27 questions
Illuminismo lezione
Presentation
•
12th Grade
23 questions
DESKRIPSI KARBOHIDRAT
Presentation
•
12th Grade
22 questions
MASA KEBANGKITAN NASIONAL
Presentation
•
12th Grade
26 questions
KEDATANGAN HINDU BUDDHA DI INDONESIA
Presentation
•
12th Grade
21 questions
MANAJEMEN PERGELARAN TARI KELAS XII
Presentation
•
12th Grade
24 questions
La guerra del Peloponneso (la prima fase)
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
16 questions
Grade 3 Simulation Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
19 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Cinco de Mayo Trivia Questions
Interactive video
•
3rd - 5th Grade
17 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
4th Grade
24 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
5th Grade
13 questions
Cinco de mayo
Interactive video
•
6th - 8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
30 questions
GVMS House Trivia 2026
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for History
26 questions
Unit 4 AP Modern World History Transoceanic Connections
Quiz
•
9th - 12th Grade
32 questions
Unit 5 AP WORLD REVOLUTIONS
Quiz
•
9th - 12th Grade
26 questions
AP World Unit 3 Land Based Empires
Quiz
•
9th - 12th Grade
8 questions
South African Apartheid
Interactive video
•
9th - 12th Grade
64 questions
US History Domain 4 Review 2025 (Tech Enhanced)
Quiz
•
9th - 12th Grade
59 questions
US History Domain 3 Review Cp 2025 (Tech Enhanced)
Quiz
•
9th - 12th Grade
63 questions
US History Domain 5 Review CP 2025 (Tech Enhanced)
Quiz
•
9th - 12th Grade
60 questions
APUSH Period 8 Review
Quiz
•
12th Grade