Search Header Logo
Sistem Pneumatik

Sistem Pneumatik

Assessment

Presentation

Life Skills

Vocational training

Practice Problem

Hard

Created by

Ade Hidayat

Used 6+ times

FREE Resource

61 Slides • 0 Questions

1

media

SISTEM PNEUMATIK

2

media

SISTEM PNEUMATIK


Pneumatik berasal dari bahasa Yunani yang
berarti udara atau angin. Semua sistem yang
menggunakan tenaga yang disimpan dalam
bentuk udara yang dimampatkan untuk
menghasilkan suatu kerja disebut dengan
sistem Pneumatik. Dalam penerapannya,
sistem pneumatic banyak digunakan sebagai
sistem automasi.

3

media

Penggunaan sistem Pneumatik
antara lain sebagai berikut :

a. Pencekaman benda kerja
b. Penggeseran benda kerja
c. Pengaturan posisi benda kerja
d. Pengaturan arah benda kerja

4

media

Kelebihan sistem Pneumatik
antara lain :

a.

Fluida kerja mudah didapat dan

ditransfer

b. Dapat disimpan dengan baik

c.

Bersih dan kering

d. Tidak peka terhadap suhu

e. Aman terhadap kebakaran dan ledakan

f.

Tidak diperlukan pendiginan fluida kerja

g.

Sederhana

h.

Murah

5

media

Kekurangan sistem Pneumatik
antara lain:

a. Ketermampatan

b. Gangguan suara (bising)

c. Kelembaban udara

d. Bahaya pembekuan

e. Kehilangan energi kalor

f. Pelumasan udara bertekanan

g. Gaya tekan terbatas

6

media

Sistem Tekanan Tinggi

Untuk sistem tekanan tinggi, udara biasanya disimpan
dalam tabung metal (Air Storage Cylinder) pada range
tekanan dari 1000 – 3000 Psi, tergantung pada keadaan
sistem.
Tipe dari tabung ini mempunyai 2 Klep, yang mana satu
digunakan sebagai klep pengisian, dasar operasi
Kompresor dapat dihubungkan pada klep ini untuk
penambahan udara kedalam tabung. Klep lainnya
sebagai klep pengontrol. Klep ini dapat sebagai klep
penutup dan juga menjaga terperangkapnya udara
dalam tabung selama sistem dioperasikan.

7

media

Sistem Tekanan Sedang.

Sistem Pneumatik tekanan sedang mempunyai range
tekanan

antara

100

150

Psi,

biasanya

tidak
menggunakan tabung udara. Sistem ini umumnya
mengambil udara terkompresi langsung dari motor
kompresor.

8

media

Sistem Tekanan Rendah.

Tekanan udara rendah didapatkan dari
pompa udara tipe Vane. Demikian pompa
udara

mengeluarkan

tekanan

udara
secara kontinu dengan tekanan sebesar 1
–10 Psi. ke sistem Pneumatik.

9

media

KOMPONEN SISTEM
PNEUMATIK

10

media

Kompresor

Kompresor

digunakan

untuk

menghisap
udara

di

atmosfer

dan

menyimpannya
kedalam tangki penampung atau receiver.
Kondisi udara dalam atmosfer dipengaruhi
oleh suhu dan tekanan.

11

media

Oil and Water Trap

Fungsi dari Oil and Water Trap adalah
sebagai pemisah oli dan air dari udara yang
masuk

dari

kompresor.

Jumlah

air
persentasenya sangat kecil dalam udara yang
masuk kedalam sistem Pneumatik, tetapi
dapat menjadi penyebab serius dari tidak
berfungsinya sistem.

12

media

Dehydrator.

Fungsi unit ini adalah sebagai pemisah
kimia untuk memisahkan sisa uap lembab
yang mana boleh jadi tertinggal waktu
udara melewati unit Oil and Water Trap.

13

media

The Air Filter

Setelah udara yang dikompresi melewati unit
Oil and Water Trap dan unit Dehydrator,
akhirnya

udara

yang

dikompresi

akan
melewati Filter untuk memisahkan udara dari
kemungkinan adanya debu dan kotoran
yang mana munkin tedapat dalam udara.

14

media

Pressure Regulator.

Sistem tekanan udara siap masuk pada
tekanan tinggi menambah tekanan pada
bilik dan mendesak beban pada piston.

15

media

Restrictors

Restrictor adalah tipe dari pengontrol klep
yang digunakan dalam sistem Pneumatik,
Restrictor yang biasa digunakan ada dua
(2) tipe, yaitu tipe Orifice dan Variable
Restrictor.

16

media

Komponen Sistem Pneumatik

17

media

Komponen Sistem Pneumatik

System pneumatik terdiri dari beberapa
tingkatan yang mencerminkan perangkat keras
dan aliran sinyal. Beberapa tingkatan
membentuk lintasan kontrol untuk aliran
sinyal mulai dari sinyal masukan menuju sinyal
keluaran.

18

media

Komponen Utama

Sistem pembangkitan udara terkompresi (kompresor,
cooler, dryer, tanki penyimpanan)
Unit pengolahan udara (filter, regulator tekanan,
lutrifier)
Katup sebagai pengatur arah, tekanan, dan aliran
fluida
Aktuator (energi fluida menjadi energi gerak)
Sistem perpipaan
Sensor dan transduser
Sistem kendali dan display

19

media

Susunan Sistem Pneumatik

Catu daya (energi supply)
Elemen masukan (sensors)
Elemen pengolah (processors)
Elemen kerja (actuators)

20

media

Bagan Sistem Pneumatik

21

media

Beberapa elemen dalam sistem Pneumatik

22

media

Beberapa elemen dalam sistem Pneumatik

Compressor: Pemampat
udara

23

media

Beberapa elemen dalam sistem Pneumatik

Penggerak Pneumatik:
Memberikan gaya gerak
dengan pemberian
tekanan udara

Contoh silinder double acting

24

media

Beberapa elemen dalam sistem Pneumatik

Solenoid Valve
(tunggal)
Prinsip kerja
Mengarahkan aliran
udara bertekanan

Prinsip kerja:
Contoh direction valve

25

media

Beberapa elemen dalam sistem Pneumatik

Regulators Control
Pressure :membatasi
tekanan udara pada
sistem pneumatis

26

media

Prinsip kerja sistem pneumatik

compressor

reservoir tank

solenoid valve

cylinder

27

media

Simbol dalam sistem pneumatik

28

media

Simbol dalam sistem pneumatik

29

media

Simbol dalam sistem pneumatik

30

media

Simbol dalam sistem pneumatik

31

media

Metode-metode penggerak valve

32

media

2/2 way valve

33

media

3/2 way valve

34

media

Cara Kerja Actuator

35

media

Cara Kerja Actuator

36

media

Struktur sistem kontrol Pneumatics

37

media

Contoh diagram rangkaian sistem

38

media

Contoh Aplikasi Sistem Pneumatics

39

media

Katup dan Aktuator
Pneumatik

40

media

Pengertian Katup Pneumatik

Perlengkapan pengontrol ataupun pengatur,
baik untuk mulai (start) dan berhenti (stop)
arah aliran angin.

41

media

Simbol Katup Pneumatik

42

media

Jenis Katup Pneumatik

43

media

Penomoran Katup Pneumatik

44

media

Jenis Penggerak Katup Pneumatik

Dikontrol secara manual
Dikontrol secara mekanik
Dikontrol oleh tekanan angin
Dikontrol secara elektrik

45

media

Dikontrol Secara Manual

46

media

Dikontrol Secara Mekanik

47

media

Dikontrol Oleh Tekanan Angin

48

media

Dikontrol Secara Elektrik

49

media

Simbol Katup Pneumatik
Secara Operasional

50

media

Aktuator

Bagian keluaran untuk mengubah energi
suplai

menjadi

energi

kerja

yang
dimanfaatkan.
Sinyal keluaran dikontrol oleh sistem kontrol
dan aktuator bertanggung jawab pada sinyal
kontrol melalui elemen kontrol terakhir.

51

media

Macam-macam Aktuator


SAC ( Single Acting Silinder)
DAC ( Double Acting Silinder)

52

media

SAC ( Single Acting Silinder)

Silinder kerja tunggal mempunyai seal piston
tunggal yang dipasang pada sisi suplai udara
bertekanan. Pembuangan udara pada sisi
batang piston silinder dikeluarkan ke atmosfir
melalui saluran pembuangan. Jika lubang
pembuangan tidak diproteksi dengan sebuah
penyaring akan memungkinkan masuknya
partikel halus dari debu ke dalam silinder yang
bisa merusak seal.

53

media

Konstruksi SAC

54

media

Simbol SAC

55

media

Prinsip Kerja SAC

Dengan memberikan udara bertekanan pada
satu sisi permukaan piston,sisi yang lain
terbuka ke atmosfir. Silinder hanya bisa
memberikan gaya kerja ke satu arah . Gerakan
piston kembali masuk diberikan oleh gaya
pegas yang ada didalam silinder direncanakan
hanya untuk mengembalikan silinder pada
posisi awal dengan alasan agar kecepatan
kembali tinggi pada kondisi tanpa beban.

56

media

Kegunaan SAC

Menjepit benda kerja
Pemotongan
Pengepresan
Pengangkatan

57

media

DAC (Double Acting Silinder)

Silinder kerja ganda adalah sama dengan
silinder kerja tunggal, tetapi tidak mempunyai
pegas pengembali. Silinder kerja ganda
mempunyai dua saluran (saluran masukan dan
saluran pembuangan). Silinder terdiri dari
tabung silinder dan penutupnya, piston
dengan seal, batang piston, bantalan,ring
pengikis dan bagian penyambungan.

58

media

Konstruksi DAC

59

media

Simbol DAC

60

media

Prinsip Kerja DAC

Dengan memberikan udara bertekanan pada
satu sisi permukaan piston (arah maju) ,
sedangkan sisi yang lain (arah mundur)
terbuka ke atmosfir, maka gaya diberikan pada
sisi permukaan piston tersebut sehingga
batang piston akan terdorong keluar sampai
mencapai posisi maksimum dan berhenti.
Gerakan silinder kembali masuk, diberikan
oleh gaya pada sisi permukaan batang piston
(arah mundur) dan sisi permukaan piston
(arah maju) udaranya terbuka ke atmosfir.

61

media

Kegunaan DAC

Silinder pneumatik telah dikembangkan pada
arah berikut :
Kebutuhan penyensoran tanpa sentuhan
Penambah kemampuan pembawa beban
Aplikasi robot
Penghentian beban berat pada unit
penjepitan dan penahan luar tiba-tiba

media

SISTEM PNEUMATIK

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 61

SLIDE